Anda di halaman 1dari 20

CO2 Removal

Hybrid Separation
Sulfinol Process
Penegrtian Natural Gas

Merupakan gas alami yang diperoleh dari


bawah tanah baik sebagai gas bebas
maupun sebagai gas yang berkaitan
dengan crude oil
Mengandung sebagaian besar gas CH4
Mengandung impuritis seperti H2S, N2,
CO2 yang bercampur dengan gas alam
tersebut
Pada umunya jenuh dengan uap air
Sumber energi
Latar Belakang

Cadangan Gas Bumi Indonesia


Hambatan dalam Pemanfaatan Gas di
Kepulauan Natuna

Kandungan gas asam CO2 dalam natural gas


sebesar 70% dari total gas di East Natuna

Adanya gas CO2 dapat menyebabkan korosi pada


sistem perpipaan dan unit operasi lainnya

Perlu adanya teknologi yang tepat, efektif dan


efisien untuk dapat menghilangkan CO2 dan gas
asam lainnya dari gas alam tersebut.
Tinjauan Pustaka

Proses-proses yang dapat dilakukan untuk menghilangkan


CO2 adalah sebagai berikut (Total Fina Elf, 2002) :

Chemical Absorption
Physycal Absorption
Physycal Adsorption
Cryogenic Fractionation
Permeation (Membran)
Hybrid Separation
Chemical Absobtion

Monoethanolamine (MEA) Untuk kadar CO2 rendah dan


Diglycolamine (DGA) tekanan parsial dibawah 15
Diethanolamine (DEA) psia, penghilangan CO2 dapat
Diisopropilamne (DIPA) dilakukan dengan amine
Methyldiethanolamine process (contohnya DEA atau
(MDEA) MDEA).

K2Cr2O3 (Benfield Process). MEA hampir tidak pernah


Proses ini optimum digunakan karena
digunakan jika tekanan membutuhkan steam yang
parsial gas berada diantara banyak dan kemungkinan
30 90 psi (Salako A.E, 2005). terjadinya korosi lebih besar.
Physycal Adsorption

Adsorpsi fisika berhubungan dengan


ukuran molekul untuk menghilangkan gas
asam. Proses ini tidak dapat digunakan
untuk menghilangkan gas asam dalam
konsentrasi yang tinggi.
Physycal Absorption

Proses physical FLOUR Solvent


absorption didasarkan (Polypropylene
pada kontak fisik antara Carbonate) from FLOUR
gas yang akan diolah SELEXOL (Dimethyl Ether
dengan solven. Efisiensi of Polyethylene Glycol)
proses absorbs fisik from UOP
meningkat seiring dengan
meningkatnya teakanan PURISOL ( N-Methyl-
proses Pyrrolidone) from LURGI
RECTISOL ( Methanol)
from LURGI
Cryogenic Fractionation

Ryan Holmes
Pada proses ini tidak dapat digunakan
untuk menghilangkan H2S

SPREX
Proses ini digunakan untuk gas alam
dengan kandunga H2S yang tinggi (40 %
atau lebih)
Permeation (Membran)

Pemisahan ini berdasarkan Fenomena permeasi terjadi


prinsip pelarutan komponen gas melalui beberapa tahap :
dan selanjutnya terdifusi
kedalam material polimer Adsorpsi CO2 oleh permukaan
dengan lebih cepat diandingkan aktif membran
dengan komponen lainnya. Penangkapan CO2 oleh
Contohnya, CO2 akan terdifusi membran
lebih cepat ke dalam membran 15 Disfusi CO2 ke dalam
40 kali lebih cepat membran
dibandingkan dengan metana. Desorpsi CO2 dari membran (
pada tekanan rendah)
Hybrid Separation

Prinsip dari proses ini adalah Salah satu industri yang


dengan mengkombinasikan telah sukses menerapkan
potensi yang besar proses hybrid separation adalah
alkanolamine dalam dengan menggunakan
menghilangkan CO2 dan H2S proses SULFINOL yang
(absorbsi kimia) dan diterapkan oleh
kebutuhan energi yang perusahaan oil & gas E&P.
rendah untuk proses
regenerasi solven pada
proses absorbsi fisika.
Hybrid Separation

Sulfinol merupakan Campuran antara :


campuran sulfolane
(tetrahydrothiophene1-1 solven fisika yaitu
dioxide sebagai solven sebesar 40% (w/w),
fisika), air dan solven kimia 45 % (w/w)
diisopropylamine (DIPA) dan
atau methyldiethylamine air 15% (w/w).
(MDEA) sebagai solven
kimia.
Perbandingan beberapa proses CO2 removal

MEA DEA K2CO3 Sulfinol DGA


Lean Solution Concentration 15% w/t 25% w/t 30% w/t 80% w/t 50% w/t
Laju Aliran Stripping 1,2 1,2 0,6 0,8 1,35
Spesifikasi sweet gas ya ya tidak ya ya
HC (C3+) absorption tidak tidak tidak ya 0,01 % mol
Menghilangkan RSH sebagian sebagian tidak ya Sebagian
Menghilangkan COS ya ya ya ya tidak
Proses sulfinol secara umum

Gas Alam
O2
Kontaminan

Knockout vessel
Pretreatment
Sweet
Gas
Sulfolane Cooler
MDEA Absorber
Pendinginan
Water Absorbsi gas asam
(21oC)
Rich
Solvent
Sweet
Gas
Flash Vessel
Separation
Proses Sulfinol Secara Umum
Gas
Bahan bakar
Hidrokarbon
Flash Vessel
Separation
Rich Solvent

Preheater
Pemanasan
CO2, H2S,
COS, uap air
Regenerator
Wash Water Regenerasi Solven
P rendah, T tinggi
Regenerated
Filtrasi Karbon aktif Solven
Partikel
Padatan Regenerasi Solven
P rendah, T tinggi Clean
Regenerated
Solven
CO2 Removal Surfinol Process
Hybrid Separation
Keuntungan : Kekurangan

Proses lebih ekonomis dan Tidak dapat diterapkan jika


efisien untuk treatment gas kandungan heavy
asam dengan tekanan partial hidrokarbon dalam
yang rendah sampai yang tinggi. konsentrasi yang besar
Kebutuhan panas yang ekonomis
(tidak terlalu banyak jika
dibandingkan dengan proses
yang lain)
Kemungkinan terjadinya korosi
lebih rendah dibandingkan
proses yang lain.
Daftar Pustaka

Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral, 2013, Kajian Supply Demand Energi,
Pusat Data dan Teknologi Informasi Energi dan Sumber daya Mineral, Indonesia
Maryam T.K, 2014, Technologies for Upgrading of Carbon Dioxide- Rich Natural
Gases Challenges and Recent Advances, National Petrochemical Company
Petrochemical Research ang Technology Co., Iran
National Energy Technology Laboratory, 2011, Acid Gas Removal, U.S . Departement
of Energy
SalakoA.E., 2005, Removal of Carbon Dioxide From Natral Gas For LNG Production,
Institute of Petroleum Technology, Noerwegia
Shell Global, 2011, Sulfinol-X, Shell Global International BV
Total Fina Elf, 2002, Gas Sweetening Process, Oil And gas Processing Plant Design
And Operation Training Course
https://www.merdeka.com/uang/kementerian-esdm-tak-khawatir-gas-di-pulau-
natuna-direnggut-china.html. diakses pada 03 Juni 2017

Terimakasih