Kerajaan ini berdiri pada abad ke-4 Kerajaan yang
memiliki bukti sejarah tertua. Kerajaan ini terletak di
muara kaman,Kalimantan timur, tepatnya di hulu
sungai Mahakam, merupakan pusat dari
perdagangan.    

  
   

 

mada abad ke 14, ketenarannya mulai tersaingi oleh
kerajaan baru yang mendapat pengaruh dan
dukungan dari Jawa yaitu, Kerajaan Kutai
Kertanegara. Kerajaan Kutai Martapura akhirnya
runtuh pada abad ke 17 setelah kalah dalam perang
dengan Kerajaan Kutai Kertanegara. Keruntuhan
Kerajaan Kutai Martapura memberikan kesempatan
bagi daerahdaerah-daerah pedalaman yang sebelumnya
berada dalam kekuasaan Kutai Martapura dapat
melepaskan diri, membentuk kerajaankerajaan-kerajaan
sendiri selain ada pula yang menggabungkan diri
dengan Kerajaan Kutai Kertanegara.    

 
     

þ
þ
þ
þ
þ
þ
þ
þ
þ
þ

?     
  
    
?          

?    ?   
?    ?      
?          
?       
?         
?        
?        
?          

þ
þ
þ
þ
þ
þ
þ
þ
þ
þ
þ

?
?
?
?
?
?
?
?
?
?
?                                  

     
      
    
!      
      
     
 
?     
   
     
  

 
  
berdiri pada awal abad ke-13 di daerah yang bernama Tepian Batu atau Kutai
Lama dengan rajanya yang pertama yakni Aji Batara Agung Dewa Sakti.
mada abad ke-16, Kerajaan Kutai Kartanegara dibawah pimpinan raja Aji
mangeran Sinum manji Mendapa berhasil menaklukkan Kerajaan Kutai
Martadipura, kemudian menamakan kerajaannya menjadi Kerajaan Kutai
Kartanegara Ing Martadipura. mada abad ke-17, agama Islam yang
disebarkan Tuan Tunggang marangan diterima dengan baik oleh Kerajaan
Kutai Kartanegara yang saat itu dipimpin Aji Raja Mahkota Mulia Alam.
Setelah beberapa puluh tahun, sebutan Raja diganti dengan sebutan Sultan.
Sultan Aji Muhammad Idris (1735-1778) Dan kemudian sebutan kerajaan
pun berganti menjadi           ?  "   

   

 
mada tahun 1739,, Sultan Aji Muhammad Idris gugur di medan
laga. Sepeninggal Sultan Idris, terjadilah perebutan tahta
kerajaan oleh Aji Kado.
Kado. mada tahun 1780,, Aji Imbut berhasil
merebut kembali ibukota memarangan dan secara resmi
dinobatkan sebagai sultan dengan gelar Sultan Aji Muhammad
Muslihuddin di istana Kesultanan Kutai Kartanegara. Aji Imbut
dengan gelar Sultan Aji Muhammad Muslihuddin memindahkan
ibukota Kesultanan Kutai Kartanegara ke Tepian mandan pada
tanggal 28 September 1782.. merpindahan ini dilakukan untuk
menghilangkan pengaruh kenangan pahit masa pemerintahan
Aji Kado.. mada tahun 1838,, Kesultanan Kutai Kartanegara
dipimpin oleh Sultan Aji Muhammad Salehuddin setelah Aji
Imbut mangkat pada tahun tersebut. 


mada tahun 1844
1844,, 2 buah kapal dagang pimpinan James Erskine
Murray asal Inggris memasuki perairan Tenggarong datang ke Kutai
untuk berdagang dan meminta tanah untuk mendirikan pos dagang
serta hak eksklusif untuk menjalankan kapal uap di perairan
Mahakam Murray akhirnya kalah dan melarikan diri menuju laut lepas
mada tanggal 11 Oktober 1844
1844,, Sultan A.M. Salehuddin harus
menandatangani perjanjian dengan Belanda yang menyatakan
bahwa Sultan mengakui pemerintahan Hindia Belanda dan mematuhi
1846,, H. von Dewall
pemerintah Hindia Belanda di Kalimantan Tahun 1846
menjadi administrator sipil Belanda yang pertama di pantai timur
Kalimantan mada tahun 1850
1850,, Sultan A.M. Sulaiman memegang
tampuk kepemimpinan Kesultanan Kutai kartanegara Ing Martadipura
). mada tahun 1863
1863,, kerajaan Kutai Kartanegara kembali
mengadakan perjanjian dengan Belanda. Dalam perjanjian itu
disepakati bahwa Kerajaan Kutai Kartanegara menjadi bagian dari
memerintahan Hindia Belanda. 

  
         


Sultan Alimuddin hanya bertahta dalam kurun waktu 11
tahun saja, beliau wafat pada tahun 1910
1910.. Berhubung
pada waktu itu putera mahkota Aji Kaget masih belum
dewasa, tampuk pemerintahan Kesultanan Kutai
Kartanegara kemudian dipegang oleh Dewan merwalian
yang dipimpin oleh Aji mangeran Mangkunegoro mada
1920,, Aji Kaget dinobatkan
tanggal 14 Nopember 1920
sebagai Sultan Kutai Kartanegara dengan gelar Sultan
Aji Muhammad marikesit.
marikesit.  

   
   #$ 
#$   $%&' (  " )    
*     
*       
+     ,  -   
     "     "  
"        
?  
  "  +    * ( )"  
"       
" * ** 
*    ,+, ?*  
* ) " " ,        
    (    ?  
 (   
(  ""   
 (   

     
 
mada tanggal 7 Nopember 2000
2000,, Bupati Kutai Kartanegara
bersama mutera Mahkota Kutai H. Aji mangeran mraboe Anoem
Soerja Adiningrat menghadap mresiden RI Abdurrahman Wahid
di Bina Graha Jakarta untuk menyampaikan maksud diatas.
mresiden Wahid menyetujui dan merestui dikembalikannya
Kesultanan Kutai Kartanegara kepada keturunan Sultan Kutai
yakni putera mahkota H. Aji mangeran mraboe. mada tanggal 22
September 2001
2001,, mutra Mahkota Kesultanan Kutai
Kartanegara, H. Aji mangeran mraboe Anoem Soerya Adiningrat
dinobatkan menjadi Sultan Kutai Kartanegara dengan gelar
Sultan H. Aji Muhammad Salehuddin II.
II. menabalan H.A.m.
mraboe sebagai Sultan Kutai Kartanegara baru dilaksanakan
pada tanggal 22 September 2001.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful