Anda di halaman 1dari 11

BAB III

DISTRIBUSI NORMAL

Dr. Dra. Utami Retno Pudjowati, M.Si.

1
Capaian Pembelajaran:

Setelah mempelajari bab ini, mahasiswa mampu


menggunakan rumus nilai baku untuk menyelesaikan
terapan distribusi normal, membaca tabel distribusi
normal, dan menghitung luas daerah di bawah kurva
untuk menentukan nilai probabilitas dari suatu
peristiwa yang berdistribusi normal.

2
Kurva Normal

Kurva normal mempunyai distribusi berbentuk lonceng yang


variabel acaknya kontinu. Grafik Fungsi Probabilitas
Distribusi Normal berikut :

_
a X b

3
Distribusi normal atau disebut juga distribusi Gauss adalah
distribusi kontinu dengan parameter dan yang ditulis dengan
persamaan umum atau disebut juga fungsi Gauss seperti rumus:

untuk
Keterangan: = 3,14159; = rata-rata;
e = 2,7183
= simpangan baku atau standar deviasi

4
Luas Daerah Di Bawah Kurva Normal

Distribusi normal memegang peranan yang sangat penting dalam


statistik inferensial, yaitu sebagai model distribusi peluang.
Minimal ada 3 alasan yang melandasinya yaitu:
1. Distribusi normal merupakan model yang baik untuk mendekati
frekuensi distribusi fenomena alam dan sosial jika sampelnya besar.
2. Ada hubungan yang kuat antara jumlah sampel dengan distribusi
rata-rata yang diambil dari populasi yang sama.
3. Distribusi normal memberikan penghampiran yang baik terhadap
distribusi teoritis lainnya.

5
CONTOH SOAL

6
LATIHAN SOAL

7
Probabilitas P ( a< x < b) normal ditunjukkan oleh luas arsiran
dibawah kurva normal yang dapat dihitung dengan rumus:
1 x
2

P ( a x b ) = 1
b -
2
e dx
a 2

nilai data (X) ditransformasikan menjadi nilai baku atau nilai


standar (Z). Nilai Z dapat dihitung menggunakan rumus:

8
CONTOH SOAL

9
LATIHAN SOAL

10
11