Anda di halaman 1dari 16

Prinsip Dasar Teknologi DNA

Rekombinan

Nining Puji Astuti 4401414063


Metty Oktari Andini 4401414084
Teknik DNA Komponen DNA
Rekomobinan Rekombinan
Pembentukan gen 1. Molekul DNA Target
baru melalui proses 2. Vektor
penyisipan gen asing 3. Enzim Restriksi
melalui teknik 4. Enzim Lipase
laboratorium
Langkah

1 Mengisolasi gen target

2 Memotong DNA atau gen

3 Menyisipkan fragmen DNA

Memasukkan DNA
4
rekombinan ke sel host

5 Perbanyakan sel inang


Prinsip Mengisolasi DNA
Memisahkan DNA dari komponen2 sel yang lain
Bahan-bahan:

Merusak sel Memisahkan Membersihkan


Merusak Merusak
dengan cara pita DNA dari polisakarida
membran protein dalam
mengikat ion protein dan yang mungkin
sel sel
magnesium debris ada
Enzim Endonuklease
Enzim endonuklease merupakan enzim yang
digunakan untuk memotong DNA pada urutan
tertentu (gugus polidron)

Enzim endonuklease HindII dari Haemophilus


enfluenza (smith dan Wilcok, 1970)

Enzim ini memotong pada urutan tetranukleotida,


pentanukleotida maupun Heksanukleotida
Penamaan enzim endonuklease
Huruf pertama --> Nama genus bakteri
Huruf ke-2 & ke-3 --> Huruf pertama & ke-2 nama spesies
Huruf ke-4 --> Huruf dari nama strain (bila ada)
Nomor romawi --> Nomor seri untuk membedakan masing-masing enzim
bila berasal dari spesies yang sama

E --> Eschericia
Co --> Coli
R --> RY13
I --> Urutan enzim yang ditemukan
(Nomor seri)
Pemotongan enzim restriksi akan meninggalkan bekas
pada ujung 5, ujung ini dapat mengadakan ikatan
hidrogen dengan ujung DNA lainnya yang dipotong oleh
enzim yang sama.

Pemotongan untai DNA oleh enzim restriksi dapat


memberikan hasil pemotongan yang tumpul (Blunt end)
dan ujung yang lengket (Stiky end atau cohesive end)
Urutan Pengenal beberapa enzim
restriksi endonuklease
Nama Organisme yang Urutan Ujung potongan
Enzim menghasilkan pengenalan
Alu I Arthrobacter luteus AGCT Tumpul
Bal I Brevibacterium albidum TGGCCA Tumpul
BamH I Bacillus amyloliquefaciensH GGATTC Lengket
EcoR I Escherichia coli R GAATTC Lengket
Hind III Haemophilus influenza Rd AAGCTT Lengket
Hae III Haemophilussaegyptius GGCC Tumpul
Pst I Providensia stuarii CTGCAG Lengket
Pvu I Proteus vulgaris CAGCTG Tumpul
Sal I Streptomyces albus G GTCGAC Lengket
Taq I Thermus aquaticus TGCA Lengket
Vektor sebagai Biotransport
Vektor: kendaraan yang berfungsi untuk memindahkan
gen (fragmen DNA) dari suatu organisme ke organisme
hidup lain dalam bioteknologi rekayasa genetika.

Macam:
1. Plasmid : dapat disisipi gen berukuran 5000 bp
2. Virus : dapat disisipi gen berukuran 15.000 bp
3. Cosmid : dapat disisipi gen berukuran 45.000 bp
4. YACs (Yeast Artificial Chromosomes) : dapat disisipi gen
berukuran 1 juta bp
PLASMID
Kloning
Klon adalah sekumpulan organisme identik
yang berasa dari satu sumber.
Kloning membutuhkan vektor. Vektor yang
dapat mentransfer DNA dari sel eukariotik ke
sel prokariotik disebut shuttle vectors.
Tahap Kloning

1. Insersi
3. Seleksi
ligasi

2. Transformasi
Tahap Kloning DNA
1. Mengkonstruksi molekul DNA secara in vitro
dari DNA target dengan replikon
2. Transformasi yaitu transferDNA ke sel inang
3. Propagasi sel klon secara selektif.
4. Isolasi DNA klom rekombinan
Teknologi kloning telah banyak
dimanfaatkan dalam berbagai bidang
terutama dalam bidang kesehatan /
kedokteran untuk menghasilkan protein
protein manusia yang diperlukan misalnya
insulin, vaksin serta hormon pertumbuhan.
TERIMA KASIH