Anda di halaman 1dari 27

METODE PENELITIAN

ARSITEKTUR
Pertemuan Ke-1

Pengertian Metode Penelitian Arsitektur

Dr. Amar, ST., MT.


Tujuan:

Agar mahasiswa dapat memiliki


pengetahuan tentang dasar-dasar
metode penelitian arsitektur, dapat
menyusun rancangan penelitian
dan melaksanakan penelitian
untuk tugas akhir
Bentuk Kuliah

Tatap muka
Penyusunan Rancangan Penelitian
Seminar Rancangan Penelitian
Tugas
Deskripsi Mata Kuliah
Dalam usaha meningkatkan suasana akademik
dikampus serta dalam upaya memadai penyajian
pengalaman belajar yang menumbuhkan sikap,
kemampuan & keterampilan meneliti mahasiswa,
maka mata kuliah Metode Penelitian Arsitektur
merupakan hal yang esensial.
Disamping mengembangkan penguasaan materi,
mata kuliah Metode Penelitian Arsitektur juga
diharapkan dapat memberikan pengalaman belajar
yang menunbuhkan sikap, kemampuan &
keterampilan meneliti pada mahasiswa.
Materi Kuliah (1)

1.Pengertian Metode Penelitian Arsitektur


2.Penelitian Ilmiah
3.Metode Ilmiah
4.Pendekatan-Pendekatan Penelitian Arsitektur
5.Langkah-langkah mengadakan penelitian
6.Masalah penelitian
Materi Kuliah (2)

7.Variabel
8.Macam-macam data
9.Macam-macam penelitian
10.Kerangka penelitian kuantitatif
11.Kerangka penelitian kualitatif
12.Masalah & hipotesis
13.Analisis data deskriptif
14.Analisis data inferensial
Referensi
Fred Kerlinger, Asas-asas penelitian behavioral, Yogyakarta:UGM press, 2002.
LJ.Moleong, Metodologi penelitian kualitatif, Bandung:Remaja rosda karya, 2000.
Moh.Nazir, Metode penelitian, Jakarta:Gramedia, 1983.
Masri Singarimbun,Metode penelitian survey, Jakarta: LP3ES,1999.
Santosa Murwani, Metodologi penelitian ilmiah, Jakarta:Pps UHAMKA, 2005.
Suharsimi Arikunto, Prosedur penelitian, Jakarta: Rineka cipta, 1998.
Sumadi Suryabrata, Metodologi penelitian, Jakarta: Raja grafindo, 1997.
Purnomo, Agus B., Teknik Kuantitatif Untuk Arsitektur dan Perancangan Kota, Jakarta: Rajawali Pres,
2009
Babbie, Earl. 1989. The Practice of Social Research. Fifth Edition. Wadsworth Publishing Company,
Belmont, California. Hal. 80-82.
Dane, Francis C. 1990. Research Methods. Brooks/Cole Publishing Company, Belmont, California.
Chapter 1: "Introduction", hal. 3-19.
Leedy, Paul D. 1997. Practical Research: Planning and Design. Sixth Edition. Prectice Hall, Upper
Saddle River, New Jersey. Chapter 1: What Is Research?, hal. 3-15.
Zeisel, John. 1981. Inquiry By Design: Tools for Environment-Behavior Research. Cambridge
University Press, Cambridge. Chapters 1, 2, 3. Hal. 3-50
Pengertian metodologi penelitian

Metodologi penelitian adalah suatu cabang ilmu


yang membahas tentang cara atau metode yang
digunakan dalam kegiatan penelitian.
Penelitian adalah upaya mencari kebenaran akan
sesuatu. Upaya dalam penelitian berupa kegiatan
meneliti.
Pengertian mencari tidak lain adalah mencari
jawaban, yang dapat berarti menemukan atau
menguji.
Pengertian Metode

Secara etimologis, metode berasal dari kata


'met' dan 'hodes' yang berarti melalui.
Sedangkan istilah metode adalah jalan atau
cara yang harus ditempuh untuk mencapai
suatu tujuan.
Sehingga 2 hal penting yang terdapat dalam
sebuah metode adalah : cara melakukan
sesuatu dan rencana dalam pelaksanaan.
Pengertian Metode (lanjutan)

Metode adalah cara, pendekatan, atau proses untuk


menyampaikan informasi (ROTHWELL & KAZANAS).
Metode adalah rangkaian cara dan langkah yang tertib dan
terpola untuk menegaskan bidang keilmuan (TITUS).
Metode adalah suatu cara melakukan sesuatu, terutama yang
berkenaan dengan rencana tertentu (MACQUARIE).
Metode adalah seperangkat langkah (apa yang harus
dikerjakan) yang tersusun secara sistematis (urutannya logis)
(WIRADI).
Metode adalah cara yang sudah dipikirkan masak-masak dan
dilakukan dengan mengikuti langkah-langkah tertentu guna
mencapai tujuan yang hendak dicapai (AGUS M. HARDJANA)
Pengertian Penelitian
Penelitian atau riset adalah terjemahan dari bahasa Inggris
research, yang merupakan gabungan dari kata re (kembali)
dan to search (mencari).
Beberapa sumber lain menyebutkan bahwa research adalah
berasal dari bahasa Perancis recherche.Intinya hakekat
penelitian adalah mencari kembali.
Definisi tentang penelitian yang muncul sekarang ini
bermacam-macam, salah satu yang cukup terkenal adalah
menurut Websters New Collegiate Dictionary yang
mengatakan bahwa penelitian adalah penyidikan atau
pemeriksaan bersungguh-sungguh, khususnya investigasi atau
eksperimen yang bertujuan menemukan dan menafsirkan
fakta, revisi atas teori atau dalil yang telah diterima.
Pengertian Penelitian

Dalam buku berjudul Introduction to Research,


T. Hillway menambahkan bahwa penelitian
adalah studi yang dilakukan seseorang melalui
penyelidikan yang hati-hati dan sempurna
terhadap suatu masalah, sehingga diperoleh
pemecahan yang tepat terhadap masalah
tersebut.
Ilmuwan lain bernama Woody memberikan
gambaran bahwa penelitian adalah metode
menemukan kebenaran yang dilakukan dengan
critical thinking (berpikir kritis).
Pengertian Penelitian
Penelitian (riset) Leedy (1997) adalah proses yang
sistematis meliputi pengumpulan dan analisis
informasi (data) dalam rangka meningkatkan
pengertian kita tentang fenomena yang kita minati
atau menjadi perhatian kita.
Dane (1990) menyarankan Penelitian merupakan
proses kritis untuk mengajukan pertanyaan dan
berupaya untuk menjawab pertanyaan tentang fakta
dunia.
Pengertian Penelitian
Penelitian bisa menggunakan metode ilmiah (scientific
method) atau non-ilmiah (unscientific method).
Tapi kalau kita lihat dari definisi diatas, penelitian banyak
bersinggungan dengan pemikiran kritis, rasional, logis
(nalar), dan analitis, sehingga akhirnya penggunaan
metode ilmiah (scientific method) adalah hal yang jamak
dan disepakati umum dalam penelitian. Metode ilmiah
juga dinilai lebih bisa diukur, dibuktikan dan dipahami
dengan indera manusia. Penelitian yang menggunakan
metode ilmiah disebut dengan penelitian ilmiah (scientific
research).
Sumber :http://intl.feedfury.com/content/19423839-hakikat-penelitian.html
Pengertian Penelitian

Pengertian penelitian sering dicampuradukkan


dengan: pengumpulan data atau informasi,
studi pustaka, kajian dokumentasi, penulisan
makalah, perubahan kecil pada suatu produk,
dan sebagainya.
Kata penelitian atau riset sering dikonotasikan
dengan bekerja secara eksklusif menyendiri di
laboratorium, di perpustakaan, dan lepas dari
kehidupan sehari-hari.
Pengertian yang salah tentang Penelitian

Secara umum, berdasar konsep-konsep yang salah


tentang penelitian, maka perlu digarisbawahi empat
pengertian sebagai berikut:
Penelitian bukan hanya mengumpulkan informasi
data)
Penelitian bukan hanya memindahkan fakta dari suatu
tempat ke tempat lain
Penelitian bukan hanya membongkar-bongkar
mencari informasi
Penelitian bukan suatu kata besar untuk menarik
perhatian.
Penelitian bukan hanya mengumpulkan informasi

Pernah suatu ketika, seorang mahasiswa mengajukan usul (proposal)


penelitian untuk meneliti sudut kemiringan sebuah menara pemancar TV
di kotanya. Ia mengusulkan untuk menggunakan peralatan canggih dari
bidang keteknikan untuk mengukur kemiringan menara tersebut.
Meskipun peralatannya canggih, tetapi yang ia lakukan sebenarnya
hanyalah suatu survei (pengumpulan data/informasi) saja, yaitu
mengukur kemiringan menara tersebut, dan survei itu bukan penelitian
(tapi bagian dari suatu penelitian).
Para siswa suatu SD kelas 4 diajak gurunya untuk melakukan penelitian
di perpustakaan. Salah seorang siswa mempelajari tentang Columbus
dari beberapa buku. Sewaktu pulang ke rumah, ia melapor kepada ibunya
bahwa ia baru saja melakukan penelitian tentang Columbus. Sebenarnya,
yang ia lakukan hanya sekedar mengumpulkan informasi, bukan
penelitian. Mungkin gurunya bermaksud untuk mengajarkan keahlian
mencari informasi dari pustaka (reference skills).
Penelitian bukan hanya memindahkan fakta dari suatu
tempat ke tempat lain

Seorang mahasiswa telah menyelesaikan sebuah makalah tugas penelitian


tentang teknik -teknik pembangunan bangunan tinggi di Jakarta. Ia telah
berhasil mengumpulkan banyak artikel dari suatu majalah konstruksi
bangunan dan secara sistematis melaporkannya dalam makalahnya, dengan
disertai teknik acuan yang benar. Ia mengira telah melakukan suatu penelitian
dan menyusun makalah penelitian. Sebenarnya, yang ia lakukan hanyalah:
mengumpulkan informasi/data, merakit kutipan-kutipan pustaka dengan teknik
pengacuan yang benar. Untuk disebut sebagai penelitian, yang dikerjakannya
kurang satu hal, yaitu: interpretasi data. Hal ini dapat dilakukan dengan cara
antara lain menambahkan misalnya: Fakta yang terkumpul menunjukkan
indikasi bahwa faktor x dan y sangat mempengaruhi cara pembangunan
bangunan tinggi di Jakarta. Dengan demikian, ia bukan hanya memindahkan
informasi/data/fakta dari artikel majalah ke makalahnya, tapi juga menganalis
informasi/data/fakta sehingga ia mampu untuk menyusun interpretasi
terhadap informasi/data/fakta yang terkumpul tersebut.
Penelitian bukan hanya membongkar-bongkar mencari
informasi

Seorang Menteri menyuruh stafnya untuk memilihkan empat buah


kotamadya (di wilayah Indonesia bagian timur) yang memenuhi
beberapa kriteria untuk diberi bantuan pembangunan prasarana
dasar perkotaan. Stafnya tersebut berpikir bahwa ia harus
melakukan penelitian. Ia kemudian pergi ke Kantor Statistik,
membongkar arsip/dokumen statistik kotamadya -kotamadya yang
ada di wilayah IBT tersebut. Dengan membandingkan data statistik
yang terkumpul dengan kriteria yang diberi oleh Menteri, ia
berhasil memilih empat kotamadya yang paling memenuhi kriteria-
kriteria tersebut. Staf tersebut melaporkan hasil penelitiannya ke
Menteri. Sebenarnya yang dilakukan oleh staf tersebut hanyalah
mencari data (data searching, rummaging) dan mencocokknnya
(matching) dengan kriteria , dan itu bukan penelitian.
Penelitian bukan suatu kata besar untuk menarik perhatian

Kata penelitian sering dipakai oleh surat kabar, majalah


populer, dan iklan untuk menarik perhatian
(mendramatisir).
Misalnya, berita di surat kabar: Presiden akan melakukan
penelitian terhadap Pangdam yang ingin mreteli kekuasaan
Presiden.
Contoh lain: berita Semua anggota DPRD tidak perlu lagi
menjalani penelitian khusus (litsus).
Contoh lain lagi: Produk ini merupakan hasil penelitian
bertahun-tahun (padahal hanya dirubah sedikit formulanya
dan namanya diganti agar konsumen tidak bosan).
Pengertian yang benar tentang Penelitian

Pengertian yang benar tentang penelitian sebagai


berikut, menurut Leedy (1997: 5):
Penelitian adalah suatu proses untuk mencapai
(secara sistematis dan didukung oleh data) jawaban
terhadap suatu pertanyaan, penyelesaian terhadap
permasalahan, atau pemahaman yang dalam
terhadap suatu fenomena.
Karakteristik Proses Penelitian

Proses tersebut, yang sering disebut sebagai metodologi penelitian,


mempunyai delapan macam karakteristik:
1) Penelitian dimulai dengan suatu pertanyaan atau permasalahan.
2) Penelitian memerlukan pernyataan yang jelas tentang tujuan.
3) Penelitian mengikuti rancangan prosedur yang spesifik.
4) Penelitian biasanya membagi permasalahan utama menjadi sub-sub
masalah yang lebih dapat dikelola.
5) Penelitian diarahkan oleh permasalahan, pertanyaan, atau hipotesis
penelitian yang spesifik.
6) Penelitian menerima asumsi kritis tertentu.
7) Penelitian memerlukan pengumpulan dan interpretasi data dalam
upaya untuk mengatasi permasalahan yang mengawali penelitian.
8) Penelitian adalah, secara alamiahnya, berputar secara siklus.
Pengertian Arsitektur
Arsitektur adalah ilmu dan seni perencanaan dan perancangan
lingkungan binaan (artefak), mulai dari lingkup makroseperti
perencaan dan perancangan kota, kawasan, lingkungan, dan lansekap
hingga lingkup mikroseperti perencanaan dan perancangan
bangunan, interior, perabot, dan produk.
Dalam arti yang sempit, arsitektur sering kali diartikan sebagai ilmu
dan seni perencanaan dan perancangan bangunan. Dalam pengertian
lain, istilah arsitektur sering juga dipergunakan untuk menggantikan
istilah hasil-hasil proses perancangan.
Jika ilmu dan seni perencanaan dan perancangan lingkungan binaan
(artefak) dinamai arsitektur, orang yang mempunyai keahlian dan
berkecimpung di dalam bidang tersebut dinamai arsitek. Jadi, arsitek
adalah orang yang mempunyai keahlian dan berkecimpung di dalam
ilmu dan seni perencanaan dan perancangan lingkungan binaan
(artefak)seperti perencanaan dan perancangan kota, kawasan,
lingkungan, lansekap, bangunan, interior, perabot, dan produk.
Sumber : http://ft.uajy.ac.id/arsitek/dunia-ars/
Hubungan Penelitian dengan Perancangan

Hasil penelitian, antara lain berupa teori, disumbangkan ke khazanah


ilmu pengetahuan, sedangkan ilmu yang ada di khazanah tersebut
dimanfaatkan oleh para perancang/perencana/pengembang untuk
melakukan kegiatan dalam bidang keahliannya.
Menurut Zeisel (1981), perancangan mempunyai tiga langkah utama,
yaitu: imaging, presenting dan testing, sedangkan imaging dilakukan
berdasar empirical knowledge.
Perancangan/perencanaan/pengembangan, selain menggunakan
pengetahuan dari khazanah ilmu pengetahuan, juga
mempertimbangkan hal-hal lain, seperti estetika, perhitungan
ekonomis, dan kadang pertimbangan politis, dan lain-lain.
Terhadap hasil perencanaan/perancangan/pengembangan juga dapat
dilakukan penelitian evaluasi yang hasilnya juga akan memperkaya
khazanah ilmu pengetahuan.
Pengertian Metode Penelitian
Arsitektur

Dengan demikian metode penelitian


arsitektur merupakan prosedur atau
proses mulai dari awal yang menjelaskan
tentang kerangka pikir hingga
menghasilkan kesimpulan penelitian
dalam bidang arsitektur.
Terima kasih

Wassalam

Anda mungkin juga menyukai