Anda di halaman 1dari 17

ASUHAN

KEPERAWATAN
PADA PASIEN
ANEMIA


M A H A S I S W A S T I K E S H A N G T U A H S U R A B AYA
P R O D I S 1 K E P E R AWATA N
DEFINISI
Anemia adalah berkurangnya jumlah sel
darah merah atau kandungan hemoglobin di
dalam darah. Hemoglobin (hb) adalah suatu
senyawa protein pembawa oksigen di dalam
sel darah merah. Sel darah merah diproduksi di
sumsum tulang.
ETIOLOGI
Diet yang tidak mencukupi
Absorbsi yang menurun
Kebutuhan yang meningkat pada kehamilan
Perdarahan pada saluran cerna, menstruasi, donor darah
Hemoglobinuria
Penyimpangan besi yang berkurang, seperti pada
hemosiderosis paru
KLASIFIKASI
Anemia mikrositik
hipokrom (anemia defisiensi besi, anemia penyakit
kronis)
Anemia makrositik (defisiensi vitamin B12, defisiensi
asam folat)
Anemia karena perdarahan
Anemia hemolitik, Anemia aplastik. (Mansjoer, 1999)
MANIFESTASI KLINIS
Tanda-tanda yang paling sering dikaitkan
dengan anemia adalah pucat, takikardi, sakit
dada, dyspnea, nafas pendek, cepat lelah,
pusing, kelemahan, tinitus, penderita defisiensi
yang berat mempunyai rambut rapuh dan halus,
kuku tipis rata mudah patah, atropi papila lidah
mengakibatkan lidah tampak pucat, licin,
mengkilat, merah daging meradang dan sakit
PEMERIKSAAN PENUNJANG
Jumlah darah lengkap (JDL) di bawah normal
(hemoglobin, hematokrit dan SDM).
Feritin dan kadar besi serum rendah pada anemia
defisiensi besi.
Kadar B12 serum rendah pada anemia pernisiosa.
Tes Comb direk positif menandakan anemia hemolitik
autoimun.
Hemoglobin elektroforesis mengidentifikasi tipe
hemoglobin abnormal pada penyakit sel sabit.
Tes schilling digunakan untuk mendiagnosa defisiensi
vitamin B12
PENATALAKSANAAN
Memperbaiki penyebab dasar.
Suplemen nutrisi (vitamin B12, asam folat, besi)
Transfusi darah
ASUHAN
KEPERAWATAN
PASIEN ANEMIA
KASUS
Ny. L usia 43 tahun datang ke Puskesmas dengan
keluhan badannya lemas, lesu, pusing selama 3
hari setelah melakukan aktivitas kadang- kadang
timbul rasa tersebut secara tiba-tiba. Saat di
lakukan pengakjian pasien merasakan sama
dengan 3 hari yang lalu terutama pada bagian
kaki, mudah capek. Hal ini karena kekurangan
darah. Observasi didapatkan TTV TD: 100/60mmHg
Nadi: 82x/ menit Suhu: 36 C RR: 25x/ menit.
HASIL LAB
ANALISA DATA
LANJUTAN..
INTERVENSI
LANJUTAN
IM[PLEMENTASI
LANJUTAN
TERIMA
KASIH