Anda di halaman 1dari 16

PROMOTOR KESEHATAN

MASYARAKAT

1
PENGERTIAN
Pejabat Fungsional Promotor Kesehatan Masyarakat adalah Pegawai
Negeri Sipil yang diberi tugas, tanggung jawab, wewenang, dan hak
secara penuh oleh pejabat yang berwenang untuk melakukan kegiatan
Promosi kesehatan sesuai dengan peraturan perundang-undangan

Promotor Kesehatan Masyarakat Keterampilan adalah Jabatan Fungsional Promotor


Kesehatan Masyarakat yang pelaksanaan tugasnya meliputi kegiatan teknis
operasional yang bersifat keterampilan di bidang Promosi Kesehatan.
Promotor Kesehatan Masyarakat Keahlian adalah Jabatan Fungsional Promotor
Kesehatan Masyarakat yang pelaksanaan tugasnya meliputi kegiatan yang berkaitan
dengan pengembangan pengetahuan, penerapan konsep dan teori, ilmu dan seni
untuk pemecahan masalah dan proses pembelajaran dengan cara yang sistematis di
bidang Promosi Kesehatan. 2
PERAN JABATAN FUNGSIONAL PROMOTOR
KESEHATAN MASYARAKAT
1. Advokator dalam upaya mewujudkan kebijakan berwawasan kesehatan,
2. Fasilitator dalam upaya pemberdayaan masyarakat untuk menumbuhkan kepedulian
dan peran serta masyarakat, dunia usaha, organisasi masyarakat dan lintas sektor
lainya dalam bidang kesehatan,
3. Mediator antar pemangku kepentingan untuk meningkatkan upaya promosi kesehatan
4. Pendidik dalam upaya komunikasi informasi dan edukasi dalam bidang kesehatan,
5. Perancang media promosi kesehatan agar mendapatkan pesan media yang efektif.

3
RUMPUN JABATAN
UU No. 36 Tahun 2014 tentang Tenaga Kesehatan :

KELOMPOK JENIS TENAGA


TENAGA KESEHATAN TENAGA PROMOSI KESEHATAN DAN
MASYARAKAT ILMU PERILAKU

NAMA JABATAN
PROMOTOR KESEHATAN MASYARAKAT

4
KOMPETENSI
PROMOTOR KESEHATAN
MASYARAKAT
1. Pengetahuan dasar promkes 9. Pembiayaan Promosi
2. Siklus pemecahan masalah kesehatan Kesehatan
3. Komunikasi 10. Etika dan praktek profesi
4. Kerjasama dan Kepemimpinan dalam
tim 11. Penelitian perilaku kesehatan
5. Pengembangan media 12. Kebijakan berwawasan
6. Pemberdayaan masyarakat kesehatan
7. Jejaring dan kemitraan
8. Advokasi

5
TUGAS POKOK
Melaksanakan kegiatan promosi kesehatan yang meliputi:
1. Perencanaan Promosi Kesehatan
2. Pemantauan dan Evaluasi
3. Advokasi kesehatan
4. Pengembangan Kebijakan Publik Berwawasan Kesehatan
5. Pengembangan Kemitraan
6. Pemberdayaan Masyarakat
7. Komunikasi Kesehatan
8. Pembiayaan Promosi Kesehatan
9. Pengembangan Model Promosi Kesehatan
10. Penggunaan Teknologi Tepat Guna Bidang Kesehatan
11. Pengembangan Profesi Promosi Kesehatan
ANUNG utk LOKAKARYA KURIKULUM PROMKES 2016 6
KEDUDUKAN JABATAN FUNGSIONAL
PROMOTOR KESEHATAN MASYARAKAT
Sebagai Pelaksana Teknis Fungsional Promosi Kesehatan pada :
Puskesmas
Rumah Sakit
Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota
Dinas Kesehatan Provinsi
Kementerian / Lembaga di Luar Kemenkes
UPT di lingkungan Kemenkes / Balai Kesehatan Masyarakat
Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat

7
PENGANGKATAN DALAM JABATAN
1. Jabatan fungsional Promotor Kesehatan Masyarakat Keterampilan, persyaratan:
Berijazah Diploma III Kesehatan;
Paling rendah menduduki pangkat Pengatur golongan ruang II c
Setiap unsur penilaian Sasaran Kerja Pegawai (SKP) sekurang kurangnya bernilai baik dalam 1 (satu) tahun
terakhir.
Memiliki Sertifikat pelatihan standarisasi jabatan fungsional PKM, kecuali lulusan D3 Promosi Kesehatan
2. Jabatan fungsional Promotor Kesehatan Masyarakat Keahlian, persyaratan:
Berijazah Diploma IV Kesehatan, S1 Kesehatan, S2 Kesehatan.
Paling rendah menduduki pangkat Penata Muda golongan ruang III/a.
Setiap unsur penilaian Sasaran Kerja Pegawai (SKP) sekurang kurangnya bernilai baik dalam 1 (satu) tahun
terakhir.
Memiliki Sertifikat pelatihan standarisasi jabatan fungsional PKM, kecuali lulusan D-IV / S-1/ S-2 Promosi
Kesehatan / Peminatan Promosi Kesehatan

8
KUALIFIKASI PENDIDIKAN
Dalam jabatan fungsional Promotor Kesehatan Masyarakat, kualifikasi pendidikannya
adalah sebagai berikut :
Jabatan Fungsional Keterampilan, berasal dari latar belakang minimal pendidikan D III
Kesehatan;
Jabatan Fungsional Keahlian, berasal dari latar belakang pendidikan D IV Kesehatan, S1
Kesehatan, S2 Kesehatan.
Pendidikan formal dan mendapatkan gelar/ijasah sebagai tenaga Promosi Kesehatan
dibuktikan dengan Surat Tanda Registrasi (STR)
Pendidikan dan pelatihan teknis fungsional promosi Kesehatan dan memperoleh Surat
Tanda Tamat Pendidikan dan Latihan (STTPL) atau sertifikasi
Pelatihan teknis dipersyaratkan untuk kenaikan jenjang jabatan
9
PROFIL : PROMOTOR KESEHATAN MASYARAKAT

PERAN DIMASYARAKAT
1. Fasilitator Kesehatan
2. Konselor Kesehatan
3. Advocator kesehatan
4. Konsultan community development
5. Enterpreuner promosi kesehatan
6. Desainer media promosi kesehatan
7. Trainer/educator SDM Kesehatan
8. Monev Program Kesehatan
9. Perancang program promkes
10. Konsultan humas (PR) kesehatan
1. Fasilitator Kesehatan
Peran untuk memberikan BINTEK dan memberdayakan pihak
terkait untuk peran aktif mencapai tujuan

2. Konselor Kesehatan
Peran dalam memberikan bantuan konseling masalah kesehatan
pada individu atau kelompok.
3. Advocator kesehatan
Peran dalam membangun sikap dan komitmen stakeholder
(decion maker) berkaitan isu kesehatan dalam pembangunan
berdasar evidence based.

4. Konsultan community development


Peran dalam mengembangkan potensi SDM untuk mengontrol
lingkungan dan perubahan perilaku masyarakat.
5. Enterpreuner promosi kesehatan
Peran dalam menciptakan produk dan inovasi kesehatan serta
pemasaran produk dan mengatur permodalan.

6. Desainer media promosi kesehatan


Peran dalam merancang dan memproduksi media promosi
kesehatan berbasis kebutuhan dan inovasi
7. Trainer/educator SDM Kesehatan
Peran dalam memberikan instruksi, motivasi, bimbingan,
pembinaan, perhatian, kontrol, saran, arahan dan perbaikan
dalam perubahan perilaku dan peningkatan kemampuan SDM Kes
bidang promkes

8. Monev Program Kesehatan


Peran dalam monitoring dan evaluasi program kesehatan,
meliputi semua unsur manajemen.
9. Perancang program promkes
Peran dalam merencanakan, melaksanakan dan mengendalikan
fungsi manajemen program promkes.

10. Konsultan humas (PR) kesehatan


Peran dalam merancang strategi dan penerapan fungsi public
relation dan kemampuan dalam public speaking.
TERIMA
KASIH
16