Anda di halaman 1dari 10

TRIP

DISTRIBUTION

Dosen :
Dr. Edward Ngii, ST.,MT.
METODE UNTUK MENDAPATKAN M.A.T
Metode Wawancara di tepi jalan
Langsung Wawancara di rumah
Metode menggunakan bendera
Metode foto udara
Metode mengikuti mobil

Metode
Konvensional
Metode Analogi

Tanpa Batasan
- Seragam
Metode td Dengan Satu Batasan
Langsung - Batasan Bangkitan
- Batasan Tarikan
Metode
Dengan Dua Batasan
MAT
- Rata-Rata
- Fratar
- Detroit
- Furness

Metode Tidak Metode Berdasarkan


Konvensional Informasi Arus Lalulintas
Metode Sintetis
Estimasi Matriks Entropi
maksimum (EMEM) Model Opportunity
Model Estimasi Kebutu- Model Gravity
han Transportasi-MEKT Model Gravity-Opportu
nity
METODE ANALOGI

Setiap metode berasumsi bahwa : Pola pergerakan pada saat


sekarang dapat diproyeksikan ke masa mendatang dengan
menggunakan TINGKAT PERTUMBUHAN zona yang berbeda-
beda.
Model persamaan umum : Tid = tid.E
Tid = pergerakan pada masa mendatang dari zona asal i ke zona
tujuan d
tid = pergerakan pada masa sekarang dari zona asal i ke zona
tujuan d
E = tingkat pertumbuhan
Tingkat pertumbuhan E dapat berupa 1 faktor saja atau
kombinasi dari berbagai faktor, yang bisa di dapat dari proyeksi
TGL atau bangkitan lalin.
METODE ANALOGI : Metode Tanpa Batasan

Metode Tanpa Batasan = Metode Seragam


Asumsi : untuk keseluruhan daerah kajian hanya ada 1 nilai tingkat
pertumbuhan yang digunakan untuk mengalikan semua pergerakan pada
saat ini dalam upaya mendapatkan pergerakan pada masa mendatang
Persamaan umum :
T
E T = total pergerakan masa mendatang dlm daerah kajian
t = total pergerakan masa sekarang dlm daerah kajian
t

Tid t id .E Tid = jumlah perjalanan masa mendatang dari zona asal I ke zona tujuan d
tid = jumlah perjalanan masa sekarang dari zona asal I ke zona tujuan d

MAT pada masa sekarang dan tingkat pertumbuhan setiap zona


Zona 1 2 3 4 5 oi Oi Ei
1 20 40 50 60 80 250 500 2,000
2 40 30 100 50 80 300 300 1,000
3 60 30 20 90 150 350 875 2,500
4 80 70 60 40 200 450 1350 3,000
5 100 80 90 80 50 400 475 1,188
dd 300 250 320 320 560 1750
Dd 300 750 640 480 1330 3500
Ed 1,000 3,000 2,000 1,500 2,375 2
METODE SERAGAM : LANJUTAN
MAT pada masa sekarang dan tingkat pertumbuhan setiap zona
Zona 1 2 3 4 5 oi Oi Ei
1 20 40 50 60 80 250 500 2.000
2 40 30 100 50 80 300 300 1.000
3 60 30 20 90 150 350 875 2.500
4 80 70 60 40 200 450 1350 3.000
5 100 80 90 80 50 400 475 1.188
dd 300 250 320 320 560 1750
Dd 300 750 640 480 1330 3500
Ed 1.000 3.000 2.000 1.500 2.375 2

MAT pada masa mendatang dengan E = 2,0


Zona 1 2 3 4 5 oi Oi Ei
1 40 80 100 120 160 500 500 1,000
2 80 60 200 100 160 600 300 0,500
3 120 60 40 180 300 700 875 1,250
4 160 140 120 80 400 900 1350 1,500
5 200 160 180 160 100 800 475 0,594
dd 600 500 640 640 1120 3500
Dd 300 750 640 480 1330 3500
Ed 0,500 1,500 1,000 0,750 1,188 1

Metode seragam tidak dapat menjamin dipenuhinya batasan bangkitan dan tarikan
Untuk zona yang tingkat pertumbuhannya < tingkat pertumbuhan global akan mengha-
silkan perkiraan lalin masa mendatang yang lebih tinggi dari yang diharapkan. Sebalik-
nya, untuk zona yang tingkat pertumbuhannya lebih tinggi, menghasilkan perkiraan la-
lulintas masa mendatang yang lebih rendah dari yang diharapkan.
Hanya dpt digunakan pada wilayah yang tingkat pertumbuhannya sudah merata.
Metode Dengan Satu Batasan
Batasan Bangkitan

Zona 1 2 3 4 5 oi Oi Ei
1 40 80 100 120 160 500 500 1,000
2 40 30 100 50 80 300 300 1,000
3 150 75 50 225 375 875 875 1,000
4 240 210 180 120 600 1350 1350 1,000
5 119 95 107 95 59 475 475 1,000
dd 589 490 537 610 1274 3500
Dd 300 750 640 480 1330 3500
Ed 0,509 1,531 1,192 0,787 1,044 1

Batasan Tarikan
Zona 1 2 3 4 5 oi Oi Ei
1 20 120 100 90 190 520 500 0.962
2 40 90 200 75 190 595 300 0.504
3 60 90 40 135 356 681 875 1.285
4 80 210 120 60 475 945 1350 1.429
5 100 240 180 120 119 759 475 0.626
dd 300 750 640 480 1330 3500
Dd 300 750 640 480 1330 3500
Ed 1.000 1.000 1.000 1.000 1.000 1
Metode dengan Dua-Batasan
Dipakai jika masing-masing zona yang ada di dalam lingkup wilayah studi memiliki
karakteristik pertumbuhan yang berbeda-beda satu sama lain. Misalnya dalam hal
jumlah penduduk atau variabel lain seperti tingkat pendapatan, pertumbuhan
wilayah, dsb.
Tingkat pertumbuhan yang berbeda dirata-ratakan dengan jalan menjumlahkan
pertumbuhan di zona asal I dan zona tujuan d kemudian dibagi dua.

Ei Ed Oi Dd
Tid t id . Ei dan Ed
2 oi dd

o i Oi dan d d Dd
Proses pengulangan (iterasi) harus dilakukan untuk meminimumkan besarnya
perbedaan tsb dengan mengatur nilai Ei dan Ed sampai oi = Oi dan dd = Dd,
sehingga :

O D E 0
E 0

Ei
0 i
dan E d
0 d
Tid t id .
1 0 i d

oi dd 2
Contoh Perhitungan : Metode Rata-Rata

Zona 1 2 3 4 5 oi Oi Ei
1 20 40 50 60 80 250 500 2.000
2 40 30 100 50 80 300 300 1.000
3 60 30 20 90 150 350 875 2.500
4 80 70 60 40 200 450 1350 3.000
5 100 80 90 80 50 400 475 1.188
dd 300 250 320 320 560 1750
Dd 300 750 640 480 1330 3500
Ed 1.000 3.000 2.000 1.500 2.375 2

Perhitungan nilai Tid untuk iterasi ke-1


E10 E10 2 1
T t .
1
11
0
11 20. 30
2 2
E10 E 02 2 3
T t .
1
12
0
12 40. 100
2 2
...
...
E 50 E 50 1,1878 2,3750
T t .
1
55
0
55 50. 89,06
2 2
Contoh Perhitungan : MAT iterasi I
Zona 1 2 3 4 5 oi Oi Ei
1 30 100 100 105 175 510 500 0.980
2 40 60 150 62.5 135 447.5 300 0.670
3 105 82.5 45 180 365.63 778.13 875 1.124
4 160 210 150 90 537.5 1147.5 1350 1.176
5 109.38 167.5 143.44 107.5 89.06 616.88 475 0.770
dd 444.38 620 588.44 545 1302.19 3500.01
Dd 300 750 640 480 1330 3500
Ed 0.675 1.210 1.088 0.881 1.021 1.000

Perhitungan nilai Tid untuk ierasi ke-2


E11 E11 0,9804 0,6751
T t .
2
11
1
11 30. 24,83
2 2
E11 E 02 0,9804 1,2097
T t .
2
12
1
12 100. 109,50
2 2
...
...
E15 E15 0,7700 1,0214
T t .
2
55
1
55 89,06. 79,77
2 2
MAT iterasi ke-2
Zona 1 2 3 4 5 oi Oi Ei
1 24.83 109.5 103.4 97.71 175.15 510.59 500 0.979
2 26.91 56.4 131.85 48.47 114.19 377.82 300 0.794
3 94.48 96.28 49.77 180.47 392.29 813.29 875 1.076
4 148.13 250.55 169.81 92.57 590.67 1251.73 1350 1.079
5 79.03 165.8 133.23 88.73 79.77 546.56 475 0.869
dd 373.38 678.53 588.06 507.95 1352.07 3499.99
Dd 300 750 640 480 1330 3500
Ed 0.803 1.105 1.088 0.945 0.984 1.000003

MAT iterasi ke-20


Zona 1 2 3 4 5 oi Oi Ei
1 19 118 115 89 159 500 500 1.00
2 16 49 118 35 83 301 300 1.00
3 84 120 64 191 416 875 875 1.00
4 128 305 213 95 609 1350 1350 1.00
5 52 158 131 71 64 476 475 1.00
dd 299 750 641 481 1331 3502
Dd 300 750 640 480 1330 3500
Ed 1.00 1.00 1.00 1.00 1.00 1.00