Anda di halaman 1dari 12

Oleh

IIS IMELDA
Pembimbing
Dr. SAUL RAPAR, Sp. M
Perimetri adalah penggunaan alat untuk memeriksa lapangan
pandang dengan mata terfiksasi sentral
Perimeti pertama kali dikenalkan pada pertengahan abad ke -
19 oleh Von Graefe
Sistem komputer perimetri statik dapat mengukur sensitivitas
retina pada daerah lapangan pandang
proyeksi karena stimulusnya diproyeksikan dari alat tertentu yang
diproyeksikan ke mangkok.
kinetik karena stimulusnya digerakkan dari tempat yang tak
terlihat sampai dengan pasien melihat stimulus.
manual karena dijalankan dengan tangan (tidak dengan
komputer)
Keunggulan Perimeter Goldmann adalah dapat merekam seluruh
luas lapang pandangan baik yang masih utuh yang sangat luas
maupun tinggal sisa-sisa penglihatan yang sangat sempit.
Pemeriksaan menerangkan terlebih dahulu tentang
kerjasama pada pemeriksaan, perlunya fiksasi terus
menerus dan diminta untuk bereaksi cepat bila sudah
melihat sinar datang dari perifer
Penderita disuruh duduk didepan perimetri Goldmann
dengan dagu terletak pada bantalan dagu
Mata ditutup sebelah
Mata yang tidak ditutup diberikan koreksi untuk jauh dan dekat
Minta pasien fiksasi pada target yang terletak 33 cm di
depan mata pasien
Objek bercahaya digeser dari perifer (tidak melihat) ke sentral
(daerah terlihat)
Pasien harus segera memberitahukan bila melihat cahaya, yang
dicatat pada kartu. Bila ditemukan defek lapang pandang
maka pemeriksaan diulang paling sedikit 2 kali
Selama pemeriksaan pemeriksa dapat melihat kempuan fiksasi
penderita melalui lobang pengintip
Dilihat defek lapang pandang yang tergambar pada
kartu kampus
Batas normal lapang pandangan adalah
60" pada daerah superior,
75 daerah inferior,
110'temporal
60 daerah nasal