Anda di halaman 1dari 22

TEKNIK ASEPTIS

KELOMPOK 7
Definisi & Ruang Lingkup
Usaha untuk membebaskan lingkungan
dari kontaminasi mikroorganisme.
Sumber Kontaminan :
1. Eksplan Mikroba

2. Alat Kultur

3. Lingkungan kerja

4. Kecerobohan Pelaksanaan
Apa saja yang perlu disterilkan ?

Lingkungan Kerja
Media dan Alat Kultur
Bahan Tanam (Eksplan)
TEKNIK ASEPTIK
MACAM BENTUK STERILISASI :
1. PANAS BASAH

2. PANAS KERING

3. KIMIAWI

4. UV
STERILISASI PANAS BASAH
DENGAN MENGGUNAKAN UAP AIR
AUTOCLAVE
HAMPIR SEMUA MIKROBA MATI PADA
SUHU 121 derajat
WAKTU TERGANTUNG VOLUME
Sterilisasi Media dan Alat
STERILISASI PANAS KERING
MENGGUNAKAN OVEN

ALAT YANG TAK MUDAH TERBAKAR


(BAHAN GELAS)
(LAMA PEMANASAN 45 MENIT SUHU 160
C)
STERILISASI MEMAKAI NYALA API

ALAT DICELUPKAN KE DALAM ALKOHOL


70 % KEMUDIAN DIBAKAR

DIGUNAKAN SELAMA KEGIATAN


INOKULASI
STERILISASI MENGGUNAKAN BAHAN
KIMIA

Dipakai untuk mensterilkan permukaan


saja. ex : Material tanaman, instrumen,
tangan pekerja dan ruang atau kotak
transfer
Bahan kimia yang biasa digunakan
adalah alkohol, kalsium hypochlorida,
natrium hypochlorida, hidrogen
peroksida, sublimat dan chlorox
STERILISASI MENGGUNAKAN CAHAYA

DIGUNAKAN PADA RUANG DAN KOTAK


TRANSFER
MEMAKAI SINAR ULTRAVIOLET
Sterilisasi Lingkungan Kerja
Ruang Penabur
Sebelum dimanfaatkan disterilisasi
dengan sinar UV selama 1 1,5 jam.
Entkas
Diberi formalin tablet terlebih dulu
sebelum digunakan Dilakukan
penyemprotan dengan formalin 10 %
dan alkoho 70 % (perbandingan : 1 : 1)
selama 10 menit
Sterilisasi Lingkungan Kerja
R. Laminair air Flow
1. Disemprot dengan alkohol 70 %
2. Disinari lampu UV selama - 1 jam
sebelum penggunaan
Sterilisasi Media dan Alat

Dissecting set & Glass Ware :


Autoclave (121 C) sekitar20 30 menit.

Dissecting set lalu disimpan di oven

dengan suhu 106 C selama beberapa


menit.
Dissecting set (pinset& Gunting)
Dicelupkan dalam alkohol 96% lalu

dibakar terlebih dulu sebelum


digunakan.
Sterilisasi Eksplan

Sterilisasi Secara Mekanis


Digunakan untuk eksplan yang keras

Dengan membakar diatas bunsen

Sterilisasi Secara Kimiawi


Digunakan untuk eksplan yang lunak

(jar. Muda)
Ex : daun, petiole, node, dll
Despatch Oven Company --- genus
Bacillus

Rentang suhu yang mematikan: 120


C (40) hingga 140 C (180)

Saran : 160 C selama 40 60 menit


Respon Kontaminan

Umumnya :
Bakteri: 2 x 24 jam

Fungi: 1 x 24 jam

Kontaminan Internal : hingga 1 bulan


Kontaminan

Bakteri
Jenis kontaminan yang sangat umum dijumpai.

Umumnya terbawa melalui eksplan dan mampu bertahan

pada saat sterilisasi (surface sterilization).


Umumnya berada di dalam interior jaringan eksplan.

Spora bakteri mungkin masih bisa survive meski berada

dipermukaan eksplan.

Bakteri dapat muncul setelah proses induksi berjalan lama


Kontaminan

Contoh Bakteri :
Agrobacterium, Bacillus,

Corynebacterium,
Enterobacter, Lactobacillus,
Pseudomanas,
Staphylococcus, dan
Xanthomonas.
Karakteristik dalam media :
Membentuk gumpalan

lumpur berwarna
dipermukaan media, putih,
kuning, pink.
Kontaminan

Fungi
Umumnya terbawa
dengan eksplan atau
spora yang beterbangan
lalu masuk kedalam
media saat inokulasi.
Terbawa dengan eksplan

: sebagai patogen.
Penampakan berupa
bulu-bulu halus yang
tampak kabur.
Bermacam warna
Jenis Kontaminan

Initial Contaminant
Terjadi karena proses sterilisasi yang kurang optimal.
Atau karena material kultur yang terlalu kotor.
Eksplan berasal dari lapang / greenhouse.
Akan muncul beberapa hari setelah inokulasi.
Bakteri: gumpalan lumpur;
Fungi : buluhalus
Latent Contamination

Umumnya dari golongan bakteri.


Terdeteksi dalam waktu yang lama.
Keberadaannya bersifat endogen dalam jaringan eksplan.
Introduced Contamination

Lingkungan kerja yang tidak steril.


Laminair Air Flow

HEPA (High Efficiency Particulate Air)


Partikel < 0,3 micrometer
Alat Kultur dari Plastik

Ada yang tidak tahan terhadap panas dan tekanan tinggi.


Bahan Plastik Tahan Sterilisasi :
Polypropilene

Polymetilpentane

Polyallomer

Polycarbonat(selama20 menit)

BahanPlastikygsamasekalitidaktahan:
Polystyrene

Polyvinyl Chlorida

Arcilic

Polyetilen