Anda di halaman 1dari 18

SEL

Oleh : Ade Dwi Sasanti, M.Si


Pendahuluan

Robert Hooke (Inggris) : Pada tahun


1665 pertama kali memperkenalkan
istilah SEL

RobertBrown : (ahli botani Inggris) :


pada tahun 1831 menemukan nukleus
dalam sel anggrek

Purkinje (1839) : memperkenalkan


istilah protoplasma (cairan hidup)
untuk pertama kalinya

James Watson dan Francis Crick pada


tahun 1953 mengungkapkan bahwa
DNA adalah pembawa sifat keturunan
Empat konsep pokok Sel :

1. Sel merupakan satuan struktur


makhluk hidup

2. Sel merupakan satuan fungsi


makhluk hidup

3. Sel yang baru berasal dari sel yang


telah ada sebelumnya

4. Sel mengandung zat pembawa sifat


keturunan yang akan diwariskan
dari sel induk pad sel anaknya
sewaktu proses pembelahan sel
Bahan penyusun sel
Sel
terdiri dari bahan anorganik dan
bahan organik

Airmerupakan komponen terbesar


dalam sel

Bahan organik utama dan digunakan


oleh sel : Karbohidrat, Lipida, Protein
dan Asam nukleat

KHdan lipida merupakan sumber


energi sel

Protein
: elemen penting yang berguna
dalam mengatur proses-proses di
dalam sel, juga elemen untuk struktur

Asam nukleat : menyimpan dan


meneruskan informasi yang
diperlukan dalam sintesa protein
Selsangat beraneka ragam baik
dalam ukuran, bentuk maupun
strukturnya

Seldibedakan menjadi dua tipe :


Prokaryotik dan Eukaryotik

Selprokaryotik : sel yang tidak


memiliki inti, contoh pada sel bakteri
dan sel ganggang biru (Cyanophyta)

Sel eukaryotik : sel yang memiliki inti


Bagian-bagian sel
Selterdiri dari bagian-bagian yang
bersifat hidup (protoplasma) dan
bagian-bagian yang mati

Termasuk dalam bagian mati :


Vacuola dan dinding sel

Bagian
yang hidup : Cytoplasma
beserta organel-organelnya dan inti
sel
Sitoplasma
Sitoplasmamerupakan cairan yang
terdapat di dalam membran plasma
yang mengelilingi nukleus

Sitoplasmaterdiri dari labirin-labirin


dan ruangan-ruangan yang dibatasi
oleh membran. Sistem membrana ini
dinamakan Endoplasmic Reticulum
(Retikulum endoplasma)

Retikulumendoplasma yang kasar


berkaitan dengan ribosom

Sistem Retikulum endoplasma


membentuk saluran selebar 50 100
m yang dapat melebar membentuk
saluran cysternae

Retikulumendoplasma berfungsi
sebagai transportasi bahan-bahan di
dalam dan di luar sel
Ribosoma
Selain
yang terkait dengan Retikulum
endoplasma, ada juga ribosom yang
terdapat bebas di dalam sitoplasma

Ribosom berbentuk bulat, berukuran


+ 14 18 m dan dibentuk di dalam
nukleus

Ribosomdapat berkelompok
membentuk poliribosom atau polisom
yang berperan penting dalam sintesa
protein

Ribosom dapat ditemukan baik pada


sel eukaryotik maupun prokaryotik
(dalam nukleus, chloroplast dan
mitochondrion)
Komplek golgi
Komplekgolgi terdapat hampir pada
semua sel kecuali pada sel sperma
dewasa dan sel darah merah

Komplek golgi terdiri dari jala-jala


yang tidak teratur, disusun oleh
saluran-saluran yang dibatasi oleh
membran

Komplek golgi diduga berperan dalam


pengumpulan dan pembungkusan di
dalam sel, banyak ditemukan pada
sel-sel yang aktif dalam sekresi,
berperan dalam pertumbuhan dinding
sel tumbuhan
Mitokondria
Mitokondria dapat ditemukan pada
semua jenis sel, berukuran 0,2 -0,5
m, berbentuk bulat, bulat panjang atau
memanjang seperti benang

Mitokondria mengandung 75% protein,


25% lipid dan sedikit RNA atau DNA

Mitokondria dibatasi oleh dua


membran. Membran bagian dalam lebih
luas daripada membran luar. Membran
bagian dalam berlipat-lipat membentuk
lempengan yang dinamakan Crista (di
permukaannya banyak terdapat enzim
pemindah elektron yang berfungsi
mengubah energi potensial menjadi
energi utnuk aktivitas sel)

Mitokondria berfungsi sebagai


pembebas energi dalam respirasi sel
Plastida
Plastida: berkaitan dengan sintesa
dan penyimpan makanan, dibedakan
dalam tiga macam :
1. Leukoplast (tidak berwarna)
2. Chloroplast (berwarna hijau)
3. Chromoplast (berwarna selain hijau)

Chloroplast dan Chromoplast


disebut juga Chromatophora
Centriole dan Lysosome
Centriole terdapat di dalam sel hewan
dan sel tumbuhan tingkat rendah
(jamur, ganggang), terletak di dekat
nukleus

Lysosome :
Hanya terdapat di dalam sel hewan

Berukuran lebih kecil daripada


mitokondria, dibatasi oleh membran

Di bagian dalamnya terdapat berbagai


macam enzim pencerna yang dapat
menghidrolisa protein, polisakarida,
RNA dan DNA
Nukleus
Nukleus dibatasi dari lingkungannya
(sitoplasma) oleh membran nukleus

Membran nukleus terdiri dari dua


lapis membran dan terdapat porus
yang memungkinkan molekul besar
keluar masuk

Didalam nukleus terdapat plasma


yang lebih pekat dari sitoplasma yang
dinamakan nukleoplasma atau karyo
lompha, selain itu terdapat benang-
benang kromatin dan nukleolus
Vacuola
Vacuola merupakan ruang berwujud
gelembung berisi cairan mati, dibatasi
dari sitoplasma oleh suatu membran
yang dinamakan Tonoplast

Vacuolabanyak ditemukan pada sel


tumbuhan dan sel hewan tingkat
rendah, jarang ditemukan pada sel
hewan tingkat tinggi

Bahan-bahan yang terdapat di dalam


vacuola : glukosa, fruktosa, maltosa,
alkaloida, tanin, pigmen anthocyanin
Membran plasma dan Dinding sel

Membran plasma bersifat elastis dan


semi permeabel

Dinding
sel ditemukan pada sel
tumbuhan, dibentuk dari bahan-
bahan hasil sekresi sel, bersifat mati

Padabeberapa sel, dinding sel nya


ada yang mengalami penebalan
Reproduksi sel
Pembagian sel mencakup dua proses
yang berurutan yaitu : Pembagian
nukleus (mitosis) dan pembagian
sitoplasma (sitokinesis)

Mitosis disebut juga Kariokinesis

Mitosis terdiri dari 4 tahap :


1. Profase
2. Metafase
3. Anafase
4. Telofase

Diantara ke-4 fase terdapat fase


Interfase yaitu fase tidak
membelah diri
Pada tumbuhan tingkat tinggi,
profase ditandai dengan timbulnya
benang-benang pada kedua kutub sel
yang makin lama makin panjang
membentuk struktur gelendong

Pada tumbuhan tingkat rendah dan


hewan, profase ditandai dengan
bergeraknya kedua centriole yang
saling menjauhi, menuju ke kutub
yang berlawanan

Metafase :
Pada fase ini chromosoma berhenti
memendek, jelas terbelah dua dan
terletak menyusun diri di bagian
ekuator

Centromer terletak tepat pada


bidang ekautor
Anafase: pada tahap ini, centromer
membelah diri dan bergerak saling
menjauh menuju ke kutub-kutub yang
berlawanan

Telofase: Chromosome di masing-


masing kutub memanjang dan kembali ke
keadaan istirahat yaitu terlihat seperti
benang-benang chromatin

Cytokinesis: dimulai setelah mitosis


selesai atau bersamaan waktunya
dengan akhir telofase

Padatumbuhan tingkat tinggi,


sitokinesis berlangsung dengan
pembentukan lempengan sel.

Padatumbuhan tingkat rendah dan


hewan, sitokinesis dilakukan dengan
pertumbuhan dinding sel (bila ada) ke
arah dalam disertai penjeratan
membran selnya