Anda di halaman 1dari 14

Carcinoma Gaster

Agatha Billkiss Ismail


112015278
Anatomi Lambung

Terletak di antara esophagus dan duodenum.


Fundus terletak di atas lubang esophagus.
Bagian tengah disebut dengan korpus (badan).
Lapisan otot polos di fundus dan korpus relatif
tipis.
Bawah lambung, antrum, memiliki otot yang jauh
lebih tebal.
Sfingter pylorus, sawar antara lambung dan
bagian atas usus halus, duodenum.
Fisiologi Lambung

menyimpan makanan yang masuk sampai disalurkan ke


usus halus dengan kecepatan yang sesuai untuk
pencernaan dan penyerapan yang optimal.
1. pengisian lambung (gastric filling).
2. penyimpanan lambung (gastric storage).
3. pencampuran lambung (gastric mixing).
4. pengosongan lambung (gastric emptying).
Carcinoma Gaster

Sekitar 95% merupkan adenocarcinoma.


Tumor malignant lainnya: squamous cell carcinoma,
adenoacanthoma, carcinoid tumors, dan
leiomyosarcoma.
Epidemiologi
Keempat tersering.
600,000 kasus baru setiap tahunnya.
Hampir dua pertiga dari pasien meninggal dikarenakan kanker
gaster.
Pria dibandingkan wanita 2:1.
Pada orang tua (50-70 tahun).
Usia < 30 tahun tumornya lebih agresif dengan prognosis lebih
buruk.
Diagnosa kanker lambung dini sangat jarang (80% tidak ada
keluhan/asimptomatik).
Faktor Resiko

Infeksi Helicobakter pylori, diet tinggi nitrat


(nitrosamine) sebagai pengawet, makanan yang diasap
dan diasinkan, perokok, atrofi lambung.
1. Seks.
2. Umur.
3. Alkohol.
4. Operasi lambung sebelumnya.
5. Polip lambung.
6. Sindrom Kanker familial.
Anamnesis

Berat badan menurun.


Nyeri epigastrium.
Muntah.
Keluhan pencernaan.
Anoreksia.
Disfagia.
Hematemesis.
Regurgitasi.
Lekas kenyang.
Pemeriksaan Fisik

Berat badan menurun drastis dan anemia.


Massa di epigastrium.
Metastasis ke hati, teraba hati yang ireguler.
Kelenjar limfe klavikula teraba membesar.
Pemeriksaan Penunjang

Pemeriksaan Radiologi
OMD (Oesophagus,
Maag, Duodenum/Barium
Meal/ BNO).
Endoskopi dan biopsi.
Ct-scan : metastasis ca.
USG : metastasis hepar.
Tumor Marker

Level serum Mendeteksi resiko tinggi


Carcinoembryonic antigen kanker gaster :
(CEA) dan CA 19-9 cDNA microarray
seringkali meningkat. serial analysis of gene
expression (SAGE)
differential display
subtractive hydridization.
STAGING

Tumor Primer Metastasis Kelenjar Limfe Regional


N0 : None
Tis : Carcinoma insitu N1 : Metastasis ke kelenjar perigastrik 3
cm dari tumor primer
T1 : Invasi ke lamina
N2 : Metastasis ke kelenjar limfe
propria atau submukosa perigastrik lebih dari 3 cm dari pinggir
T2 : Invasi ke muskularis tumor primer (sepanjang lambung kiri,
common hepatic, limpa atau arteri celiac)
propria
T3 : Penetrasi ke serosa Metastasis Jauh
M0 : None
T4 : Invasi ke organ M1 : Metastasis jauh (hati, pankreas,
sekitar colon)
Penatalaksanaan

Operatif : Billroth II Gastro-jejunostomy


Endoskopik Mucosal
Resection : untuk uk
<3cm
Radical subtotal
gastrectomy.
Kemoterapi dan
Radioterapi.
Komplikasi

Perforasi : dapat terjadi perforasi akut dan perforasi


kronis
Hematemesis : massif dan melena.
Obstruksi daerah pylorus : muntah-muntah
Adhesi (tumor mengenai dinding lambung) >
perlengketan dan infiltrasi dengan organ sekitar.
Penyebaran (metastease): hati, pancreas dan kolon.
Prognosis

Dengan diagnosis dini kanker gaster pemeriksaan


gastroskopi, prognosisnya lebih baik dari keadaan lanjut.
Faktor yang menentukan prognosis adalah derajat
invasi dinding gaster, adanya penyebaran ke kelenjar
limfe, metastasis di peritoneum dan tempat lain.