Anda di halaman 1dari 45

Hasil tugas pengenalan profesi

kelompok 3

Home visit bekerjasama dengan klinik


opina
Rumusan Masalah

Apa faktor-faktor risiko terjadinya penyakit


pada pasien yang berhubungan dengan
anggota keluarga, lingkungan dan pola hidup
pasien?
Bagaimana solusi yang efektif untuk
mencegah penyakit pada pasien agar tidak
menular ke anggota keluarga yang lain?
Tujuan Umum

Adapun tujuan kami dalam tugas


pengenalanprofesi ini adalah mengetahui
faktor-faktor terjadinya penyakit pada pasien
yang berhubungan dengan anggota keluarga,
lingkungan dan pola hidup pasien dan
mengetahui solusi yang efektif untuk
mencegah penyakit pada pasien agar tidak
menular ke anggota keluarga yang lain.
Tujuan Khusus
Mahasiswa mengetahui faktor-faktor risiko
terjadinya penyakit pada pasien yang
berhubungan dengan anggota keluarga,
lingkungan dan pola hidup pasien.
Mahasiswa mengetahui solusi yang efektif
untuk mencegah penyakit pada pasien agar
tidak menular ke anggota keluarga yang lain.
Manfaat Tugas Pengenalan Profesi

Untuk penulis dapat menambah ilmu


pengetahuan dan sebagai bahan pembanding
antara teori yang didapat selama kuliah dan
praktik di lapangan tentang kunjungan
rumah(home visit).
Untuk pembaca dapat mengatahui ilmu
tentang klinik dokter keluarga.
METODE PELAKSANAAN

Tempat Pelaksanaan
Adapun tempat pelaksanaan kegiatan Tugas
Pegenalan Profesi ini berlokasi di Palembang.
Waktu Pelaksanaan
Adapun waktu pelaksanaan kegiatan Tugas
Pengenelaan Profesi ini, yaitu pada :
Hari dan Tanggal : Sabtu, 10 Desember 2016
Jam : 11.00 WIB 13.00 WIB
Subjek Tugas Mandiri
Subjek dalam pelaksanaan TPP ini yaitu pasien Home
Visit di klinik Opina

Alat dan Bahan


Alat dan bahan yang digunakan untuk melakukan
kegiatan observasi ini adalah:
Komputer
Kamera
Alat tulis
HASIL DAN PEMBAHASAN
Hasil
Tugas Pengenalan Profesi mengenai Home
Visit dilakukan di rumah-rumah pasien di
sekitar Klinik Opina Jalan Kadir Tkr Lorong
Sailun 36 Ilir Gandus Palembang. Pasien yang
dikunjungi sebanyak 1 orang dengan hasil
yang didapatkan yaitu
Karakteristik Demografi Keluarga
Dalam Satu Rumah
Terdapat 5 anggota keluarga dalam satu
rumah terdiri dari kepala keluarga, istri , dan 3
orang anak
Tingakat pendidikan dari kepala keluarga dan
istri adalah sma, anak pertama seorang
mahasiswa dan anak ke 3 dan ke 4 masing
masing smp dan sma
Penderita klinis pada rumah ini adalah istri
yaitu Ny.Ratni
Identitas Penderita

Nama : Ny. Ratni


Umur : 39 tahun
Jenis Kelamin : perempuan
Agama : Islam
Pekerjaan : Ibu Rumah Tangga
Alamat : Tangga Buntung, 36 Ilir Palembang
Status Pernikahan : menikah
Tanggal Kunjungan : 10 Desember 2016
Kondisi pasien

Keluhan medis pertama Punggung terasa pegal dan semua


kunjungan ke klinik badan terasa berat.

Keluhan medis lainnya : tidak ada.

Anamnesis penyakit yg
berhubungan pekerjaan
tidak ada.

Berdasarkan penuturan
120/80 mmHg ketika terakhir kali ke
pasien didapatkan
tekanan darah klinik ( 1 bulan yang lalu).
Kondisi pasien

Berdasarkan
penuturan kadar kolesterol
pasien juga 270 mg/dL dan
di dapatkan
hasil kadar asam urat
pemeriksaan 17 mg/dL
terakhir
Kondisi pasien
Keadaan
umum :
compos
mentis

Status gizi : Nadi : 81


baik kali/menit

Hasil
pemeriksaaan
fisik

Berat Respirasi :
badan : 63 22
kg kali/menit

Tinggi
badan :
157 cm
Pekerjaan

Pekerjaan pasien ibu rumah tangga

Pekerjaan KK atau karyawan klinik


isteri KK

Pekerjaan anggota belum bekerja


keluarga yg lain

pasien hanya bekerja sebagai ibu rumah tangga.


Riwayat pekerjaan
Penetapan Masalah Pasien
Riwayat medis pasien mengalami dislipidemia.

Riwayat Penyakit tidak ada


keluarga
pasien sering makan makanan berlemak dan
Riwayat kebiasaan daging serta jeroan.

Riwayat sosial tergolong ekonomi menengah


ekonomi

Riwayat Gizi status gizi baik.


Keadaan Rumah dan Lingkungan

Letak rumah : terletak


pada daerah yang
cukup bersih
Bentuk banguan rumah
: rumah terbuat dari
papan.
Ukuran rumah : 10 x 14
m2
Lantai rumah : papan
Dinding rumah : papan
Atap rumah : genteng
Ruang tamu : ada,
berukuran 9 x 5 m2
Ruang keluarga :
tergabung dengan
ruang tamu
Kamar tidur : ada
berjumlah 3 buah,
berukuran 3 x 5 m2
Jendela rumah : ada,
berukuran 1 x 2 m2
Perbandingan luas
lantai dan jendela :
cukup
Listrik dirumah : ada
Kebersihan dalam rumah :
cukup bersih
Tata letak barang dalam
rumah : cukup rapi
Sumber air minuum : beli
dari tukang air
Kamar mandi/WC : ada,
berjumlah 3 buah dengan
ukuran 3 x 3 m2
Limbah rumah tangga :
terbuang di got
Tempat sampah diluar
rumah : tidak ada
Denah Rumah
Kepemilikan barang

Kenderaan
sepeda motor berjumlah 4 buah
Perlengkapan rumah tangga
kursi tamu, kursi makan, meja tamu, meja makan,
lemari/rak, lemari pakaian.
Perlengkapan daur
kompor, dandang, wajan, panci.
Peralatan elektronik
tv, lemari es, rice cooker.
Pola konsumsi keluarga

Frekuensi makan rata-rata tiap hari, nasi, lauk


pauk, sayuran : ya
Cantumkan diet recall 3 hari
Perilaku kesehatan keluarga

Pola pelayanan kesehatan keluarga


Yang pertama dilakukan bila sakit : berobat ke
klinik keurga opina.
Fasilitas pelayanan kesehatan langganan : klinik
keluarga Opina.
Pendanaan kesehatan : BPJS
KMS
Balita
Kms anak pra sekolah
KMS IBU HAMIL
KMS usia lanjut
Keikutsertaan pada program kesehatan di
lingkungan rumah : -
Pemanfaatan waktu luang (Life style) olah
raga, rekreasi, melakukan hobi, aktivitas : olah
raga dengan berjalan santai dari rumah ke
pasar setiap hari (800 m)
Sosial dilingkungan : hubungan komunikasi
baik dengan tetangga.
Fungsi Keluarga

Fungsi biologis dan reproduksi : baik


Fungsi psikologik : baik
Fungsi ekonomi dan pemenuhan kebutuhan : baik
Fungsi penguasaan masalah dan kemampuan
beradaptasi : baik
Fungsi pendidikan : baik
Fungsi religius : baik
Fungsi sosial dan budaya : baik
Fungsi fisiologis (APGAR Score) : 10 (tidak ada
disfungsi keluarga)
Fungsi Patologis (SCREEM) : tidak terdapat
masalah fungsi pathologis.
Kesimpulan permasalah fungsi keluarga : tidak
terdapat masalah pada fungsi keluarga
Genogram
Interaksi keluarga
DIAGNOSIS KESEHATAN KELUARGA
(Diagnosis Holistik)
Pasien mengalami Dislipidemia yang
diakibatkan oleh seringnya makan makanan
yang berlemak akibat sering makan makanan
jeroan, bentuk keluarga inti dalam rumah
faktor ekomoni baik sehingga tidak terdapat
kesulitan untuk mengonsumsi makanan yang
tinggi lemak serta tidak ada pembatasan
dalam pola makan.
Pembahasan
Ny. R di diagnosis dokter mengalami
hiperlipidemia di dapati kadar kolestrol 270
mg/d
berdasarkan teori dikatan Dislipidemia jika
lebih dari 200mg/dl
Untuk fungsi ekonomi dalam keadaan baik
dan tercukup, konsumsi makanan seperti
daging rutin dalam satu minggu lebih kurang 3
kali sehingga tidak ada halangan dalam
membeli makanan tinggi lemak
berdasarkan teori sumber asam lemak jenuh
umumnya berasal dari hewan yang
meungkinkan terjadinya dislipidemia
fungsi keluarga : tidak terdapat masalah pada
fungsi keluarga
Kondisi pasien, setelah di diagnosis dan
berobat di klinik opina keluhan yang
berhubungan dengan penyakit yang di derita
pasien berkurang, tidak ada keluhan
tambahan dan tidak terdapat penyakit yang
berhubungan dengan pekerjaan.
Keadaan dan lingkungan rumah dari
pasien cukup baik dan kondusif yang
mana keadaan rumah pasien

Hal ini sesuai teori menurut Depkes RI


(2002), untuk komponen rumah
seperti lantai Lantai harus cukup kuat
untuk manahan beban di atasnya

Ventilasi 1/10 dari luas lantai ruangan,


dan setengah dari jumlah luas
jendela/lubang itu harus dapat
dibuka.
Untuk fungsi keluarga sudah sesuai dengan
teori (Friedman, 1998).
Fungsi Biologis
meneruskan keturunan,
fungsi psikologis
memberikan kasih sayang dan rasa aman
fungsi Sosialisasi
membina sosialisasi pada anak
fungsi ekonomi
pengaturan dan penggunaan penghasilan keluarga
untuk memenuhi kebutuhan keluarga,
fungsi pendidikan
menyekolahkan anak untuk memberikan
pengetahuan, ketrampilan dan membentuk perilaku
anak sesuai dengan bakat dan minat yang dimiliki,
fungsi affective
menciptakan lingkungan yang menyenangkan dan
sehat secara mental
Saran untuk pasien
Saran untuk pasien Ny. R, agar meningkatkan
aktivitas fisik seperti senam sehat setiap hari
minggu yang diadakan oleh klinik opina
karena berdasarkan teori dengan melakukan
latihan aerobik yang teratur kita dapat
meningkatkan kadar kolesterol HDL sebesar 3
sampai 9%.
mengurangi makan makanan yang berlemak
dan jeroan.Penurunan asupan lemak jenuh
makanan dapat menurunkan kadar koleterol
LDL dan kadar kolesterol plasma
semua hasil dari home visit ke rumah Ny, R ini
sudah sesuai teori 9 prinsip kedokteran
keluarga
Keimpulan

Permasalahan kesehatan yang didapatkan saat


kunjungan rumah yaitu, penyakit
Hiperlipidemia yang di sebabkan pola makan
serta lifestyle yang kurang baik yang mana
faktor penyebabnya dari fungsi ekonomi
keluarga yang berkecupukan sehingga tidak
ada permasalahan dalam membeli bahan
pangan yang tinggi lemak.
Penyakit pasien bukan merukapan penyakit
menular tetapi perlu tindakan pencegahan
agar anggota keluarga yang lain tidak
mengalami hal yang sama seperti pasien, yaitu
seperti aktivitas fisik dan mengurangan
makanan yang tinggi lemak dan tinggi purin.
Saran
Untuk Mahasiswa
Saat dilakukan kunjungan rumah diharapkan lebih
aktif untuk melakukan pendekatan terhadap
pasien.
Untuk Masyarakat
Memanfaatkan program kunjungan rumah sebaik-
baiknya dan selalu lakukan kontrol ke dokter agar
tercipta keadaan sehat yang menyeluruh.
Untuk Pasien
Agar lebih menerapkan pola hidup sehat dengan
berolahraga secara rutin seperti senam sehat dan
mengatur pola makan dengan mengonsumsi
makanan rendah lemak dan rendah purin.
Terima kasih