Anda di halaman 1dari 12

Disusun Oleh:

KELOMPOK 4
Andre Setiawan 1414111006
Andree Firmansyah 1414111007
Annisa Husnul K 1414111008
Astri Ningtias S 1414111010
Erlangga Prasetyo 1414111024
Helpo Prayor 1414111030
Jafar Sidik 1414111033
M. Ainul Yaqin 1414111038
M.Derry Belva Alem 1414111039
M. Afriansyah 1413121133
Pendahuluan
Manajemen konflik dapat
melibatkan bantuan diri
sendiri, kerjasama dalam
memecahkan masalah
Manajemen konflik (dengan atau tanpa
merupakan langkah yang bantuan pihak ketiga)
diambil para pelaku atau atau pengambilan
pihak ketiga dalam rangka keputusan oleh pihak
mengarahkan perselisihan ketiga.
ke arah hasil tertentu
Menurut Killman dan Thomas Menurut Ross (1993),
(1978), konflik adalah kondisi manajemen konflik merupakan
terjadinya ketidakcocokan antar langkah-langkah yang diambil
nilai atau tujuan-tujuan yang ingin para pelaku atau pihak ketiga
dicapai, baik yang ada dalam diri dalam rangka mengarahkan
individu maupun dalam perselisihan ke arah hasil tertentu
hubungannya dengan orang lain. yang mungkin atau tidak
Kondisi yang telah dikemukakan mungkin menghasilkan suatu
tersebut dapat mengganggu bahkan akhir berupa penyelesaian
menghambat tercapainya emosi konflik dan mungkin atau tidak
atau stres yang mempengaruhi mungkin menghasilkan
efisiensi dan produktivitas kerja ketenangan, hal positif, kreatif,
(Wijono, 1993, p.4). bermufakat, atau agresif.
Lanjutan.....

Menurut Stoner Daniel Webster mendefinisikan


konflik organisasi ialah mencakup konflik sebagai:
ketidaksepakatan soal alokasi 1. Persaingan atau pertentangan
sumberdaya yang langka atau antara pihak-pihak yang tidak
peselisihan soal tujuan, status, nilai, cocok satu sama lain.
persepsi, atau kepribadian. 2. Keadaan atau perilaku yang
(Wahyudi, 2006:17). bertentangan (Pickering, 2001).
Jenis-jenis konflik Menurut James A.F.Stoner dan Charles Wankel (dalam
Goleman, 2002: 98)

. Konflik antara
kelompok dalam
Konflik
organisasi yang
intrapersonal sama
Konflik antar (Intraorganisasi)
individu-individu
dan kelompok-
kelompok
(Intergroub

Konflik Konflik antara


interpersonal organisasi
(Interorganisasi)
Sumber-sumber Konflik
menurut Ross (1993)

Struktur Sosial

Psychocultural
Strategi Manejemen Konflik

Strategi empiris-rasional
Startegi Normatif-reedukatif

Strategi Power Coercive


Penyebab Konflik, menurut
Thomas (2001)

Struktur Perbedaan Individu

Variabel Pribadi Perbedaan Kebudayaan

Komunikasi Buruk Perbedaan Kepentingan

Perubahan Niai Yang


Cepat
Dampak Konflik, menurut Abu Ahmadi
(2007)

Bersifat Destruktif

Bersifat Konflik
Retaknya Persatuan
Kelompok

Solidaritas Pribadi Kompromi Kekerasan

Dominasi Kelompok
Peneyelesaian Konflik, Menurut Vestal (1994)

Pengkajian Intervensi

Identifikasi
Kesimpulan:

1. Konflik merupakan salah satu kondisi


ketidakcocokan seseorang terhadap yang orang lain
inginkan atau dapat dikatakan berbeda pendapat.
2. Dalam konflik membutuhkan strategi yang tepat
agar hasil yang diinginkan sesuai.
3. Konflik terjadi karna berbagai faktor atau
penyebab.