Anda di halaman 1dari 28

GLOBAL INITIATIVE FOR ASTHMA

Pembimbing:
dr. Retno, Sp. P

Anggota Kelompok:
Gemayangsura, S.Ked
Rana M. Raydian, S. Ked

KEPANITERAAN KLINIK BAGIAN ILMU PENYAKIT DALAM


RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. H. ABDUL MOELOEK
FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS LAMPUNG
BANDAR LAMPUNG
2016
Global
INitiative for
Asthma
Global Initiative for Asthma
Asma adalah penyakit heterogen dengan karakteristik inflamasi kronik dari
jalan napas. Asma tidak dapat disembuhkan, namun dapat dikontrol.

Global Initiative for Asthma


JENIS-JENIS ASMA

Global Initiative for Asthma


Global Initiative for Asthma
Global Initiative for Asthma
PEMERIKSAA
N FISIK

DIAGNOSIS ASMA
Pemeriksaan fisik pada penderita asma
Sering normal
wheezing pada auskultasi, terutama pada
ekspirasi paksa
Wheezing juga ditemukan pada kondisi lain, contohnya:
Infeksi respiratori
PPOK
Disfungsi pernapasan atas
Obstruksi endobronchial
Inhalasi benda asing
Wheezing mungkin tidak ditemukan pada asma eksaserbasi
(silent chest)
Patient with
respiratory symptoms
Are the symptoms typical of
asthma?

NO
YES

Detailed history/examination
for asthma
History/examinationsupports
asthma diagnosis?
Further history and tests for
NO
alternative diagnoses
Clinical urgency, Alternative diagnosis
YES
and other confirmed?
diagnoses unlikely

Perform spirometry/PEF
with reversibility test
Results support asthma
diagnosis?

Repeat on another
NO occasion or arrange
other tests NO
YE
S Confirms asthma
diagnosis?

Empiric treatment with YES YES YE


ICS and prn SABA S

Review response Consider trial of treatment


for
Diagnostic testing most likely diagnosis, or
within 1-3 months refer
for further investigations

Treat for ASTHMA Treat for alternative


diagnosis
PENILAIAN ASMA
1. Asma terkontrol 2 hal:
Menilai gejala terkontrol hingga 4 minggu
Menilai faktor resiko pada keadaan respon yang buruk,
termasuk fungsi saluran napas bawah

2. Pengobatan
Teknik inhaler dan kepatuhan
Tanyakan mengenai efek samping
Apakah pasien telah menuliskan rencana pengobatan asma?
Apa sikap pasien dan tujuan pasien terhadap asma mereka?

3. Komorbiditas
Pertimbangkan rhinosinusitis, GERD, obesitas, obstructive
sleep apnea, depresi, anxietas
Hal ini berkontribusi terhadap gejala dan kualitas hidup yang
rendah
MENILAI KEPARAHAN ASMA
BAGAIMANA?
Tingkat keparahan asma dapat dinilai secara retrospektif dari
tahap terapi dimulai sampai gejala terkontrol dan eksaserasi
KAPAN
Setelah pasien menjalani terapi kontrol selama beberapa
bulan
Tingkat keparahan asma tidak statis dapat berubah
beberapa bulan atau tahun
KATEGORI TINGKAT KEPARAHAN ASMA
ASMA RINGAN: terkontrol baik dengan step 1 atau 2 (SABA
atau dosis rendah kortikosteroid inhalasi)
ASMA SEDANG: terkontrol baik dengan step 3 (dosis rendah
ICS/LABA)
ASMA BERAT: step 4 atau 5 (dosis sedang atau tinggi
ICS/LABA add-on) atau tidak terkontrol dengan terapi
tersebut
GINA ASSESSMENT OF
SYMPTOM
A. Symptom control CONTROL
Well- Partly Uncontroll
In the past 4 weeks, has the patient controll controlle ed
had: ed d
Daytime asthma symptoms more
than twice a week?

Yes No
Any night waking due to asthma?

Yes No None of 1-2 of 3-4 of


Reliever needed for symptoms* these these these
more than twice a week?

Yes No
Any activity limitation due to asthma?

Yes No
B. Risk factors for poor asthma outcomes
Assess risk factors at diagnosis and periodically
Measure FEV1 at start of treatment, after 3 to 6 months of treatment
PENATALAKSANAAN ASMA
PENATALAKSANAAN DILAKUKAN UNTUK
MENGONTROL GEJALA DAN MEMINIMALISASI
RESIKO

Membangun kemitraan dokter-pasien


Mengelola asma secara terus menerus
Mengajar dan menguatkan keterampilan pokok
SIKLUS DASAR PENGELOLAAN
ASMA

Global Initiative for Asthma


FARMAKOTERAPI
Kortikosteroid inhalasi

Inhaled corticosteroid Total daily dose (mcg)


Low Medium High

Beclometasone dipropionate (CFC) 200500 >5001000 >1000


Beclometasone dipropionate (HFA) 100200 >200400 >400
Budesonide (DPI) 200400 >400800 >800
Ciclesonide (HFA) 80160 >160320 >320
Fluticasone propionate (DPI or HFA) 100250 >250500 >500
Mometasone furoate 110220 >220440 >440
Triamcinolone acetonide 4001000 >10002000 >2000

GINA 2015, Box 3-6 (1/2) Global Initiative for Asthma


Lanjutan....

Inhaled corticosteroid Total daily dose (mcg)


Low Medium High
Beclometasone dipropionate (CFC) 100200 >200400 >400
Beclometasone dipropionate (HFA) 50100 >100200 >200
Budesonide (DPI) 100200 >200400 >400
Budesonide (nebules) 250500 >5001000 >1000
Ciclesonide (HFA) 80 >80160 >160
Fluticasone propionate (DPI) 100200 >200400 >400
Fluticasone propionate (HFA) 100200 >200500 >500
Mometasone furoate 110 220<440 440
Triamcinolone acetonide 400800 >8001200 >1200

GINA 2015, Box 3-6 (2/2) Global Initiative for Asthma


Intervensi Non-farmakologi

Global Initiative for Asthma


Simulai terapi kotrol sedini mungkin
Untuk hasil yang baik, mulai terapi kontrol segera setelah
diagnosis asma ditegakkan
Indikasi untuk reguler ICS dosis rendah:
Gejala asma lebih dari 2 kali dalam 1 bulan
Terbangun karena asma lebih dari 1 kali dalam 1 bulan
Gejala-gejala asam dan faktor resiko eksaserbasi
Pertimbangkan untuk step yang lebih tinggi jika:
Gejala asma yang menggangu sepanjang hari
Terbangun karena asma 1 kali atau lebih dalam seminggu,
terutama jika terdapat faktor resiko eksaserbasi
Jika asma dengan gambaran eksaserbasi:
Berikan steroid oral kerja cepat dan mulai terapi kontrol reguler
(meliputi ICS dosis tinggi atau dosis sedang, kemudian turunkan)
Kapan dimulainya terapi kontrol pada asma??

Global Initiative for Asthma


Note

Sebelum terapi kontrol awal


Catat bukti diagnosis asma jika mungkin
Catat gejala kontrol dan faktor resiko, termasuk fungsi paru
Pertimbangkan faktor yang mempengaruhi pemilihan terapi pada untuk
pasien tersebut
Pastikan bahwa pasien dapat menggunakan inhaler dengan benar
Jadwalkan pertemuan untuk kontrol

Setelah terapi kontrol


Nilai respon setelah 2-3 minggu atau sesuaikan dengan urgensi klinis
Sesuaikan terapi (termasuk terapi non-farmakologi)
Perimbangkan penurunan dosis ketika asma terkontrol dengan baik
dalam 3 bulan
Penilaian respon terapi
Kapan penilaian respon terapi?
1-3 bulan setelah terapi dimulai, kemudian setiap 3-12 bulan
Selama kehamilan, setiap 4-6 minggu
Setelah eksaserbasi, setiap minggu

Stepping up terapi asma


Sustained step-up, minimal 2-3 bulan jika respon buruk
Short-term step-up, untuk 1-2 minggu meliputi infeksi virus atau
alergen
Day-to-day adjustment
Untuk pasien dengan terapi dosis rendah ICS/formoterol maintenance
and reliever regimen*

Stepping down terapi asma


Pertimbangkan step-down setelah gejala terkontrol baik selama 3 bulan
Temukan dosis minimum yang efektif pada masing-masing pasien yang
dapat mengontrol gejala maupun eksaserbasi
Faktor-faktor yang meningkatkan risiko kematian terkait
dengan asma

Riwayat asma yang membutuhkan intubasi dan ventilation


mekanik
Perawatan darurat terkait asma pada beberapa tahun
sebelumnya
Saat menggunakan atau baru berhenti menggunakan
kortikosteroid oral
Tidak sedang menggunakan corticosteroids inhalasi
Over dalam penggunaan SABA, terutama menggunakan
lebih dari satu tabung salbutamol
Mempunyai sebuah riwayat penyakit kejiwaan atau masalah
psikososial
Ketidakpatuhan dengan obat asma
Alergi makanan pada pasien dengan asthma
Asma eksaserbasi
ASMA EKSASERBASI

Eksaserbasi asma adalah episode yang ditandai dengan


peningkatan progresif gejala sesak napas, batuk, mengi
atau sesak dada dan penurunan progresif fungsi paru-paru.

Eksaserbasi dapat terjadi pada pasien dengan riwayat asma


atau terkadang presentasi pertama asma. Biasanya terjadi
karena paparan agen eksternal (misalnya virus infeksi
saluran pernapasan atas, serbuk sari atau polusi) dan / atau
kepatuhan dengan obat pengontrol
Child presents with acute or sub-acute asthma exacerbation
PRIMARY CARE or acute wheezing episode

Consider other diagnoses


ASSESS the CHILD Risk factors for hospitalization
Severity of exacerbation?

MILD or MODERATE SEVERE OR LIFE THREATENING


Breathless, agitated any of:
Pulse rate 200 bpm (0-3 yrs) or 180 bpm (4-5 Unable to speak or drink
yrs)
Central cyanosis
Oxygen saturation 92%
Confusion or drowsiness
Marked subcostal and/or sub-glottic
START TREATMENT retractions
Salbutamol 100 mcg two puffs by pMDI + Oxygen saturation <92%
spacer Silent chest on auscultation
or 2.5mg by nebulizer Pulse rate > 200 bpm (0-3 yrs)
Repeat every 20 min for the first hour if needed or >180 bpm (4-5 yrs)
Controlled oxygen (if needed and available): URGENT
target saturation 94-98%

MONITOR CLOSELY for 1-2 hours TRANSFER TO HIGH LEVEL CARE


Transfer to high level care if any of: (e.g. ICU)
Lack of response to salbutamol over 1-2 hrs While waiting give:
Any signs of severe exacerbation Salbutamol 100 mcg 6 puffs by
pMDI+spacer (or 2.5mg nebulizer). Repeat
Increasing respiratory rate
every 20 min
Decreasing oxygen saturation as needed.
Oxygen (if available) to keep saturation 94-
98%
Prednisolone 2mg/kg (max. 20 mg for <2
yrs; max. 30 mg for 25 yrs) as a starting
dose
Consider 160 mcg ipratropium bromide
(or 250 mcg by nebulizer). Repeat every
20 min for 1 hour if needed.

GINA 2015, Box 6-8 (2/3) Global Initiative for Asthma


MONITOR CLOSELY for 1-2 hours TRANSFER TO HIGH LEVEL CARE
Transfer to high level care if any of: (e.g. ICU)
Lack of response to salbutamol over 1-2 hrs While waiting give:
Any signs of severe exacerbation Salbutamol 100 mcg 6 puffs by
pMDI+spacer (or 2.5mg nebulizer). Repeat
Increasing respiratory rate every 20 min
Decreasing oxygen saturation as needed.
IMPROVING Oxygen (if available) to keep saturation 94-
98%
Prednisolone 2mg/kg (max. 20 mg for <2
CONTINUE TREATMENT IF NEEDED yrs; max. 30 mg for 25 yrs) as a starting
Worsening,
Monitor closely as above or failure to dose
If symptoms recur within 3-4 hrs respond to Consider 160 mcg ipratropium bromide
10 puffs (or 250 mcg by nebulizer). Repeat every
Give extra salbutamol 2-3 puffs per hour salbutamol 20 min for 1 hour if needed.
Give prednisolone 2mg/kg (max. 20mg for over 3-4 hrs
<2 yrs; max. 30mg for 2-5 yrs) orally

IMPROVING

DISCHARGE/FOLLOW-UP PLANNING
Ensure that resources at home are adequate.
Reliever: continue as needed
Controller: consider need for, or adjustment of, regular
controller
Check inhaler technique and adherence
Follow up:within 1-7 days
Provide and explain action plan

FOLLOW UP VISIT
Reliever: Reduce to as-needed
Controller: Continue or adjust depending on cause of exacerbation, and duration of need for extra salbutamol
Risk factors: Check and correct modifiable risk factors that may have contributed to exacerbation, including
inhaler technique and adherence
Action plan: Is it understood? Was it used appropriately? Does it need modification?
Schedule next follow up visit

GINA 2015, Box 6-8 (3/3) Global Initiative for Asthma


TERIMAKASIH