Anda di halaman 1dari 18

AMUBISID JARINGAN

DAN
AMUBISID INTESTINAL
KELOMPOK ABSEN 1-30
AMUBISID

Amubisid Jaringan : merupakan obat


yang bekerja terutama pada dinding usus,
hati dan jaringan ekstraintestinal lainnya.

Amubisid Intestinal : merupakan obat


yang bekerja terutama pada rongga usus
yang disebut juga amubisid kontak.
Amubisid berdasarkan tempat kerja :

AMUBISID
JARINGAN AMUBISID
INTESTINAL AMUBISID
Bekerja pada JARINGAN DAN
dinding usus, hati, Bekerja didalam INTESTINAL
jaringan lumen usus
ekstraintestinal
AMUBISID JARINGAN

EMETIN DIHIDROEMETIN KLOROKUIN


EMETIN & DIHIDROEMETIN

DEFINISI EMETIN :
Suatu alkaloid yang diperoleh dari ipecac & juga disediakan dalam
bentuk semisintetis dengan jalan metilasi sefalin.
Obat ini digunakan untuk mengobati amebiasis intestinal, intestinal
amoeba, dan abses amoeba

DEFINISI DIHIDROEMETIN :
Suatu derivat emetin & bersifat kurang toksik dibandingkan emetin.
Amubisid jaringan yang paling efektif
Emetin & Dihidroemetin
Obat ini akan menghambat perpanjangan rantai
polipeptida sehingga sintesis protein sel eukariotik
FARMAKODINAMIK dihambat & dapat juga membunuh bentuk trofozoit
E.Histolitica di dalam jaringan bukan bentuk kista

Obat ini menetap di hati, ginjal, limfe & paru-paru.


Obat ini diberikan secara intravena & intramuskular
FARMAKOKINETIK karna sifatnya yang dapat engiritasi lambung. Obat
ini dieksresikan melalui ginjal

Nyeri ,urtikarian & eksema pada daerah suntikan.


Dapat terjadi nyeri prekordial, dispnea, takikardia
EFEK SAMPING dapat juga terjadi mual & muntah walaupun diberi
secara parenteral

Diare berat, disentri amuba akut yang tidak


INDIKASI responsif terhadap obat lain,disentri eksaserbasi
akut,obat diberikan IM

Wanita hamil
KONTRAINDIKASI Penyakit jantung, penyakit ginjal, penyakit
neuromuskuler, dan anak
Dihidroemetin Emetin

NAMA DAGANG : DH emetin NAMA DAGANG : DH emetin

SEDIAAN :
SEDIAAN :
Intramuskular & subkutan
Intramuskular & subkutan
Solusio 20 mg/ml, 30 mg/ml &
Ampul 1 ml (60 mg)
65 mg/ml
DOSIS : DOSIS :
Dewasa : dosis tunggal 1 mg/ Dewasa : dosis tunggal 1-1,5
kg BB/ hari (maksimal 60mg) mg/ kg BB/ hari selama 5 hari
atau dibagi 2 selama 5-10 hari Anak : 1-1,5 mg/ kgBB/ hari/
Anak : < 1 mg/ kgBB/ hari/ dibagi 2 dosis selama 5-10 hari
dibagi 2 dosis selama < 5 hari
Obat ini merupakan amubisid jaringan yang efektif terhadap
Definisi amebiasis hati. Obat ini biasanya dikombinasikan bersama
emetin dehidroemetin.

Selain sebagai antimalaria, klororkuin juga memperlihatkan


efek antiradang. Efek ini kadang-kadang dimanfaatkan
dalam pengobatan arthritis rheumatoid, lupus erotromatosus,
lupus discoid, dan lain-lain. Untuk pengobatan penyakit
Farmakodinamik tersebut, dibutuhkan dosis yang jauh lebih tinggi daripada
dosis untuk malaria sehingga kemungkinana intoksikasi harus
dipertimbangkan. Bentuk hidroksiklorokuin mempunyai
toksisitas yang lebih rendah.
Obat ini diabsorpsi secara cepat & hampir sempurna dari
saluran cerna, mencapai kadar plasma maksimal dalam waktu
Farmakokinetik sekitar 3 jam, dan akan cepat didistribusikan ke jaringan
tubuh. Obat ini diekskresi terutama di dalam urin dalam waktu
paruh inisial 3-5 hari, namun waktu paruh eliminasi terminalnya
sekitar 1-2 bulan

Sakit kepala ringan, gangguan pencernaan, gangguan


penglihatan, dan gatal-gatal. Pengobatan kronik sebagai
Efek Samping terapi supresi : sakit kepala, penglihatan kabur, diplopia,
erupsi kulit likenoid, rambut putih dan perubahan gambaran
EKG.
Amebiasis hati
Indikasi Abses hati

KontraIndikasi Hipersensitivitas

Riboquin, (dexa medica) & nivaquine


Nama Dagang Resochin, Avloclor

Sirup
Sediaan Tablet

Dewasa : 600mg/hari selama 2 hari, disertai 300mg/


hari selama 2-3 minggu
Dosis Anak : 10 mg/kg BB/ hari selama 3 minggu
Sirup : 5 mg/ml syr
Iodokuinol

Diloksamid
furoat

Paromomisin
Definisi Termasuk golongan hidroksiquinolin

Amubisid langsung, efektif untuk bentuk mobile


atau kista. Hanya efektif untuk intestinal
Farmakodinamik
amubiasid & carier amubiasis. Obat ini tidak
efektif untuk ekstraintestinal amubiasis.

Pemberian secara oral sebagian obat akan


Farmakokinetik diserap dari yang diberikan, ditemukan di urin
dalam bentuk glucuronid.

Gangguan saluran cerna, dalam pemakaian


Efek samping jangka panjang mengakibatkan neuropathy toksik
(sub akut myeloptik neuropathy)

Intestinal amubiasis, giardiasis, balantidiasis,


Indikasi
trikomoniasis & penyakit kulit
Gangguan fungsi hati, intoleransi iodium, &
KontraIndikasi gangguan tiroid

Nama Dagang Iodoksin

Sediaan Tablet 250 mg

Dewasa : 3 x 650 mg selama 20 hari


Dosis Anak : 30-40 mg/kgBB/hari terbagi dalam 3
dosis
DiklosaNid Furoat
Merupakan obat pilihan untuk E. Histolitika yang
Definisi berada dalam lumen

Invitro, obat ini memperlihatkan sifat amubisid


langsung dengan mekanisme yang belum diketahui.
Pada percobaan klinik obat ini efektif untuk
Farmakodinamik mengobati pasien dengan kista tapi relatif tidak efektif
untuk pengobatan amubiasis intestinal akut karena
rendahnya kadar obat di tempat infeksi

Kadar puncak dalam darah dicapai dalam waktu 1


Farmakokinetik jam & masa paruh eliminasi 6 jam. Obat ini diekskresi
sebagian besar melalui urin dalam bentuk
glukoronidnya

Sering timbul keluhan saluran cerna yang ringan,


Efek Samping misalnya : meteorismus & flatus, kram perut, mual,
muntah, pruritus & urtikaria

Obat ini berguna untuk pengobatan kista amoeba.


Indikasi Untuk amubiasis ekstraintestinal, bila hanya diberikan
obat ini maka terapi tidak efektif
Kembung, mual, kejang perut & jarang terjadi
KontraIndikasi toksisitas & tidak diberikan kepada wanita
hamil atau anak-anak di bawah umur 2 tahun

Nama Dagang furamide

Sediaan Tablet 500mg

Dosis 3 x sehari, 1 tablet selama 10 hari


Merupakan antibiotik golongan aminoglikosida yang
Definisi tidak diabsorpsi dalam lumen usus

Obat ini membunuh entamoeba histolitika secara


langsung & lebih efektif terhadap bentuk motil dari
Farmakodinamik pada bentuk kista. Obat ini bekerja invitro. Dosis terapi
obat ini segera membunuh tropozoit

Obat ini diserap baik dari tempat suntikkan, kemudian


Farmakokinetik akan dimetabolisme & dieksresi secara lambat. Kadar
tertinggi di hati sehingga penting untuk pengobatan
amubiasis hati.

Efek Samping Diare & keluhan abdomen

Penggunaan utama pada amubiasis hati & abses


Indikasi amuba. Penggunaan obat ini pada amubiasis intestinal
untuk penderita diare berat.
Penderita hipersensitivitas
KontraIndikasi Penderita gangguan fungsi hati, ginjal, atau
adanya ulserasi

Nama Dagang Humatin

Larutan diberikan intramuskular, tdk boleh


Sediaan Intravena karena berbahaya & tidak efektif
Tablet

Dewasa : 24-35 mg/ kgBB/ hari dibagi dalam


Dosis 3 dosis selama 5-10 hari
Anak-anak : < 1mg/ kgBB selama 5 hari
Merupakan obat untuk amebiasis, coli, atau abses hati
Definisi amuba karena efektif terhadap stadium tropozoit dalam
dinding usus dan jaringan

Selain memiliki efek trikomoniasid, obat ini juga berefek


Farmakodinamik amubisid dan efektif terhadap giardia lamblia. Obat ini
menunjukkan daya amubisid langsung.

Dalam sel atau mikroorganisme metronidazole


mengalami reduksi menjadi produk polar. Hasil reduksi
ini mempunyai aksi antibakteri dengan jalan
Farmakokinetik menghambat sintesa asam nukleat.
Metronidazole efektif terhadap Trichomonas vaginalis,
Entamoeba histolytica, Gierdia lamblia. Metronidazole
bekerja efektif baik lokal maupun sistemik.

Efek Samping Mual, sakit kepala, anoreksia, diare, nyeri epigastrum


dan konstipasi

amubiasis, trikomoniasis & infeksi bakteri anaerob. Obat


ini efektif untuk amubiasis intestinal maupun
Indikasi ekstraintestinal. Obat ini efektif untuk abses hati, namun
aspirasi abses tetap diperlukan.
KontraIndikasi Tidak diberikan kepada wanita hamil, laktasia

Metronidazole, Corsagyl, metrofusin, elyzol,


Nama Dagang mebazid

Tablet 250mg & 500mg


Sediaan Diberikan secara suspensi 125mg/5mg dalam
supositoria 500mg & 1mg

Amebiasis:
Dewasa : 750 mg 3 kali sehari selama 10 hari.
Dosis Anak-anak : 35 - 50 mg/kg BB sehari dalam
dosis terbagi 3, selama 10 hari.