Anda di halaman 1dari 34

DAYA DUKUNG

PONDASI TIANG
PADA TANAH PASIR
FONDASI TIANG
DIGUNAKAN UNTUK MEMIKUL BEBAN VERTIKAL
TEKAN/TARIK DAN BEBAN LATERAL
Fondasi tiang akan digunakan:
bila lapisan tanah teratas terlalu lemah sehingga tidak
dapat memikul beban dari struktur atas
bila lapisan tanah dibawah struktur mudah tererosi
bila struktur sangat sensitif terhadap perbedaan
penurunan
bila lokasi muka air tanah sangat dangkal
untuk menahan gaya angkat (uplift force) yang terjadi
pada fondasi tower, platform lepas pantai dan basement
yang terletak di bawah muka air
untuk memperkuat lereng
SUB POKOK BAHASAN
Tipe-tipe pondasi tiang
Mekanisme daya dukung pondasi tiang
Daya dukung ujung tiang pada tanah pasir
(Meyerhof, Vesic, Coyle dan Castello,
Kulhawy)
Daya dukung friksi pada tanah pasir (Coyle
dan Castello)
Tugas: Analisis daya dukung tiang tunggal
pada tanah pasir
TIPE TIPE PONDASI TIANG
1. Pondasi kayu
2. Pondasi baja
3. Pondasi beton bertulang
4. Pondasi tiang komposit
PONDASI TIANG KAYU
Panjang max 35m
Panjang optimum 9 20 m
Specifikasi material ASTM D25
Max beban dan Tegangan max yang
direkomendasikan, tergantung pada jenis
kayu
Beban optimum 130 225 kN
Cocok untuk tiang friksi untuk tanah glanular
Kelebihan dan kekurangan ?
PONDASI TIANG BAJA
Max Panjang: tidak terbatas
Panjang Optimum: 12- 50 m
Spesifikasi material: ASTM A 36
Tegangan Max: fs= 0.35 0.5 fy
Max beban untuk kondisi umum: Tegangan
yang diizinkan dikalikan penampang
Beban optimum : 350 1050 kN
Cocok untuk tiang dg daya dukung ujung
pada batuan
Kelebihan dan kekurangan?
PONDASI TIANG BETON
1. Cor di tempat (cast in place)
(a) dengan casing (pipa baja)
panjang max: tidak terbatas
panjang optimum : 12 -36m
ukuran diameter:
(b) tanpa casing
(c) franki pile (tanpa atau menggunakan
casing) ada pembesaran pada ujung
CASING /PIPA BAJA
TIANG COR DI TEMPAT/ CAST IN PLACE
FRANKI PILE
2.Precast concrete (tiang pancang)
Bentuk: bujursangkar, lingkaran, ortogonal
ukuran (indonessia) : 30 cm dan 40 cm ada minipile
dengan ukuran yg lebih kecil
MEKANISME DAYA DUKUNG
PONDASI TIANG
Fondasi tiang mentransfer Q
beban dari struktur diatasnya
kepada lapisan tanah yang
cukup kuat yang terdapat
pada kedalaman tertentu.
Transfer beban dilakukan Qs
melalui:
W
1. gesekan selimut (skin friction)
displacement 0.3-1% D atau 5-10mm
2. tahanan ujung (end bearing)
displacement 10-20% D

Qe
MEKANISME TRANSFER BEBAN
DAYA DUKUNG AKSIAL- FORMULA
STATIK
Diperoleh melalui persamaan:

Qu = Qe + Qs W

Dimana:
Qu = daya dukung ultimit tiang
Qe = daya dukung ultimit ujung tiang
Qs = daya dukung ultimit selimut tiang
W = berat tiang, umumnya diabaikan
DAYA DUKUNG UJUNG TIANG, QE
Qe = qe x A e
dimana:
qe = unit tahanan ujung tiang
Ae = luas ujung tiang

qe dibedakan atas:
qe untuk lapisan pasir, dan
qe untuk lapisan lempung
MEYERHOF DAYA DUKUNG UJUNG TIANG PADA
TANAH PASIR

qe dapat dihitung melalui persamaan:


qe = c Nc + q Nq + 0.3 gB Ng
dimana c = kohesi tanah, Nc, Nq dan Ng = faktor- faktor
daya dukung (bearing capacity factors), q = tekanan
overburden, B = diameter atau lebar dari tiang, g =
berat volume tanah.

Mengingat bahwa nilai 0.3 gB Ng umumnya jauh lebih


kecil dibandingkan dengan kedua nilai lainnya, maka q e
menjadi:
qe = c N c + q N q ;
untuk lapisan pasir c = 0, maka:
qe = q Nq dimana Nq dapat dilihat pada gambar berikut:
BEARING CAPACITY FACTORS

Nc
lempung
Nc Lapisan
Lb tanah
Nq
keras
Nq clay Bukan
lempung

Lb Lap
tanah
keras
CONTOH GRAFIK
Lb=15m: B= 0.46m Lb/B=15/0.46=32.6
1. =35 1. =35 maka Lc/B=10
2. Su = 600 kPa(=0) Maka; Nq140 Nc180
3. C=100kPa, = 20 2. Nc=9; Nq=1
3. Lc/B= 4.1(clay)
Nq= 7 s/d 14
Nc= 20 s/d 32
QE DAN QE UNTUK LAPISAN PASIR
Nilai maksimum qe (Meyerhoff):
qe 50 Nq tan (kN/m2) (tiang
pancang)
Nilai Qe menjadi:
Qe = qe Ae
VESIC DAYA DUKUNG UJUNG TIANG PADA
TANAH PASIR

Qe Ap 0' N
1 2K 0

'
0 q'
3
K 0 1 sin
3 2 4 sin / 3 1sin
N exp tan tan 45 I rr
3 sin 2 2

Ir
Irr
1 v Ir
G'
Ir
c q tan
v 0 pasirpadat ...Irr Ir G = modulus geser
Tanah Ir
Pasir (Dr=0.5-0.8 75-150
Lanau 50-75
Lempung 150-250
DAYA DUKUNG UJUNG TIANG BOR TANAH PASIR

Qb =v.Nq.Ab
Kulhawy, 1983
COYLE AND COSTELLO DAYA DUKUNG UJUNG TIANG PADA
TANAH PASIR
DAYA DUKUNG SELIMUT TIANG, QS
Qs = qs x As
dimana:
qs = unit tahanan selimut tiang
As = luas selimut tiang = k x DL
k = keliling tiang, dan
DL = panjang segmen tiang yang ditinjau
qs dibedakan atas:
qs untuk lapisan pasir, dan
qs untuk lapisan lempung
QS UNTUK LAPISAN PASIR (COYLEY DAN CASTELLO

Untuk lapisan pasir,


qs = Ks v tan d
dimana:
= tegangan effektif overburden rata
rata
Tegangan vertikal efektif pada lapisan yang
ditinjau dan besarnya dianggap konstan
setelah kedalaman L=15 D
d = sudut gesek antara tiang dan tanah
(0.5-0.8)
NILAI KS DAN (TOMLINSON)

Bahan d Ks untuk Dr Ks untuk Dr


Tiang rendah tinggi
Baja 20 0.5 1.0

Beton 0.75 1.0 2.0


Kayu 0.67 1.5 4.0
METODA
Untuk tiang bor (cast in situ) pada tanah non kohesif

Tiang pada
qs v pasir
1.5 nz 0.5
K tan d n 0.135( z dalam ft )
n 0.245( z dalam m)
d 0.8

N SPT 1.5 nz 0.5 Nspt 15
15
K (1 sin ) OCR Tiang pada pasir kerikil atau kerikil

2.0 0.15 z meter


0.75
CONTOH SOAL
0 - 10 ft pasir Nspt =13 g=105 pcf
Pondasi tiang bor dengan diameter 3
10- 16 ft pasir Nspt=20 g=112 pcf
ft
16 20 ft pasir Nspt = 24 g=120 pcf
Dan kedalaman 20 ft
Interval 0 10 ft:
=(13/15)*(1.5-0.135*(5)0.5 )=1.04
Qs=1.04*(5*0.105)(*3*10)=51.5 kip

Interval 10 16 ft:

=1.5-0.135*(13)0.5 )=1.013
Qs=1.013*{(10*0.105+3*0.112)(*3*6)=79.3 kip
Interval 16 20 ft:

=1.5-0.135*(18)0.5 )=0.927
Qs=0.927*{(10*0.105+6*0.112+2*0.120)(*3*4)=68.5 kip

Qs=51.5+79.3+68.5=199kips
BEBAN IZIN
CONTOH SOAL
Pada tanah pasir dengan g=17 kN/m3, =35
dan c 0 dipancang tiang beton dengan
diameter 30 cm dan kedalaman 20 m.
Tentukan daya dukung pondasi tiang
tersebut.
Pada tanah pasir dengan dimana terdapat
muka air tanah pada kedalaman 2 m dimana
=30o , g=16,8 kN/m3 , gsat=18 kN/m3 dan
dipancang tiang beton dengan ukuran 30x30
cm dan kedalaman 20 m. Tentukan daya
dukung pondasi tiang tersebut.