Anda di halaman 1dari 16

MUHAMMAD NURUL FIKRI

14110025

lapisan landasan juga tersusun atas lapisan-lapisan material tanah dan bebatuan. sehingga posisinya berada di bawah trek rel dan berfungsi sebagai pondasi. Sebagaimana struktur pondasi pada suatu bangunan. diantaranya : . Lapisan landasan merupakan lapisan yang harus dipersiapkan terlebih dahulu sebelum membangun trek rel.

 Formation layer merupakan perkerjaan pemadatan tanah sebagai pondasi trek rel KA. dan lempung yang diatur tingkat kepadatan dan kelembapan airnya . Formation layer ini dipersiapkan sebagai tempat ditaburkannya lapisan ballast. Lapisan ini berupa campuran tanah. pasir.

dan sekitar bantalan rel (sleepers)  Untuk meredam getaran trek rel saat rangkaian KA melintas. . sehingga trek rel tidak ambles.  Memperlancar proses drainase air hujan. Lapisan Ballast merupakan suatu lapisan berupa batu-batu berukuran kecil yang ditaburkan di bawah trek rel. samping. tepatnya di bawah.  Mencegah tumbuhnya rumput yang dapat mengganggu drainase air hujan.  Menjaga trek rel agar tetap berada di tempatnya.  Sebagai lapisan yang mudah direlokasi untuk menyesuaikan dan meratakan ketinggian trek rel (Levelling).  Menyebarkan axle load dari trek rel ke lapisan landasan di bawahnya.

.

.

Inilah komponen yang pertama kalinya menerima transfer berat (axle load) dari rangkaian KA yang lewat. R42. R33. R25 berarti batang rel ini memiliki berat rata-rata 25 kilogram/meter. mangan. dan silikon.  Di Indonesia dikenal 4 macam batang rel. Batang rel terbuat dari besi ataupun baja bertekanan tinggi. . dan R54. Misalkan. Batang rel khusus dibuat agar dapat menahan beban berat (axle load) dari rangkaian KA yang berjalan di atasnya. dan juga mengandung karbon. yakni R25.

adalah ukuran lebar trek rel. Berfungsi untuk meletakkan dan menambat batang rel. sekaligus mentransfer axle load yang diterima dari batang rel dan plat landas untuk disebarkan ke lapisan batu ballast di bawahnya. menjaga kelebaran trek (track gauge. Bantalan Slab . menumpu batang rel agar tidak melengkung ke bawah saat dilewati rangkaian KA. dengan kata lain agar batang rel tidak meregang atau menyempit. Bantalan rel (sleepers) dipasang sebagai landasan dimana batang rel diletakkan dan ditambatkan. Indonesia memiliki track gauge 1067 mm) agar selalu konstan.

Pada saat dilalui terasa nyaman karena tidak mengakibatkan getaran yang tinggi  Kekuranngan bantalan kayu :  .Tidak tahan lama. Kelebihan bantalan kayu :  . terutama pada yang memiliki curah hujan dan tingkat kelembaban yang tinggi yang mengakibatkan kayu mudah lapuk.  .Sulit untuk mencari bahan yang cocok sehingga harganya mahal ( Pada beberapa tahun ini ) .  .Memiliki tingkat elastisitas yang tinggi.

Lebih kuat untuk menahan tekanan beban kereta  Kekuranngan bantalan beton:  . karena bisa tahan sampai 20 tahun  .Lebih kaku.Memiliki daya tahan yang tinggi  .Memerlukan ketelitian yang cukup tinggi sehingga membutuhkan tenaga ahli  . sehingga getaran yang ada cukup terasa . Kelebihan bantalan beton:  .Lebih ekomonis.Harga bahan bantalan yang mahal  .Tahan terhadap cuaca dibandingkan dengan bantalan yang terbuat dari kayu  .

Lebih kuat dari pada kayu  memiliki elastisitas  Kekuranngan bantalan baja:  .Mudah anjlok terutama pada daerah yang berpasir karena memiliki beban yang lebih besar  tidak dipasang pada trek yang ter-eletrifikasi maupun pada trek yang menggunakan persinyalan elektrik .Lebih kuat untuk menahan beban  .Harganya yang mahal bahkan melebihi harga bantalan beton  . Kelebihan bantalan baja:  .

Membutuhkan dana yang sangat besar .• Kelebihan bantalan Slab: .Memiliki kualitas yang sangat tinggi .Perawatannya sangat mudah • Kekuranngan bantalan Slab: .Lebih nyaman dari pada bantalan yang lain .Memiliki tinggkat ketelitian yang sangat tinggi .Membutuhkan tenaga khusus dalam pengerjaannya .

sedangkan lubang/tempat dipasangnya penambat umumnya terpisah dari rubber pad karena telah melekat pada beton. . semacam plat tipis berbahan besi tempat diletakkannya batang rel sekaligus sebagai lubang tempat dipasangnya Penambat (Spike). sama seperti Tie Plate. di antara batang rel dengan bantalan dipasangi Tie Plate (plat landas). Sedangkan pada bantalan beton. Pada bantalan kayu maupun besi. tapi berbahan plastik atau karet dan fungsinya hanya sebagai landasan rel. dipasangi Rubber Pad.

Jenis penambat yang digunakan bergantung kepada jenis bantalan dan tipe batang rel yang digunakan. yakni Penambat Kaku dan Penambat elastis. dan (2) menjaga kelebaran trek (track gauge). agar (1) batang rel tetap menyatu pada bantalannya. Fungsinya untuk menambat/mengaitkan batang rel dengan bantalan yang menjadi tumpuan batang rel tersebut. Ada dua jenis penambat rel. .

Rail anchor digunakan pada rel yang disambung secara CWR. Satu lagi komponen trek rel KA yakni rail anchor (anti creep). . Fungsinya untuk menahan gerakan pemuaian batang rel. karena pada sambungan CWR tidak terdapat celah pemuaian.

lapisan landasan juga berfungsi untuk mentransfer beban berat (axle load) dari rangkaian KA untuk disebar ke permukaan bumi. serta kuat menahan beban rangkaian KA yang lewat. lapisan landasan (track foundation) ini dibuat untuk menjaga kestabilan trek rel saat rangkaian KA lewat. Prinsipnya. . tidak bergoyang-goyang. tidak ambles ke dalam tanah. Selain itu. Sehingga trek rel tetap berada pada tempatnya.