Anda di halaman 1dari 22

REFERAT

GAMBARAN RADIOLOGI OSTEOMIELITIS

DI SUSUN OLEH PEMBIMBING


dr. Dieby Adrisyel Sp. Rad
Erla Nurani 61111033 dr. Dessy Lina nainggolan Sp. Rad
ANATOMI
Sel-sel yang terdapat pada
jaringan tulang
Osteoblas
Osteosit
Osteoklas

Lapisan Tulang
Periosteum
Endosteum

Bagian anatomi tulang


panjang
Diafisis
Metafisis
Epifisis
DEFINISI

Osteomielitis (osteo + mielitis) adalah radang tulang yang disebabkan

oleh organisme piogenik, walaupun berbagai organ infeksi lain juga

dapat menyebabkannya. Ini dapat tetap terlokalisasi atau dapat tersebar

melalui tulang, melibatkan sumsum, korteks, jaringan kanselosa, dan

periosteum.
ETIOLOGI

Sebanyak 90% disebabkan oleh stafilokokus aureus hemolitikus

(koagulasi positif) dan streptokokus hemolitikus.

Pada anak umur dibawah 4 tahun sebanyak 50 % disebabkan oleh

Hemofilus influenza.

Organisme lain seperti B. Colli, B. Aerogenus kapsulata,

Pneumokokus, Salmonella tifosa, Pseudomonas aerogenus, Proteus

mirabilis, Brucella, dan bakteri anaerobik yaitu Bakteroides fragilis


FAKTOR PREDISPOSISI

Umur

Jenis kelamin

Trauma

Lokasi

Nutrisi
KLASIFIKASI
Osteomielitis Hematogen Akut

Osteomielitis akut diidentifikasi dengan adanya onset penyakit dalam 7-

14 hari. Kelainan ini sering ditemukan pada anak anak. Hematogen

akibat trauma pada daerah metafisis, merupakan salah satu faktor

predisposisi terjadinya osteomielitis hematogen akut. Lokasi osteomielitis

hematogen akut sering terjadi pada daerah metafisis karena daerah ini

merupakan daerah aktif tempat terjadinya pertumbuhan tulang.


PEMERIKSAAN RADIOLOGI

Pemeriksaan foto polos dalam sepuluh hari pertama, tidak

ditemukan kelainan radiologik yang berarti dan mungkin hanya

ditemukan pembengkakan jaringan lunak.


PEMERIKSAAN RADIOLOGI

Gambar : Proyeksi lateral tibia terlihat Gambar : Proyeksi AP pada tibia dan fibula
gambaran sklerotik di diametafisis tibia proksimal; terlihat gambaran destruksi awal
kortikal diafisis fibula
PEMERIKSAAN RADIOLOGI

Gambaran destruksi tulang dapat

terlihat setelah sepuluh hari (2

minggu) berupa refraksi tulang

yang bersifat difus pada daerah

metafisis dan pembentukan tulang

baru dibawah periosteum yang

terangkat
Gambar : Tampak destruksi tulang pada tibia
dengan pembentukan tulang subperiosteal
Osteomielitis Hematogen Subakut

Gejala osteomielitis hematogen subakut lebih ringan oleh karena organisme

penyebabnya kurang purulen dan penderita lebih resisten. Durasi dari

osteomielitis subakut adalah antara 14 hari sampai 3 bulan.

Biasanya terdapat kavitas dengan batas tegas pada tulang kanselosa dan

mengandung cairan seropurulen. Kavitas dilingkari oleh jaringan granulasi

yang terdiri atas sel sel inflamasi akut dan kronik dan biasanya terdapat

penebalan trabekula.
PEMERIKSAAN RADIOLOGI

foto rontgen biasanya ditemukan

kavitas berdiameter 1-2 cm

terutama pada daerah metafisis

dari tibia dan femur atau kadang

kadang pada daerah diafisis tulang

panjang.

Gambar : Radiologik dari abses Brodie yang dapat ditemukan pada osteomielitis sub
akut/kronik. (Pada gambar terlihat kavitas yang dikelilingi oleh daerah sclerosis)
OSTEOMIELITIS KRONIS

Osteomielitis kronik merupakan infeksi tulang yang perjalanan klinisnya

terjadi lebih dari 3 bulan. Kondisi ini berhubungan dengan adanya

nekrosis tulang pada episentral yang disebut sekuester yang dibungkus

involukrum.
PEMERIKSAAN RADIOLOGI

Pada foto rontgen dapat ditemukan

adanya tanda tanda porosis dan

sklerosis tulang, penebalan periost,

elevasi periosteum dan mungkin

adanya sekuestrum

Gambar : Proyeksi AP wrist terlihat gambaran lesi osteolitik dan


sclerosis extensive dibagian distal metafisis pada radius
PEMERIKSAAN RADIOLOGI

Gambar : Osteomielitis lanjut pada seluruh tibia dan fibula


kanan. Ditandai dengan adanya gambaran sekuestrum (panah).
CT Scan dan MRI

Pemeriksaan ini bermanfaat untuk membuat rencana pengobatan serta


untuk melihat sejauh mana kerusakan tulang terjadi.

Radiografi osteomielitis kronis; tampak reaksi sklerorik (a) dan abses yang
meluas dari tulang hingga jaringan lunak (b & c)
OSTEOMIELITIS PADA TULANG LAIN

Tengkorak
Biasanya osteomielitis pada tulang tengkorak terjadi sebagai akibat perluasan
infeksi di kulit kepala atau sinusitis frontalis. Di bawah ini adalah gambaran CT
Scan kepala pada pasien dengan osteomielitis tuberkulosis.

Gambar :

Gambaran radiologis
osteomielitis pada
tulang tengkorak
Osteomielitis Pada Pelvis
Osteomielitis pada tulang pelvis paling sering terjadi pada bagian sayap tulang ilium
dan dapat meluas ke sendi sakroiliaka.

Osteomielitis pada tulang pelvis; pada MRI potongan koronal tampak osteomielitis luas
dengan artritis seprik pada pinggul kanan (*), tampak dislokasi pada pinggul kanan dan
gas dalam sendi akibat komunikasi dari ulkus dekubitus luas (tanda panah)
Osteomielitis pada Tulang Belakang

Gambar :Radiografi osteomielitis pada tulang belakang; tampak abses


prevertebral (*) dan destruksi pada area diskus T9-10 yang juga meluas hingga
kanalis spinalis
DIAGNOSIS BANDING

Gambar : Radiografi osteosarkoma femur Gambar : Radiografi fibula sinistra


proksimal anteroposterior dan lateral; anteroposterior dan lateral; pada anak
pada wanita 67 tahun dengan periosteal perempuan usia 7 tahun dengan
osteosarkom Sarkoma Ewing
KESIMPULAN

Pemeriksaan penunjang atau pencitraan yang dapat dilakukan adalah foto polos,

CT Scan, dan MRI yang memiliki keunggulan masing-masing. Pada

pemeriksaan foto polos radiologi akan kita dapatkan hilangnya gambaran fasia,

gambaran litik pada tulang (radiolusen), sekuester, dan involukrum. Pada CT

Scan pun akan didapatkan gambaran serupa, namun gambaran tampak lebih

jelas, gambaran didapat dari segala arah . Jaringan yang keras secara umum

lebih baik ditunjukan oleh CT Scan. Gambaran MRI lebih jelas menunjukkan

perluasan patologis tulang dan jaringan lunak sekitarnya.


Terima Kasih