Anda di halaman 1dari 37

Mata Kuliah VOLKANOLOGI

PENGAMPU:
Prof. Ris. Dr. Ir. SUTIKNO BRONTO
KOMPETENSI MATA- KULIAH

Mengajarkan mahasiswa sehingga mampu memahami apa itu


volkanologi, mengapa harus dipelajari dan bagaimana cara
mempelajarinya.
Berbekal pemahaman tsb mahasiswa diharapkan secara
geologis mampu mengenal gunung api, mengetahui manfaat
dan risiko gunung api, serta pengelolaannya.
Penguasaan dasar volkanologi ini diharapkan dapat
membantu mahasiswa dalam menyelesaikan tugas
pendidikan geologi strata 1.
Hal itu mengingat Indonesia mempunyai banyak gunung api
dan sebagian besar wilayah Indonesia tersusun oleh batuan
gunung api.
Alasan Pembelajaran
Volkanologi
Gn.api dan batuan gn.api tersebar sangat luas di
Indonesia, di darat, pulau & bawah laut
Di Sumatra volkanisme sejak umur Perm (280-250
jtl: F. Silungkang & F. Palepat), di Kalimantan umur
Trias (210 jtl: Bat. Gn.api Jambu & Sekadau) & di
Jawa sejak Kapur-Eosen (70 jtl.:F. Jatibarang)
Gn.api bermanfaat bagi kehidupan manusia ttp juga
dpt menimbulkan bencana
Pembelajaran Volkanologi utk pengembangan
geosains, meningkatkan manfaat gn.api &
mengurangi risiko bahayanya (agar hidup harmonis
dgn alam/gn.api)
Keterkaitan Ilmu-Ilmu Dasar dan
Terapan dalam Hubungannya dengan
Pembelajaran Vulkanologi
Gempa Letusan Tanah Tsunami &
Mineral Energi Lingkungan
Bumi Gn. api Longsor Mud volc

Sumber Daya Geologi Bencana Geologi

VOLKANOLOGI
KONTRAK PERKULIAHAN

Aktif mengikuti kuliah (14 x pertemuan)


Aktif menyelesaikan tugas
Aktif mencari/membaca literatur baik di
Perpustakaan maupun internet
Aktif berdiskusi dgn sesama mhs & dosen
Mengikuti fieldtrip sesuai kesepakatan
Sewaktu ujian tidak menyontek dan atau
bekerjasama dengan orang lain
LITERATUR VOLKANOLOGI

Utama: TEXT BOOKS VOLCANOLOGY


Tambahan: JURNAL ILMIAH
VOLCANOLOGY (a.l. Bulletin of
Volcanology & Journal on Volcanology
& Geothermal Research), makalah
tentang kegunungapian di berbagai
majalah ilmiah geologi
Informasi Volcanoes di internet
BAB I PENDAHULUAN
PENGERTIAN VOLKANOLOGI
Dalam bahasa Inggris: VOLCANOLOGY, terdiri atas 2 kata, yaitu
volcano (gunung api) dan logos (ilmu)
Jadi Volkanologi adalah ilmu gunung api, atau ilmu yang mempelajari
perihal/seluk beluk tentang gunung api
Kata Volcano berasal dari nama pulau gunung api, yakni Vulcano,
yang terletak di Kepulauan Aeolian, Laut Mediterania, Sicily, Italia.
Kata Vulcano berasal dari kata Vulcan (bhs Italia) yang berarti Dewa
Api, yang bermukim di pulau gunung api, Sicily.
Kata Volcano (bhs. Inggris) atau Vulcano (bhs. Italia) dalam bhs.
Belanda disebut Vulkan
Di Indonesia ilmu gunung api itu dapat disebut vulkanologi atau
volkanologi, namun penyebutannya harus konsisten
Etymology

The word volcano is thought to derive from Vulcano,


a volcanic island in the Aeolian Islands of Italy
whose name in turn originates from Vulcan,
the name of a god of fire in Roman mythology.
The study of volcanoes is called volcanology,
sometimes spelled vulcanology.
Kepulauan Aeolian, Italia

Kota Sicily
Vulcano island
Volcano (Schieferdecker, 1959)
a place at the surface of the earth where
magmatic material from the depth erupts or
has erupted in the past, usually forming a
mountain, more or less conical in shape with
a crater in the top
tempat di permukaan bumi di mana magma
dari dalam bumi keluar atau sudah keluar
pada masa lampau, biasanya membentuk
sebuah gunung berupa kerucut yang
mempunyai kawah di bagian puncaknya
PENGERTIAN GUNUNG API
MacDonald (1972):
Volcano is both the place or opening from which molten rock or
gas, and generally both, issues from the earths interior onto the
surface, and the hill or mountain built up around the opening by
accumulation of the rock material
Tempat / bukaan darimana batuan kental pijar atau gas, dan
umumnya kedua-duanya, keluar dari dalam bumi ke permukaan,
dan bahan batuan yang terakumulasi di sekeliling bukaan itu
membentuk bukit atau gunung
Alzwar dkk (1988), gunung api adalah:
Timbulan di permukaan bumi, yang tersusun atas timbunan
rempah gunung api
Tempat dengan jenis dan kegiatan magma yang sedang
berlangsung
Tempat keluarnya batuan leleran dan rempah lepas gunung api
dari dalam bumi
Molten rock (batuan pijar)
Pengertian gn.api (lanjutan)

Volcano is an opening, or rupture, in a


planets surface or crust which allows hot
magma, ash and gases to escapes from
below the surface (Internet)
place or opening (tempat/bukaan): kawah
( < 2 km) atau kaldera ( > 2 km) gn.api
molten rock and/or gas (batuan kental pijar
dan/atau gas: magma
Setiap magma yang muncul ke permukaan
bumi (solar system) adalah gunung api
(Bronto, 2006)
Gunung api, Volcano, Vulcano, Vulkan

Mayon Volcano
Philippines
The Soufriere Hills volcano erupts in the Caribbean island of Montserrat,
Saturday, Jan. 23, 2010. (AP Photo/Wayne Fenton)
G. Anak Krakatau
Di Selat Sunda, Prov. Lampung
6 Desember 2007
Kawah gn.api

Gn.api Anak Krakatau, Selat Sunda


Kawah G. Tangkubanparahu, utara Bandung
Vesuvius Volcano, Italy from plane (Pastorius, 7.8.2007)

Crater
Vesuvius Volcano, Italy
1815 Tambora Caldera, Sumbawa (: 9 km)
Batur Caldera
Bali
Rinjani Caldera, Lombok, NTB
(4,5 x 3,5 km2)
Toba Caldera
100 km long
N Sumatra
Aliran lava berstruktur bantal (pillow lavas) sebagai hasil kegiatan
gunung api bawah laut (submarine volcanoes) (Foto NOOA)
Olympus Mons (Latin: Mount Olympus)
is the tallest known mountain
in our Solar System
located on the planet Maars
The Tyashtar
Volcano erupts
a plume 330 km
above the
surface of
Jupiters
Moon Io
VOLKANISME (Volcanisms)

Proses alam yang berhubungan


dengan kegiatan gunung api, mulai
dari asal-usul pembentukan magma di
dalam bumi hingga kemunculannya di
permukaan bumi dalam berbagai
bentuk dan kegiatannya (Bronto, 2006)
Peristilahan tambahan
Gn.api aktif: pernah meletus sejak 1600 M, tidak pernah
meletus sejak 1600 M ttp masih memperlihatkan gejala
volkanisme, serta daerah yg bentuk gn.apinya tidak jelas, ttp
masih dijumpai lapangan solfatara dan fumarola, serta
kenampakan panas bumi lainnya (Neumann van Padang,
1951).
Gn.api aktif: kegiatan magmanya masih dapat diamati di
permukaan dan atau di bawah permukaan (Bronto, 2001)
Capable volcanoes: sangat mungkin aktif di masa
mendatang, selama umur reaktor daya (Perka Batan, 2008)
Volcanic unrest: suatu perubahan penting, biasanya berupa
suatu peningkatan pada kegempaan, perubahan muka tanah,
aktivitas uap air panas dll parameter di dalam atau di sekitar
suatu sistem gn.api (Newhall & Dzurisin, 1988)
Lanjutan Peristilahan

Dormant volcanoes: gn. api yg sedang


istirahat, tidak nampak ada kegiatan di
permukaan
Extinct volcanoes: gn. api yang sudah
mati/padam/tidak aktif lagi
Paleovolcanoes (gn. api purba/ fosil gn.
api): gn. api yang pernah aktif pada masa
lampau, tetapi sekarang ini sudah mati dan
bahkan tererosi lanjut sehingga fitur/
penampakannya sudah tidak sejelas gn. api
aktif masa kini (Bronto, 2009)
Organisasi Ahli Gn.api Dunia

IAVCEI: International Assocciation on


Volcanology and Chemistry Earths
Interior
Volcanologists: Ahli/Pakar Gunung Api
Sejarah Perkembangan
Volkanologi
Diawali dari tingkatan animistik (dongeng)
Penalaran ilmiah dimulai dari Empedocles
(492-432 SM) thd Mt. Etna, Italia
Catatan sejarah letusan gn.api di Indonesia
dimulai abad ke 16
Berkembang sangat pesat setelah letusan
Mount St. Helens pada 1980 di USA
Awal tahun 2000-an mulai diperkenalkan
Pandangan Geologi Gn.api dan terapannya
Erupsi gn api sejak 1790 AD
(Simkin, 1993)
Latihan Soal
Menurut pemahaman saudara, apa itu gunung api
dan mengapa volkanologi perlu diajarkan kepada
mahasiswa?
Mengapa pada awalnya manusia memuja gunung
api? Bagaimana sebaiknya hubungan manusia dan
lingkungan hidupnya dengan gunung api ?
Mengapa organisasi profesi ahli gunung api
termasuk juga ahli ilmu kimia bagian dalam bumi?
Apa perbedaan pandangan yang sering terjadi
antara orang awam dengan ahli gunung api
terhadap istilah gunung api aktif?