Anda di halaman 1dari 41

PREEKLAMSIA

PREDIKSI, DETEKSI DINI DAN MONITORING

DALIMAN

SEMINAR NAS, POGI KOMBMS, 13.11.16.


Kamis, 13 Juli 2017 1
DALIMAN.DM16
Skrining, uji diagnostik,
tes deteksi dini dan
prediksi

SEMINAR NAS, POGI KOMBMS, 13.11.16.


Kamis, 13 Juli 2017 2
DALIMAN.DM16
SKRINING SYARAT :
1. Penyakit target skrining merupakan
penyebab utama morbiditas dan
Skrining mortalitas,
2. Tersedia alat diagnostik yang terbukti
adalah kegiatan memadai,
untuk memisahkan
3. Tersedia penatalaksanaan yang
sekelompok orang efektif untuk mencegah morbiditas
yang memiliki dan mortalitas individu yang terbukti
positif,
RISIKO TINGGI
4. Penatalaksanaan dini terbukti
untuk menderita memberikan manfaat lebih
suatu PENYAKIT dibandingkan pada kasus lanjut
simtomatis,
dari sebuah
POPULASI besar 5. Skrining dapat diterima oleh
masyarakat dan berbagai pihak terkait.
yang SEHAT.
CE&BU, CLINICAL EPIDEMIOLOGY AND BIOSTATISTICS UNIT, FK UGM

SEMINAR NAS, POGI KOMBMS, 13.11.16.


Kamis, 13 Juli 2017 3
DALIMAN.DM16
Uji Diagnostik
Uji diagostik harus memberi manfaat lebih
dibandingkan yang sudah ada, al.:
Sensitivitas.
1. Nilai diagnostik tidak jauh dari
standarnya, Spesifisitas.
Predictive value
2. Memberikan kenyamanan, hasil POSISTIF.
kemudahan yang lebih bagi pasien, Predictive value
termasuk misalnya dari sisi BIAYA, hasil NEGATIF.
3. Secara teknis lebih sederhana dan Likelihood Ratio
(LR) POSITIF.
mudah aplikasinnya,
Likelihood Ratio
4. Dapat mendiagnosis penyakit pada fase (LR) NEGATIF.
lebih dini.
CE&BU, CLINICAL EPIDEMIOLOGY AND BIOSTATISTICS UNIT, FK UGM
SEMINAR NAS, POGI KOMBMS, 13.11.16.
Kamis, 13 Juli 2017 4
DALIMAN.DM16
UJI Hasil TES HASIL BAKU EMAS
Total
Positif Negatif
DIAGNOSTIK Positif a b a+b
SENSITIVITAS = Negatif c d c+d
a/(a+c) Total a+c b+d a+b+c+d
SPESIFISITAS= Likelihood Ratio (LR) POSITIF =
d/(b+d) SENSITIVITAS/ (1-SPESIFISITAS)
PV positif =
a/(a+b) Likelihood Ratio (LR) NEGATIF =
(1-SENSITIVITAS)/ SPESIFITAS
PV negatif =
d/(c+d)
Prevalensi = CE&BU, CLINICAL EPIDEMIOLOGY AND
(a+c)/(a+b+c+d) BIOSTATISTICS UNIT, FK UGM

SEMINAR NAS, POGI KOMBMS, 13.11.16.


Kamis, 13 Juli 2017 5
DALIMAN.DM16
Likelihood Ratio (LR)
PREEKLAMSIA
LR mengidikasikan bahwa BERAPA BANYAK
hasil tes akan MENINGKATKAN atau
MENURUNKAN KEMUNGKINAN
BERKEMBANG Preeklamsia.

Tes dengan LR positif TINGGI dan LR


negatif RENDAH dianggap dapat
digunakan dalam PRAKTIK KLINIK.
Chesleys: Hypertensive Dysorders in Pregnancy, Taylor RN, et.al., 2015
SEMINAR NAS, POGI KOMBMS, 13.11.16.
Kamis, 13 Juli 2017 6
DALIMAN.DM16
Likelihood Ratio
1. Tes dengan LR positif 10 dan
(LR) LR negatif 0,1 adalah
PREEKLAMSIA PALING BAIK untuk digunakan
dalam PRAKTIK KLINIK

o Dengan normogram 2. Tes dengan LR positif 5-10 dan


LR negatif 0,1-02, berarti nilai
FAGAN dapat PREDIKSI MODERAT,
dihitung estimasi
kemungkinan 3. Tes dengan LR positif <5 dan LR
terjadinya penyakit. negatif >0,2, berati nilai
PREDIKSI MINIMAL.
o LR + 15, LR- 0,1,
pretest probability Dengan prevalensi RENDAH PE
5%, jika tes + post (1,3-6,7 % di negara BERKEMBANG
dan 0,4-2,8 % di negara MAJU,
test probability 44 diperlukan LR positif > 15 dan
%, jika tes post test LR negatif , < 0,1.
probablity 0,6 % Chesleys: Hypertensive Dysorders in Pregnancy,
Taylor RN, et.al., 2015
SEMINAR NAS, POGI KOMBMS, 13.11.16.
Kamis, 13 Juli 2017 7
DALIMAN.DM16
Tes deteksi dini dan prediksi
risiko
Tes deteksi dini adalah pemeriksaan yang
memungkinkan penyakit dikenali pada tahap
awal.
Tes prediksi risiko adalah pemeriksaan
yang memungkinkan memprediksi terjadinya
penyakit pada tahap penyakit belum ada
sama sekali.
Hal itu dimungkinkan karena tes prediksi risiko menilai
faktor risiko kuat pada penyakit tertentu.
SEMINAR NAS, POGI KOMBMS, 13.11.16.
Kamis, 13 Juli 2017 8
DALIMAN.DM16
Faktor risiko
PREEKLAMSIA

SEMINAR NAS, POGI KOMBMS, 13.11.16.


Kamis, 13 Juli 2017 9
DALIMAN.DM16
FAKTOR RISIKO PATNER :
PREEKLAMSIA / 1. PATNER BARU,
EKLAMSIA 2. KONTRASEPSI BARIER,
PASIEN : 3. KEHIDUPAN SEKSUAL
BERSAMA YANG SINGKAT,
1. HIPERTENSI KRONIK, 4. ISEMINASI DONOR.
2. PENYAKIT GINJAL,
3. RIWAYAT KELUARGA, KEHAMILAN :
4. UMUR IBU EKSTRIM,
1. JARAK KEHAMILAN 10
5. OBESITAS, TAHUN,
6. DIABETES (Pre- 2. PRIMIGRAVIDA,
gestasional),
3. RIWAYAT PREEKLAMSIA
7. Antiphospholipid PADA KEHAMILAN
syndrome (APS), SEBELUMNYA,
8. Systemic lupus 4. KEHAMILAN MULTIPEL,
erythematosus (SLE),
5. KEHAMILAN MOLA,
9. Penyakit autoimun lain.
6. FETOPLASENTAL TRISOMY.
Obstetric and Intrapartu m Emergencies, 2013
SEMINAR NAS, POGI KOMBMS, 13.11.16.
Kamis, 13 Juli 2017 10
DALIMAN.DM16
Faktor risiko PE
Emedicine, Preeclampsia, Lim HK, 2016
1. Nuliparitas (3:1),
2. Umur > 40 tahun (3:1),
3. Ras Kulit hitam (1,5:1),
4. Riwayat Keluarga (5:1),
5. Penyakit ginjal kronis (20:1),
6. Hipertensi kronis (10:1),
7. Antiphospholipid syndrome (APS) (10:1),
8. Diabetes mellitus (2:1),
9. Kehamilan ganda (tidak tergantung zygositas) (4:1),
10. BMI (3:1),
11. Angiotensinogen gen T235 homozygous (20:1),
12. Angiotensinogen gen T235 heterozygous (4:1).

SEMINAR NAS, POGI KOMBMS, 13.11.16.


Kamis, 13 Juli 2017 11
DALIMAN.DM16
1. Nuliparitas,
Faktor Risiko 2. Umur > 40 tahun,
3. Kehamilan dengan Assisted
Preeklamsia Reproduction (AR),
4. Jarak kehamilan > 7 tahun,
5. Riwayat Preeklamsia pada keluarga,
Umumnya, 6. Wanita melahirkan bayi dengan SGA,
7. Obesitas/ DM gestasional,
Preeklamsia 8. Kehamilan multifetal,
dianggap 9. Preeklamsia pada kehamilan
sebelumnya,
penyakit pada 10. Riwayat keluaran jelek pada kehamilan
sebelumnya,
kehamilan 11. Fetal Growth Restriction, Abrupsio
Plasenta, fetal death,

pertama
12. Kondisi kelainan medik-genetik,
13. Hipertensi kronik,
14. Penyakit ginjal,
seorang 15. DM tipe I (insulin dependent),
wanita. 16.
17.
Antiphospholipid antibody syndrome,
Mutasi faktor V Leiden,
Obstetrics, Gabbe et.al, 2017
SEMINAR NAS, POGI KOMBMS, 13.11.16.
Kamis, 13 Juli 2017 12
DALIMAN.DM16
TEST PREDIKSI
PREEKLAMSIA

SEMINAR NAS, POGI KOMBMS, 13.11.16.


Kamis, 13 Juli 2017 13
DALIMAN.DM16
Kriteria untuk penggunaan
tes prediksi klinik pada PE
Simpel,
Tidak berbahaya/ merusak,
Meberikan beban ketidaknyamanan
LR positif
yang minimal pada wanita, tinggi (> 15),
Teknologi yang digunakan untuk
mengukur harus tersedia banyak.
Cepat, LR negatif
Tidak mahal,
Noninvasive,
rendah (< 0,1).
Mudah digunakan pada awal kehamilan,
Hasil tes harus valid, dipercaya, dapat
digandakan/ diulang. Chesleys: Hypertensive
Dysorders in Pregnancy,
Taylor RN, et.al., 2015
SEMINAR NAS, POGI KOMBMS, 13.11.16.
Kamis, 13 Juli 2017 14
DALIMAN.DM16
TES PREDIKSI UNTUK PREEKLAMSIA
TES BERKAITAN DENGAN DISFUNGSI
RESISTENSI VASKULER/ PERFUSI PLASENTA.

TES BERKAITAN DENGAN DISFUNGSI


ENDOKRINOLOGI UNIT PALSENTA-JANIN

TES BERKAITAN DENGAN DISFUNGSI GINJAL

TES BERKAITAN DENGAN DISFUNGSI STRES


OKSIDATIF/ ENDOTELIAL
Chesleys: Hypertensive Dysorders in
TES LAIN Pregnancy, Taylor RN, et.al., 2015
Williams Obstetrics, Cunningham, 2014
SEMINAR NAS, POGI KOMBMS, 13.11.16.
Kamis, 13 Juli 2017 15
DALIMAN.DM16
TES BERKAITAN DENGAN DISFUNGSI RESISTENSI
VASKULER/ PERFUSI PLASENTA.

1. ROLL-OVER TEST.
2. ISOMETRIC HANDGRIP EXERCISE TEST.
3. COLD PRESSOR TEST.
4. FLICKER-FUSION THRESHOLD TEST.
5. PRESSOR RESPONSE TO AERROBIC EXERCISE.
6. INTRAVENOUS INFUSION OF ANGIOTENSIN II.
7. MEAN ARTERIAL BLOOD PRESSURE.
8. ASSESMENT OF ARTERIAL STIFFNESS.
9. PLATELET ANGIOTENSIN II BINDING.
10. PLATELET CALCIUM RESPONSE TO ARGININ VASOPRESSIN.
11. RENIN.
12. 24-HOUR AMBULATORY BLOOD PRESSURE MONITORING.
13. TRANSCRANIAL DOPPLER VELOCIMETRY,
14. OPHTHALMIC SRTERY DOPPLER VELOCIMETRY.
15. ULTRASONOGRAPHIC PLACENTAL VOLUME, LOCATION, AND VASCULARIZATION.
16. 3D POWER DOPPLER OF THE UTEROPLACENTAL CIRCULATION SPACE.

17.UTERINE ARTERY DOPPLER


VELOCIMETRY
SEMINAR NAS, POGI KOMBMS, 13.11.16.
Kamis, 13 Juli 2017 16
DALIMAN.DM16
TES BERKAITAN DENGAN DISFUNGSI
ENDOKRINOLOGI UNIT PALSENTA-JANIN

1. Human chorionic gonadotropin (hCG),


2. Alpha fetoprotein,
3. Estriol,
4. 2-Methoxyestradiol,
5. Inhibin A,
6. Pregnancy-associated plasma protein A (PAPP-A),
7. Activin A,
8. Placental protein 13 (PP-13),
9. Corticotrophin-releasing hormon,
10. A disintegrin and metaloprotease 12 (ADAM-12),
11. Kisspeptin,
12. Preganancy-specific 1-glycoprotein (SP-1)

SEMINAR NAS, POGI KOMBMS, 13.11.16.


Kamis, 13 Juli 2017 17
DALIMAN.DM16
TES BERKAITAN DENGAN
DISFUNGSI GINJAL
1. Serum uric acid,
2. Microalbuminuria,
3. Urinary calcium excretion,
4. Urinary kallikrein,
5. Microtransferrinuria,
6. N-Acetyl--glucosaminidase,
7. Cystatin C,
8. Prodocyturia.
SEMINAR NAS, POGI KOMBMS, 13.11.16.
Kamis, 13 Juli 2017 18
DALIMAN.DM16
TES BERKAITAN DENGAN DISFUNGSI
STRES OKSIDATIF/ ENDOTELIAL
Resistin,
Platelet count an Inositol phosphoglycan P-type,
volume, Antiphospholipid antibodies,
Fibronectin, Plasminogen activator inhibitor,
Endothelin, neurokinin B, Leptin,
Prostacyclin, Dimethylarginie,
Pentraxin 3,
Thromboxane, Paraoxonase 1,
C-reactive protein, Tryptophan,
Cytokines, Endthelial cell adhesion molecules [P-and E-
Matrix metalloproteinase-9 selectinvascular cell adhesion molecule-1
(MMP-9), (VICAM-1), and intercellularadhesion molecule-1
Homocysteine, (ICAM-1)]
Isoprostanes, Angiogenic factor ( placental growth
Serum
Lipids, factor/ PlGF; vascular endothelial
Ceruloplasminm,
growth factor/ VEGF; fms-like
Insulin resistance,
Adiponectin, tyrosine kinase receptor-1/ sFlit-1,
endoglin; angiopoietin)
SEMINAR NAS, POGI KOMBMS, 13.11.16.
Kamis, 13 Juli 2017 19
DALIMAN.DM16
TES LAIN
Hematocrit, Histidine-rich glycoprtein,
Carboxyhemoglobin, Lymphocyte micronucleus
Total proteins, (maternal chromosomal
Antithrombin III, damage),
Hydroxysteroid (17-)
Magnesium, dehydrogenase 1,
Calcium,
Ferritin, Testosterone,
Transferrin, Cell-free fetal DNA,
Haptoglobin, Insulin-like growth factors/
Atrial natriuretic peptide, Insulin-like growth factor
2-Microglobulin, binding protein-1,
High temperature requirement Proteomic, metabolomic and
A3 (HtrA3) pretease, transcriptomic markers,
25-Hydroxyvitamin D, Combination of test and
Thyroid function-related tests. maternal characteristics.

SEMINAR NAS, POGI KOMBMS, 13.11.16.


Kamis, 13 Juli 2017 20
DALIMAN.DM16
Prediksi Beberapa pemeriksaan
preeklamsia dibuat untuk meprediksi
PREEKLAMSIA termasuk
doppler a. Uterina dan
PASTINYA, HASIL biomarker serum.
TERBAIK
Doppler a. Uterina
SKRINING UNTUK mempunyai kelebihan dalam
PREDIKSI memprediksi PREEKLAMSIA
PREEKLAMSIA pada AWAL KEHAMILAN,
MASIH ditandai dengan peningkatan
MEMERLUKAN RESITENSI aliran disertai
hasil yang tidak normal atau
RIWAYAT MEDIS menetapnya unilateral atau
LENGKAP. bilateral DIASTOLIC NOTCH.

Pacheco, LD et.al: MATERNAL MEDICINE, 2015.

SEMINAR NAS, POGI KOMBMS, 13.11.16.


Kamis, 13 Juli 2017 21
DALIMAN.DM16
Trimester I (UK 8 +0 s/d 14 +0

PREDIKSI PE
minggu):

1. Dopler a. Uterina,
2. PlGF, RENDAH,
PADA TRIMESTER I : 3. PAPP-A RENDAH,
4. ADAM 12,
1. Faktor risiko maternal 5. F-hCG,
6. Inhibin A MENINGKAT,
2.MAP. 7. Activin A,
3.DOPLER a.Uterina, 8. PP 13 RENDAH.

4.PAPP-A, SIGNIFIKAN DIKATKAN DENGAN


BEKEMBANGNYA
5.PlGF. PREEKLAMSIA PADA
AKHIR KEHAMILAN.
Dapat mendeteksi sekitar
95% kasus EARLY ONSET SINGLE MARKER, PREDIKSI 22-
83%, KOMBINASI 38-100%
PE, fals-Positive rate 10%. DENGAN FALS-POSITIVE RATE
10%.
Obstet Gynecol, 2014 Obstet Gynecol, 2011
SEMINAR NAS, POGI KOMBMS, 13.11.16. Systematic review.
Kamis, 13 Juli 2017 22
DALIMAN.DM16
Pada Trimester I :
PREDIKSI PE 1. Faktor risiko Ibu,
2. MAP,
PADA TRIMESTER I: 3. Doppler a. Uterina,
4. PAPP.A,
1. DOPPLER a. UTERINA, 5. PlGF.
2. PAPP-A
3. PlGF. 75% kasus
PREEKLAMSIA
7% berkembang menjadi
PRETERM
teridentifikasi,
EARLY-ONSET PREEKLAMSIA. dengan False positif
10%
Obstet Gynecol, 2015 Womens health (Lond), 2016.

SEMINAR NAS, POGI KOMBMS, 13.11.16.


Kamis, 13 Juli 2017 23
DALIMAN.DM16
PREDIKSI
Doppler a. Uterina
PE metoda skrining yang baik
(Sensitifitas 75,9 %,
Spesifitas 79,6 pada batas PI
Prediksi PE 1,7) untuk PE dan IUGR.
pada umur
kehamilan 11- Adanya Early Diastolic
14 mgg (di NOTCH doppler a. Uterina
INDIA) : ditemukan untuk prediksi
IUGR.
1.MAP MAP dan PAPP-A ditemukan
2.Doppler a. tidak mempunyai korelasi
Uterina, yang signifikan dengan
perkembangan PE dan IUGR.
3.PAPP-A,
Int J Reprod Contracept Obstet Gynecol, 2016.

SEMINAR NAS, POGI KOMBMS, 13.11.16.


Kamis, 13 Juli 2017 24
DALIMAN.DM16
NILAI PREDIKSI TES 1
PREEKLAMSIA MARKER
PENULIS,T UK (mgg)
H Tes Keluaran Sens
(%)
Spes
(%)
LR + LR -

Myatt, 11-14 PlGF 77 80 3,9 0,3


2013

sFlt-1 77 80 3,9 0,3


sEng 88 80 4,4 0,2

Kusanovic 20-25 PlGF 100 96 25,0 0,0


2009
Chesleys: Hypertensive sFlit-1 67 93 9,6 0,4
Dysorders in Pregnancy,
Taylor RN, et.al., 2015 sEng 100 90 10,0 0,0
SEMINAR NAS, POGI KOMBMS, 13.11.16.
Kamis, 13 Juli 2017 25
DALIMAN.DM16
NILAI PREDIKSI 2 TES/
PREEKLAMSIA MARKER
Sens Spes LR + LR -
PENULIS, UK Keluaran
TH (mgg) Tes
(%) (%)

All PE
Spencer,
2005
11-24 aU dop PI +
PAPP-A 62 92 12,4 0,4
All PE
Karumoto
, 2010
93 Kreatinin
urine + TD
75 95 15,0 0,3
Preter
Aquilina,
2001
15-21 aU dop +
Inhibin A m PE
60 97 20,0 0,4
Early
Espinoza,
2007
22-26 aU dop +
PlGF PE
73 96 18,3 0,3
All PE
Onalan,
2006
15-21 aU dop
+homocyst
61 98 31,0 0,4
ein
Chesleys: Hypertensive Dysorders in Pregnancy, Taylor RN, et.al., 2015
SEMINAR NAS, POGI KOMBMS, 13.11.16.
Kamis, 13 Juli 2017 26
DALIMAN.DM16
NILAI PREDIKSI TES
PREEKLAMSIA KOMBINASI
PENULIS
,TH
UK
(mgg)
Tes
kombinasi
Keluaran
Sens Spes LR + LR -
(%) (%)
Plsencia, 11-13
2007
Karakteristik
ibu, aU dop PI
PE dini 82 90
8,2 0,2
Yu, 2005 22-24 Karakteristik
ibu, aU dop PI
PE dini 74 95
14,8 0,3
Poon,
2009
11-13 Karakteristik
ibu, aU dop
PE dini 89 90
8,9 0,1
PI, MAP
Onwudiwe,
2008
22-24 Karakteristik ibu,
aU dop PI, MAP
PE dini 100 90 10,0 0,1
16,8 0,2
Poon, 11-13 Karakteristik PE dini 84 95
ibu,aU dop PI,
2010 MAP, PAPP-A Chesleys: Hypertensive Dysorders in Pregnancy,
Taylor RN, et.al., 2015
SEMINAR NAS, POGI KOMBMS, 13.11.16.
Kamis, 13 Juli 2017 27
DALIMAN.DM16
1. TIDAK ADA TES TUNGGAL UNTUK
KESIMPULAN PREDIKSI PREEKLAMSIA YANG
TES PREDIKSI DIGUNAKAN pada KLINIK (GREAT
OBSTETRICAL SYNDROMES).

2. KOMBINASI KARAKTERISTIK
1. FAKTOR RISIKO MATERNAL DAN TES MENUNJUKKAN
(karakteristik Ibu), AKURASI PREDIKSI YANG TINGGI
UNTUK AWITAN DINI PREEKLAMSIA.
2. MAP,
3. DOPPLER a. 3. PADA TRIMESTER II JUMLAH FAKTOR
Uterina. ANGIOGENIK DALAM SIRKULASI DAN
DOPPLER VELOCIMETRY a. Uterina
4. PAPP-A, mempunyai akurasi prediksi
moderat sampai tinggi untuk
11-13 mgg PE awitan dini PREEKLAMSIA.

dini Kombinasi tes menjadi lebih kompleks


dengan analisis dan teknologi yang
S/S 84/95 sophisticated, menjadi perhatian agar
dapat memberikan COST-EFFECTIVE dan
LR+/LR- 16,8/ 0,2 aplikasi praktis secara umum.
Chesleys: Hypertensive Dysorders in Pregnancy, Taylor RN, et.al., 2015
SEMINAR NAS, POGI KOMBMS, 13.11.16.
Kamis, 13 Juli 2017 28
DALIMAN.DM16
DOPPLER

a. Uterina
SEMINAR NAS, POGI KOMBMS, 13.11.16.
Kamis, 13 Juli 2017 29
DALIMAN.DM16
RI, PI dan
S/D rasio

Ingat RI
dan PI
SEMINAR NAS, POGI KOMBMS, 13.11.16.
Kamis, 13 Juli 2017 30
DALIMAN.DM16
Doppler PI Gambaran doppler a.
Uterina Timester I, II awal,
a. Uterina trimester II akhir dan III

SEMINAR NAS, POGI KOMBMS, 13.11.16.


Kamis, 13 Juli 2017 31
DALIMAN.DM16
NORMAL
DAN
Doppler PI a. Uterina ABNORMAL

SEMINAR NAS, POGI KOMBMS, 13.11.16.


Kamis, 13 Juli 2017 32
DALIMAN.DM16
Doppler a. Uterina TIDAK NORMAL
1. DIASTOLIC NOTCH
(UNILATERAL ATAU BILATERAL)
MENETAP,
2. RESISTENSI VASKULER YANG
TINGGI, MISALNYA RI > 0,58
SETELAH KEHAMILAN 23 mgg,
PI > 1,45,
3. RI ATAU PI > 95 CENTILE,
4. PERBEDAAN ANTARA a. Uterina
kanan dan kiri S/D ratio > 1.0,
5. A. Uterina S/D > 2,6 setelah
22-24 mgg.
6. Penting dalam normogram PI a.
Uterina, HARUS MENURUN
dengan bertambahnya UMUR
KEHAMILAN.
SEMINAR NAS, POGI KOMBMS, 13.11.16.
Kamis, 13 Juli 2017 33
DALIMAN.DM16
MONITORING
PREEKLAMSIA
SEMINAR NAS, POGI KOMBMS, 13.11.16.
Kamis, 13 Juli 2017 34
DALIMAN.DM16
Monitoring Perawatan wanita dengan AWITAN
HIPERTENSI, perlu dirawat, khususnya
dengan TD menetap, meburuk, atau
PE muncul proteinuria, perlu evaluasi
secara sistematik, terhadap :
DIAGNOSIS AWAL DAN
EVALUASI : 1. Pemeriksaan rinci per hari adanya
tanda impending eklamsia dan
penambahan BB berlebih,
1. WANITA dengan
awitan HIPERTENSI 2. BB saat datang dan hari berikutnya,
(140/90 mmHg), 3. Analisis PROTEINURIA saat datang
dirawat di RS selama
2-3 hari untuk
dan minimal 2 hari sesudahnya,
menentukan kenaikan 4. TD pada posisi DUDUK dan setiap
tekanan yang 4 jam,
disebabkan PE,
5. Pengukuran DL, Fungsi HATI dan
GINJAL, termasuk LDH. Ferkuensi
2. Wanita dengan pengukuran tergantung beratnya
hipertensi berat HIPERTENSI.
yang menetap 6. Pemeriksaan berkala FETAL SIZE
harus diawasi ketat dan WELL-BEING, da AFV (volume
dan sebagain harus
dilahirkan.
air ketuban) dengan USG.
Chesleys: Hypertensive Dysorders in Pregnancy, Taylor RN, et.al., 2015
SEMINAR NAS, POGI KOMBMS, 13.11.16.
Kamis, 13 Juli 2017 35
DALIMAN.DM16
MONITORING 1. Mengukur dan mendokumentasi
PE observasi maternal (TD, N, R, t,
Saturasi O2, urine output, satus
Monitoring tekanan darah secara
nerologi) setiap jam,
Invasive , diperlukan jika :
1. TD tidak stabil, 2. TD (termasuk MAP) dan
2. Hipertensi berat yang menetap (
setelah diberikan > 1
Nadisetiap 15 menit
sampai
antihipertensi), stabil,
3. Pengukuran TD langsung yang
tidak akurat, 3. Saturasi O2 harus dimonitor
4. Ketidak-cocokan pembacaan kontinyulapor dokter jika < 95 %,
oatumatic/ manual,
5. Obesitas, 4. Cermat/ teliti terhadap balans
6. Perdarahan > 1.000 cc/ cairan, utama untuk menghindari
komplikasi persalinan.
7. Hipoksia yang perlu monitor
EDEMA PULMONUM.
BGA,
8. Kesulitan infus IV (uregn
5. Refleks tendo dan klonus setiap
investigasi (DL, fungsi GINJAL
dan LIVER, URAT, GOL DARAH)
4 jam.
9. Studi PEMBEKUAN, jikan ANGKA
TROMBOSIT < 100.000. Obstetric and Intrapartu m Emergencies, 2013
SEMINAR NAS, POGI KOMBMS, 13.11.16.
Kamis, 13 Juli 2017 36
DALIMAN.DM16
MONITORING FETAL well-being:
PE
TEKANAN DARAH Sejak penanganan awal IBU,
( TD ): perlu monitoring FHR jika UK
24 minggu (intermittent jika UK
Pemriksaan TEKANAN < 24 minggu),
DARAH harus di
verifikasi. Yakinkan kondisi IBU stabil
KONTROL TD sampai sebelum melakukan tindakan
< 160/105 pada fetal compromise,
(MAP < 125) Dilanjutkan stabilisasi, USG
secara bertahan untuk
menurukan RISIKO menilai pertubuhan janin, AK
PERDARAHAN dan doppler a. Umbilicalis
SEREBRAL.
untuk mengidentifikasi FGR/
PERTAHANKAN TD merencakan persalinan.
140-150/ 80-90. Obstetric and Intrapartu m Emergencies, 2013
SEMINAR NAS, POGI KOMBMS, 13.11.16.
Kamis, 13 Juli 2017 37
DALIMAN.DM16
MONITORING RESTRIKSI TERAPI
PE CAIRAN pada PEB:
PENCEGAHAN Restriksi cairan rata-rata antara
KEJANG : 60 cc sampai tidak lebih dari
MgSO4, jika diagnosis 125 cc per jam, atau 1cc/ kg
PEB/ E, BB per jam.
Monitoring fungsi ginjal Restriksi cairan untuk mencegah
setaip 6 jam selama timbunan cairan ekstraseluler
pemberian MgSO4, selama yang berlebihan (EDEMA
tidak ada OLIGURIA (< 80 cc/
4 jam)jarang terjadi PULMONUM dan SEREBRAL)
intoksikasi. PENINGKATAN TEKANAN
Tanda INTOKSIKASI MgSO$, ONKOTIK EKSTRAVASKULER
termasuk RR < 12 / m, TIDAK dan peningkatan
ADANYA REFLEKS tendo. Cek PERMEABILITAS KAPILER.
(MINIMUM) RR tiap 1 jam,
Refelks tiap 4 jam. Williams Obstetrics, Cunningham, 2014
Obstetric and Intrapartu m Emergencies, 2013
SEMINAR NAS, POGI KOMBMS, 13.11.16.
Kamis, 13 Juli 2017 38
DALIMAN.DM16
POSTPARTUM MANAJEMEN
BEBRAPA PASIEN mengalami PERIODE
OLIGURIA lebih dari 6 JAM POSTPARTUM,

MgSO4 pencegah kejang dilanjutkan sampai


24 postpartum,

Fungsi hepar dan angka trombosit


terdokumentasi menurun sebelum pasien
dipulangkan,

Kenaikan tekanan darah POSTPARTUM


dikontrol dengan NIFEDIPIN atau
LABETALOL, Emedicine, Preeclampsia, Lim HK, 2016

SEMINAR NAS, POGI KOMBMS, 13.11.16.


Kamis, 13 Juli 2017 39
DALIMAN.DM16
POSTPARTUM MANAJEMEN
Jika pasien pulang dengan tekanan darah
terkontrol menggunakan obat, penilaian
kembali dan cek tekanan darah minimal 1
minggu setelah pulang,
Pasien yang tidak didiagnosis HIPERTENSI
KRONIS, tekanan darah turun sebelum 12
minggu post partum.
Pasien harus dimonitor ketatuntuk
PREEKLAMSIA BERULANG, kemungkinan
terjadi sampai 4 minggu postpartum, dan
EKLAMSIA sampai 6 minggu postpartum.
Emedicine, Preeclampsia, Lim HK, 2016
SEMINAR NAS, POGI KOMBMS, 13.11.16.
Kamis, 13 Juli 2017 40
DALIMAN.DM16
TERIMA KASIH

SEMINAR NAS, POGI KOMBMS, 13.11.16.


Kamis, 13 Juli 2017 41
DALIMAN.DM16