Anda di halaman 1dari 24

SINUSITIS

dan
PENATALAKSANAAN

dr. Andriana, Sp.THT, Msi.Med


2016
Sinus Paranasal
Sinus Paranasal :
- Sinus maxilla kanan, kiri
- Sinus ethmoid ant or post or

- Sinus spenoid
- Sinus frontal

Fungsi sinus paranasal :

- Cadangan udara pernafasan


- Sbg sumber lendir yg segar & tdk
terkontaminasi yg dialirkan ke mukosa
hidung
- Meringankan kepala
Sinus Maxilla & ethmoid :

Sejak lahir
Sinus maxilla berhub dg rongga hidung ostium sinus
Biasanya simetris, bilateral
Sinus maxilla : Antrum highmore : terbesar
Bentuk spt piramid ireguler
Sinus ethmoid : t.d 15 sel, byk variasi paling sering infeksi
Sinus frontalis :

- umur 8 -12 th
- X foto tampak pd 8 th
- Btk & ukuran bervariasi, kanan kiri berbeda

Sinus sfenoid :

berkembang sempurna 12-15 th (8-10 th)


Letak paling posterior dan didalam korpus os ethmoid
Ukuran & bentuk bervariasi
Sepasang sinus dipisahkan oleh septum tl yg tipis
Patologis : krn kelainan / gangguan drainase / aerasi sinus
Sinusitis :
Peradangan yg disebabkan oleh kuman pada sebagian atau seluruh
mukoperiosterium Sinus Paranasal

Dalam menghadapi kasus infeksi sinus 3 pokok pemikiran :

1. Membedakan antara sinusitis akut, sub akut dan kronik


Akut 1-3 minggu, sub akut 3 minggu-3 bulan, kronik lebih 3 bulan

2. Membedakan apakah proses pada satu sinus beberapa atau pan


sinusitis

3. Apakah terdapat factor predisposisi yang akan memungkinkan


proses infeksi akan berulang lagi.
3 Faktor utama berfungsinya sinus secara normal

1. Potensial ostium sinus


2. Fungsi silia
3. Sekresi kelenjar hidung

Faktor Predisposisi

1.Lingkungan yang kurang sehat


2.Daya tahan tubuh yang rendah
3.Penyakit kronis
4.Pengaruh udara
5.Kelainan anatomis pada rongga hidung atau sinus paranasal
Beberapa sumber infeksi adalah :

1.Infeksi hidung
2.Infeksi gigi
Abses periapikal
Abses peridontal
Ekstraksi gigi
3.Trauma
Fraktur terbuka
Contusio Sinus
Benda asing
Barotrauma
Patogenese
Sinus sehat : bakteri aerob & an aerob
Kelainan komplex osteometal
Faktor predisposisi (+)
Siklus sinus :
Sekret terbendung Sekret kental

Kongesti mukosa/ obstruksi Perub metab gas mukosa


anatomis hentikan aliran udara
& drainase Silia & epitel rusak

Ostium tertutup Perub lingk baik utk pertumb


bakteri di ruang tertutup
Penebalan mukosa sbbk
sumbatan lbh lanjut Sekret yg tertimbun inflamasi jar

Infeksi bakteri dlm rongga sinus


Gejala :
1. Keluhan pilek > 1 minggu
2. Ingus kental, berwarna, bau
3. Post nasal drip
4. Nyeri pd daerah sinus
5. Batuk siang hari
6. Sakit kepala

Diagnose :
- X foto sinus para nasal (waters)
- CT-scant paranasal
Sinusitis Maksila Akut

- Faktor Rhinogen
- Infeksi saluran nafas atas
- Palatoschisis
- Odontogen

Gejala :

1.Nyeri atau sakit kepala di daerah pipi pagi petang


2.Rasa bengkak di wajah
3.Nyeri gigi jika kepala digerakan
4.Rhinore / sekret berbau dapat dikenali oleh penderita
Pemeriksaan Fisik

1.Palpasi dan Perkusi daerah pipi akan terasa sakit


2.Sekret mukuporulen di meatus media
3.Postnasal drip

Pemeriksaan Tambahan

1.Transluminasi
2.X-Foto sinus paranasal, lateral dan water
3.CT-Scan

1.Antibiotik Broat Spectrum


Pengobatan 2.Dekongestan
3.Mukolitik
4.Anti Inflamasi
5.Faktor predisposisi dihilangkan
Sinusitis Frontal

Biasanya bersama dengan etmoiditis anterior


Banyak terdapat pada orang dewasa
Nyeri di daerah dahi, diatas alis timbul pada pagi hari
memburuk pada tengah hari
Mereda pada sore sampai malam hari

Pengobatan :
Antibiotik sistemik, dekongestan FESS
Sinusitis Etmoid

Sering pada anak-anak dan bermanifestasi : Selulitis orbita


Gejala nyeri dan nyeri tekan diantara kedua belah mata
Dan sumbatan hidung

Pengobatan :

Antibiotik sistemik,
Dekongestan,
Vasokonstriktor lokal
Sinusitis Spenoid

Jarang berdiri sendiri Pan Sinusitis

Jika berdiri sendiri keluhan rasa sakit kepala di


daerah vertek atau di ocipitalis

Pemeriksaan tambahan CT-Scan


Terapi operasi :

1. Diagnose sinusitis kronis


2. Terdapat kelainan anatomi
3. Sinusitis akut karena jamur

Tindakan Operasi
1.Tradisionil : - Nasoantral windo
- Ekstranasal antrostomi (Caldwell-Luc antrostomi)
- Edmoidektomi ekstranasal
- Frontal osteo plasty

2. Pemakaian Endoskopi (FESS)


Komplikasi
Mata :
1.Reaksi peradangan ringan di daerah rongga
mata
2.Selulitas orbita
3.Abses sub periosteal
4.Abses orbita
5.Trombosis sinus avernosus

Mukokel :

Suatu timbunan mukus di sinus paranasal (kista retensi)


Intrakranial :
1.Meningitis akut :
Lewat Sinus cavernosus/lamina kribosa di dekat sinus edmoid

2.Abses duramater :
Pus melewati diantara dura dan tabula interna kranium.
Berjalan lambat.
Pusing ringan.
Panas tinggi dan tanda-tanda meningeal

Fistura oro antral :

Mengerosi gigi molar 1 atau premolar


Sinusitis Kronis

Bakteri penyebab infeksi selain odontogen dapat dari infeksi


sekunder dari virus, bakteri dari hidung,
Jenis kumannya pneumococcus,
Streptococcus,
Staphylococcus,
Haemophylus influensae,
Escherichiacoli,
Micrococcus catarhalis
B.friedlander
GEJALA
Rongga hidung :
Sumbatan ok faktor predisposisi SD, polip, RA, hipertopi
konka
Sekret mukopus, kadang bau, rasa kering dan panas di
hidung bagian belakang dan tidak enak di dalam mulut.

Faring :
Tenggorokan terasa kering, terdapat riak di tenggorok yang
sukar keluar, terutama pagi hari

Telinga : Oklusi tuba, otitis media akut


Rasa nyeri :
Pipi sblh lateral hidung bawah rongga mata, gigi & gusi bagian atas

Mata :
Bila ada conjungtifitis Obstruksi/infeksi di duktus nasolakrimalis.

Traktus respiratorius :
Laringitis batuk yang konstan dan kering terapi antitusif
tidak sembuh

Traktus digestifus : Gastritis ringan


Pemeriksaan Fisik
1. Rhinoscopy anterior - Mukosa rongga hidung, hyperemi
dan oedem
- Sekret mukopurulen di meatus media

2. Rhinoscopy posterior :
Pus terkumpul di daerah palatum & di dinding faring sebelah
lateral

3. Faring :
Pus di dinding faring sebelah lateral, jaringan limfoid di dinding
lateral membengkak