Anda di halaman 1dari 4

Nama: Indra Atmaja

NIM: 1310951081
APLIKASI REAKTOR PLASMA LUCUTAN KORONA UNTUK
MENURUNKAN KADAR LIMBAH CAIR INDUSTRI MINUMAN
RINGAN

Pendahuluan
Dalam proses produksi sebuah industri pada umumnya digunakan
berbagai bahan material dari berbagai jenis dan bentuk. Pencemaran air
di bidang industri, pertanian, perkotaan dan rumah tangga selain
mengandung logam berat (Cd, Cu, Hg, Zn, dll), juga mengandung
berbagai macam senyawa organik, seperti dioksin, phenol, benzene, PCB,
dan DDT.
Telah banyak usaha yang dilakukan untuk mengurangi pencemaran air,
diantaranya pada sistem pengolahan limbah cair industri yang ada
sekarang pada umumnya mempergunakan cara kombinasi antara
pemakaian klor serta sistem kondensasi, sedimentasi dan filtrasi.
Teori Plasma
Konsep tentang plasma pertama kali dikemukakan oleh Langmunir dan Tonks pada tahun 1928. Mereka
mendefinisikan plasma sebagai gas yang terionisasi dalam lucutan listrik. Plasma dapat juga didefinisikan
sebagai percampuran antara elektron, radikal, ion positif dan ion negatif. Percampuran antara ion-ion yang
bermuatan positif dengan elektron yang bermuatan negatif memiliki sifat-sifat yang sangat berbeda dengan
gas pada umumnya dan materi pada fase ini disebut fase plasma. Maka secara sederhana, plasma
didefinisikan sebagai gas terionisasi dan dikenal sebagai fase materi keempat setelah fase padat, cair, dan gas.
Pada gambar dibawah ini menggambarkan fase keempat setelah padat, gas, cair

Gambar 1. Ilustrasi Fase Plasma


Pelucutan korona ditandai dengan fenomena-fenomena kelistrikan secara bersama yang terjadi dalam
medium gas di bawah pengaruh medan listrik yang tidak homogen akibat dari konfigurasi geometri
elektroda. Dan kuat medan listrik tersebut cukup tinggi sehingga mampu mengionisasi partikelpartikel gas.
Lucutan korona bisa terjadi dalam medan listrik tak seragam yang intensitas medannya cukup besar tetapi
belum mampu mengakibatkan terjadinya keadaan arc (arc discharge) pada gas. Pijaran korona bisa terjadi
pada ujung elektroda aktif. Lucutan pijar korona dapat terjadi diawali oleh lucutan Townsend kemudian
diikuti oleh lucutan pijar (glow discharge) dan berakhir dengan lucutan arc