Anda di halaman 1dari 36

ASKEP PADA POST NATAL

WASIS PUJIATI,S.Kep,Ns
PENGKAJIAN

DIAGNOSA KEPERAWATAN
INTERVENSI/PERENCANAAN

IMPLEMENTASI

EVALUASI
PENGKAJIAN
I. IDENTITAS PASIEN
Nama : Ny X
RM : 341966
Umur : 25 tahun
Status Perkawinan : Kawin
Agama : Islam
Suku : Melayu
Pendidikan : SLTP
Nama Suami : Tn Y
Umur Suami : 26 tahun
Alamat : Tanjungpinang
Pekerjaan : Karyawan
Diagnosa medis : Post Partum Spontan
Tanggal masuk RS : 20 Oktober 2009
Tanggal Pengkajian : 20 Oktober 2009
II. KELUHAN UTAMA

Kondisi kesehatan pasien


Dirasakan saat ini
III. RIWAYAT PERSALINAN DAN
KELAHIRAN SAAT INI
Lama persalinan : 30 menit
Posisi fetus : presentasi kepala
Tipe kelahiran : persalinan spontan
Penggunaan analgetik dan anastesi :
Masalah selama kehamilan :
Trimester I : klien mual-mual, muntah
Trimester II : tidak ada keluhan
Trimester III : tidak ada keluhan
IV. DATA BAYI SAAT INI
Tanggal lahir : 21 Oktober 2009,
Jam 18.10
BB: 2750 gram

Jenis Kelamin : Laki-laki


PB : 47 cm
LK : 31 cm
LD : 29 cm
Apgar Score

NO Parameter yang 1 5 menit


diukur menit
1. Warna kulit
2. Frekuensi jantung
3. Reaksi terhadap
rangsang
4. Tonus otot
5. Usaha napas
Total
V.KEADAAN PSIKOLOGIS IBU
Bagaimana keadaan ibu
Perasaan setelah melahirkan

VI. RIWAYAT PENYAKIT DAHULU


Penyakit yang pernah diderita pasien
VI. RIWAYAT PENYAKIT KELUARGA

Penyakit yang diderita oleh keluarga klien


Genogram
VII. RIWAYAT GINEKOLOGI

Menarche usia : ...... tahun


Siklus menstruasi : teratur / tidak,
.............hari
Karakteristik mens :
G.....P....A.....
HPMT :
HPL :
VIII. PEMERIKSAAN FISIK
KU : kesadaran
Tanda-tanda Vital + BB: penurunan BB
sampai minggu kedua 4,5-5,1 kg
Payudara: konsistensi (lunak/keras),
putting susu: menonjol/tenggelam,
ASI/kolostrum, kelainan,kebersihan
Uterus : kontraksi, posisi, TFU
Lokia :warna/jenis, banyaknya, baunya
Vulva : edema, luka
Perineum: episiotomi (jenis dan panjangnya),
jahitan, tanda-tanda infeksi
REEDA
Hemoroid
Ekstremitas bawah: edema, varises
Ambulasi
Diet: Nafsu makan
Vesika urinaria : penuh, tanda-tanda infeksi
Eliminasi (BAK/BAB), frekuensi perhari, kesulitan
dan upaya mengatasi
Seksio sesaria: keadaan luka operasi,
tanda-tanda infeksi, bising usus
Data psikososial: sedih, cemas, hubungan
dengan bayi dan keluarga, Selfcare:
perawatan payudara? Perawatan
perineum
Keluhan-keluhan lain
Data penunjang: Diagnosa medis,
.pemeriksaan medis
XI. RIWAYAT KESEHATAN
a. Persepsi dan pemeliharaan kesehatan
b. Nutrisi dan metabolisme
c. Eliminasi
d. Aktivitas dan latihan
e. Istirahat dan tidur
f. Persepsi dan kognitif
g. Persepsi terhadap diri sendiri
h. Hubungan peran
i. Seksualitas dan reproduksi
j. Stress dan koping
k. Kepercayaan dan nilai
DIAGNOSA
KEPERAWATAN
Resiko tinggi infeksi b/d
o trauma jalan lahir pada jaringan
Retensi urine b/d
o Nyeri setelah melahirkan
o Trauma jalan lahir pada jaringan
Gangguan pola tidur b/d
o ketidaknyamanan pada periode postnatal
o Proses persalinan yang lama
o Perawatan bayi dan rutinitas di Rumah sakit
Nyeri b/d
o Involusi uteri
o Trauma pada perineum
o episiotomi
o Hemoroid
o Pembengkakan payudara
Resiko tinggi cedera b/d
o Perdarahan postnatal
o Efek anestesia
Defisit pengetahuan b/d
o Pentingnya buang air kecil untuk mencegah
perdarahan
Proses menyusui tidak efektif b/d
o Nyeri
o Pengaturan posisi bayi
o Respon fisiologis normal
INTERVENSI
Monitor TTV setiap 4 jam selama 24
jam kemudian tiap 8 / 12 jam
Kaji keluhan utama nyeri (hemoroid,
episiotomi)
Kaji payudara
Kaji involusi uterus dan lochea
(warna, jumlah, bau)
Ajarkan tehnik relaksasi napas dalam
Kaji luka episiotomi (REEDA)
R: Rednes)
E :ekimosis
E : Edema
D : discharge
A : approximate
Lanjutan .
Ajarkan kegel exercice
Anjurkan pasien untuk mobilisasi
bertahap (4-8 jam setelah post natal)
Anjurkan makan buah-buahan, sayur-
sayuran, minum 6-8 gelas sehari
Penkes : perawatan payudara,
ASI,Nutrisi, dll
IMPLEMENTASI
PERAWATAN PERINEUM
Dilakukan setiap kali selesai BAB dan BAK,
bersihkan dengan sabun lembut, minimal 1 x
sehari
Caranya
bersihkan mulai dari simpisis pubis ke anus,
sebelum dan sesudah mengganti, kita harus
mencuci tangan dengan larutan desinfektan/air
sabun
Cara mengganti duk
Bagian dalam jangan sampai terkontaminasi oleh
tangan
Cara memakai dari depan ke belakang
Duk yang sudah kotor segera di ganti minimal 4
kali sehari
Perhatikan jumlah, warna dan bau lokia
PERAWATAN EPISIOTOMI
Berikan rasa nyaman secepat mungkin
dengan jalan
Sitz bath, kompres panas basah minimal 2 kali
sehari, suhu dijaga 50 cm ke perineum selama
20 menit, dilakukan 3 kali sehari
Anesthetic spray pada daerah jahitan
Analgetik untuk rasa nyeri
HEMOROID
Kompres dingin untuk mengurangi
bengkak,kompres dengan es kap/sarung plastik
ke anus jangan lebih dari 20 menit diulang
setelah 4 jam
Perawatan sitz bath: suhu 37-380 C selama 20
menit
Direposisi dengan:
masukkan hemoroid dengan jari terlindungi
sarung tangan dan pelumas, setelah jari masuk
ibu dianjurkan untuk menjepit selama 1-2 menit
(ulangi 1 minggu sampai mengecil)
GIZI IBU POST NATAL
Diet seimbang 2-4 porsi sehari
TKTP
Buah dan sayur
+ protein, mineral, serat dan cairan
Susu
PENATALAKSANAAN ASPEK PSIKO
SOSIAL

Disebabkan kelelahan dan kecemasan


Post partum blues, depresi karena hal-hal
yang mereka tidak pahami
APA YANG HARUS DILAKUKAN

Menunjukkan rasa simpati, mengakui,


menghargai, menghormati ibu
Memperhatikan ibu dengan ucapan selamat
Menemani ibu bila kelihatan kesepian
Turut menyayangi anaknya
Menanggapi/memperhatikan bila ibu
mencurahkan kebahagiannya
Menghibur bila kelihatan sedih
Beri bantuan dan pelajaran yang
dibutuhkan ibu untuk merawat dirinya
(perawatan payudara,merawat perineum)
Beri bantuan untuk perawatan bayi
Beri bantuan untuk mengembalikan
kesehatan (kegel exercise, senam nifas)
KEGEL EXERCISE
Tujuan:
Memperkuat otot-otot sekitar organ
reproduksi
Mencegah prolap uterus
Stres inkontinensi
CARANYA..
Lambat: kencangkan otot, tahan sampai
hitungan ketiga dan lemaskan
Cepat : kencangkan otot dan lemaskan
secepat mungkin
Dorong keluar, tarik ke dalam: tarik ke
atas seluruh dasar penggul seakan-akan
sedang mencoba menarik air masuk ke
dalam vagina. Kemudian dorong keluar
seakan-akan mencoba mengeluarkan air
tersebut. Latihan ini juga menggunakan
otot abdomen
EVALUASI