Anda di halaman 1dari 37

PENDAHULUAN

PROSPECTING

EXPLORATION
Grade ?
EVALUASI (FS)

NON ECONOMIC ECONOMIC

ARSIP Methode ? MINE PLANNING

MINE DEVELOPMENT
@ SURFACE MINING
@ UNDERGROUND MINING MINE EXPLOITATION

MINERAL DRESSING

EXTRACTIVE METALLURGY

MARKETING
DEEP MINING DEVELOPMENT

Definisi : Suatu pekerjaan persiapan untuk penambangan dan pengangkutan yang


antara lain meliputi pembuatan lobang bukaan (openning) ke arah dan
didalam endapan bijih yang sudah pasti ada Entry to the Mine ?
# Pekerjaan Development antara lain : 1. Pembuatan Shaft
2. Pembuatan Tunnel / Adit / Drift
3. Pembuatan Cross Cut / level
4. Pembuatan Raise dan Winze
Mengetahui ?

a. bentuk ore body


b. letak ore body
c. Jumlah ore body
d. Grade ore body
e. sifat fisik & mekanis ore body dan country rock

# Dalam Pelaksanaan Pekerjaan Development, Hal yang harus diperhatikan, a.l. :


1. Pertimbangan Ekonomis : volume pekerjaan minimum tapi hasil ore maximum
2. Keadaan Topografi : berbukit atau dataran
3. Kedudukan dan sifat daripada ore
# Ada 2 Hal Pokok Dalam Development :
1. Mode of Entry
2. Implementasi Lateral Development

1. MODE OF ENTRY
a. Jenis jalan masuk tambang (entry to the mine) :
- Tunnel / adit
- Shaft (vertical atau inclined shaft)
- Kombinasi shaft dan tunnel
b. Lokasi jalan masuk tambang :
- Pada hangging wall
- Pada foot wall
c. Ukuran dan bentuk jalan masuk tambang :
- Berbentuk lingkaran
- Berbentuk bujur sangkar
- Berbentuk empat persegi panjang
- Berbentuk trapesium
- Berbentuk lonjong
2. IMPLEMENTASI LATERAL DEVELOPMENT
Pek. Lateral development Didalam Ore body Bagaimana
Hubungan antara opening didalam ore body (mis. Hub. antara
level, drift dgn raise..)

surface

shaft

t
haf
s
vertical shaft

ed
cross cut / level

lin
inc
vein deposite
# Faktor Konsiderasi, antara lain :
1. Biaya/Ongkos : Ongkos drift > ongkos stope, karena :
- butuh penyangga
- pembuatan rel
- infrastruktur & pendukungnya hrs dirawat
note : jadi mekanisasi dalam pemecahan akan menguntungkan
utk transportasi atau tidak Ore Chute ?

Ore chute
level

2. Type Ore body : Fungsi grade ?


3. Cara penyanggaan Hangging wall : Fungsi sifat mekanis formasi ?
4. Kecepatan penambangan & Sifat mekanis batuan
@ Tunnel : Lubang bukaan mendatar atau hampir mendatar yang
menembus kedua belah kaki bukit topog. berbukit
(cross cut or drift tunnel)

Kondisional : - topog. Berbukit


tunnel - endapan vein
vein deposite - vein dip relatif landai
- posisi tunnel ?

adit

vein deposite

shaft

tunnel

cross cut
vein deposite
@ Shaft : Lubang bukaan vertikal/subvertikal yg menghubungkan
bawah tanah dgn permukaan bumi topog. datar

@ Kombinasi : Kombinasi vertikal shaft dgn inclined shaft atau


dengan tunnel / cross cut
surface
vertical shaft

c in
li ne
d s ha
ft
vein deposite vein deposite

posisi shaft ?
surface
vertical shaft
in

vein deposite
clin

horizontal deposite
e d sha

combined shaft combined shaft & level


ft
A. BAGAIMANA ENTRY TO THE MINE ?

Untuk menentukan bagaimana entry to the mine,


secara teknis ada 3 faktor yg diperhatikan, a.l.:
1. Metoda penggalian entry: konvensional/modern
2. Lokasi daripada entry :berair dan jangan tempat yang labil
3. Bentuk & ukuran daripada entry :trapesium/lingkarang/dll

Ketiga faktor diatas dipengaruhi, antara lain :


a. dip daripada deposite (shaft atau tunnel) : harus shaft/tunnel ?
b. output / produksi (ukuran openning) :makin besar produksi makin besar lubang
bukaan
c. kedalaman deposite : makin dalam harus makin besar dimensi lubang bukaan
d. batas-batas (boundary) deposite : jangan sampai menggali bukan bijih/waste
(dilusi)
e. keadaan topografi (jenis openning)
f. biaya yang tersedia
g. effisiensi operasional : didukung buruh yang punya skill dan pengalaman
h. kemungkinan prospecting deposite baru: perluasan pencarian cadangan endapan
yang baru
Untuk endapan yang termasuk moderate depth (2000-3000 ft)
maka kemungkinan entry penambangannya adalah :
a. untuk deposite horizontal / miring, dimana topografi meng-
izinkan dapat dibuat shaft atau tunnel
b. untuk deposite vertikal / horizontal hanya dapat dengan
vertikal shaft
c. untuk deposite miring & dekat permukaan, dapat dengan
vertikal shaft atau inclined shaft
d. untuk deposite miring & lebih dalam dari point , maka
dapat dengan kombinasi vertikal & inclined shaft atau vertikal
shaft saja

Untuk endapan yang termasuk deep depth ( > 3000 ft) maka
kemungkinan entry penambangannya adalah :
a. utk deposite vertikal / horizontal, dapat vertikal shaft saja
b. utk deposite miring, dapat vertikal atau kombinasi shaft
A.1. Deposite dengan topografi pegunungan
Bila deposite horizontal (plate) maka sebaiknya dibuat tunnel
Pembuatan tunnel relatif miring (utk haulage atau drainase), dan
lebih tinggi dari permukaan air.
Bila deposite miring / vertikal, maka dapat dibuat Adit memotong strike
deposite. Bila adit ini digunakan utk haulage maka ukurannya sama
dengan tunnel.

adit

vein deposite

Bila dip deposite besar dan cukup dalam, maka dapat dibuat kombinasi tunnel
dan shaft serta cross cut cost ?
shaft

tunnel

cross cut
vein deposite
A.2. Deposite vertikal atau horizontal
Untuk type endapan ini tidak ada alternatif hanya vertikal
shaft
Vertical deposite

horizontal deposite

A.3. Deposite miring dekat permukaan


Tipe deposite seperti ini dapat dua alternatif, yaitu vertikal atau inclined shaft.
Dalam pemilihannya tergantung pada :
- segi ekonomis

vertical shaft
- dip deposite
- umur
Keuntungan vertikal shaft, a.l. : vein deposite
- transportasi lebih dekat & cepat
- kerusakan pada kabel karena gesekan relatif kecil
- pemompaan lebih ekonomis

c in
line
s d
vein deposite

ha ft
Untuk deposite miring & dekat permukaan, HOOVER berpen-
dapat & berkesimpulan bahwa :

a. Bila tambang mulai dikerjakan dekat dengan permukaan, dimana bila


digunakan vertikal shaft akan memerlukan juga cross cut yang banyak
(interval pendek), maka lebih baik dibuat inclined shaft karena keaman-
annya terjamin untuk 30o < dip < 75o

b. untuk 15o < dip < 30o dapat dibentuk inclined shaft bisa dipakai juga dgn
lubang tambahan yaitu vertical shaft yang berfungsi untuk mengurangi
panjang shaft & juga untuk pengangkutan

c. untuk 15o > dip > 75o akan menguntungkan dengan vertical shaft, karna
menjamin keamanan pembukaan tambang
Faktor Konsiderasi Pemilihan Mode of Entry, a.l.:

1. Posisi Openning : ore deposite atau country rock


a. bila di ore body maka bisa berproduksi, lebih mudah dan
cepat tapi mahal lunak
b. bila di country rock maka diperlukan banyak cross cut
terutama bila persisnya di foot wall dimana batuannya
keras

Keuntungan pada foot wall, yaitu :


- Penempatan BIN bisa langsung diatas shaft
- Timbering kurang diperlukan
- Mengurangi pemakaian shaft pillar

Kerugian pada foot wall, yaitu :


- Ongkos pembuatan mahal
- banyak memerlukan cross cut
- sukar mengetahui indikasi-indikasi deposite

2. Geometri openning
Faktor Konsiderasi Pada Pemilihan Lokasi Entry, a.l.:

1. Surface Conditions (kondisi permukaan)


a. Topografi : - berbukit atau dataran
- aman & mudah dijangkau
b. Lokasi permanent / semi : - terhindar bahaya longsor atau
banjir / kebakaran
c. Keadaan perhubungan/pengangkutan yg tersedia (kereta api, mobil, dsb)
d. Batas-batas KP (Kuasa Penambangan)
(IUP)
e. Surface plant dan struktur tambang : misal
- Head frame dari hoisting plant & head house dari shaft
- Delivery of mineral & waste from underground working
- Menurunkan timber & supply
- railway track, receiving ore bin, sorting plants, waste piles, dll

2. Subsurface conditions (kondisi bawah permukaan)


a. Geologi / hydrologi / petrologi lokal : biaya ?
- water bearing strata
- fault, dan quick sand (pasir lepas)
- sifat fisik & mekanis lapisan
b. Lokasi dan Geometri ore body
- dip & strike of ore body
- posisi ore body dan lokasi ore shoot
c. Kedalaman endapan bijih (depth of deposite)
d. Batas-batas endapan (boundary of property)
e. Ore Handling didalam tanah (sistim pengangkutan bijih)
f. Drainage Planning
g. Ventilation system : udara segar untuk pegawai dan alat2 mekanis
B. BENTUK DAN UKURAN SHAFT
B.1. Rounded Shaft (circle, ellips)
a. Keuntungannya : - tahan terhadap lateral pressure (homogen)
- instalasi pipa ventilasi & kabel lebih mudah
- bila dilakukan penyemenan pada dinding maka akan
bersifat kedap air
- biaya perawatan lebih murah

circle shaft rectangular


ellips shaft
shaft

B.2. Rectangular Shaft (square, rectangular)


b. Keuntungannya : - mudah dibagi dalam kompartemen sesuai kebutuhan
- umumnya pada inclined shaft

KOMPARTEMEN PADA SHAFT


Service Compartment Concrete

Air & water Rope guides


lines
Large Skip Skip
Cage
Counter weight
Skip Skip devider

Power Cables

Man Way devider

Konfigurasi Shaft Rounded

Main Cage Comp.

Concrete Counterweight
devider Counterweight
service service
Man
Manway Cage skip way skip
and Skip Skip
Comp.
Service Comp Comp

Konfigurasi Shaft Rectangular


B.3. Ukuran Shaft
Faktor menentukan ukuran shaft, yaitu :
a. Fungsi atau tujuan shaft : untuk eksplorasi atau produksi
b. Jumlah / kapasitas produksi
c. Supply udara untuk ventilasi :kompartemen tersendiri
d. Hoisting yang digunakan : cage atau skip
e. Jumlah buruh yg diturunkan : kompartemen tersendiri
f. Jumlah air yg dipompakan
g. Sifat tanah & batuan sekitarnya (grounds condition) : Lining Shaft problem
h. Kedalaman shaft : makin dalam makin besar rounded
i. Biaya tersedia dan winding engine (mesin pengangkat) yang dipakai
j. Kondisi setempat

Keuntungan Skip drpd Cage :


1. Skip lebih ekonomis (loading / dumping)
2. Tidak terdapat hambatan-hambatan

Kerugiannya :
1. Tidak dapat untuk transport karyawan

System Hoisting
SHAFT SINKING :
Dalam operasionalnya, pekerjaan pembuatan shaft dikenal ada dua metoda :
1. Cyclic Operations (metoda klasik)
2. Continous Operations

Untuk menentukan metoda & kelengkapannya, diperlukan informasi :


1.Keadaan Dibawah Tanah (ground condition)
a. very uncompetent rock (loose material, pasir)
b. competent rock (soil material, clay)
c. very competent rock with crack or fissure
d. very competent rock (massive rock) solid material (granit)

2. Orientasi Shaft vertical or inclined shaft


3. Bentuk dan ukuran shaft
4. Geometri Shaft Lining
5. Fasilitas penggalian, a.l.: air, udara (compressed air), power plant,
pumping system,power cables & winding machine
SINKING PLANT : Perlengkapan penggalian shaft
1. Head Frame : suatu bangunan atau konstruksi yang berada diatas / di mulut shaft
untuk menyangga hoisting rope pulley
SHAFT SINKING PADA BATUAN LABIL

. PILLING (Tiang Pancang)


Bahannya : Kayu atau Besi

. CAISSONS (bolongan / beronjong) a. Open Caissons


b. Pneumatic Caissons
c. Force Drop Shaft

Keuntungan Open Caissons :


a. Lining dibuat dipermukaan
b. Lining permanen (tahan thdp air)
c. Berat Caissons akan menghancurkan boulder kecil

Kerugiannya : a. Sulit untuk vertikal


b. Sulit untuk tanah yg mudah sekali longsor

Keuntungan Pneumatic Caissons :


a. Kemungkinan longsor lebih kecil vs Open Caissons mudah vertikal

Kerugiannya : a. Memerlukan Compressor utk tekanan udara


3. FREEZING Cairan Pembeku : CaCl2 dan MgCl2

Ground Freezing soft rock reinforcement : - water bearing strata


- quick sand strata

Prinsip-prinsip , a.l. :
a. circle shaft weak and water sediment
b. During shaft sinking process, the resultant ice wall functions as temporary support
vs hydrostatic and ground pressures untill the final lining
c. Frozen ground will take a circular form which a shaft is sunk and lined
d. Sinking and Lining operations simultant (concrete block with steel or plastic sheet)
Domkes Equation
Ice Barrier

Freeze Ring

Excavation Site

Figure 15.3.3. Area of Influence around freeze holes


Drilling & Blasting, a.l. :
1. Bench Cut (vertical shaft)
2. Wedge Cut (inclined shaft)
3. Pyramide Cut (vertical shaft)