Anda di halaman 1dari 10

PEMBELAJARAN

ORANG DEWASA
Pembelajaran merupakan suatu proses dimana perilaku
diubah, dibentuk atau dikendalikan. Bila istilah pembelajaran
digunakan untuk menyatakan suatu fungsi, maka tekanannya
diletakan pada aspek-aspek penting tertentu (seperti motivasi)
yang diyakini untuk membantu menghasilkan belajar
. Belajar berlangsung sepanjang hayat, hidup berarti belajar,
belajar dapat dikehendaki namun dapat juga tanpa dikehendaki. Kita
belajar banyak melalui proses sosialisasi, sejak dari pengasuhan
keluarga, pengaruh teman sebaya, pekerjaan, permainan, wajib
militer dan media masa.
b. Belajar merupakan suatu proses yang bersifat pribadi dan
alamiah, tidak seorang pun yang dapat melakukan belajar untuk kita.
c. Belajar mencakup perubahan, sesuatu yang ditambahkan atau
dikurangi. Perubahan-perubahan mungkin kecil sekali pada masa
dewasa.
d. Belajar dibatasi oleh tingkat perkembangan manusia. Belajar
mempengaruhi dan dipengaruhi oleh perubahan biologis dan fisik
dalam kepribadian, nilai peranan dan tugas yang biasanya terjadi
sepanjang rentang kehidupan normal.
e. Berkaitan dengan pengalaman dan mengalami, Belajar adalah
mengalami, yaitu berinteraksi dengan lingkungan. Belajar adalah
melakukan.
f. Belajar mengandung intuitif. Pengetahuan dapat muncul dari
kegiatanbelajar itu sendiri. Intuisi dinamankan pengetahuan yang
tidak dapat ditemukan.
Eksperimen
Carl Rogers Carl R Rogers (1951) mengajukan konsep
pembelajaran yaitu Student-Centered Learning yang intinya
yaitu: (1) kita tidak bisa mengajar orang lain tetapi kita
hanyabisa menfasilitasi belajarnya; (2) Seseorang akan belajar
secarasignifikan hanya pada hal-hal yang dapat
memperkuat/menumbuhkan selfnya; (3) Manusia tidak bisa
belajar kalau berada di bawah tekanan (4) Pendidikan akan
membelajarkan peserta didik secara signifkan bila tidak ada
tekanan terhadap peserta didik, dan adanya perbedaan
persepsi/pendapat difasilitasi/diakomodir.
METODE EKSPERIMEN
Pembelajaran dengan metode eksperimen menurut Palendeng
(2003:82) meliputi tahap-tahap sebagai berikut :
(1) percobaan awal, pembelajaran diawali dengan melakukan
percobaan yang didemonstrasikan guru atau dengan mengamati
fenomena alam. Demonstrasi ini menampilkan masalah-masalah yang
berkaitan dengan materi fisika yang akan dipelajari.
(2) pengamatan, merupakan kegiatan siswa saat guru melakukan
percobaan. Siswa diharapkan untuk mengamati dan mencatat
peristiwa tersebut.
(3) hipoteis awal, siswa dapat merumuskan hipotesis sementara
berdasarkan hasil pengamatannya.
(4) verifikasi , kegiatan untuk membuktikan kebenaran dari dugaan
awal yang telah dirumuskan dan dilakukan melalui kerja kelompok.
Siswa diharapkan merumuskan hasil percobaan dan membuat
kesimpulan, selanjutnya dapat dilaporkan hasilnya.
(5) aplikasi konsep , setelah siswa merumuskan dan menemukan
konsep, hasilnya diaplikasikan dalam kehidupannya. Kegiatan ini
merupakan pemantapan konsep yang telah dipelajari.
(6) evaluasi, merupakan kegiatan akhir setelah selesai satu konsep.
PEMBELAJARAN FUNGSI
Menurut Flaire, pendidikan dapat dirancang untuk percaya
pada kemampuan diri pribadi (self affirmation) yang pada
akhirnya menghasilkan kemerdekaan diri.Ia terkenal dengan
gagasannya yang disebut dengan conscientization yang
terdapat tiga prinsip: a. Tak seorang pun yang dapat mengajar
siapapun juga, b. Tak seorang pun yang belajar sendiri,
c.Orang-orang harus belajar bersama-sama, bertindak di
dalam dan pada dunia mereka.
Pengalaman Belajar
PROSES BELAJAR BERDASARKAN PENGALAMAN BELAJAR
Pengalaman belajar adalah sejumlah aktivitas siswa yang dilakukan
untuk memperoleh informasi dan kompetensi baru sesuai dengan tujuan
yang hendak dicapai.
Pengalaman belajar Menurut Gagne
Menurut Gagne (1991) ada delapan tipe pengalaman belajar dari
pengalaman belajar yang sederhana sampai pada pengalaman belajar yang
kompleks. Kedelapan tipe belajar itu ialah:
a. Belajar signal.
b. Belajar mereaksi perangsang melalui penguatan,
c. Pengalaman belajar membentuk rangkaian.
d. Belajar asosiasi verbal.
e. Belajar membedakan atau diskriminasi.
f. Belajar konsep.[1]
g. Belajar aturan atau hokum
TERMIN 1
NIMAS 044 : UNTUK PEMBELAJARAN ORG DEWSA TERUTAMA
USIA LANJUT BAGAIMANA CARANYA UNTUK MEMUNCULKAN
MOTIVASI BELAJAR?
IFADA 038 : DARI KASUS KEKERASAN SEKSUAL PADA ANAK
APAKAH ADA PENGRUHNYA DARI PEMBELAJARAN ORANG
DEWASA?
NOVITA 015 : CONTOH KONGKRIT PMBELAJARAN ORANG
DEWASA DARI PENGALAMAN BELAJAR?
A. Proses pembelajaran
B. 1. Konsep
C. 2. Tujuan
D. 3. Jenis-jenis
E. 4. Model
F. 5. Teori
G. 6. Strategi
B. Orang dewasa
1. ciri-ciri
2. Karakteristik
3. Motivasi
C. Proses pembelajaran orang dewasa berdasarkan kajian teori
1. Proses berdasarkan pengalaman bljr org dewas
TERIMAKASIH...