Anda di halaman 1dari 16

SPIRITUAL QUOTIENT (SQ),

CREATIVIY QUOTIENT (CQ), DAN


ADVERSITY QUOTIENT (AQ)
Kelompok 10
Anggota :
1. Siti Afifah Syafitri
2. Sebrina Fitriyani
3. Putri Inggit Istiqomah
SQ (SPIRITUAL QUOTIENT)
kecerdasan spiritual (SQ) sendiri adalah
kemampuan jiwa yang dimiliki seseorang
untuk membangun dirinya secara utuh
melalui berbagai kegiatan positif sehingga
mampu menyelesaikan berbagai
persoalan dengan melihat makna yang
terkandung didalamnya.
manfaat yang bisa Anda dapatkan dari kecerdasan spiritual
(SQ).

Membantu Anda melihat hal-hal dari sudut pandang yang lebih luas dan
kompleks
Membantu berpikir lebih jernih
Membuat pikiran lebih tenang
Membuka wawasan dan motivasi Anda tentang bagaimana cara memaknai
hidup
Menurunkan sifat egoisme dalam diri Anda
Memunculkan sikap menghargai orang lain dengan menempatkan orang
lain diposisi yang lebih tinggi dari pada diri sendiri
Menyadari pentingnya nilai-nilai kehidupan seperti keadilan, kejujuran,
kebenaran dan kehormatan
Memunculkan sikap belas kasih terhadap orang lain
Memunculkan sikap selalu bersyukur dengan apa yang dimiliki
Memunculkan rasa cinta kasih terhadap diri sendiri, orang lain maupun
pada alam semesta.
Menurut Dimitri Mahayana (Agus Nggermanto, 2001), ciri-ciri orang
yang ber-SQ tinggi adalah :

Memiliki Prinsip Mampu Melihat


dan Visi yang Kesatuan dalam
Kuat Keanekaragaman

Mampu Mampu Bertahan


Memaknai Setiap dalam Kesulitan
Sisi Kehidupan dan Penderitaan
KECERDASAN SPIRITUAL BAGI PELAKSANA PROFESI

SDM sebagai pelaksana dari suatu profesi dengan tingkat


kecerdasan spiritual (SQ) yang tinggi adalah pemimpin yang tidak
sekedar beragama, tetapi terutama beriman dan bertaqwa kepada
Allah SWT.
SDM sebagai pelaksana suatu profesi yang beriman adalah
seorang yang percaya adanya malaikat, yang mencatat segala
perbuatan yang baik maupun yang tercela dan tidak dapat diajak
kolusi.
SDM sebagai pelaksana profesi harus selalu memegang amanah,
konsisten (istiqomah) dan tugas yang diembannya adalah ibadah
terhadap Tuhan.
CQ (CREATIVITY QUOTIENT) KECERDASAN KREATIVITAS

CQ (Creativity Quontient) adalah potensi seseorang


untuk memunculkan sesuatu penemuan-penemuan baru
dalam bidang ilmu dan teknologi serta semua bidang
dalam usaha lainnya.
Kreatifitas adalah kemampuan untuk mencipta dan
berkreasi, tidak ada satupun pernyataan yang dapat
diterima secara umum mengenai mengapa suatu kreasi
itu timbul.
Ciri ciri kreatifitas menurut Guil Ford :

Kelancaran

Keluwesan

Keaslian

Penguraian

Perumusan
Kembali
Kreativitas sering dianggap terdiri dari dua unsur :

Kepasihan yang ditunjukkan oleh kemampuan


menghasilkan sejumlah besar gagasan dan ide-
ide pemecahan masalah secara lancar dan
cepat.
Keluwesan yang pada umumnya mengacu pada
kemampuan untuk menemukan gagasan atau
ide yang berbeda-beda dan luar biasa untuk
memecahkan suatu masalah.
HAMBATAN UNTUK MENJADI LEBIH KREATIF
Beberapa cara memunculkan gagasan kreatif yaitu :
AQ (ADVERSITY QUOTIENT) KECERDASAN DALAM
MENGHADAPI MASALAH

AQ (Adversity Quontient) adalah kemampuan/


kecerdasan seseorang untuk dapat bertahan
menghadapi kesulitan-kesulitan dan mampu
mengatasi tantangan hidup.
Adversity quotient yang dimaksudkan di sini
adalah ketangguhan , ketenangan dalam
menghadapi berbagai masalah dan dapat
mencari alternatif solusi masalah.
Hakikat Kecerdasan Adversity

Agar dapat bersaing dengan orang-orang, kita harus


memiliki sebuah keterampilan lain yang membuat kita
berbeda dari orang lain dan mungkin hal ini juga yang
dapat menjadi ciri khas dari diri kita. Kemahiran kita
dalam kesiapan menghadapi tantangan atau adversity
quation adalah salah satu hal yang mendukung kita
menjadi sukses. AQ berakar pada bagaimana kita
merasakan dan menghubungkan suatu hal dengan
tantangannya.
Tipe Manusia
Akan ada 3 tipe orang yang dapat kita
temui dalam berbagai kondisi, yaitu:
Quitters
Camper
Climber
AQ mempunyai tiga bentuk (Stoltz, 2000:9) yaitu

1. AQ sebagai suatu kerangka kerja konseptual


yang baru untuk memahami dan meningkatkan
semua jenis kesuksesan,
2. merupakan suatu ukuran untuk mengetahui
respon terhadap kesulitan, dan
3. merupakan serangkaian peralatan dasar yang
memiliki dasar ilmiah untuk memperbaiki
respon terhadap kesulitan.
faktor-faktor yang mempengaruhi AQ, yaitu:
TERIMA KASIH