Anda di halaman 1dari 14

Korpus alienum konjungtiva

pengantar

Konjungtiva merupakan membran mukosa transparan & tipis yang


membungkus permukaan posterior kelopak mata (konjungtiva
palpebralis) dan permukaan anterior sklera (konjungtiva bulbaris)

Terdiri dr 3 bagian:
Konjungtiva bulbaris : menutupi perm. Anterior bulbus
Konjungtiva palpebralis : menutupi perm. Posterior palpebra
Konjungtiva forniks : bagian transisi yg membentuk hub. Antara bag
posterior palpebra & bulbus
Benda asing (korpus alienum) yg
terdapat pada konjungtiva

Benda asing dapat bermacam-


macam.
Contoh : serpihan logam, serpihan
kaca, atau benda organik
epidemiologi

Lebih sering pada pria


Frekuensi di AS 16%

Faktor risiko :
Pekerja mekanik mobil
Olahraga outdoor terutama jika kacamata tidak dipakai
etiologi

Benda logam :
i. magnetik :besi,seng
ii. Non magnetik : emas,perak
Benda non logam : batu, kaca, porselin, bulu mata

Inert : tidak menimbulkan reaksi jar. Mata


contoh : batu, emas, perak,platina,bbrp jenis plastik

Reaktif: menimbulkan reaksi jar. Mata .


Contoh : timah hitam, seng, nikel, alumunium, tembaga
Gambaran klinis

Pasien mengeluhkan adanya benda asing pd mata


Gejala iritasi, pasien tidak dapat melokalisir sensasinya
Mata merah
Injeksi konjungtiva
patof CA

Trauma mekanis

Ruptur kapiler
Penetrasi
konjungtiva
intraoculi
Kerusakan jaringan Perdaraha
konjungtiva (jejas) n
Laserasi konjungtiv
kornea a
Pelepasan med.
inflamasi
nosisepto
r
Injeksi
konjungtiv
a Nyeri,
gatal
Mata
merah
diagnosis

Anamnesa :
Riwayat terjadi ruda paksa/trauma
Keluhan pasien seperti terdapat benda pada mata tp tidak dpt
menunjuk lokasi benda tsb/ dimana benda tsb berada
Mata merah
Nyeri akibat iritasi
Pastikan kalau itu adlh korpus alienum konjungtiva TIDAK ADA
PENURUNAN VISUS
Px :
Inspeksi mata gunakan lampu wood sbg penerangan
Oftalmoskop
radiologi
komplikasi

Konjungtivitis
Laserasi kornea
Pendarahan subkonjungtiva
Perforasi bola mata
tatalaksana

Pengambilan (removing) CA dr mata


Profilaksis obat antibiotik
edukasi

Planning prosedur
Nilai visus
Pastikan tidak ada trauma penetrasi, periksa kornea & bilik mata
depan. Abrasi kornea biasanya berkaitan dgn CA konjungtiva
Lakukan px floresensi u/ mengetahui adanya kerusakan kornea/-
Alat & bahan

Anestesi lokal proparacaine 0.5%


Syringe disposable
Cotton bud yg dibasahi larutan saline
Klip u/ eversi kelopak mata
Pen light
Slit lamp/ kaca pembesar
langkah

Pasien diposisikan senyaman mungkin, pasien duduk dgn kepala


disandarkan pd bantal & mengadah ke atas
Jika ada slit lamp, pasien diposisikan sesuai prosedur slit lamp
Anestesi lokal dgn proparacaine 0.5% 2 tetes
Periksa konjungtiva bulbar super-infer
Keluarkan CA dgn cotton bud yg dibasahi salin dgn cara
mengusapnya
Jika memungkinkan lakukan irigasi mata
Jika tdk berhasil rujuk
(dapat diduga merupakan lesi tembus/ berpigmen pd konjungtiva)
Konseling dan Edukasi
Memberitahu pasien dan keluarga agar tidak menggosok
matanya agar tidak memperberat lesi.
Menggunakan alat/kacamata pelindung pada saat bekerja
atau berkendara.
Apabila keluhan bertambah berat setelah dilakukan
tindakan, seperti mata bertambah merah, bengkak atau
disertai dg penurunan visus segera kontrol kembali
Indikasi rujuk

CA sulit dikeluarkan
Perforasi bulbus
Laserasi sklera/kornea
Perdarahan subkonjungtiva
Penurunan visus

PROGNOSIS : DUBIA AD BONAM