Anda di halaman 1dari 34

BENIGN PAROXYSMAL

POSITIONAL VERTIGO (BPPV)

Disusun oleh :
Ghea Duandiza, S.Ked
Eva Fitria Zumna, S.Ked
Suci Larasati, S.Ked

Pembimbing:
dr. Puspa Zuleika, Sp.T.H.T.K.L,M.Kes.FICM
Pendahuluan
Vertigo
o Non Vestibuler

o Vestibuler

Sentral

Perifer

BPPV: penyebab tersering Vetigo


Vestibuler Perifer
o Benign

o Paroxysmal

o Positional
Tinjauan Pustaka
Anatomi Alat Keseimbangan
Perifer
Fisiologi Alat Keseimbangan
Perifer
Definisi

BPPV

Perubahan
Gangguan Pusing posisi kepala
vestibuler berputar atau badan
Epidemiologi
10,7-64,0 kasus per 100.000
populasi per tahun
Usia tua = puncak usia 50-60 tahun
Perempuan > laki-laki
Idiopatik >>>
Kanalis posterior > lateral dan
anterior
Unilateral > bilateral
Etiologi
idiopatik (penyebab terbanyak),
trauma kepala , penyakit vestibuler
(vestibuar neuritis), migren,
implantasi gigi, operasi telinga,
posisi tidur yang lama pada pasien
post operasi atau bed rest total yang
lama
Faktor Risiko
Depresi, hipertensi, peningkatan lipid
darah, diabetes, penyakit jantung
koroner, stroke, Indeks Massa Tubuh
(IMT), merokok, dan migrain
Patofisiologi
Dua teori mengenai patofisiologi BPPV:
1. Kupulotitiasis (Schuknecht 1962).

Partikel atau otokonia (kristal


kalsium karbonat) yang melekat
pada kupula krista ampularis
2. Kanalolitiasis (Epley 1980)

Partikel atau otokonia (kristal


kalsium karbonat) yang bebas
bergerak di dalam kanalis
semisirkularis (kanalit)
KANALOLITIASIS DAN KUPULOLITIASIS

KANALOLITIASIS KSS POSTERIOR

SUPINE

utriculus

DUDUK

Canalolithiasis: Perubahan posisi vertigo dan nistagmus


Gejala Klinis
Gejala utama:
Rasa pusing berputar (Vertigo) timbul
mendadak mendadak dan kadang disertai
nistagmus karena perubahan posisi kepala
atau badan.
Gejala lainnya:
mual, muntah, tidak seimbang seperti
melayang, takut jatuh, sakit kepala,
cemas, gangguan tidur, tinnitus,
gangguan mengingat, hipersensitif
terhadap suara.
Diagnosis
Anamnesis
Pemeriksaan Fisik
Dix-Hallpike and Sidelying maneuver
untuk kanalis semi sirkularis
posterior dan anterior
Roll maneuver untuk kanalis semi
sirkularis lateral/horizontal
Dix-Hallpike maneuver
Inform concern
Pasien duduk di ujung meja
periksa.
Kepala menghadap ke kiri atau
kanan sekitar 450, lalu dengan
cepat badan pasien dibaringkan
sehingga kepala menggantung di
ujung meja periksa15.
Lihat ada/tidaknya nistagmus dan
keluhan vertigo. Pertahankan
posisi selama 10-15 detik setelah
itu pasien duduk kembali seperti
posisi semula15.
Ulangi maneuver dengan posisi
kepala ke sisi berlawanan. Ulangi
2-3 kali untuk melihat fatigue
maneuver
Dix-Hallpike maneuver
Menilai: tipe BPPV dan pola nistagmus
a. Kss posterior
b. Kss anterior

c. Kss horizontal/lateral
Side Lying

Side Lying :
Kepala pasien dihadapkan pada posisi 450 ke kiri
saat manuver side lying kanan (KSS posterior
kanan dan anterior kiri ) dan side lying kiri (KSS
posterior kiri dan anterior kanan) sebidang.

Pada pasien VPPJ setelah provokasi ditemukan


nistagmus yang timbulnya lambat (40 detik).
Sidelying maneuver
Respon Abnormal
Nistagmus pada kanalithiasis biasanya
terlambat muncul yaitu sampai 40 detik
dan biasanya hilang dalam 1 menit atau
kurang. Apabila nistagmus terjadi lebih
dari 1 menit biasanya disebabkan
kupulolithiasis
Nistagmus pada BPPV biasanya disertai
dengan vertigo yang hebat
Pemeriksa dapat mengidentifikasi
kanal mana yang terlibat
fase cepat ke atas, berputar ke kanan
kanal posterior kanan
fase cepat ke atas, berputar ke kiri
kanal posterior kiri
fase cepat ke bawah, berputar ke kanan
kanal anterior kanan
fase cepat ke bawah, berputar ke kiri
kanal anterior kiri
Perasat Rolling (Barbecue)
Respon Abnormal

BPPV kanal horizontal 2 nistagmus


Yang pertama terjadi setelah gerakan
kepala ke kanan dan yang kedua
terjadi setelah gerakan kepala ke kiri
kanal horizontal mana yang terkena
dengan melihat intensitas 2 nistagmus
dan arah fase cepatnya
fase cepat geotropic ke arah kanan
setelah gerakan kepala ke kanan dan
ke kiri setelah gerakan kepala ke kiri
kanalithiasis

fase cepat ageotropic ke arah kiri


setelah gerakan kepala ke kanan dan
ke kanan setelah gerakan gerakan
kepala ke kiri kupulolithiasis
Tatalaksana
a. Observasi: resolusi sendiri
b. Obat-obatan (vestibulosupresan):
BETAHISTIN, amitritilin, diazepam.
c. Reposisi kanalit dan pembedahan.
Tatalaksana
Tujuannya untuk reposisi kanalit
berdasarkan jenis kanal yang
terlibat:
Canalith Repositioning Treatment
(CRT) and Liberatory maneuver :
KSS posterior and anterior
Rolling (Barbecue) maneuver: KSS
lateral/horizontal
Latihan Brandt-Daroff: gejala
residual ringan
Canalith Repositioning Treatment
Liberatory maneuver
Latihan Brandt-Daroff

Dilakukan secara
rutin 10-20 kali

3 kali sehari
minimal 2 hari
Pembedahan

1. Singular Neurectomy
2. Posterior Semicirkular Canal
Occlution
3. Vestibuler Nerve Section
PROGNOSIS
Prognosis BPPV baik dimana pada
penelitian mengenai efektivitas CRT
terhadap 27 pasien BPPV kanal
posterior dilaporkan 70% tidak
mengalami kekambuhan setelah 1
minggu
THANK YOU