Anda di halaman 1dari 12

EKSPERIMEN I

Unsur-unsur Penelitian Eksperiman


1.Variabel Independen
Perbandingan antara dua kondisi/lebih
Ada beberapa jenis variabel independen:
a. situational variable
berbagai situasi yang melingkupi subjek.
misal: melihat perilaku prososial
b.Task variables
subjek diberi bermacam-macam tugas
misal: penelitian ilusi

c. Instructional variables
subjek diberi prosedur (cara) yang
berbeda dalam mengerjakan tugas
misal: penelitian tentang memory
Kelompok Kontrol
Kadang variabel bebas ditentukan oleh ada
tidaknya perlakuan.

Kelompok yang tidak mendapatkan


perlakuan disebut KELOMPOK KONTROL.

Kelompok yang mendapat perlakukan


disebut KELOMPOK EKSPERIMEN
Kondisi paling ideal adalah bila kelompok
kontrol = kelompok eksperimen (yang
dikenai perlakuan)

misal: efek tayangan TV


kelompok kontrol dan kelompok
eksperimen sama dari segi usia, jenis
kelamin, kelas sosial ekonomi dll.
Upaya mengontrol variabel ekstraneous
variabel ekstraneous:
faktor2 yang tidak menjadi perhatian si
peneliti. Variabel ekstraneous yang tidak
dapat dikontrol sehingga dapat
menyediakan penjelasan alternatif atas
hasil penelitian disebut dengan
CONFOUND.
misal: pemahaman materi kuliah
Mengukur Variabel Dependen
Ada berbagai cara untuk mengukur
variabel dependen dalam penelitian
eksperimen:
a. skala
b. observasi terhadap perilaku
c. test kognitif dll
2. Variabel Manipulasi vs Variabel Subjek

Variabel independen juga dapat dilihat dari ada tidaknya


manipulasi terhadap variabel independen tersebut.

Variable manipulasi: variabel independen yang


dimanipulasi oleh peneliti

Variabel subjek: variabel independen yang tidak


dimanipulasi oleh peneliti, tetapi sudah berbeda sejak
awal (kadang dikenal dengan ex post facto variables
atau subject variables)

Misal: jenis kelamin, usia, intelegensi, dll


Dalam eksperimen yang menggunakan subject
variables, kekurangannya adalah bahwa kita
tidak bisa menyimpulkan independen variabel
menyebabkan kondisi dependen variabel.

Misal: Hubungan antara self esteem dan


kecenderungan perilaku sosial

Eksp. I: self esteem dimanipulasi (manipulated


variable)
Eksp II: subjek dibagi menurut tingkat self
esteemnya (subject variable)
2. Validitas Penelitian Eksperimen

Validitas Statistik
Validitas statistik diperoleh dari hitungan
berdasarkan analisis statistik. Validitas
statistik menjadi rendah bila Type I
(kesalahan alat analisis) dan Type II
(rendahnya reliabilitas) error terjadi.
Validitas Konstrak
Merujuk pada keakuratan definisi IV dan DV.
Misal: Definisi agresivitas, program TV apa
yang dipakai untuk memanipulasi IV dll.

Validitas Eksternal
Sejauh mana hasil penelitian bisa digeneralisasi
pada:
a. Populasi yang berbeda
b. Lingkungan yang lain (lab vs field)
c. Lain waktu
Validitas Internal
Sejauh mana eksperimen memenuhi kelayakan
metodologis dan bebas dari efek confound.

Ancaman terhadap validitas internal:


- Extraneous variables yg tdk dikontrol
- Tidak adanya kelompok kontrol
- Ketidakseimbangan antar-kelompok
- Sejarah dan Maturasi
- Testing dan Instrumentasi
- Problem yang berkaitan dengan subjek:
a. Subject selection effect
b. Attrition