Anda di halaman 1dari 27

Penataan Ruang 2

Kawasan Budidaya, Kawasan Lindung
dan Kawasan Budidaya Pertanian

Kawasan peruntukan hutan produksi
kawasan yang diperuntukan untuk kawasan hutan yang
mempunyai fungsi pokok memproduksi hasil hutan

Kawasan peruntukan pertanian
kawasan yang diperuntukan bagi kegiatan pertanian yang
meliputi kawasan pertanian lahan basah, kawasan pertanian
lahan kering, kawasan pertanian tanaman tahunan /
perkebunan, perikanan, peternakan.

Kawasan peruntukan pertambangan
kawasan yang diperuntukan bagi kegiatan pertambangan
bagi wilayah yang sedang maupun yang akan segera
dilakukan kegiatan pertambangan, meliputi golongan bahan
galian A, B, dan C

Kawasan pemukiman adalah bagian dari lingkungan hidup di luar kawasan lindung yang berfungsi sebagai lingkungan tempat tinggal / lingkungan hunian dan tempat kegiatan yang mendukung perikehidupan dan penghidupan .

yang diharapkan mampu mendatangkan keuntungan bagi pemiliknya dan memberikan nilai tambah pada satu kawasan perkotaan . termasuk pergudangan.Kawasan peruntukan permukiman kawasan yang diperuntukan untuk tempat tinggal atau lingkungan hunian dan tempat kegiatan yang mendukung bagi peri kehidupan dan penghidupan Kawasan peruntukan industri kawasan yang diperuntukan bagi kegiatan industri berdasarkan Rencana Tata Ruang Wilayah yang ditetapkan oleh Pemerintah Kabupaten/Kota yang bersangkutan Kawasan peruntukan perdagangan dan jasa kawasan yang diperuntukan untuk kegiatan perdagangan dan jasa.

yang pelaksanaannya dilakukan secara bertahap dengan lebih dahulu dilengkapi dengan jaringan primer dan sekunder prasarana lingkungan sesuai dengan rencana tata ruang lingkungan yang ditetapkan Lingkungan Siap Bangun (LISIBA) sebidang tanah yang merupakan bagian dari kasiba ataupun berdiri sendiri yang telah dipersiapkan dan dilengkapi dengan prasarana lingkungan sesuai dengan persyaratan pembakuan tata lingkungan tempat tinggal atau hunian dan pelayanan lingkungan untuk membangun kavling tanah matang .Kawasan Siap Bangun (KASIBA) sebidang tanah yang fisiknya telah disiapkan untuk pembangunan perumahan dan permukiman skala besar yang terbagi dalam satu lingkungan siap bangun atau lebih.

pemintakatan. Perlindungan tersebut dimaksudkan sebagai upaya untuk memperpanjang usia lingkungan dan bangunan bersejarah melalui kegiatan restorasi.Lingkungan / Kawasan perumahan kelompok rumah yang berfungsi sebagai lingkungan tempat tinggal atau lingkungan hunian yang dilengkapi dengan prasarana dan sarana lingkungan Lingkungan/konservasi bangunan/gedung bersejarah kesatuan ruang dengan bangunan yang berdasarkan kriteria tertentu oleh pemerintah daerah dinilai dan dinyatakan sebagai lingkungan dan bangunan yang dilindungi. revitalisasi. dan pemugaran .

kesehatan. olahraga dan lapangan terbuka. listrik. peribadatan. pembuangan sampah. jaringan air bersih. perbelanjaan dan niaga. telepon. rekreasi dan kebudayaan. serta fasilitas penunjang kegiatan sosial lainnya di kawasan perkotaan . pemerintahan dan pelayanan umum. serta gas Fasilitas sosial fasilitas yang dibutuhkan masyarakat dalam lingkungan permukiman meliputi pendidikan.Fasilitas fisik atau Utilitas umum sarana penunjang untuk pelayanan lingkungan yang diselenggarakan oleh pemerintah dan pembangun swasta pada lingkungan permukiman meliputi penyediaan jaringan jalan. saluran pembuangan air kotor dan drainase.

atau sisa-sisanya. atau mewakili masa gaya yang khas dan mewakili masa gaya sekurang-kurangnya 50 (lima puluh) tahun. dan kebudayaan. dan kebudayaan . serta dianggap mempunyai nilai penting bagi sejarah. atau bagian-bagian. ilmu pengetahuan. bergerak atau tidak bergerak yang berupa kesatuan atau kelompok. benda alam yang dianggap mempunyai nilai penting bagi sejarah.Aglomerasi pemusatan kegiatan industri pada suatu lokasi yang dapat meningkatkan dan mendorong pertumbuhan industri- industri lainnya sehingga secara akumulatif akan meningkatkan kegiatan ekonomi dengan produk yang mengarah spesifik Benda cagar budaya benda buatan manusia. ilmu pengetahuan. yang berumur sekurangkurangnya 50 (lima puluh) tahun.

Kawasan peruntukan hutan produksi memiliki fungsi antara lain: 1) Penghasil kayu dan bukan kayu.Wisata kegiatan perjalanan atau sebagian dari kegiatan tersebut yang dilakukan secara sukarela serta bersifat sementara untuk menikmati objek dan daya tarik sasaran tertentu Kawasan peruntukan Hutan produksi Kawasan peruntukan hutan produksi meliputi hutan produksi tetap. hutan produksi terbatas. dan hutan produksi yang dikonversi. 3) Membantu penyediaan lapangan kerja bagi masyarakat setempat. . 2) Sebagai daerah resapan air hujan untuk kawasan sekitarnya. 4) Sumber pemasukan dana bagi Pemerintah Daerah (dana bagi hasil) sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.

tanaman keras. palawija. 2) Sebagai daerah resapan air hujan untuk kawasan sekitarnya.Fungsi utama Kawasan peruntukan pertanian 1) Menghasilkan bahan pangan. 2) Sebagai kumpulan tempat hunian dan tempat berteduh keluarga serta sarana bagi pembinaan keluarga. Fungsi utama Kawasan peruntukan permukiman 1) Sebagai lingkungan tempat tinggal dan tempat kegiatan yang mendukung peri kehdupan dan penighidupan masyarakat sekaligus menciptakan interaksi sosial. . 3) Membantu penyediaan lapangan kerja bagi masyarakat setempat. hasil peternakan dan perikanan.

Kawasan hutan lindung adalah kawasan yang memiliki sifat khas yang mampu memberikan perlindungan kepada kawasan sekitar maupun bawahannya sebagai pengatur tata air. pencegah banjir dan erosi serta memelihara kesuburan tanah. satwa dan ekosistemnya atau ekosistem tertentu yang perlu dilindungi dan perkembangannya berlangsung secara alami. Kawasan cagar alam adalah kawasan suaka alam yang karena keadaan alamnya mempunyai kekhasan tumbuhan. .

Kawasan taman nasional adalah kawasan pelestarian alam yang mempunyai ekosistem asli. pendidikan. ilmu pengetahuan.Kawasan suaka alam adalah kawasan dengan ciri khas tertentu baik di darat maupun di perairan yang mempunyai fungsi pokok sebagai kawasan pengawetan keragaman jenis tumbuhan dan satwa beserta ekosistemnya. dikelola dengan sistem zonasi yang dimanfaatkan untuk keperluan penelitian. .

Kawasan sekitar waduk / danau / situ adalah kawasan di sekeliling waduk / danau / situ yang mempunyai manfaat penting untuk . Kawasan sekitar mata air adalah kawasan di sekeliling mata air yang mempunyai manfaat penting untuk mempertahankan kelestarian fungsi mata air.Kawasan resapan air adalah daerah yang mempunyai kemampuan tinggi untuk meresapkan air hujan sehingga merupakan tempat pengisian air bumi yang berguna sebagai sumber air.

Kawasan Sempadan pantai adalah kawasan sepanjang pantai yang mempunyai manfaat penting untuk mempertahankan fungsi pantai . yang mempunyai manfaat penting untuk mempertahankan kelestarian fungsi sungai. termasuk sungai buatan / kanal / saluran irigasi primer.Kawasan Sempadan sungai adalah kawasan sepanjang kiri kanan sungai.

kimiawi dan biologis.Situ adalah suatu wadah genangan air diatas permukaan tanah yang terbentuk secara alami maupun buatan yang airnya berasal dari tanah atau air permukaan sebagai siklus hirologis yang potensial dan merupakan salah satu bentuk kawasan lindung. Rawa adalah suatu genangan air secara alamiah yang terjadi terus menerus atau musiman akibat drainase alamiah yang terhambat serta mempunyai ciri-ciri yang khusus secara fisik. Kawasan pantai hutan bakau adalah kawasan pesisir laut yang merupakan habitat alami hutan bakau (mangrove) yang berfungsi memberi perlindungan kepada perikehidupan pantai dan lautan. .

Kawasan taman wisata alam adalah kawasan pelestarian alam yang terutama dimanfaatkan untuk pariwisata alam. budaya pariwisata. yang dimanfaatkan bagi kepentingan penelitian. menunjang budidaya. ilmu pengetahuan. pendidikan. Kawasan cagar budaya adalah kawasan yang merupakan lokasi bangunan hasil budaya manusia yang bernilai tinggi maupun bentukan geologi alami yang khas yang dapat bermanfaat untuk .Taman hutan raya adalah kawasan alam untuk tujuan koleksi tumbuhan dan atau satwa yang alami atau bukan alami. dan rekreasi. jenis asli atau bukan asli.

Zona adalah kawasan dengan peruntukan khusus yang memiliki batasan ukuran atau standar tertentu. Zona non-budidaya (Zona N) adalah zona yang ditetapkan karakteristik pemanfaatan ruang berdasarkan dominasi fungsi kegiatan masing-masing zona pada kawasan lindung. Zona budidaya (Zona B) adalah zona yang ditetapkan karakteristik pemanfaatan ruang berdasarkan dominasi fungsi kegiatan masing-masing zona pada kawasan budidaya. Zona penyangga (Zona P) adalah zona yang ditetapkan karakteristik pemanfaatan ruang berdasarkan dominasi fungsi kegiatan sebagai .

Prasarana dan sarana wilayah adalah kelengkapan dasar fisik yang memungkinkan wilayah dapat berfungsi sebagaimana mestinya. Reklamasi adalah kegiatan penimbunan dan pengeringan laut di bagian perairan laut .

pertanian lahan kering dan pertanian tanaman tahunan. Masing-masing karateristik kawasan peruntukan pertanian tersebut memiliki kriteria teknis peruntukan pertanian tersebut memiliki kriteria teknis .Karakteristik dan Kesesuaian Lahan Kawasan Pertanian Karakteristik kawasan peruntukan pertanian terdiri dari pertanian lahan basah.

musiman atau bergilir dengan tanaman utama padi. perkebunan rakyat. holtikutura. dan dapat dikombinasikan dengan perkebunan . Kawasan ini berupa areal pertanian dengan sistem pengelolaan lahan kering dengan kegiatan utama pertanian tanaman pangan. Kawasan budidaya pertanian lahan basah adalah kawasan budidaya pertanian yang memiliki sistem pengairan tetap yang memberikan air secara terus menerus sepanjang tahun. Kawasan ini berupa perkebunan besar. Kawasan budidaya pertanian tanaman pangan lahan kering adalah areal lahan kering yang keadaan dan sifat fisiknya sesuai bagi tanaman pangan. maupun hutan produksi.Kawasan budidaya pertanian tanaman tahunan / perkebunan adalah kawasan budidaya pertanian dengan tanaman tahunan / perkebunan sebagai tanaman utama yang dikelola dengan masukan teknologi sederhana sampai tinggi dengan memperhatikan asas konservasi tanah dan air. perkebunan dan peternakan.

.Kriteria teknis: 1) Pemanfaatan dan pengelolaan lahan harus dilakukan berdasarkan kesesuaian lahan. 2) Upaya pengalihan fungsi lahan dari kawasan pertanian lahan kering tidak produktif (tingkat kesuburan rendah) menjadi peruntukan lain harus dilakukan secara selektif tanpa mengurangi kesejahteraan masyarakat.

teras. campuran tumpang gilir b) Tindakan konservasi berkaitan dengan: 1) Vegetatif: pola tanam sepanjang tahun.30ºC.20 L/detik/ha untuk mina padi.1 ppm dan pH 5 – 7. dan saluran drainase. mutu air bebas polusi. . amoniak 0. suhu 23 . penanaman tanaman panen atas air tersedia dengan jumlah dan mutu yang memadai yaitu 5 .7 ppm.Kawasan pertanian lahan basah a) Pola tanam: monokultur. oksigen larut 3 . tumpangsari. 2) Mekanik : pembuatan pematang.

5 m dilengkapi tanaman penguat. . teras gulud disertai tanaman penguat keras. pupuk hijau. pergiliran tanaman. pemberian mulsa sisa tanaman. sisipan tanaman tahunan atau batu penguat teras dan rokrak. 3) Tindakan konservasi secara mekanik (berat). 2) Tindakan konservasi secara mekanik (berat).6% : tindakan konservasi secara vegetatif ringan. 2) Tindakan konservasi secara mekanik (ringan). tanpa tindakan konservasi secara mekanik .40%: 1) Tindakan konservasi secara vegetatif (berat).75 – 1. pengembalian bahan organik. penanaman menurut kontur.15%: 1) Tindakan konservasi secara vegetatif ringan sampai berat yaitu pergiliran tanaman. b) Kemiringan 8 . teras bangku yang dilengkapi tanaman atau batu penguat teras dan rokrak. penanaman menurut kontur.Kawasan pertanian lahan kering a) Kemiringan 0 . teras gulud dengan interval tinggi 0. dan saluran pembuang air ditanami rumput. pupuk kandang. saluran pembuangan air ditanami rumput. pupuk hijau. c) Kemiringan 15 . tanaman penguat keras.

2) Tindakan konservasi secara vegetatif. penggunaan mulsa. monokultur. pengolahan tanah minimal. 3) Tindakan konservasi secara mekanik. interkultur atau campuran. . tanaman penutup tanah. diperkuat dengan tanaman penguat atau rumput. tumpang sari. pengolahan tanah minimum. tumpang sari. pengolahan tanah minimal. 3) Tindakan konservasi secara mekanik. Tanpa tindakan konservasi secara mekanik. penggunaan mulsa. interkultur atau campuran.15%: 1) Pola tanam. saluran drainase. interkultur atau campuran. b) Kemiringan 8 . Tindakan konservasi. penggunaan mulsa. saluran drainase. monokultur. 2) Tindakan konservasi secara vegetatif. rokrak teras individu. rokrak teras bangku. c) Kemiringan 25 .Kawasan pertanian tanaman tahunan : a) Kemiringan 0 -6 %: pola tanam monokultur.40%: 1) Pola tanam. vegetatif tanaman penutup tanah. tanaman penutup tanah.

. budi daya perikanan terapung di air tawar luas = 2.5 Ha atau jumlah = 500 unit.Kawasan perikanan mencakup luas lahan untuk kegiatan budi daya tambak udang / ikan dengan atau tanpa unit pengolahannya adalah = 25 Ha.

kapasitas pabrik. . pola pengembangan usaha.Pemanfaatan dan penggunaan lahan untuk usaha perkebunan. pemanfaatan lahannya dapat dialihkan untuk kegiatan non perkebunan. modal. tingkat kepadatan penduduk. kondisi geografis. dan perkembangan teknologi Hak guna usaha untuk usaha perkebunan diberikan dengan jangka waktu paling lama 35 (tiga puluh lima) tahun Lahan perkebunan besar swasta yang terlantar (kelas V) yang tidak berupaya untuk melakukan perbaikan usaha setelah dilakukan pembinaan. Luas maksimum dan luas minimumnya ditetapkan oleh Menteri dengan berpedoman pada jenis tanaman. ketersediaan tanah yang sesuai secara agroklimat.

Data Topografi 3. Peta Lereng 4. Peta Data Bencana Alam Hasil analisis berupa Satuan Kemampuan Lahan (SKL) . Peta Geologi 6. Data Klimatologi 2. Peta Morfologi 5. Peta Air Tanah 7.Contoh kebutuhan data untuk Analisis Kemampuan Lahan suatu kawasan 1. Peta Air Tanah Dalam (Geohidrologi) 8. Peta Penggunaan Lahan 9.