Anda di halaman 1dari 43

Audit Responsibilities

and Objectives

Chapter 6

2003 Prentice Hall Business Publishing, Auditing and Assurance Services 9/e, Arens/Elder/Beasley 6-1
Langkah2 Mengembangkan
Pendekatan & Tujuan Audit

1 Memahami tujuan dan tanggung jawab audit.

2 Membagi laporan keuangan kedalam siklus2.

3 Mengetahui asersi manajemen mengenai akun2.

Mengetahui general audit objectives untuk


4
kelompok transaksi dan akun2.
Mengetahui specific audit objectives untuk
5
kelompok transaksi dan akun2.
2003 Prentice Hall Business Publishing, Auditing and Assurance Services 9/e, Arens/Elder/Beasley 6-2
Learning Objective 1

Tujuan melaksanakan audit


atas
Laporan Keuangan

2003 Prentice Hall Business Publishing, Auditing and Assurance Services 9/e, Arens/Elder/Beasley 6-3
Tujuan Audit Laporan Keuangan

Tujuan audit laporan keuangan adalah untuk


menyatakan pendapat mengenai kewajaran, dalam
segala hal yang material, posisi keuangan, hasil
usaha, arus kas dan perubahan ekuitas sesuai
dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum.

2003 Prentice Hall Business Publishing, Auditing and Assurance Services 9/e, Arens/Elder/Beasley 6-4
Learning Objective 2

Tanggung jawab Manajemen


Vs
Tanggung jawab Auditor

2003 Prentice Hall Business Publishing, Auditing and Assurance Services 9/e, Arens/Elder/Beasley 6-5
Tanggung jawab
Manajemen & Auditor

Management bertanggung jawab menyiapkan


laporan keuangan dan menyelenggarakan
internal control yang sehat.

Auditor memberikan opini mengenai


kewajaran laporan keuangan berdasarkan audit.

2003 Prentice Hall Business Publishing, Auditing and Assurance Services 9/e, Arens/Elder/Beasley 6-6
Learning Objective 3

Tanggung jawab auditor


dalam audit
Laporan Keuangan

2003 Prentice Hall Business Publishing, Auditing and Assurance Services 9/e, Arens/Elder/Beasley 6-7
Tanggung jawab Auditor
Dalam Audit Laporan Keuangan

Audit laporan keuangan harus dapat memberikan


keyakinan bagi pemakai bahwa auditor telah :
Melakukan audit dengan kompetensi teknis,
integritas, independen, dan objektif.
Meneliti & mendeteksi salah saji material,
yang disengaja maupun tidak disengaja.
Mencegah diterbitkannya laporan keuangan
yang menyesatkan.

2003 Prentice Hall Business Publishing, Auditing and Assurance Services 9/e, Arens/Elder/Beasley 6-8
Competence, Independence,
Integrity, Objectivity

Kompeten :
Memiliki pengetahuan &
ketrampilan profesional yang dibutuhkan.
Independen :
Netral, tidak memihak
Integritas :
Bersikap jujur & terbuka
Objektif :
Bebas dari conflict of interest
2003 Prentice Hall Business Publishing, Auditing and Assurance Services 9/e, Arens/Elder/Beasley 6-9
Learning Objective 4

Tanggung jawab auditor


dalam mengungkapkan
material misstatements.

2003 Prentice Hall Business Publishing, Auditing and Assurance Services 9/e, Arens/Elder/Beasley 6 - 10
Tanggung Jawab
Mengungkapkan Salah Saji Material

Auditor bertanggung jawab merencanakan dan


melaksanakan audit untuk memperoleh
keyakinan memadai bahwa laporan keuangan
terbebas dari salah saji material, baik
yang disebabkan oleh error maupun fraud.

2003 Prentice Hall Business Publishing, Auditing and Assurance Services 9/e, Arens/Elder/Beasley 6 - 11
Tanggung Jawab
Mengungkapkan Salah Saji Material

1 Material vs Immaterial Misstatements


Misstatements (salah saji) dipandang material
jika kombinasi uncorrected errors dan fraud
dalam laporan keuangan dapat merubah atau
mempengaruhi keputusan orang yang
menggunakan laporan keuangan tsb.
Auditor tidak bertanggung jawab untuk
mendeteksi salah saji immaterial

2003 Prentice Hall Business Publishing, Auditing and Assurance Services 9/e, Arens/Elder/Beasley 6 - 12
Tanggung Jawab
Mengungkapkan Salah Saji Material

2 Misstatements

Error Fraud
Salah saji atau hilangnya 1. Misappropiation of
jumlah atau pengungkapan Assets
dalam laporan keuangan 2. Fraudulent Financial
yang tidak disengaja. Reporting

2003 Prentice Hall Business Publishing, Auditing and Assurance Services 9/e, Arens/Elder/Beasley 6 - 13
Tanggung Jawab
Mengungkapkan Salah Saji Material

3 Reasonable Assurance
Auditor tidak diharapkan untuk memperoleh
keyakinan absolut dalam pendeteksian salah saji.
Kesimpulan auditor didasarkan pada bukti
dari pengujian sample.
Auditor menggunakan judgement dalam
mengevaluasi hasil audit.
Laporan keuangan memuat asumsi2 & estimasi2.
Fraud sangat sulit dideteksi
2003 Prentice Hall Business Publishing, Auditing and Assurance Services 9/e, Arens/Elder/Beasley 6 - 14
Tanggung Jawab
Mengungkapkan Salah Saji Material

4 Professional Skepticism

Sikap tidak mudah percaya dan kritis


dalam mengevaluasi bukti audit.
Untuk memperoleh reasonable assurance dalam
mendeteksi error & fraud, audit harus
direncanakan & dilaksanakan dengan
sikap professional skepticism

2003 Prentice Hall Business Publishing, Auditing and Assurance Services 9/e, Arens/Elder/Beasley 6 - 15
Tanggung Jawab
Mengungkapkan Illegal Acts

1 Direct-effect illegal acts


Tindakan pelanggaran hukum yang berdampak
langsung terhadap kewajaran laporan keuangan.

Income Tax (L/R)


Manipulasi Pajak
Tax Payable (N)

2003 Prentice Hall Business Publishing, Auditing and Assurance Services 9/e, Arens/Elder/Beasley 6 - 16
Tanggung Jawab
Mengungkapkan Illegal Acts

2 Indirect-effect illegal acts


Tindakan pelanggaran hukum baru berdampak
jika terjadi akibat hukum.
Potensi terjadinya akibat hukum merupakan
contingent liability yang harus diungkapkan
dalam laporan keuangan.

2003 Prentice Hall Business Publishing, Auditing and Assurance Services 9/e, Arens/Elder/Beasley 6 - 17
Tanggung Jawab
Mengungkapkan Illegal Acts

Tidak ada alasan untuk Ada alasan untuk percaya


mempercayai adanya bahwa illegal acts
indirect-illegal acts mungkin terjadi

No actions Actions :
Tidak perlu meneliti Mengumpulkan bukti
indirect-illegal acts tambahan untuk memastikan
apakah illegal acts terjadi

2003 Prentice Hall Business Publishing, Auditing and Assurance Services 9/e, Arens/Elder/Beasley 6 - 18
Tanggung Jawab
Mengungkapkan Illegal Acts
Auditor mengidentifikasi
adanya illegal acts

Actions :
Pertimbangkan dampaknya terhadap laporan
keuangan termasuk kecukupan pengungkapannya.
Komunikasi dengan komite audit
Melaporkan kepada BAPEPAM (perush publik).
Opini qualified atau disclaimer.

2003 Prentice Hall Business Publishing, Auditing and Assurance Services 9/e, Arens/Elder/Beasley 6 - 19
Learning Objective 5

Mengklasifikasikan transaksi dan


saldo akun2 kedalam siklus laporan
keuangan dan mengidentifikasi
manfaat pendekatan siklus untuk
segmenting the audit.

2003 Prentice Hall Business Publishing, Auditing and Assurance Services 9/e, Arens/Elder/Beasley 6 - 20
Segmenting the Audit

Audit dilaksanakan dengan membagi laporan


keuangan kedalam bagian2 yang lebih kecil.

Laporan Keuangan
Unaudited

Segment Segment Segment Segment Audit

Laporan Keuangan
Audited
2003 Prentice Hall Business Publishing, Auditing and Assurance Services 9/e, Arens/Elder/Beasley 6 - 21
Transaction Flow Example
Transactions Journals Ledger, Trial Balance, and
Financial Statements
Sales Sales journal
Cash receipts General ledger
Cash receipts and subsidiary
journal
records
Acquisition of Acquisitions
goods/services journal
General ledger
Cash Disburs trial balance
Cash Disburs
journal
Payroll Disburs Payroll journal Financial
Allocation and
General journal statements
adjustments
2003 Prentice Hall Business Publishing, Auditing and Assurance Services 9/e, Arens/Elder/Beasley 6 - 22
Segmenting the Audit
Sales & Collections
Acquisition & Payment
Cycle Approach Payroll & Personnel
(Arens) Inventory & Warehousing
Capital Acquisition & Repayment

Revenue Cycle
Expenditure Cycle
Cycle Approach Production Cycle
(Kell) Personnel Services Cycle
Investing Cycle
Financing Cycle
2003 Prentice Hall Business Publishing, Auditing and Assurance Services 9/e, Arens/Elder/Beasley 6 - 23
Relationships Among
Transaction Cycles
General
cash

Capital acquisition
and repayment cycle
Sales and Payroll and Acquisition
collection Personnel and Payment
cycle Cycle cycle
Inventory and
warehousing
cycle
2003 Prentice Hall Business Publishing, Auditing and Assurance Services 9/e, Arens/Elder/Beasley 6 - 24
Learning Objective 6

Menjelaskan bagaimana auditor


memperoleh kombinasi keyakinan
dengan mengaudit kelompok2
transaksi dan saldo akhir akun2

2003 Prentice Hall Business Publishing, Auditing and Assurance Services 9/e, Arens/Elder/Beasley 6 - 25
Balance and Transactions
Affecting Balances Example
Accounts Receivable (in thousands)
Beginning balance $ 19,454
Cash
Sales 144,328 139,020 receipts

Sales returns
1,242 and allowances
Charge-off of
3,328 uncollectible
Ending balance $ 20,197 debts
2003 Prentice Hall Business Publishing, Auditing and Assurance Services 9/e, Arens/Elder/Beasley 6 - 26
Kombinasi Keyakinan

Pengujian Transaction-Related
atas transaksi Audit Objectives
Overall
+ Audit
Objectives
Pengujian Balance-Related
atas saldo akun Audit Objectives

2003 Prentice Hall Business Publishing, Auditing and Assurance Services 9/e, Arens/Elder/Beasley 6 - 27
Learning Objective 7

Management assertions
dan perumusan general &
specific audit objectives

2003 Prentice Hall Business Publishing, Auditing and Assurance Services 9/e, Arens/Elder/Beasley 6 - 28
Management Assertions

Pernyataan manajemen (implisit & eksplisit) yang


terkandung dalam komponen laporan keuangan.

1 Existence or occurrence
2 Completeness
Kategori 3 Valuation or allocation
4 Rights and obligations
5 Presentation and disclosure
2003 Prentice Hall Business Publishing, Auditing and Assurance Services 9/e, Arens/Elder/Beasley 6 - 29
Management Assertions

Existence or Aktiva, kewajiban, & ekuitas yang dilaporkan


occurrence di neraca benar2 ada pada tanggal neraca.
Transaksi yang dilaporkan benar2 terjadi dalam
periode akuntansi ybs.

Completeness Laporan keuangan telah memuat semua akun &


transaksi yang seharusnya disajikan.

Valuation or Aktiva, kewajiban, ekuitas, pendapatan, & beban


Allocation telah disajikan dalam laporan keuangan dengan
jumlah yang semestinya.
2003 Prentice Hall Business Publishing, Auditing and Assurance Services 9/e, Arens/Elder/Beasley 6 - 30
Management Assertions

Rights & Aktiva benar2 merupakan hak perusahaan dan


Obligations utang merupakan kewajiban perusahaan pada
tanggal neraca.

Presentation Komponen2 laporan keuangan telah diklasifi-


& Disclosure kasikan, dijelaskan, dan diungkapkan dengan
semestinya.

2003 Prentice Hall Business Publishing, Auditing and Assurance Services 9/e, Arens/Elder/Beasley 6 - 31
Learning Objective 8

Hubungan
management assertions dan
general & specific transaction-
related audit objectives.

2003 Prentice Hall Business Publishing, Auditing and Assurance Services 9/e, Arens/Elder/Beasley 6 - 32
Transaction-Related
Audit Objectives
General Transaction- Specific Sales Transaction-
Assertions Related Objectives Related Objectives

Existence or Transaksi penjualan yg


Existence dicatat benar2 terjadi.
Occurrence

Semua transaksi
Completeness Completeness penjualan telah dicatat.

Valuation or Penjualan telah disajikan


1. Accuracy dengan jumlah yg benar
Allocation

2003 Prentice Hall Business Publishing, Auditing and Assurance Services 9/e, Arens/Elder/Beasley 6 - 33
Transaction-Related
Audit Objectives
General Transaction- Specific Sales Transaction-
Assertions Related Objectives Related Objectives

Transaksi penjualan
2. Classification telah diklasifikasikan
Valuation or dengan benar.
Allocation Transaksi penjualan telah
3. Timing dicatat dengan tanggal
yang benar.

2003 Prentice Hall Business Publishing, Auditing and Assurance Services 9/e, Arens/Elder/Beasley 6 - 34
Transaction-Related
Audit Objectives
General Transaction- Specific Sales Transaction-
Assertions Related Objectives Related Objectives

Transaksi penjualan telah


Valuation or 4. Posting & dimasukkan kedalam
Allocation Summarization master file & diikhtisar
kan dengan benar.

Rights &
N/A N/A
Obligations
Presentation &
N/A N/A
Disclosure
2003 Prentice Hall Business Publishing, Auditing and Assurance Services 9/e, Arens/Elder/Beasley 6 - 35
Learning Objective 9

Hubungan
management assertions
dan general & specific balance-
related audit objectives.

2003 Prentice Hall Business Publishing, Auditing and Assurance Services 9/e, Arens/Elder/Beasley 6 - 36
Balance-Related
Audit Objectives
General Balance- Specific A/R Balance-
Assertions Related Objectives Related Objectives

Existence or Piutang yang dilaporkan


Existence benar2 ada pada tanggal
Occurrence neraca.

Semua piutang yang ada


Completeness Completeness telah dilaporkan

Piutang telah disajikan


Valuation or
Accuracy dengan jumlah
Allocation (1) yang benar.
2003 Prentice Hall Business Publishing, Auditing and Assurance Services 9/e, Arens/Elder/Beasley 6 - 37
Balance-Related
Audit Objectives
General Balance- Specific A/R Balance-
Assertions Related Objectives Related Objectives
Valuation or Piutang diklasifikasikan
Classification dengan benar.
Allocation (2)
Transaksi penjualan &
Valuation or
Cut-off penerimaan uang dicatat
Allocation (3) dalam periode yg benar.

Saldo piutang yang


Valuation or
Detail tie-in dilaporkan cocok dengan
Allocation (4) ledger/subledgernya.
2003 Prentice Hall Business Publishing, Auditing and Assurance Services 9/e, Arens/Elder/Beasley 6 - 38
Balance-Related
Audit Objectives
General Balance- Specific A/R Balance-
Assertions Related Objectives Related Objectives
Valuation or Realizable Piutang disajikan dengan
Allocation (5) Value nilai realisasi bersih
Piutang yang dilaporkan
Rights & Rights &
benar2 merupakan
Obligations Obligations hak perusahaan.
Piutang & informasi
Presentation & Presentation & penting yg berhubungan
disclosure disclosure telah disajikan dengan
semestinya.
2003 Prentice Hall Business Publishing, Auditing and Assurance Services 9/e, Arens/Elder/Beasley 6 - 39
Learning Objective 10

Hubungan antara
audit objectives dan
pengumpulan bukti audit

2003 Prentice Hall Business Publishing, Auditing and Assurance Services 9/e, Arens/Elder/Beasley 6 - 40
How Audit Objectives Are Met

Audit objectives dicapai melalui


pengumpulan bukti yang mendukung
management assertions dengan
mengikuti suatu audit proses.
Audit process adalah metodologi
untuk mengorganisir audit.

2003 Prentice Hall Business Publishing, Auditing and Assurance Services 9/e, Arens/Elder/Beasley 6 - 41
Four Phases of an Audit Process

Perform analytical
Plan and design procedures and
Phase I Phase III
an audit approach. tests of details
of balances.

Perform tests of
Complete the
controls and
Phase II Phase IV audit and issue
substantive tests
an audit report.
of transactions.
2003 Prentice Hall Business Publishing, Auditing and Assurance Services 9/e, Arens/Elder/Beasley 6 - 42
End of Chapter 6

2003 Prentice Hall Business Publishing, Auditing and Assurance Services 9/e, Arens/Elder/Beasley 6 - 43