Anda di halaman 1dari 7

ASUHAN KEPERAWATAN PADA KLIEN DENGAN

HARGA DIRI RENDAH SITUASIONAL

Disusun oleh:
Dinda Indah N. H. (2520142432)
Dwi Kurniawan (2520142433)
Eni Ernawati (2520142435)
Imelda Wahyu P. D. (2520142439)
Wenni Wira Wijayanti (2520142468)
Zelya Ramadhani P. M. (2520142473)
Kelompok: III
Pengertian
Harga diri adalah penilaian pribadi terhadap hasil
yang dicapai dengan menganalisa seberapa jauh
perilaku memenuhi ideal diri (Stuart and
Sundeen,1991).
Harga diri rendah situasional adalah keadaan
dimana individu yang sebelumnya memiliki harga
diri positif kemudian mengalami perasaan negatif
mengenai diri dalam berespons terhadap suatu
kejadian seperti kehilangan dan perubahan
(Carpenito, 2000).
Tanda dan Gejala
Tanda dan gejala harga diri rendah situasional dapat dilihat
dari perilaku klien sehari-hari. Menurut NANDA, 2009-2011,
batasan karakteristik dari harga diri rendah situasional
diantaranya adalah :
Tidak bisa mengevaluasi diri ketika menghadapi masalah.
Tidak bisa mengevaluasi diri ketika menghadapi situasi
Adanya ekspresi tidak berdaya
Adanya ekspresi tidak berguna
Adanya keragu-raguan
Adanya perilaku nonasertif
Sering merendahkan diri sendiri
Pohon masalah

Isolasi sosial

Harga diri rendah situasional

Gangguan konsep diri


Masalah keperawatan
Masalah Keperawatan Data-data yang perlu dikaji
Gangguan citra tubuh DO:
- Perubahan dan hilangnya anggota tubuh baik
struktur, bentuk dan fungsi
- Menyembunyikan atau memamerkan bagian tubuh
yang terganggu
- Menolak melihat bagian tubuh
- Menolak menyentuh bagian tubuh
- Aktifitas sosial menurun

DS:
- Mengungkapkan penolakan tehadap:
1. Perubahan anggota tubuh saat ini, misalnya
tidak puas dengan hasil operasi.
2. Anggota tubuhnya yang tidak berfungsi
3. Interaksi dengan orang lain
- Mengungkapkan perasaan tidak berdaya, tidak
berharga, keputusasaan.
- Mengungkapkan keinginan yang terlalu tinggi
terhadap bagian tubuh yang terganggu.
- Sering mengulang-ulang mengatakan kehilangan.
- Merasa asing terhadap bagian tubuh yang hilang.
2 Harga diri rendah situasional DO:
- Kontak mata kurang
- Tidak berinisiatif berinteraksi dengan orang
lain
- Tampak malas-malasan
- Produktivitas menurun
DS:
- Mengeluh hidup tidak bermakna
- Tidak memiliki kelebihan apa pun
- Merasa jelek
- Mengatakan malas
- Putus asa
3 Isolasi sosial DO:
- Menyendiri, mengurung diri
- Tidak mau bercakap-cakap dengan orang lain
- Tidak berinisiatif berhubungan dengan orang
lain
- Mematung
- Mondar-mandir tanpa arah
DS:
- Mengatakan malas berinteraksi
- Mengatakan orang lain tidak mau menerima
dirinya.
- Merasa orang lain tidak selevel
- Curiga dengan orang lain
- Mendengar suara-suara/ melihat bayangan
- Merasa tak berguna
Rencana tindakan
keperawatan
Bina hubungan salng percaya perlu
dipertimbangkan agar pasien merasa aman dan
nyaman saat interaksi
Bantu klien mengenal kondisinya
Bantu klien meningkatkan harga dirinya:
Bantu klien meningkatkan koping