Anda di halaman 1dari 21

Siklus Pendapatan

Sistem Akuntansi
Berbasis Komputer
Oleh:
Fenny Osisca Efendi
Khafia Mutia
Khairiah
Marissa Andiani
Mizla sadrina
Sistem Akuntansi Berbasis
Komputer
Teknologi sistem akuntansi berbasis
komputer dapat terbagi dua, yaitu:
Otomatisasi
Mencakup penggunaan teknologi untuk
meningkatkan efisiensi dan efektivitas
pekerjaan.
Rekayasa Ulang
Meliputi perubahan mendasar pola pikir
atas proses bisnis dan alur pekerjaan.
Mengotomatisasi Pemrosesan
Pesanan Penjualan dengan Teknologi
Batch
Pemasukan Data

Proses ini dimulai dari diterimanya dokumen


pemberitahuan pengiriman dari departemen pengiriman
yang akan dikonversikan dalam media digital menjadi file
pesanan penjualan.

Pengeditan

Program edit memvalidasi transaksi dengan menguji


setiap record untuk mengetahui jika terjadi kesalahan yang
diakibatkan karena pengetikan atau kesalahan logis.
Program edit menghitung kembali total pengendalian
batch untuk menunjukkan perubahan yang diakibatkan
oleh pemindahan record yang salah. File pesanan
penjualan yang sudah diedit keudian dilanjutkan ke proses
selanjutnya.
Sistem Pemesanan Penjualan Batch
Rekayasa Ulang Proses Pesanan
Penjualan dengan Teknologi Real
Time
Prosedur manual dan dokumen dari sistem yang lama
digantikan dengan terminal komputer yang interaktif. Sistem
ini menyediakan input dan output secara real time dengan
pembaruan batch hanya pada beberapa file master saja.

Real Time

Menerima pesanan pelanggan, mencetak dokumen


pengeluaran mencocokkan dokumen pengeluaran barang
dengan slip pengepakan; memperbarui file kredit, file
persediaan, dan file pesanan penjualan.

Batch

Mencetak faktur penjualan memperbarui pesanan


penjualan yang ditutup (jurnal), piutang dagang dan akun
buku besar pengendali.
Sistem Pemesanan Penjualan Real Time
Keunggulan Pemrosesan secara
Real Time
Menyederhanakan sikuls kas perusahaan dengan
mengurangi waktu antara pengambilan pesanan dan
penagihan ke pelanggan.
Manajemen persediaan lebih baik yang dapat memberikan
perusahaan keunggulan bersaing.
Kesalahan administrasi menjadi sedikit sehingga akan
mengurangi item yang salah dikirim dan perbedaan tagihan.
Mengurangi pemakaian kertas dokumen yang mahal dan
biaya penyimpanan.
Otomatisasi Prosedur Penerimaan
Kas
Prosedur Pembaruan
Ruang penerimaan dokumen memisahkan cek dengan
permintaan pembayaran dan menyiapkan daftar
pembayaran. Cek dan salinan daftra pembayaran dikirim
ke departemen penerimaan kas dan dokumen permintaan
pembayaran dikirimkan ke departemen piutang dagang.
Departemen penerimaan kas mencocokkan cek dan daftar
pembayaran serta menyiapkan slip setoran.
Departemen piutang dagang menerima dan mencocokkan
dokumen pembayaran dan daftar pembayaran dan
kemudian disimpan.
Departemen pemrosesan data mencocokkan voucher
jurnal degan file transaksi penerimaan kas, dan
memperbarui buku besar pembantu dan akun pengendali
buku besar umum.
Rekayasa Ulang Prosedur
Penerimaan Kas
Staf penerimaan dokumen meletakkan kumpulan amplop
yang belum dibuka ke mesin yang secara otomatis akan
membuka dan memisahkan antara dokumen permintaan
pembayaran dan cek. Proses ini dijalankan secara internal dn
staf tidak bisa mengakses isinya setelah amplop dibuka.

Sistem tersebut menggunakan software validasi transaksi


khusu yang menggunakan kecerdasan buatan yang
mempuyai kemampuan untuk mengenali tulisan.
Sistem Penerimaan Kas Otomatis
Sistem Point of Sale (POS)
Sistem POS biasanya digunakan oleh penjual eceran, dimana
pelanggan mengambil barang dari rak kemudian membawanya ke
kasir.

Kasir memindai label kode produk universal pada barang yang


dibeli. Sistem POS terhubung dengan file persediaan, dimana harga
dan deskripsi barang ditampilkan. Jumlah persediaan akan selalu
berganti.

Jika persediaan barang mencapai jumlah minimal yang


ditetapkan, sistem akan secara otomatis melakukan pemesanan
kembali.

Sistem komputer menghitung jumlahnya. Pembayaran dalam


bentuk kas, cek, ATM, atau kartu kredit. Tidak ada piutang dagang.

Jika menggunakan cek, ATM, atau kartu kredit, sebuah sistem


online akan digunakan untuk menyetujui transaksi tersebut.

Di akhir shift kasir, uang dan resi akan direkonsiliasikan dengan


gulungan kertas internal atau cetakan dari database komputer.
Sistem POS
Rekayasa Ulang Menggunakan EDI
EDI membantu untuk mempercepat transaksi.
Komputer pelanggan:
Mendeteksi adanya kebutuhan untuk memesan
persediaan.
Memilih penjual yang memiliki kesepakatan formal.
Menghubungi komputer penjual dan tempat pesanan.
Tidak ada intervensi manusia atau manajemen
didalamnya.
PT A Sistem EDI PT B
Sistem Pesanan
Sistem Penjualan
Penjualan

Software Software
Penerjemah EDI Penerjemah EDI

Komunikasi Komunikasi
Software Software
Kotak Surat
Lainnnya

Kurir
Kotak Surat PT A Kotak Surat PT B

Kotak Surat
Lainnya
Rekayasa Ulang Menggunakan
Internet
Tidak ada kesepakatan formal antarmitra seperti EDI.
Kebanyakan pesanan dibayar menggunakan kartu kredit.
Transaksi terutama dilakukan dengan e-mail dan
diperlukan waktu untuk menyelesaikan pesanan.
Kekhawatiran transaksi menggunakan internet adalah
keamanan dan kontrol datanya.
Pertimbangan Pengendalian untuk
Sistem Berbasis Komputer
Otorisasi

Dalam sistem real time, otorisasi dilakukan secara


otomatis.

Pemisahan Tugas

Penggabungan tugas pada sistem berbasis komputer.

Supervisi

Dalam sistem POS, gulungan kertas internal atau


database merupakan bentuk pengawasan tambahan.

Pengendalian Akses

catatan magnetik rentan terhadap pengungkapan baik


resmi dan tidak resmi dan harus dilindungi.
Catatan Akuntansi

Akuntan harus skeptis dalam menerima kebenaran nilai


dari laporan yang dicetak dari komputer. Akuntan juga
harus memerhatikan kualitas pengendalian dari program
yang memperbarui, memanipulasi, dan membuat file
laporan. Departemen pemrosesan data harus melakukan
backup data.

Verifikasi Independen

Penggabungan tugas-tugas akuntansi dibawah fungsi


satu komputer menghilangkan beberapa pengendalian
verifikasi independen dari sistem.
Sistem Akuntansi Berbasis PC
Digunakan oleh perusahaan-perusahaan kecil dan
perusahaan besar yang terdesentralisasi.
Mengizinkan satu atau beberapa individu intuk melakukan
keseluruhan fungsi akuntansi.
Sistem kebanyakan dibagi dalam modul-modul yang
dikontrol dengan program berbasis menu sebagai berikut:
Buku besar umum
Pengendalian persediaan
Utang gaji
Pengeluaran kas
Pembelian dan utang dagang
Penerimaan kas
Pesanan penjualan
Berbagai Isu Pengendalian PC
Pemisahan Tugas

Cenderung tidak memadai dan harus dikompensasi


dengan peningkatan pengawasan, laporan manajemen yang
rinci, dan verifikasi independen.

Pengendalian Akses

kontrol akses ke data yang tersimpan di komputer


cenderung menjadi lemah; metode seperti enkripsi dan
perangkat penguncian disk harusnya digunakan.

Catatan Akuntansi

kegagalan disk komputer menyebabkan kehilangan data;


metode backup eksternal perlu dilaksanakan untuk
memungkinkan pemulihan
TERIMA
KASIH