Anda di halaman 1dari 35

KARYA TULIS ILMIAH

PENGETAHUAN SISWA TENTANG MENCUCI TANGAN


DENGAN BENAR DI SD NEGERI 31 MATARAM

OLEH:
DIRGAHAPRI
(P07120111056)

KEMENTERIAN KESEHATAN RI
POLITEKNIK KESEHATAN MATARAM JURUSAN KEPERAWATAN
PROGRAM STUDI D III KEPERAWATAN MATARAM
TAHUN 2014
BABI
PENDAHULUAN
LATAR BELAKANG
Latar Belakang
Anak pada hakikatnya merupakan aset terpenting dalam tercapainya
keberhasilan suatu negara, karena merupakan generasi penerus
bangsa selanjutnya. Derajat kesehatan anak pada saat ini belum
bisa dikatakan baik karena masih banyak terdapat masalah
kesehatan khususnya pada anak sekolah. Anak usia sekolah
merupakan kelompok usia yang kritis karena pada usia tersebut
rentan terhadap masalah kesehatan. Anak usia sekolah selain rentan
terhadap masalah kesehatan juga peka terhadap perubahan.
Masalah ini kurang begitu diperhatikan baik oleh orng tua. Sekolah
atau para klinisi serta profesional kesehatan lainnya yang saat ini
masih memprioritaskan kesehatan anak balita. Padahal peranan
mereka yang sangat dominan akan mempengaruhi kualitas hidup
anak di kemudian hari (Sibuea, 2010).
Cuci tangan merupakan salah satu tindakan yang mudah dan
murah untuk mencegah penyebaran penyakit. Tangan kita
sendiri justru seringkali menjadi perantara dari berbagai bakteri
untuk masuk kedalam tubuh kita. Agar memperoleh hasil yang
maksimal sebaiknya kita mengetahui bagaimana teknik
mencuci tangan yang benar.
Berbagai macam masyarakat di dunia mencuci tangan dengan
sabun untuk alasan yang berbeda-beda, walaupun pada
umumnya perilaku mencuci tangan dengan sabun secara luas
di ketahui untuk membersihkan tangan dari kuman, namun
perilaku ini tidak otomatis di lakukan untuk tujuan tersebut.
Sebuah studi awal dengan pendekatan kualitatif di Kerela,
India menunjukkan bahwa orang dewasa menginginkan tangan
yang bersih atas dasar kenyamanan, tangan tidak bau,
menunjukkan kecintaan mereka terhadap anak-anaknya dan
mempraktekkan tanggung jawab sosial mereka dalam
masyarakat. Di Grana, tercatat 25 persen dari seluruh
kematian yang dialami oleh balita adalah diakibatkan oleh
diare, dan diare tersebut dapat dicegah setiap tahunnya
dengan mencucui tangan menggunakan sabun.
RUMUSAN MASALAH
Berdasarkan latar belakang di atas perumusan
masalah dalam penelitian ini yaitu Bagaimanakah
Pengetahuan Siswa Tentang Mencuci Tangan
dengan Benar di SD NEGERI 31 MATARAM ?
TUJUAN PENELITIAN
Untuk mengetahui Pengetahuan Siswa Tentang
Mencuci Tangan dengan Benar di SD NEGERI
31MATARAM.
MANFAAT PENELITIAN

ManfaatBagiSiswa
Memberikansumbanganpengetahuanilmu
kepadamasyarakatdankhususnyapadasiswa
siswisekolahSDN31MATARAM.
ManfaatBagiPenelitiLainnya

Memberikansumbanganmasukantentang
pentingnyapengetahuanmencucitanganyang
baikdanbenarterhadapuniversitasdanpeneliti
selanjutnya.
ManfaatBagiSekolah

Pembacadapatmengetahuicaramencucitangan
yangbaikdanbenar.
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
KerangkaTeori
1.KonsepPengetahuan
Pengertianmencucitangan
TingkatPengetahuanmencucitangan:
1. Tahu(Know)
2. Memahami(Comprehention)
3. Aplikasi(Application)
4. Analisis(Analysis)
5. Sintesis(Synthesis)
6. Evaluasi(Evaluation)
2. Anak Usia Sekolah
Definisi Anak Usia Sekolah
Perkembangan Fisik Pada Anak Usia Sekolah
Ciri-ciri Anak Usia Sekolah
Tugas Perkembangan Usia Sekolah

3. Konsep Mencuci Tangan


Pengertian mencuci tangan
Tujuan mencuci tangan
Cara mencuci tangan dengan benar
Waktu Penting Cuci Tangan Pakai Sabun
BAB III
METODE PENELITIAN
RUANGLINGKUP
Tempat Penelitian
Tempat yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah SD
NEGERI 31 Mataram
Waktu Penelitian
Penyusunan proposal penelitian ini dilakukan mulai bulan
Desember 2013 sampai dengan bulan Maret 2014.
Penelitian Karya Tulis Ilmiah akan dilaksanakan pada Bulan
Maret 2014 s/d April 2014.
DESAINPENELITIAN
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Penelitian
deskriptif adalah penelitian yang bertujan untuk
mendeskripsikan (memaparkan) peristiwa-peristiwa penting
yang terjadi pada masa kini. Deskripsi peristiwa dilakukan
secara sistematis dan lebih menekankan pada data faktual
daripada penyimpulan.
POPULASI,SAMPEL,SAMPLING
Populasi
Populasi adalah keseluruhan objek penelitian atau objek
yang diteliti. semua siswa kelas 4 dan 5 di SD NEGERI 31
MATARAM Populasi dalam penelitian ini adalah sebanyak 50
orang

Sampel
Sampel adalah sebagian dari keseluruhan objek yang akan
diteliti dan dianggap mewakili seluruh populasi

Sampling
sampling adalah cara atau teknik-teknik tertentu yang
digunakan dalam mengambil sampel penelitian, sehingga
sampel tersebut sedapat mungkin mewakili populasinya .
VARIABELPENELITIAN

Variabel adalah sesuatu yang digunakan sebagai ciri, sifat,


atau ukuran yang dimiliki atau didapatkan oleh satuan
penelitian tentang suatu konsep pengertian tertentu
PENGUMPULANDATA
Data Primer
Data pengetahuan siswa tentang mencuci tangan dengan benar
di SD NEGERI 31 MATARAM, dikumpulkan melalui wawancara
langsung menggunakan kuesioner.

Data Sekunder
Gambaran umum lokasi penelitian diperoleh melalui studi
dokumentasi di SD NEGERI 31 MATARAM.
CARAPENGAMBILANDATA
Data Primer
Datatentangpengetahuansiswadiolahsecaradeskriptif
dandisajikandalamtabeldistribusifrekuensiyang
dikumpulkandenganalatbantukuesioner.Adapun
jumlahpernyataanadalahsebanyak10itemdengan
ketentuanbilamenjawabbenar1buahitempertanyaan
diberiskor1danjikamenjawabsalahdiberiskor0dimana
skormaksimaladalah10danskorminimaladalah0.

Data Sekunder
Gambaranumumlokasipenelitiandiolahsecaradeskriptif
dandisajikandalambentuknarasi.
CARAPENGOLAHANDATA
RUMUS:

P=f / N x 100%
P= persentase
f=Skoryangdiperolehresponden
N=Nilai
Setelah didapat persentase, ditentukan
Baik : Hasil Presentase 76%-100%
Cukup : Hasil Presentase 56-75%
Kurang : Hasil presentase 56 %

(Arikunto, 2002)
No Variabel Definisi Parameter Alatukur Skala Kategori
operasional ukur

1. Pengetahuan Hasil dari tahu 1. Pengertian Kuesioner Ordinal Pengetahuan:


siswaSD siswa yang mencuci Baik=76100%
tentang diperolehmelalui tangan. Cukup=5675%
mencuci pengindraan 2. Tujuan mencuci Kurang=<56%
tangan baikpenglihatan, tangan.
denganbenar. pendengaran, 3. Cara mencuci
perabaan, tangan dengan
penciuman, rasa benar.
danrabatentang 4. Waktu penting
cara mencuci cuci tangan
tangan dengan pakaisabun.
benar. 5. Manfaat
mencuci tangan
denganbenar.

BABIV
HASILPENELITIAN
GAMBARANUMUMLOKASI
PENELITIAN

LetakdanLuasSDNegeri31Mataram
SDNegeri31Mataramberadadalamwilayah
KotaMataramyangterletakdijalan
SwaramahardikaNo.20Mataram,Kelurahan
MataramTimurKecamatanMataram.Sekolah
inididirikanpadatahun1978.
SDNegeri31Matarammempunyailuastanah
sekolah1900,yangterdiridari15(Limabelas)
ruanganyaitu:6ruangbelajar,1perpustakaan,
1ruangkepalasekolah,1ruangguru,1ruang
tatausaha,1ruangUKS,1kantin,2WCdan1
gudang.
GAMBARANKARAKTERISTIK
RESPONDEN

gambar di atas menunjukkan bahwa


responden yang jumlahnya paling banyak
adalah perempuan yaitu sebesar 56%.
DISTRIBUSIRESPONDEN
BERDASARKANUSIA

Gambar di atas menunjukkan usia responden paling banyak adalah


responden yang berusia 10 dan 11 tahun sebesar 32% dan yang paling sedikit
adalah responden yang berusia 13 tahun sebesar 4%.
HASILPENELITIAN

No Pengetahuan Frekuensi Persentase


1 Baik 33 66
2 Cukup 14 28
3 Kurang 3 6
Total 50 100

Berdasarkan tabel di atas dapat dilihat bahwa sebagian besar


responden yaitu 33 orang (66%) memiliki pengetahuan baik dan sebagian
kecil responden memiliki pengetahuan yang kurang yaitu 3 orang (6%).
BABV
PEMBAHASAN
Berdasarkanhasilpenelitianyangdilakukan
terhadap50responden,dapatdiketahuibahwa
jumlahtertinggiyaiturespondendengan
pengetahuanyangbaiksebanyak33responden
(66%),dimanasebagianbesarrespondensudah
pahammengenaipengertianmencucitangan,
tujuanmencucitangan,caramencucitangan
denganbenar,waktupentingcucitanganpakai
sabun,danmanfaatmencucitangandengan
benar.
Jikadilihatdarihasilpenelitianpengetahuan
tentangmencucitangandenganbenar,34%
siswamasihkurangpahammengenaipengertian
mencucitangandenganbenar,waktumencuci
tangan,danmanfaatmencucitangan.Menurut
peneliti,halinibisadisebabkankarenadi
sekolahtidakmenyiapkantempatcucitangan
yangbaikdankurangnyapendekatan
pendekatanyangdilakukanolehpihaksekolah
maupunorangtuauntukmempromosikan
tentanggayahidupsehatsehinggasiswatidak
terbiasa,khususnyamencucitangandengan
benar.
BABVI
KESIMPULANDANSARAN
KESIMPULAN

Kesimpulanpenelitianinisebagianbesar
respondenmemilikipengetahuanbaik(66%)
ndan14siswa(28%)memilikipengetahuan
cukupsedangkan3siswa(6%)memiliki
pengetahuankurang.
SARAN
InstansiPendidikan(SDNegeri31Mataram)

Untukpihaksekolahdalamprogrampemberian
materikesehatantentangmencucitangan
denganbenaruntuksiswayaitumelalui
kegiatanUKS,ataumelaluipenyuluhanharus
tetapditingkatkan.
Untukpihaksekolahperlumengadakankerja
samalintasprogramdenganpetugaskesehatan
untukmemberikanpenjelasandaninformasi
tentangmencucitangandenganbenar.
PetugasKesehatan(UKS)
Petugaskesehatanmempunyaiperananpentinguntuk
memberikaninformasimaupunpelayanankesehatanyang
komprehensifbaikbiopsikososialdanspiritualterutama
mengenaimencucitangandenganbenar.

InstitusiPendidikan(PoliteknikKesehatanKemenkes
Mataram)
Institusipndidikansebagaipencetaktenagakesehatandan
sebagaiperwujudandaripengabdianmasyarakatagar
dapatterjunlangsungkesekolahsekolahuntuk
memberikanpromosikesehatandanseminartentang
kesehatan,khususnyatentangmencucitangandengan
benaruntukanakusiasekolah.
Siswa
Siswaagardapatmeningkatkanpengetahuan
yangdimilikitentangmencucitangandengan
benarmelaluiberbagaisumberinformasiyang
benar,sepertibukubukuyangmenyajikan
informasiyangbaikdanbenartentangmencuci
tangandenganbenar.
SEKIANDANTERIMAKASIH