Anda di halaman 1dari 33

Oleh : dr.

Titik Haryati
Puasa :

Bukan berarti membuat tubuh menjadi lemas dan

produktivitas turun
Justru membuat kita semangat dan produktif

Cara mengatur asupan gizi yang dikonsumsi

(dr.Hasan Halilintar)
Apa perbedaan puasa dan tidak
puasa ?
Tidak ada perbedaan yang berarti baik saat

puasa maupun tidak puasa


Berkurangnya frekuensi makanan dan minuman

yang dikonsumsi berdampak terhadap penurunan


metabolisme tubuh dan menurunnya energi yang
dibutuhkan tubuh untuk beraktivitas

Penurunan bersifat sementara dan kemudian


tubuh akan beradaptasi
Cadangan energi dalam tubuh bertahan antara

24-48 jam, sedangkan puasa hanya 14 jam


Bugar selama Puasa ?
Menurut penelitian, puasa merupakan proses

detoksifikasi yang efektif


Detoksifikasi adalah proses pengeluaran racun

dari dalam tubuh

Racun-racun selama ini menumpuk di dalam


tubuh karena sisa makanan, sisa metabolisme
tubuh, polusi, obat-obatan hingga aktifitas otak
bisa menyebabkan berbagai penyakit
Penyakit yang terjadi akibat
penumpukan racun :
Maag

Mudah capek
Asma

Kolesterol tinggi
Gatal-gatal

Stress
Flu

Tekanan darah tinggi
Kanker

Dll
Encok

Berapa lama proses pembuangan


racun yang efektif ?
Minimal dilakukan setahun sekali selama 30-40

hari
Jika tidak segera dibuang maka terjadi gejala :

sakit kepala, asma, sinusitis, mual, kembung,


sering masuk angin, keringat berbau, jerawat,
keputihan, dll

Bila tidak biasa berpuasa, Ramadhan terasa


berat. Badan lemas, dehidrasi, pusing dan tidak
jarang orang berpuasa ambruk, sakit di tengah-
tengah Ramadhan atau ketika Lebaran
Pentingkah menjaga kebugaran
selama bulan puasa ?
Sangat penting, karena :

Selain bulan ini penuh dengan berkah, ampunan

dan pahala,

Bulan ini tepat untuk mengembalikan stamina


tubuh kita
Jika tubuh kita gagal menjalani proses

detoksifikasi ini, tubuh rentan terhadap penyakit


Apa saja yang mempengaruhi
kebugaran selama puasa ?
Tidak hanya dari makanan atau kegiatan fisik

Kebugaran tubuh dan jiwa orang berpuasa

mampu menjadi jalan detoksifikasi racun tubuh,


racun jiwa dan keburukan hati

Orang yang berhasil menjaga kebugaran tubuh,


jiwa dan hatinya akan tampil berseri-seri sehat
lahir dan batin
Apa yang harus dilakukan supaya
tetap bugar selama puasa ?
Minum yang cukup

Makan sahur secukupnya

Makan makanan berserat

Makan sayur dan buah

Olah raga ringan

Menjaga kebersihan gigi dan mulut selama

berpuasa
Beraktivitas secara normal

Minum yang cukup :


Sekitar 2000-2500 ml air sehari (kurang lebih 10

gelas). Minum air putih terutama malam hari dan


saat sahur untuk proses pelarutan & pengeluaran
racun melalui air seni
Pada usia lanjut sering merasa tidak haus.

Namun demi menjaga agar tidak terjadi dehidrasi


(kekurangan cairan) seyogyanya tetap minum
yang cukup
Penderita gagal ginjal, minum air harus

disesuaikan kebutuhan
Minum air tidak selalu air putih saja, tetapi teh,

susu, jus buah, kuah sayur


Makan sahur secukupnya :
Meski kurang bernafsu untuk makan karena

mengantuk, sebaiknya makan sahur secukupnya,

Jangan terlalu kenyang karena membuat kita


lemas, jangan terlalu sedikit sehingga kita
kekurangan tenaga waktu beraktivitas siang hari
Memperkuat badan kita saat beraktivitas di siang

hari
Pilih menu dengan gizi lengkap & bervariasi

Makan makanan berserat :

Terdapat dalam sayuran dan buah mudah dicerna


tubuh dan membuat perut terasa kenyang lebih
lama saat puasa karena gula dalam serat tidak
mudah terurai
Saat berbuka puasa, dimulai dengan menikmati

minuman hangat dan makanan ringan yang


manis, seperti kurma/kolak

Kurma kandungan serat dan gulanya sangat


tinggi baik untuk kesehatan, cepat diserap oleh
tubuh (45-60menit), untuk energi, kaya kalium,
magnesium dan serat
Makanan yang dianjurkan :
Makan sayur dan buah :
Mengkonsumsi makanan yang berserat dan

minum air atau jus buah setiap hari akan :


Menghindari timbulnya sembelit atau susah

buang air besar


Kalau perlu boleh mengkonsumsi

suplemen/multivitamin yang dapat meningkatkan


daya tahan tubuh
Istirahatlah (selama 1 jam) di waktu siang hari

karena aktivitas siang hari menyebabkan banyak


keringat keluar
Olah raga ringan :
Gunanya untuk menjaga kebugaran tubuh

selama puasa dan untuk memaksimalkan proses


detoksifikasi selama puasa

Olah raga ini idealnya dilakukan 30 menit atau 2


jam menjelang berbuka

Usahakan melakukan olah raga ringan seperti


jalan kaki, sepeda atau joging selama setengah
jam
Kebiasaan yang salah berolah raga sehabis

sahur menyebabkan cepat lelah ketika puasa


Olah raga :
Menjaga kebersihan gigi dan mulut
selama berpuasa :
Ketika berpuasa semua kegiatan makan dan

minum berhenti total sehingga produksi kelenjar


air liur mulut berkurang dan mulut menjadi cepat
asam dan berbau
Dianjurkan menggosok gigi sehabis makan sahur

agar sisa-sisa makanan tidak membusuk di


rongga mulut
Beraktivitas secara normal :
Selam berpuasa di siang hari, usahakan tetap

berkativitas seperti biasa

Dengan beraktivitas, tubuh membutuhkan energi,


dan karena tidak ada makanan yang masuk,
energi tersebut didapat dari simpanan lemak
tubuh, sehingga bisa berdiet selama puasa
Jangan pernah abaikan penampilan karena

penampilan merupakan bentuk dari penghargaan


diri sendiri dan orang-orang yang yang kita
sayangi
Apa yang perlu dihindari ?
Hindari minuman dingin atau Es dan makanan

pedas atau asam


Menghindarkan kopi dan minuman manis

Hindari tidur setelah sahur

Hindari dari sengatan matahari secara langsung

atau gunakan sunblock


Hindari minuman Dingin atau Es
dan makanan pedas atau asam :

Karena mulut, kerongkongan dan lambung sudah


tidak dilalui makanan selama sekitar 16 jam maka
akan terjadi :
Peningkatan asam lambung yang akan mudah

terangsang bila menkonsumsi makanan dan


minuman sejenis itu
Hindari ! !
Menghindari kopi dan minuman
manis :
Kopi menstimuli tubuh untuk sering buang air

kecil sehingga air dalam tubuh berkurang


Akibatnya dehidrasi dan lemas

Minuman manis akan dicerna lebih cepat

sehingga cepat merasa lapar


Hindari tidur setelah sahur :
Menyebabkan perut kembung karena produksi

asam lambung meningkat

Saat setelah sahur, tubuh mulai mencerna


makanan. Aktivitas ini akan berat jika kondisi
tubuh tidur
Karena saat tidur, jantung memompa darah ke

otak dan ke seluruh tubuh. Sedangkan, sesaat


setelah sahur, tubuh memompa darah lebih cepat
untuk mencerna makanan dan mengedarkan ke
seluruh tubuh
Jika ingin tidur, tunggu 2-3 jam setelah sahur

Tips Sehat Segar Puasa :


Pada saat sahur

Pada saat berbuka

Pada saat sahur :


Konsumsi makanan bergizi dan sederhana : agar

bisa menahan rasa lapar dengan perbanyak


makanan berserat seperti sayur dan buah,
supaya tidak cepat lapar

Agar diupayakan bisa mencegah dehidrasi


tubuh : dengan minum air putih sebanyak-
banyaknya pada malam hari. Karena pada siang
hari kegiatan dan aktivitas banyak mengelurkan
keringat baik di luar atau di dalam ruangan ber-
AC
Pada saat sahur :

Perbanyak juga makanan yang mengandung


protein, vitamin dan mineral serta makanan
tambahan
Vitamin yang penting dikonsumsi setiap hari saat

puasa adalah Vitamin A, B, C


Bisa juga dari buah berwarna kuning atau merah,

sayur berwarna hijau tua, kacang-kacangan


Sahur di akhir waktu (mendekati imsak)

Makanan yang perlu dihindari pada


penderita sakit lambung :
Ketan

Sayuran berserat
Mie

Minuman yang

Daging berlemak
mengandung soda
Ikan dan daging yang
Bumbu yang tajam :

diawetkan cuka, cabai, asam


Sayuran mentah

Pada saat berbuka :


Awali dengan makanan atau minuman yang

hangat dan manis seperti setup, kolak, dll untuk


menormalkan kadar gula dalam tubuh
Jangan langsung minum es atau air dingin

karena bisa menjadi kembung.


Istirahat 1 jam sebelum menyantap makanan

berbuka yang telah dihidangkan

Berbuka dilakukan secara bertahap dan tidak


terburu-buru supaya lambung tidak kaget
Pada saat berbuka :

Bagi mereka yang berat badannya melebihi berat


badan ideal, sebaiknya menghindari makanan
tinggi kolesterol (lemak hewan, margarin,
mentega), makanan manis-manis (dodol, sirup,
coklat, kue tar, es krim), pengolahan makanan
jangan digoreng
Bagi mereka yang terlalu kurus, selama berpuasa

sebaiknya menambah porsi susunya dan


menghindari makanan yang sulit dicerna seperti
sayuran berserat kasar ( daun singkong, daun
pepaya)
Bagi mereka yang berusia lanjut :
Aturlah pola makan saat berbuka puasa secara

bertahap
Makanlah jumlah yang lebih sedikit, namun

dilakukan beberapa kali


Setelah berbuka puasa jangan langsung tidur

karena tubuh kita membutuhkan waktu untuk


mencerna makanan yang baru saja dimakan
Selamat Berpuasa