Anda di halaman 1dari 13

reaksi mukokutaneous khas onset akut

dan berpotensi mematikan.


varian yang paling berat dari penyakit
bulosa seperti eritema multiforme dan
sindrom Stevens-Johnson.
Pada Stevens-Johnson Syndrome (SJS)
epidermal detachment meliputi kurang
dari 10% luas permukaan kulit tubuh ;
transitional SJS-TEN antara 10 sampai 30
% ; dan TEN detachment lebih dari 30 %.
Langka, Insiden NET ditemukan 0,4 1,2
kasus per 1 juta orang per tahun.
NET lebih sering dijumpai pada
perempuan dibandingkan laki-laki,
dengan perbandingan 1.5:1, dan insiden
meningkat sesuai dengan pertambahan
usia.
Insiden NET 80% disebabkan oleh obat-
obatan, dan kurang dari 5% disebabkan
oleh bahan kimia, mycoplasma
pneumonia, infeksi virus, imunisasi.
obat yang diduga sebagai penyebab, dari
67 kasus: sulfonamid, antikonvulsi, dan
nonsteroidal anti inflammatory drugs
merupakan yang paling terlibat.
Penggunaan fenobarbital, lamotrigin,
flukonazol, karbamazepin, dan celecoxib
dapat menyebabkan NET.
Sama dengan SSJ, yaitu reaksi tipe II
(sitolitik) Coomb and Gel.
Gambaran klinis sesuai dengan sel
target, maka dari itu, gejala utamanya
adalah epidermolisis karena sel
sasarannya adalah epidermis.
akut dengan gejala prodromal: tampak
sakit berat dengan demem tinggi,
kesadaran menurun (soporo-komatosa).
Kelainan kulit : eritema generalisata
vesikel dan bula, purpura. kelainan pada
bibir dan selaput lendir mulut berupa erosi,
ekskoriasi, dan perdarahan krusta
berwarna merah hitam. dapat pula terjadi
di orifisium genital eksterna dan mata
seperti pada sindrom Stevens Johnson.
penting :
epidermolisis, yaitu epidermis terlepas dari
dasarnya yang kemudian menyeluruh.
Gambaran klinisnya menyerupai kombusio.
tanda Nikolski positif pada kulit yang
eritematosa, yaitu jika kulit ditekan dan
digeser, maka kulit akan terkelupas.
Tingkat kerusakan kulit memungkinkan
klasifikasi pasien menjadi salah satu dari tiga
kelompok: SJS: <10% dari luas permukaan
tubuh (BSA) SJS-TEN tumpang tindih
(kategori menengah): 10-30% dari BSA TEN
> 30% dari BSA.
Pemeriksaan Histopatologis
Konsul ke interne, mata, THT, Gigi.
Sindrom Stevens-Johnson: keadaan umum
biasanya buruk disertai vesikel dan bulla
tanpa epidermolisis.
Staphylococcus scalded skin syndrome
(SSSS): biasanya timbul pada anak-anak
dengan lokalisasi tertentu. Berupa bulla
nummular di leher, ketiak, lipat paha dan
wajah, kemudian menyeluruh. Setelah
beberapa hari akan terjadi deskuamasi.
SSSS jarang mengenai mukosa.
Kortikosteroid Oral yang digunakan
adalah deksametason 40 mg sehari IV
dalam dosis terbagi.
Sebagai pengobatan topikal dapat
digunakan sulfadiazine perak (krim
dermazin, silvadene) yang dimaksudkan
untuk mencegah atau mengobati
infeksi.
Apabila kelainan kulit meluas, meliputi
50% - 70% permukaan kulit, maka
prognosisnya buruk.