Anda di halaman 1dari 11

POSBINDU

Oleh :
RAHMAWATI
NIM : 1314201027

STIKES PUANGRIMAGGALATUNG
WATAMPONE
2017
A. PENGERTIAN
Posbindu menurut Depkes RI (2002)
adalah pusat bimbingan pelayanan
kesehatan yang dikelola dan
diselenggarakan untuk dan oleh
masyarakat dengan dukungan teknis
dari petugas kesehatan dalam rangka
pencapai masyarakat yang sehat dan
sejahtera.
B. TUJUAN POSBINDU
Memperlambat angka kematian kelompok masyarakat
lansia
Meningkatkan pelayanan kesehatan kelompok masyarakat
lansia
Meningkatkan kemampuan kelompok masyarakat lansia
untuk mengembangkan kegiatan kesehatan dari kegiatan-
kegiatan lain yang menunjang kemampuan hidup sehat.
Pendekatan dan pemerataan pelayan kesehatan pada
kelompok masyarakat lansia dalam usa meningkatkan
cakupan pelayanan kesehatan pada penduduk berdasarkan
letak geografis.
Meningkatkan pembinaan dan bimbingan peran serta
kelompok masyarakat lansia dalam rangka alih teknologi
untuk swakelola usaha-usaha kesehatan masyarakat
(Effendy, 1998).
C.
PEMBENTUKAN POSBINDU
Langkah-langkahnya meliputi:
1. Pertemuan tingkat desa
2. Survey mawas diri
3. Musyawarah Masyarakat Desa
4. Pelatihan kader
5. Pelaksanaan upaya kesehatan oleh
masyarakat
6. Pembinaan dan pelestarian kegiatan
D. KOMPONEN

1. Kepemimpinan
2. Pengorganisasian
3. Anggota Kelompok
4. Kader
5. Pendanaan
E. PELAYANAN KESEHATAN
1. Pemeriksaan aktivitas kegiatan sehari-hari (activity of daily
living)
2. Pemeriksaan status mental.
3. Pemeriksaan status gizi
4. Pengukuran tekanan darah
5. Pemeriksaan hemoglobin menggunakan Talquist atau Sahli
6. Pemeriksaan adanya gula dalam air seni
7. Pemeriksaan adanya protein dalam air seni sebagai deteksi awal
adanya penyakit ginjal
8. Pelaksanaan rujukan ke Puskesmas bilamana ada keluhan dan
atau ditemukan kelainan
9. Penyuluhan
10. Kunjungan rumah oleh kader
11. Pemberian Makanan Tambahan (PMT
12. Kegiatan olah raga seperti senam lansia, gerak jalan santai dll.
F. SARANA DAN PRASARANA
1. Tempat kegiatan (gedung, ruangan atau tempat
terbuka)
2. Meja dan kursi
3. Alat tulis
4. Buku pencatatan kegiatan (buku register buntu)
5. Kit usia lanjut yang berisi: Timbangan dewasa,
meteran pengukur tinggi badan, stetoskop,
tensimeter, peralatan laboratorium sederhana
termometer
6. Kartu Menuju Sehat (KMS) usia lanjut
G. MEKANISME PELAKSANAAN
KEGIATAN
1. Tahap pertama: Pendaftaran, dilakukan sebelum
pelaksanaan pelayanan
2. Tahap kedua: Pencatatan kegiatan sehari-hari yang
dilakukan usila, serta penimbangan berat badan dan
pengukuran tinggi badan
3. Tahap ketiga: Pengukuran tekanan darah,
pemeriksaan kesehatan dan pemeriksaan status
mental
4. Tahap keempat: Pemeriksaan air seni dan kadar
darah (laboratorium sederhana)
5. Tahap Kelima: Pemberian penyuluhan dan konseling
H. REKRUTMEN DAN PELATIHAN
KADER POSBINDU

Adapun persyaratan untuk menjadi kader


Posbindu adalah:
1. Dipilih dari masyarakat dengan prosedur
yang disesuaikan dengan kondisi setempat;
2. Mau dan mampu bekerja secara sukarela;
3. Bisa membaca dan menulis huruf latin;
4. Sabar dan memahamil usia lanjut.
I. MEKANISME PELAKSANAAN
1. Pengelolaan dan Pengorganisasian Posbindu
2. Surveilans hipertensi (survey mawas diri)
3. Prosedur deteksi dini hipertensi dan
komplikasinya
4. Penatalaksanaan hipertensi dan komplikasinya
5. Pencegahan hipertensi
6. Pertolongan pertama kedaruratan penyakit
kardiovaskuler dan serebrovaskuler