Anda di halaman 1dari 16

Keanekaragaman Hayati

Indonesia
Tingkat Keanekaragaman Hayati
Pengertian
Keanekaragaman Hayati
berdasarkan Gen
Keanekaragaman Hayati
berdasarkan Spesies
Keanekaragaman Hayati
berdasarkan Ekosistem
Tingkat Keanekaragaman Hayati
Pengertian
Keanekaragaman Hayati
berdasarkan Gen Keanekaragaman Hayati atau Biodivertas
Adalah suatu istilah pembahasan yang
Keanekaragaman Hayati mencakup
Semua bentuk kehidupan yang secara ilmiah
berdasarkan Spesies Dapat dikelompokan menurut skala organisasi
Biologisnya yaitu gen, spesies serta ekosistem
Keanekaragaman Hayati Dan proses-proses ekologi yang dimana
berdasarkan Ekosistem Bentuk kehidupan ini merupakan bagiannya
Tingkat Keanekaragaman Hayati
Pengertian Gen adalah bagian tertentu pada
kromosom yang mengatur sifat
tertentu suatu jenis mahluk
Contohnya hidup.
pada spesies
Keanekaragaman Hayati kucing anggoraGen
Keanekaragaman yang berbulu
adalah variasi
Kucing
berdasarkan Gen panjang
susunan genserta
dalamkucing
suatusiam.
spesies.
Anggora
Variasi
Yang membuat kucing
variasi menunjukkan
adalah hasil
Keanekaragaman Hayati dariadanya
rumus perbedaan.
berdasarkan Spesies Fenotip= Hal ini dapat
Genotip terjadi secara
+ Lingkungan
alami maupun buatan
Keanekaragaman Hayati Kucing
berdasarkan Ekosistem Siam
Tingkat Keanekaragaman Hayati
Pengertian
Keanekaragaman Hayati Keaneraragaman
Satu spesies adalah
organisme hidup di
berdasarkan Gen organisme yang dapat
bumi (diperkirakan
melakukan5 -perkawinan
50 juta), dan menghasilkan
Keanekaragaman Hayati berjumlah
keturunan
hanya yang
1,4 juta fertil (subur).
yang
berdasarkan Spesies baru dipelajari.
Keanekaragaman
kucing dan harimau.Hayati berdasarkan
Keanekaragaman Hayati spesiestermasuk
Mereka adalah perbedaan-perbedaan
berdasarkan Ekosistem dalam
pada satu
berbagai spesies mahluk hidup
famili(famili/keluarga
di suatu tempat
Felidae) walaupun ada
perbedaan fisik,
tingkah laku dan
habitat.
Tingkat Keanekaragaman Hayati
Pengertian
Keanekaragaman Hayati
berdasarkan Gen
Keanekaragaman Hayati
berdasarkan Spesies
Keanekaragaman Hayati
berdasarkan Ekosistem
MANFAAT
KEANEKARAGAMAN
HAYATI
Manfaat Keanekaragaman Gen

Keanekaragamaan gen merupakan modal


dasar untuk melakukan rekayasa genetika
dan hibridisasi (kawin silang) untuk
mendapatkan bibit unggul yang diharapkan.
Manfaat Keanekaragaman
Jenis
Keanekaragaman jenis dapat
menuntun kita untuk mencari
alternatif dari bahan makanan, bahan
sandang, dan papan, juga dapat
menuntun kita memilih hewan-hewan
unggul yang dapat dibudidayakan.
Manfaat Keanekaragaman
Ekosistem
Keanekaragaman ekosistem kita dapat
mengembangkan sumber daya hayati
yang cocok dengan ekosistem tertentu
sehingga dapat meningkatkan hasil
pertanian dan peternakan yang pada
gilirannya dapat meningkatkan
kesejahteraan masyarakat.
Keanekaragaman hayati merupakan anugerah
terbesar bagi umat manusia. Manfaatnya antara lain
adalah :

(1) Merupakan sumber kehidupan, penghidupan dan


kelangsungan hidup bagi umat manusia, karena
potensial sebagai sumber pangan, papan, sandang,
obat-obatan serta kebutuhan hidup yang lain
(2) Merupakan sumber ilmu pengetahuan dan
tehnologi
(3) mengembangkan sosial budaya umat manusia
(4) Membangkitkan nuansa keindahan yang
merefleksikan penciptanya.
Keanekaragaman Hayati sebagai
Sumber Pangan di Indonesia

Kebutuhan karbohidrat masyarakat Indonesia terutama


tergantung pada beras. Sumber lain seperti jagung, ubi jalar,
singkong, talas dan sagu sebagai makanan pokok di beberapa
daerah mulai ditinggalkan. Ketergantungan pada beras ini
menimbulkan krisis pangan yang seharusnya tidak perlu
terjadi.

Budi daya udang , bandeng dan lele dumbo sangat potensial


juga sebagai sumber pangan. Oncom , tempe, kecap, tape,
laru (minuman khas daerah Timor), gatot, merupakan
makanan suplemen yang disukai masyarakat Indonesia.

Jasa mikro organisme seperti kapang, yeast dan bakteri


sangat diperlukan untuk pembuatan makanan ini. Beberapa
jenis tanaman seperti suji, secang, kunir, gula aren, merang
padi, pandan banyak digunakan sebagai zat pewarna
makanan.
Keanekaragaman Hayati sebagai
Sumber Sandang dan Papan

Kapas, rami, yute, kenaf, abaca, dan acave serta ulat sutera
potensial sebagai bahan sandang. Tanaman ini tersebar di seluruh
Indonesia, terutama di Jawa dan Kalimantan dan Sulawesi.

Beberapa Suku di Kalimantan, Irian dan Sumatera menggenakan


kulit kayu, bulu- bulu burung serta tulang-tulang binatang sebagai
aksesoris pakaian.

Masyarakat pengrajin batik menggunakan tidak kurang dari 20 jenis


tanaman untuk perawatan batik tulis termasuk buah lerak yang
berfungsi sebagai sabun.

Rumah adat di Indonesia hampir semuanya memerlukan kayu


sebagai bahan utama. Semula kayu jati, kayu nangka dan pokok
kelapa (glugu) dipergunakan sebagai bahan bangunan. Dengan
makin mahalnya harga kayu jati saat ini berbagai jenis kayu seperti
meranti, keruing, ramin dan kayu kalimantan dipakai juga sebagai
bahan bangunan.
Sumber daya Hayati sebagai Sumber
Obat dan Kosmetik

Indonesia memiliki 940 jenis tanaman obat, tetapi hanya 120 jenis
yang masuk dalam Materia medika Indonesia. Masyarakat pulau
Lombok mengenal 19 jenis tumbuhan sebagai obat kontrasepsi.

Masyarakat jawa juga mengenal paling sedikit 77 jenis tanaman


obat yang dapat diramu untuk pengobatan segala penyakit.

Potensi keanekaragaman hayati sebagai kosmetik tradisional


telah lama dikenal. Penggunaan bunga bungaan sepeti melati,
mawar, cendana, kenanga, kemuning, dan lain-lain lazim
dipergunakan oleh masyarakat terutama Jawa untuk wewangian.

Tanaman pacar digunakan untuk pemerah kuku, sedangkan


ramuan daun mangkokan, pandan, melati dan minyak kelapa
dipakai untuk pelemas rambut.
Manfaat di bidang lainnya

1. Sebagai sumber pendapatan/devisa


a. Bahan baku industri kerajinan: kayu, rotan, karet
b. Bahan baku industri kosmetik: cendana, rumput
laut
2. Sebagai sumber plasma nutfah, Misalnya hutan Di
hutan masih terdapat tumbuhan dan hewan yang
mempunyai sifat unggul, karena itu hutan dikatakan
sebagai sumber plasma nutfah/sumber gen.
3. Manfaat ekologi :
Selain berfungsi untuk menunjang kehidupan
manusia, keanekaragaman hayati memiliki peranan
dalam mempertahankan keberlanjutan ekosistem.

4. Manfaat keilmuan :
Keanekaragaman hayati merupakan lahan
penelitian dan pengembangan ilmu yang sangat
berguna untuk kehidupan manusia.

5. Manfaat keindahan :
Bermacam-macam tumbuhan dan hewan dapat
memperindah lingkungan.