Anda di halaman 1dari 33

ANALISA SWOT

MANAJEMEN KEPERAWATAN
SWOT
SWOT singkatan dari Strength, Weakness, Opportunity
dan Threats atau kekuatan, kelemahan, kesempatan
dan ancaman
Analisis SWOT berusaha menentukan metoda guna
memanfaatkan secara maksimal semua kekuatan yang
ada serta peluang-peluang yang terbuka, sekaligus
menekan atau meminimalkan semua kelemahan serta
ancaman yang dihadapi sebagai kondisi awal organisasi
Analisis SWOT didasari oleh suatu logika bahwa
keberhasilan suatu organisasi akan ditentukan oleh
situasi dan kondisi internal maupun eksternal organisasi
yang bersangkutan
ANALISA SWOT
Analisa SWOT memungkinkan perusahaan
mengambil keunggulan kesempatan dalam
menghindari ancaman
Analisa SWOT, juga membuat perusahaan
menekankan kekuatan dan melunakan atau
mengeliminasi kelemahan dalam SDM dan
organisasi
Analisa SWOT menjadi dasar untuk
menentukan corporate profile dimana
perusahaan akan bersaing dalam suatu bisnis
atau industri
Cara Membuat Analisis SWOT
Pengumpulan data yang diperlukan. Metode TPD
untuk kualitatif snowcard atau snowballing
Buat Matrik IFAS (Internal Strategic Factors Analysis
Summary) dan EFAS ( External Strategic Factors
Analysis Summary)
Buat Matrik Interaksi SWOT atau TOWS
Memilih Alternatif dengan Bobot tertinggi
Berikut ini adalah contoh
sederhana analisa SWOT yg dibuat
oleh seorang cowok SMA saat
ingin mulai aktivitas 'pacaran'.
Kekuatan
Tampang saya cukup lumayan, otak juga gak
bodo-bodo banget (3 besar di kelas)
Selama ini punya cukup uang utk jajan,
nonton, beli alat musik dan beli komik

Kelemahan
Tidak percaya diri, masih ada minder terutama
jika bertemu cewek yg agresif
Tidak punya kendaraan pribadi
Peluang
Punya banyak teman yg punya adik cewek
cantik
Di kelas, masih banyak murid cewek yg belum
punya pacar

Ancaman
Cowok dari kelas lain banyak yg ngeceng ke
kelas gue
dst
Strengths (faktor kekuatan)
Kekuatan internal organisasi menyangkut situasi dan
kondisi, yaitu potensi yang dimiliki, seperti:
Cita-cita, kebijakan
Tugas pokok, fungsi dan sasaran
Filosofi dan tata nilai
Jumlah personel, keterampilan dan pengalaman
Tingkat kesetiakawanan personel
Teknologi yang dimiliki
Dll
Weaknesses (faktor kelemahan)
Berbagai kondisi internal yang melemahkan atau
kurang kondusifnya upaya mengejar visi/misi
organisasi, seperti:
Buruknya birokrasi organisasi
Lemahnya disiplin pegawai
Adanya jabatan rangkap
Rendahnya kesejahteraan pegawai
Lemahnya etos kerja
Lemahnya infrastruktur
Dll
Opportunities (faktor peluang)

Merupakan faktor eksternal yaitu tersedia pada


lingkungan yang harus dimanfaatkan oleh organisasi,
seperti
Ketersediaan sumber tenaga kerja
Kesadaran dan ketaatan masyarakat terhadap hukum
Kesadaran politik masyarakat
Jaminan keamanan
Dll
Threats (faktor ancaman)

Berupa ancaman eksternal yang mungkin


membahayakan kelancaran aktifitas organisasi,
seperti:
Kenaikan harga bahan baku
Kelangkaan pemasok material dan peralatan
Bencana alam
Tingginya tingkat inflasi
Kekuatan pesaing
Tumpang tindihnya kewenangan antar instansi
Dll
Diagram Analisis SWOT
O

III I
WO SO

W S
IV II
WT ST

T
Matrik IFAS dan EFAS

Faktor-Faktor Bobot Rating Bobot X Keteranga


Strategis Rating n
1. Peluang

2. Ancaman

1.00 1-4
Matrik IFAS dan EFAS

Faktor-Faktor Bobot Rating Bobot X Keteranga


Strategis Rating n
1. Kekuatan

2. Kelemahan

1.00 1-4
PETA
KEKUATAN
O
ORGANISASI
III I
Turn - around Agresif

W S
Defensif Diversifikasi
IV II

T
Matrik Interaksi SWOT

IFAS STRENGTHS (S) WEAKNESSES (W)


EFAS
OPPORTUNITIES STRATEGI STRATEGI
(O) SO WO

STRATEGI STRATEGI
TREATHS (T)
ST WT
Matriks SWOT
S (Strength) W (Weakness)
IFAS Tentukan faktor2 Tentukan faktor2
kekuatan internal kelemahan internal
EFAS

O (Opportunity) Strategi SO: Ciptakan Strategi WO: Ciptakan


Tentukan faktor2 strategi yang strategi yang
peluang eksternal menggunakan kekuatan meminimalkan
untuk memanfaatkan kelemahan untuk
peluang memanfaatkan peluang
T (Threat) Strategi ST: Ciptakan Strategi WT: Ciptakan
Tentukan faktor2 strategi yang strategi yang
ancaman eksternal menggunakan kekuatan meminimalkan
untuk mengatasi kelamahan dan
ancaman menghindari ancaman
ANALISA SWOT
(KUALITATIF)
SD Internal KEKUATAN KELEMAHAN
(STRENGTHS) (WEAKNESSES)
PENINGKATAN KERJA 1. 1.
2. 2.
SD Eksternal
PELUANG STRATEGI SO: MENGANDUNG STRATEGI WO:
BERBAGAI ALTERNATIF STRATEGI BERSIFAT MEMANFAATKAN
(OPPORTUNITIES) YG BERSIFAT MEMANFAATKAN PELUANG EKSTERNAL UNTUK
1. PELUANG DGN MENDAYA MENGATASI KELEMAHAN
GUNAKAN KELUARAN/ KELEBIHAN PERUSAHAAN
2. YG DIMINTA PERUSAHAAN

TANTANGAN STRATEGI ST: STRATEGI WT:


(THREATS) KATAGORI ALTERNATIF STRATEGI KATAGORI ALTERNATIF STRATEGI
YG MEMANFAATKAN ATAU SBG SOLUSI DARI ASSESSMENT
1. MENDAYAGUNAKAN KEKUATAN ATAS KELEMAHAN PERUSAHAAN
2. UNTUK MENGATASI ANCAMAN DAN ANCAMAN YG DIHADAPI ATAU
USAHA MENGHINDARI ANCAMAN
UTK MENGATASI KELEMAHAN
PERUSAHAAN

SD : Sumber Daya
Alternatif Strategi SWOT

SO : memanfaatkan seluruh kekuatan untuk merebut


dan memanfaatkan peluang. Strategi pertumbuhan
agresif (dalam BCG, Star )
ST : meskipun menghadapi ancaman, tapi masih
memiliki kekuatan secara internal. Strategi
diversifikasi produk dan pasar
WO : memanfaatkan peluang dengan meminimalkan
kelemahan.
WT : Meminimalkan kelemahan dan menghindari
ancaman. Strategi defensif
CONTOH: KESIMPULAN HASIL ANALISA SWOT YG DILAPORKAN OLEH
TIM PENYUSUN CORPORATE PLAN PDAM

Strategi SO
MENYUSUN PROPOSAL PERLUASAN SISTEM
DG SEBAGIAN DANA DARI PINJAMAN LUNAK

Strategi WO
MENGIRIM PEGAWAI UNTUK DIKLAT
MENAMBAH JARINGAN DISTRIBUSI
CONTOH: KESIMPULAN HASIL ANALISA SWOT YG DILAPORKAN OLEH
TIM PENYUSUN CORPORATE PLAN PDAM

Strategi ST
EKSPOSE KE LEMB LEGISLATIF TTG POTENSI
KEUNTUNGAN PERLUASAN SISTEM DG
MEMANFAATKAN DANA PINJAMAN LUNAK
Strategi WT
PRESENTASI PROPOSAL PENYESUAIAN
STRUKTUR TARIF AIR KE LEMB LEGISLATIF
Strength

RS berada di lokasi yang strategis


Rumah sakit pemerintah tipe
SDM terdiri dari S1/Ners 12 orang, D3 orang, SPK orang
Tersedia sarana dan prasarana untuk pasien dan tenaga
perawat
Kualitas tenaga keperawatan yang ada cukup dan
memenuhi untuk penerapan MPKP
Kualifikasi pendidikan tenaga keperawatan cukup baik
Sistem penugasan dalam pelaksanaan asuhan
keperawatan metode Tim
Weakness
Visi dan Misi ruangan belum ada
Standar Operasional Prosedur sudah disosialisasikan tapi
belum di aplikasikan secara optimal
Belum adanya Standar Asuhan Keperawatan 10 penyakit
terbanyak\
Pendokumentasian asuhan keperawatan tidak berjalan
maksimal Sistem operan berdasarkan standar MPKP
belum maksimal
Kegiatan pre dan post confrence belum dilaksanakan
dengan maksimal, Isi materi timbang terima belum
terfokus pada masalah keperawatan
Belum adanya pembagian tugas dan tanggung jawab yang
jelas.Ronde keperawatan sudah ada tapi balum
dilaksanakan sepenuhnya.
Opportunity
Terbukanya kesempatan untuk melanjutkan
pendidikan
Ada mahasiswa S1 Ners yang melakukan praktik
manajemen dalam keperawatan
Kebijakan RS untuk meningkatkan mutu pelayanan
kesehatan
Ada hubungan kerja sama dengan lembaga/ institusi.
Sebagai sarana pendidikan, pelatihan dan penelitian.
Threat
Tuntutan masyarakat terhadap mutu pelayanan
keperawatan yang meningkat
Daya beli masyarakat yang masih rendah sebagai
akibat tingkat sosial masyarakat yang rendah
Persaingan antar rumah sakit yang semakin rendah
Prioritas Masalah dan Alternatif
Pemecahan masalah

Tidak adanya visi dan misi ruang perawatan


interna serta kurangnya sosialisasi visi dan
misi ruang perawatan anak.
Alternatif Pemecahan :
Mensosialisasikan pentingnya keberadaan visi dan
misi ruang perawatan.
Melibatkan perawat dalam perumusan visi dan
misi ruang perawatan.
Identifikasi Masalah
1. SDM Keperawatan yang ada menunjang untuk
penerapan MPKP tetapi belum terlatih untuk
melaksanakannya
2. Tidak tersedianya pedoman standar asuhan
keperawatan 10 penyakit terbanyak
3. Tindakan keperawatan tidak berdasarkan SOP
4. Tidak dilakukan pendokumentasian asuhan
keperawatan secara berkesinambungan
5. Belum terpenuhinya jumlah dan jenis peralatan
untuk standar peralatan keperawatan di sarana
kesehatan
6. Kegiatan Pre dan Post Conference di ruangan
belum dilaksanakan secara optimal
No Masalah No Alternatif Pemecahan
. . Masalah
1. Tidak tersedianya 1. Bersama kepala ruangan
pedoman Standar menyusun standar asuhan
Asuhan Keperawatan keperawatan 10 penyakit
10 penyakit terbanyak terbanyak yang baku
2. Mempersiapkan materi dan
bahan untuk menyusun
standar asuhan keperawatan
10 penyakit terbanyak
Tujuan :
Sebagai pedoman bagi
perawat dalam melakukan
asuhan keperawatan
Tersusunnya/tersedianya
pedoman untuk melakukan
asuhan keperawatan
2. Tindakan keperawatan 1. Bersama kepala ruangan
tidak berdasarkan menyusun standar
SOP operasional prosedur 10
tindakan keperawatan
terbanyak.
2. Mempersiapkan materi dan
bahan untuk menyusun
standar operasional
prosedur 10 tindakan
keperawatan terbanyak.
Tujuan :
Sebagai pedoman bagi
perawat dalam melakukan
tindakan keperawatan
Tersusunnya/tersedianya
pedoman operasional
prosedur untuk melakukan
tindakan keperawatan
3. Tidak dilakukan pendokumen- 1. Pengadaan petunjuk teknis pengisian
tasian asuhan keperawatan dokumentasi asuhan keperawatan
secara berkesinambungan 2. Bersama kepala ruangan menyusun
petunjuk teknik pendokumentasian
asuhan keperawatan.
3. Mengadakan/menyiapkan format
asuhan keperawatan di ruang
keperawatan
4. Mengadakan review
pendokumentasi-an asuhan
keperawatan bagi semua perawat
pelaksana
Tujuan :
Sebagai bahan acuan bagi perawat
pelaksana dalam pendokumentasian
asuhan keperawatan.
Tersusunnya / tersedianya pedoman
pengisian format asuhan
keperawatan
Memberikan penyegaran tentang
dokumentasi proses askep bagi
perawat.
4 Belum optimalnya 1 Pengadaan protap/standar
pelaksanaan protap operasional prosedur (SOP)
operan di ruangan operan/timbang terima dalam
bentuk tertulis
2 Bersama kepala ruangan
menyusun dan mengadakan
protap operan shift
3 Mempersiapkan materi untuk
role model/contoh bagi perawat
pelaksana dalam melakukan
operan/timbang terima.
Tujuan :
Sebagai rujukan pada perawat
untuk melakukan operan shift
pada ruang perawatan interna
RSUD Daya Makassar
Tersusunnya/tersedianya
pedoman prosedur
operan/timbang terima.
5 Belum dilaksanakannya 1. Pengadaan protap/standar
secara optimal kegiatan operasional prosedur (SOP)
ronde keperawatan. ronde keperawatan dalam
2. bentuk tertulis
Bersama kepala ruangan dan
ketua tim keperawatan
3. menyusun dan mengadakan
protap ronde keperawatan
Mempersiapkan materi untuk
role model/contoh bagi perawat
pelaksana dalam melakukan
ronde keperawatan
Tujuan :
Sebagai rujukan pada perawat
untuk melakukan ronde
keperawatan pada ruang
perawatan Interna RSUD Daya
Makassar
Tersusunnya/tersedianya
pedoman prosedur ronde
keperawatan