Anda di halaman 1dari 24

KONSEP TERJADINYA

PENYAKIT

Devhy
deevhy@gmail.com

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN WIRA MEDIKA PPNI BALI 2017


Tujuan Pembelajaran
Menjelaskan Konsep terjadinya penyakit Monokausal
Menjelasakan tentang Postulat Koch
Menjelaskan tentang konsep terjadinya penyakit Multikausal
terutama berdasarkan segitiga epidemiologi
Menjelaskan konsep terjadinya penyakit model roda, model web dan
model pie dari Rothman
Menjelaskan faktor-faktor penyebab suatu penyakit berdasarkan
model yang digunakan
Menjelaskan konsep kausalitas dari AB Hill

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN WIRA MEDIKA PPNI BALI 2017


Teori-teori penyebab penyakit
Teori Hippocratik
Teori Contagion
Teori Humoal
Teori miasma
Teori Germ (sebab ditunjukkan melalui postulat Henle Koch)
Teori Epidemiologik klasik
Teori multikausal dan jaring penyebab (sebab ditunjukkan melalui
postulat Hill)

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN WIRA MEDIKA PPNI BALI 2017


TEORI HIPPOCRATIK
Penyakit timbul akibat pengaruh lingkungan (air, udara,
tanah, cuaca, dll)
Tidak dijelaskan kedudukan manusia dalam interaksi
tersebut
Tidak dijelaskan faktor lingkungan bagaimana yang dapat
menimbulkan penyakit

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN WIRA MEDIKA PPNI BALI 2017


Teori Contagion

Penyakit terjadi akibat kontak antara satu orang


dengan orang lain

Berawal dari pengamatan terhadap penyakit


kusta di Mesir

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN WIRA MEDIKA PPNI BALI 2017


TEORI HUMORAL
Penyakit timbul akibat gangguan dari keseimbangan cairan
dalam tubuh.

Tubuh terdiri dari 4 cairan (putih, kuning, merah dan hitam)


Bila terjadi ketidak keseimbangan, timbul penyakit.

Jenis penyakit tergantung pada jenis cairan yang dominan.

Berkembang dari Cina

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN WIRA MEDIKA PPNI BALI 2017


TEORI MIASMA
Penyakit timbul akibat sisa makhluk hidup yang
mengalami pembusukan sehingga
menyebabkan cemaran udara dan lingkungan
sekitarnya.

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN WIRA MEDIKA PPNI BALI 2017


TEORI GERM
Penyakit disebabkan oleh jasad renik.
Pada teori ini jasad renik (germ) dianggap
sebagai penyebab tunggal penyakit.
Berkembang setelah ditemukannya mikroskop.
Sebab ditunjukkan oleh postulat Henle Koch
(kadang-kadang disebut determinisme murni

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN WIRA MEDIKA PPNI BALI 2017


Konsep kejadian penyakit
Monokausal
1. Penyakit disebabkan oleh satu penyebab
2. Penyebab penyakit merupakan faktor yang necessary
dan sufficient
3. Banyak dianut pd era biologis, saat ditemukan
mikroskop & jasad renik
4. Mendorong timbulnya Postulat Koch

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN WIRA MEDIKA PPNI BALI 2017


Postulat Koch
1. Agen suatu penyakit harus ditemukan pd semua
penderita penyakit tsb, dgn isolasi biakan murni
(necessary)
2. Agen penyakit tidak boleh ada pd penderita penyakit
lain (specific)
3. Hasil isolasi biakan hrs dpt menimbulkan penyakit yg
sama pd binatang percobaan
4. Agen penyakit hrs dapat diisolasi dr binatang
percobaan tsb
SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN WIRA MEDIKA PPNI BALI 2017
Kelemahan dari postulate Koch ialah tidak
dapat diterapkan pada semua penyakit
pada penyakit-penyakit akibat virus (virus
belum dapat di kultur)

pada penyakit-penyakit tertentu seperti campak


penyakit ini dapat menyebabkan sakit
pada manusia, tapi tidak dapat menyerang
semua binatang percobaan kecuali hanya pada
anjing-anjing kecil

penyakit-penyakit canine distemper, dapat


menyerang anjing tapi tidak dapat menyerang
manusia sehingga harus ada host yang
spesifik untuk kuman-kuman tertentu

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN WIRA MEDIKA PPNI BALI 2017


Kelemahan dari Postulate Koch ialah tidak
dapat diterapkan pada semua penyakit
Pada penyakit-penyakit akibat virus (virus belum dapat di kultur)
Pada penyakit-penyakit tertentu seperti campak dapat menyebabkan
sakit pada manusia, tapi tidak dapat menyerang semua binatang
percobaan kecuali hanya pada anjing-anjing kecil
Penyakit-penyakit canine distemper, dapat menyerang anjing tapi
tidak dapat menyerang manusia sehingga harus ada host yang spesifik
untuk kuman-kuman tertentu
Ada kuman-kuman pathogen yang menginfeksi manusia tapi tidak
menimbulkan sakit

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN WIRA MEDIKA PPNI BALI 2017


Dari kelemahan-kelemahan Postulat Koch
pemikiran bahwa:
Selain faktor /kausa primer selalu ada faktor-faktor lain yang
memberikan kontribusi untuk menyebabkan timbulnya suatu
penyakit
Penyakit disebabkan multiple-causa yaitu :
kausa primer (agent penyakit)
faktor-faktor lain yang memberikan kontribusi
yaitu : host dan environment

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN WIRA MEDIKA PPNI BALI 2017


Konsep kejadian penyakit Multikausa

1. Konsep Segitiga Epidemiologi: Penyakit timbul akibat


interaksi antara inang, agen penyakit & lingkungan
2. Konsep Roda: Manusia dg faktor genetiknya sbg inti
dipengaruhi oleh lingkungan
3. Konsep Jejaring (Web of causation)
4. Konsep pie dr Rothman:
Penyakit mempunyai bbrp sufficient factors

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN WIRA MEDIKA PPNI BALI 2017


Teori epidemiologik klasik
Digambarkan dengan Trias Epidemiologi
Penyakit adalah hasil dari kekuatan dalam suatu sistem dinamik yang
terdiri dari
Agen infeksi
Manusia (host)
Agen
Lingkungan

Penyakit

Pejamu (host) Lingkungan

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN WIRA MEDIKA PPNI BALI 2017


Roda (Wheel)
Memerlukan identifikasi dari berbagai faktor yang
berperan dalam timbulnya penyakit dengan tidak
mementingkan pentingnya agent.
Besarnya peran dari masing-masing faktor
bergantung pada penyakit yang bersangkutan

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN WIRA MEDIKA PPNI BALI 2017


RODA (the Wheel)
Lingk sosial

host
Inti genetik
Lingk fisik lingk biologis

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN WIRA MEDIKA PPNI BALI 2017


Penjelasan model roda
- Peranan lingkungan sosial lebih besar dari yang
lainnya pada stress mental
- Peranan lingkungan fisik lebih besar dari yang
lainnya pada sunburn
- Peranan lingkungan biologis lebih besar dari yang
lainnya pada penyakit lewat vektor (malaria)
- Peranan inti genetik lebih besar dari yang lainnya
pada penyakit keturunan

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN WIRA MEDIKA PPNI BALI 2017


Konsep kejadian penyakit (2)
Multikausa

Web of causation
Infeksi dng M tuberculosis

Umur

TB klinis
Status gizi

Faktor genetik

Kondisi lingkungan
SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN WIRA MEDIKA PPNI BALI 2017
Causal Web
Causal factors act in a hierarchal web
MI causal web

SEKOLAH
Gerstman TINGGI ILMU KESEHATAN WIRA MEDIKA PPNI BALI 20172
Chapter 20
Konsep kejadian penyakit Multikausa

1. Konsep pie (cluster factors) dari Rothman:


Penyakit mempunyai bbrp sufficient factors
1. Konsep Segitiga Epidemiologi: Penyakit timbul akibat
interaksi antara inang, agen penyakit & lingkungan
2. Konsep Roda: Manusia dg faktor genetiknya sbg inti
dipengaruhi oleh lingkungan
3. Konsep Jejaring (Web of causation)

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN WIRA MEDIKA PPNI BALI 2017


Konsep terjadinya penyakit dari Rothman
Rothman (1976) mengemukakan konsep terjadinya penyakit,
klaster faktor penyebab (cluster of causal factors)
Tiap klaster faktor penyebab mengakibatkan sebuah penyakit
Faktor dalam satu klaster saling berinteraksi
Faktor yang ada pada satu atau lebih klaster atau semua
klaster di sebut necessary cause (Rothman, 1976).

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN WIRA MEDIKA PPNI BALI 2017


Daftar Pustaka
1. Epidemiologi Suatu Pengantar - Thomas C. Timmreck
2. Basic Epidemiology, R Bonita, Beaglehole
3. Epidemiology Kept Simple: An Introduction to Traditional and Modern
Epidemiology, B. Gerstman

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN WIRA MEDIKA PPNI BALI 2017 23


Terimakasih

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN WIRA MEDIKA PPNI BALI 2017