Anda di halaman 1dari 44

Powerpoint ini hanya

digunakan utk perkuliahan


PU saja.
Beberapa sumber gambar
mempunyai hak cipta yg
tidak bisa ditelusuri satu
persatu, utk itu mohon tidak
menyebarluaskan atau
mengunggah powerpoint ini
ke internet.
Bila ada tuntutan hukum
bukan menjadi tanggung-
jawab pengampu kuliah PERINGATAN
tetapi si pengunggah
sendiri. KERAS
Apendisitis selama kehamilan :
sebuah penyakit serius dan
masalah diagnostik
PEMBIMBING :
Dr Hari P. Sp OG
Abstrak
Insiden apendisitis selama kehamilan =
apendisitis pada populasi normal
selama kehamilan dapat terjadi berbagai
keluhan klinik. Yang bisa menyebabkan
kesulitan dalam mendiagnosa.
Menjelang semester ke dua kehamilan,
apendisitis selama kehamilan menyebabkan
peningkatan angka perforasi, kesakitan dan
kematian di bandingkan dengan appendisitis
tanpa kehamilan.
Pengantar
Apendisitis akut disebabkan oleh inflamasi
pada vermiformis apendik dan biasa nya
menyebabkan :
Nyeri pada kuadran kanan bawah
abdomen
Referred rebound tenderness
Spasme otot yang hebat
Hiperestesi kutaneus
Penyakit ini muncul dengan insiden 0.25% dari
populasi normal
Resiko untuk terkena penyakit tersebut dalam
setahun 7-9 %. apendisitis muncul dengan
insiden yang tinggi pada dekade 2-3.
Apendisitis pada kehamilan mempunyai angka
morbilitas dan mortalitas yang tinggi
dibandingkan dengan apendisitis pada
populasi tidak hamil dan juga lebih sulit
dalam membuat diagnosa tersebut.
Sejarah

Berengarius carpus, profesor ilmu bedah


di bologna dan pavia, adalah orang
pertama yang menyebutkan apendik pada
tahun 1522. Dia menjelaskan "
additamentum pada bagian ujung caecum
dengan luas kurang dari jari tangan
terkecil dan panjang 3 inch.
BAB II
SISTEM SYARAF

Farida Harahap, M.Si


SISTEM SYARAF

Sistem Saraf" atau Sistem Pengatur Tubuh.


sistem yang mengontrol semua
kegiatan di tubuh manusia
Yaitu : berjalan, menari, berjinjit,
menggerakkan tangan, mengunyah
makanan dan lainnya.
Sistem ini bekerja sebagai penghubung
dan mengkoordinasikan sistem indra, otot
dan kelenjar
Sistem Saraf terbagi atas 2 bagian
Sistem Saraf Pusat Sistem Saraf Periferi
Central Nervous System Peripheral Nervous System
(CNS) (PNS)
- Mencakup semua neuron
di otak dan sumsum tulang
belakang

- Neuron (sensorik dan motorik)


yang berjalan ke dan dari CNS
Sistim saraf

Sistem saraf Pusat / CNS Sistem syaraf Perifer (tepi) /PNS

Otak : Sumsum Saraf Saraf


Tulang
mengendali
otonom somatik :
kan Belakang
perilaku yg mengendalikan semua
(medulla organ dalam
kompleks syaraf
Otak spinalis) : tubuh dan
megendalikan yang
besar kelenjar:
perilaku
jantung,
membawa
Otak sederhana
pernapasan, impuls
kecil tek. Darah. dari
indera

Simpatetik : Parasimpatetik :
merangsang organ pengatur kerja normal
viseral dlm situasi organ viseral dlm
emosional keadaan santai
Terdiri dari : Otak and Sumsum tulang belakang

Cerebrum
brain
Cerebellum
Medulla Oblongata
Spinal Cord
Pengontrol utama gerakan tubuh
Cerebrum yang disadari dan memiliki banyak
fungsi utama
Kordinator dan penyeimbang
Cerebellum
gerakan otot

Medulla Oblongata Mengontrol gerakan yg tidak


disadari seperti tekanan darah,
(Brain Stem) denyut jantung, atau bernafas.

Penyambung utama komunikasi


Spinal Cord antara otak dan tubuh
Tidak memiliki fungsi
koordinasi hanya menerima dan
menyalurkan rangsang, yaitu :
mengatur syaraf keluar dari dan
masuk ke otak, ataupun keluar
dari dan masuk ke sumsum
tulang belakang

Terdiri dari bagian sensorik dan


motorik : Neuron sensorik,
neuron motorik dan alat indra
Sistem Syaraf Tepi / Perifer
Sistem Syaraf Somatik (SNS):
Mengirimkan rangsangan dari indra
ke CNS dan dari CNS ke otot
Contoh: merasakan kompor panas dan
menarik tangan menjauh

Sistem Syaraf Otonom (ANS)


Mengatur kegiatan organ vital
Paru-paru, perut, usus, hati
jantung, organ eliminatif, dan organ
reproduksi
Kita biasanya tidak dapat mengendalikan
kerja sistem ini. Kecuali : menahan
napas, mengontrol tekanan darah,
berkedip, bersin
Sistem Syaraf Otonom (ANS)
terdiri dari 2 :
1. Sistem syaraf Simpatetik -
Membangkitkan tubuh untuk tindakan
defensif - memobilisasi energi
( detak jantung, pencernaan ,
gula darah)
- Respon "Melawan atau lari"
2. Sistem Syaraf Parasimpatis
Menenangkan tubuh - menghemat energi
( detak jantung, gula darah, dll)
Tugas Dasar Sistem Syaraf
Input Sensorik:
Memonitor lingkungan
eksternal dan internal.

Integrasi:
Memproses informasi
dan mengintegrasikan
dg memori yg
tersimpan.

Output Motorik:
jika diperlukan,
memberi tanda pada
organ utk membuat
respon
Sistem sel syaraf
memungkinkan
kita merasakan
sakit
Neuron = 1 cell Syaraf = sejumlah neuron
merupakan satuan
kerja utama dari
sistem saraf yang
berfungsi
menghantarkan
impuls listrik yang
terbentuk akibat
adanya suatu
stimulus (rangsang).
Jutaan sel saraf ini
membentuk suatu
sistem saraf.
Terlihat berjuta sel syaraf
Setiap neuron terdiri dari satu Susunan
badan sel yang di dalamnya Sel Syaraf
terdapat sitoplasma dan inti sel.
Dari badan sel keluar dua macam
serabut saraf, yaitu dendrit dan
akson.
Dendrit : menerima dan
mengirimkan impuls ke badan sel
saraf,
Akson : mengirimkan impuls dari
badan sel ke sel saraf yang lain
atau ke jaringan lain.
Sinapsis : celah antara ujung
saraf dimana neurotransmitter
dilepaskan untuk menghantar
impuls ke saraf selanjutnya atau
organ yang dituju.
Bagaimana Neuron bekerja ?

Merupakan proses elektrokimia


Listrik di dalam neuron
Kimia luar neuron (dalam sinapsis
dalam bentuk neurotransmitter).

Aksi neuron disebut Potensi Aksi


(Action Potential).
Ada banyak protein dan bahan kimia dalam
tubuh untuk melakukan pekerjaan neuron
dendrite muscle
Axon tissue

cell body
cell
body

TYPICAL MOTOR
NEURON
synapse
Bagaimana neuron terhubung ?

Sinapsis !!
Karena antar neuron tidak berkontak
langsung, sinyal kimiawi atau
neurotransmitters akan berjalan melalui
sinapsis antara 2 neuron

Neurotransmitters : warna pink


Pesan
ditransfer
ketika
RECEPTORS
menerima
neurotrans-
mitters.
Synapse (gap)
3 tipe sel syaraf

neuron sensorik Neuron relay neuron motorik


Membawa informasi /penghantar Mengontrol respon fisikal
sampai ke otak (akal, Memproses informasi motorik ketrampilan
asupan) (pintu gerbang)) otot (gerakan)
Berdasarkan fungsinya, sel saraf dibagi 3 kelompok :
1. Sel saraf sensorik (sensory neurone)
Fungsinya menghantar impuls dari reseptor ke sistem
saraf pusat, yaitu otak (ensefalon) dan sumsum belakang
(medula spinalis).

2. Sel saraf intermediet (relay neurone)


Disebut juga sel saraf asosiasi. Sel ini ditemukan dalam
sistem saraf pusat dan berfungsi menghubungkan sel
saraf sensorik dengan sel saraf motorik atau berhubungan
dengan sel saraf lainnya yang ada di dalam sistem saraf
pusat.

3. Sel saraf motorik (motor neurone)


Fungsinya mengirim impuls dari sistem saraf pusat ke otot
atau kelenjar yang hasilnya berupa tanggapan tubuh
terhadap rangsangan.
Interneuron
Sensory Synapse
Neuron Synapse

Interneuron / Motor
relay neuron Neuron

Synapse

Motor Sensory Kontraksi


Neuron Neuron Otot
Jumlah neuron
Brain vs spinal cord vs syaraf perifer

Jumlah neuron di otak manusia = 100 miliar

Jumlah neuron di sumsum tulang belakang = 1 milyar


Akson terpanjang = 15 feet
Jumlah sinapsis dalam 1 neuron

1,000 sd 10,000 !!
Saraf bekerja sama dengan otot untuk
gerakan. Impuls dimulai ketika satu
neuron dirangsang oleh neuron lain atau
oleh organ-organ indera.
Impuls yang menelusuri akson neuron
sensorik ke sel-sel otak disebut
interneuron.

Otak kemudian akan mengirimkan impuls


melalui neuron motorik ke otot atau organ
yang diperlukan untuk berkontraksi.
Suatu reaksi otomatis yang REFLEKS
terjadi tanpa berpikir tentang
hal itu.
Refleks adalah Reflex Arc
respon spontan yang
diproses di sumsum
tulang belakang dan
bukan otak.

Refleks melindungi tubuh


sebelum otak mengetahui
apa yang sedang terjadi.

Refleks terjadi cepat dalam


waktu kurang dari satu detik.
Faktor yg mengubah neuron dan koneksinya
Kecelakaan
Narkoba
Alkohol
Penyakit
Kecelakaan
Terjadinya cedera fisik pada neuron
Obat-obatan, narkoba dan alkohol mengikat reseptor
penting pada neuron. Pengikatan yang berulang
menyebabkan neuron mati atau tidak berfungsi
Narkoba = neuron mati
Alkohol merusak dendrit - dapat
diperbaiki lagi setelah berhenti minum

Alkohol menghambat reseptor


dan memperlambat transmisi
Parkinson's Disease
ALS - Lou Gehrigs Disease
Penyakit Huntingtons Disease
Multiple Sclerosis
Alzheimer's
Cerebral Palsy
Epilepsy
ALS
Amyotrophic Lateral Sclerosis ALS atau penyakit Lou Gehrig
atau penyakit motor neuron
(MND) adalah penyakit yang
mempengaruhi sel-sel saraf di
otak dan sumsum tulang
belakang yang menyebabkan
kelemahan otot dan atrofi.

Penyakit ini menyebabkan


kematian neuron motorik,
yaitu otak kehilangan
kemampuan untuk
mengendalikan gerakan otot.
Ketika otot dalam diafragma
dan dinding dada gagal,
Penderita ALS bertahan 2 sd 5 tahun setelah penderita akan kehilangan
diagnosis. Stephen Hawking - ahli fisika terkenal kemampuan untuk bernapas
asal Inggris ini mampu hidup hingga 47 tahun tanpa bantuan ventilasi.
setelah divonis ALS
Penyakit Parkinson
Penyakit degeneratif pada
sistem saraf
(neurodegenerative) yang
bersifat progressive.
Gejala : ketidakteraturan
pergerakan (movement
disorder), tremor pada
saat istirahat, kesulitan
pada saat memulai
pergerakan, dan kekakuan
otot.
Bagimana
jika neuron
tidak
berfungsi di
Di sini sini ? Di sini
Di sini
Di sini
REFERENCES
http://faculty.washington.edu/chudler/facts.html
http://occawlonline.pearsoned.com/bookbind/pubbooks/campbell6e_awl/c
hapter0/deluxe.html
JOSHSANESPPT.PPT
www.alfamilyties.org/presentations/The%20Neurobiology%20of%20Adole
scent%20Substance%20Abuse%20II.ppt
http://www.nsbri.org/Education/High_Act.html
http://www.pfizer.com/brain/teachers_html.html
http://www.research.buffalo.edu/quarterly/vol10/num01/n1.shtml
http://www.aim-digest.com/gateway/pages/brain/articles/myths.htm
http://www.nida.nih.gov/pubs/teaching/Teaching5/Teaching3.html
http://www.accessexcellence.com/AE/
http://psych.colorado.edu/~kenth/Image14.gif
Neurobiology Activities and Labs
What Does Your "Homunculus" Look Like?
(www.accessexcellence.org/AE/AEPC/WWC/1991/homunculus.
html)
Effect of Environment on Memory
(http://www.accessexcellence.org/AE/AEC/AEF/1996/brown_me
mory.html)
Taste Activity
(http://yucky.kids.discovery.com/flash/fun_n_games/activities/ex
periments/experiment_truly_tasteless.html)
A healthy brain? - Caffeine activity
(http://www.pfizer.com/brain/teachers_html.html)
Pillbug behavior Lab - (http://www.udel.edu/msmith/pillbugs.html)
This powerpoint was kindly donated to
www.worldofteaching.com

http://www.worldofteaching.com is home to over a


thousand powerpoints submitted by teachers. This is a
completely free site and requires no registration. Please
visit and I hope it will help in your teaching.