Anda di halaman 1dari 36

KOMUNIKASI DALAM ORGANISASI

Hasriany.,S.Kep.,Ns.,M.Kes.,M.Kep
Hasriany.,S.Kep.,Ns.,M.Kes.,M.Kep

PROSES KOMUNIKASI

PROSES KOMUNIKASI ORGANISASI KOMUNIKASI INTERNAL
PROSES KOMUNIKASI
ORGANISASI
KOMUNIKASI INTERNAL

KOMUNIKASI EKSTERNAL

  • 1. KOMUNIKASI VERTIKAL :

downward and upward

  • 2. KOMUNIKASI HORISONTAL

KOMUNIKASI INTERNAL

KOMUNIKASI INTERNAL Proses komunikasi diantara pengurus dan anggota dalam ruang 1. KOMUNIKASI lingkup suatu organisasi VERTIKAL

Proses komunikasi

diantara pengurus dan

anggota dalam ruang

1. KOMUNIKASI

lingkup suatu organisasi

VERTIKAL

a. Downward communication (komunikasi dari

atasKomunikasi

ke

bawah)

yang berlangsung ketika orang yg

berada pada tatanan manajer menyampaikan pesan

kepada bawahan

Atasan

Atasan

Downward Bawahan Bawahan
Downward
Downward
Downward Bawahan Bawahan

Bawahan

Bawahan

Bawahan Bawahan
Bawahan Bawahan
Bawahan Bawahan

Fungsi komunikasi dari atas ke bawah :

  • 1. Pemberian instruksi kerja

  • 2. Penjelasan dari pimpinan mengapa tugas perlu

dilaksanakan

  • 3. Penyampaian informasi mengenai peraturan yang berlaku

  • 4. Pemberian motivasi pada karyawan

b. Upward communication (komunikasi dari

bawah ke atas)

Komunikasi yang terjadi ketika bawahan mengirim

pesan kepada atasannya

b. Upward communication (komunikasi dari bawah ke atas) Komunikasi yang terjadi ketika bawahan mengirim pesan kepada

Fungsi komunikasi dari bawah ke atas:

  • 1. Penyampaian tentang tugas yang telah

dikerjakan

  • 2. Penyampaian tentang persoalan pekerjaan yang

tidak dapat dikerjakan oleh bawahan

  • 3. Penyampaian saran-saran perbaikan dari bawahan

  • 4. Penyampaian keluhan dari bawahan tentang

dirinya sendiri maupun pekerjaannya

KOMUNIKASI HORISONTAL

komunikasi mendatar, antara anggota staf

dengan anggota staf. Berlangsung tidak formal,

lain dengan komunikasi vertikal yang formal

Fungsi komunikasi horisontal :

Fungsi komunikasi horisontal :

1.

1.

Memperbaiki koordinasi tugas

Memperbaiki koordinasi tugas

2.

2.

Upaya pemecahan masalah

Upaya pemecahan masalah

3.

3.

Saling berbagi informasi

Saling berbagi informasi

4.

4.

Membina hubungan kekeluargaan melalui

Membina hubungan kekeluargaan melalui

kebersamaan

kebersamaan

KOMUNIKASI DIAGONAL

Komunikasi antara pimpinan seksi/bagian dengan

pegawai seksi/bagian lain.

Kondisi yang harus dipenuhi dalam komunikasi

diagonal :

  • 1. Setiap pegawai yang ingin berkomunikasi melintas saluran harus meminta izin terlebih dahulu dari atasannya langsung

  • 2. Setiap pegawai yang terlibat dalam komunikasi, harus menyampaikan hasil komunikasinya kepada

KOMUNIKASI EKSTERNAL

Komunikasi antara pimpinan organisasi

[perusahaan] dengan khalayak audience di luar

organisasi.

Komunikasi dari organisasi kepada khalayak bersifat

informatif : Majalah,, Artikel surat kabar atau majalah,

Pidato, Brosur, Poster, Konferensi pers, dll

Komunikasi dari khalayak kepada organisasi : Menerima

saran dan kritik, Hot line customer service 24 jam

STRATEGI KOMUNIKASI DALAM ORGANISASI

Strategi komunikasi merupakan penentu berhasil

tidaknya kegiatan komunikasi secara efektif

Strategi komunikasi pada hakikatnya adalah

perencanaan (planning) dan management untuk

mencapai suatu tujuan

SAYS WHO WHAT STRATEGI KOMUNIKASI IN WHICH WITH (Lasswel) CHANEL WHAT EFFECT TO WHOM
SAYS
WHO
WHAT
STRATEGI
KOMUNIKASI
IN WHICH
WITH
(Lasswel)
CHANEL
WHAT
EFFECT
TO WHOM
WHO
WHO

Dalam proses komunikasi ada komunikator, yaitu

orang yang mengirim dan menjadi sumber informasi

dalam segala situasi

SAYS WHAT
SAYS WHAT

Komunikator menyampaikan pesan-pesan kepada

sasaran yang dituju. Pesan yaitu sesuatu yang

dikirimkan atau yang disampaikan. Pesan yang

disampaikan dapat secara langsung maupun tidak

langsung dan dapat bersifat

verbal maupun non verbal

IN WHICH CHANEL
IN WHICH CHANEL

Dalam menyampaikan pesan-pesannya,

komunikator harus menggunakan media

komunikasi yang sesuai keadaan dan pesan

disampaikan. Adapun media adalah sarana yang

digunakan untuk menyalurkan pesan-pesan yang

disampaikan oleh komunikator kepada komunikan.

TO WHOM
TO WHOM

Komunikan merupakan individu atau kelompok

tertentu yang merupakan sasaran pengiriman

seseorang yang dalam proses komunikasi ini

sebagai penerima pesan, Dalam hal ini komunikator

harus cukup mengenal komunikan yang

dihadapinya

WITH WHAT EFFECT
WITH WHAT
EFFECT

Efek adalah respon, tanggapan atau reaksi

komunikasi ketika ia atau mereka menerima

pesan dari komunikator. Sehingga efek dapat

dikatakan sebagai

akibat dari proses komunikasi

STRUKTUR JARINGAN KOMUNIKASI DALAM ORGANISASI

. Struktur Lingkaran

STRUKTUR JARINGAN KOMUNIKASI DALAM ORGANISASI . Struktur Lingkaran sebuah organisasi tidak memiliki pemimpin, semua anggota posisinya

sebuah organisasi tidak memiliki

pemimpin, semua anggota

posisinya sama, mereka memiliki

wewenang atau kekuatan yang

sama untuk mempengaruhi

kelompok.

2. Struktur roda

Sebuah organisasi memiliki

pemimpin yang jelas, yaitu posisinya

dipusat. Struktur ini memasukkan

satu orang yang berkomunikasi

dengan masing-masing orang dari

sejumlah orang lainnya, satu orang

tersebut adalah peimpin. Orang

(pemimpin) ini merupakan satu-

satunya yang dapat mengirim dan

menerima pesan dari semua

3. Struktur “Y”

Jaringan Y memasukkan dua orag

sentral yang menyampaikan informasi

kepada yang lainnya pda batas luar

suatu pengelompokan. Pada jaringan

ini, seperti pada jaringan rantai,

sejumlah saluran terbuka dibatasi, dan

komunikasi bersifat disentralisasi atau

dipusatkan

4. Struktur rantai

Dalam struktur rantai dikenal komunikasi
Dalam struktur rantai dikenal komunikasi

sistem arus ke atas (upward) dan ke bawah

(downward), yang artinya menganut hubungan

komunikasi garis langsung (komando) baik ke

atas atau ke bawah tanpa terjadinya suatu

penyimpangan

5. Struktur bintang

semua amggota adalah sama dan

semuanya memiliki kekuatan yang

sama untuk mempengaruhi

anggota lainnya.

Pada jaringan pinwheel seluruh

saluran terbuka. Setiap orang

berkomunikasi sengan setiap orang

lainnya

KOMUNIKASI

INTERPERSONAL

komunikasi antara individu-individu. Bentuk

khusus dari komunikasi antarpribadi ini adalah

komunikasi yang hanya melibatkan dua orang

secara tatap muka, yang memungkinkan setiap

pesertanya menangkap reaksi orang lain secara

langsung, baik secara verbal ataupun nonverbal

Komunikasi antarpribadi dipengaruhi

1.

Persepsi interpersonal

oleh :

Persepsi interpersonal adalah memberikan makna

terhadap stimuli inderawi yang berasal dari

komunikan, yang berupa pesan verbal dan

nonverbal.

2.

Konsep diri

Konsep diri adalah pandangan dan perasaan kita

tentang diri kita

3.

Atraksi interpersonal

Atraksi interpersonal adalah kesukaan pada orang

lain, sikap positif dan daya tarik seseorang. Bisa

disebabkan oleh penafsiran pesan dan penilaian,

EFEKTIFITAS KOMUNIKASI INTERPERSONAL

Keterbukaan KeterbukaanEmpati Empati Sikap mendukung Sikap mendukungSikap Sikap positif positif
Keterbukaan
KeterbukaanEmpati
Empati
Sikap mendukung
Sikap mendukungSikap
Sikap positif
positif

Kesetaraan

Kesetaraan

Keterbukaan

Keterbukaan

Aspek keterbukaan mengacu pada kesediaan

komunikator untuk bereaksi jujur terhadap

stimulus yang datang.

Empati

Empati

Kita dapat mengkomunikasikan empati baik

verbal maupun non verbal

Sikap mendukung Sikap mendukung Komunikasi yang terbuka dan empatik tidak dapat berlangsung dalam suasana yang tidak

Sikap mendukung

Sikap mendukung

Komunikasi yang terbuka dan empatik tidak

dapat berlangsung dalam suasana yang tidak

mendukung

Sikap positif

Sikap positif

Sikap positif dalam komunikasi interpersonal

terdapat 2 aspek :

  • a. Menyatakan sikap positif

  • b. Secara positif mendorong orang yang menjadi teman kita berinteraksi

Kesetaraan

Kesetaraan

Komunikasi akan lebih efektif jika suasananya

setara, artinya bahwa harus ada pengakuan

bahwa kedua pihak sama-sama bernilai dan

berharga.

Reardon mengemukakan bahwa komunikasi

antarpribadi mempunyai paling sedikit enam ciri

1.

1.

Komunikasi antarpribadi dilaksanakan karena adanya

Komunikasi antarpribadi dilaksanakan karena adanya

berbagai faktor pendorong

berbagai faktor pendorong

2.

2.

Komunikasi antarpribadi berakibat sesuatu yang

Komunikasi antarpribadi berakibat sesuatu yang

disengaja maupun tidak disengaja

disengaja maupun tidak disengaja

3.

3.

Komunikasi antarpribadi kerapkali berbalas-balasan

Komunikasi antarpribadi kerapkali berbalas-balasan

4.

4.

komunikasi antarpribadi mensyaratkan adanya

komunikasi antarpribadi mensyaratkan adanya

hubungan (paling sedikit dua orang) antarpribadi

hubungan (paling sedikit dua orang) antarpribadi

5.

5.

Komunikasi antarpribadi suasana hubungan harus

Komunikasi antarpribadi suasana hubungan harus

bebas, bervariasi, dan adanya keterpengaruhan

bebas, bervariasi, dan adanya keterpengaruhan

Dalam komunikasi antar pribadi, Joseph Luft

menekankan bahwa setiap orang bisa mengetahui

dan tidak mengetahui tentang dirinya, maupun

orang lain. Hal ini digambarkan dalam Johari

Window (Jendela Johari)

Bidang I, yakni Bidang Terbuka (Open Area)

menunjukkan bahwa kegiatan yang dilakukan oleh

seseorang disadari sepenuhnya oleh yang

bersangkutan, juga oleh orang lain, yang berarti

terdapat keterbukaan, dengan lain perkataan tidak

ada yang disembunyikan kepada orang lain.

Bidang II, yakni Bidang Buta (Blind Area)

menggambarkan bahwa kegiatan seseorang diketahui

oleh orang lain, tetapi dirinya sendiri tidak menyadari

apa yang ia lakukan.

Bidang III, Ada hal-hal atau bagian yang saya sendiri

tahu, tetapi orang lain tidak. Hal ini sering teramati,

ketika seseorang menjelaskan mengenai keadaan

hubungannya dengan seseorang.

Bidang IV, Dalam diri kita terdapat wilayah yang

tidak dikenal (unknown). Daerah unknown self adalah

aspek dari diri kita yang tidak diketahui baik oleh diri

kita sendiri maupun orang lain. Kita mungkin akan

mengetahui aspek dari diri yang tidak dikenal ini

melalui kondisi kondisi tertentu, misalnya melalui

hipnotis

KOMUNIKASI DALAM KELOMPOK

komunikasi yang berlangsung antara beberapa

orang dalam suatu kelompok “kecil” seperti dalam

rapat, pertemuan, konferensi dan sebagainya