Anda di halaman 1dari 37

OLEH

Nur ZAM ZAM


YUNANI HIJAU KEBIRUAN WARNA PaPIL

GLAUKOMA
-PENINGKATAN TIK
-PENEKANAN DISKUS OPTIKUS
-PENEGCILAN LAPANG PNDANG
22.000.000 UMUR 40 Thn menderita glaukoma

120.000 buta

Tahun 2020
33.000.000
Bagian terpenting dari sudut filtrasi adalah trabekula:
Trabekula korneoskleral, serabutnya berasal dari dalam
stroma korneake belakang, mengelilingi kanal schlemn
untuk berinsersi pada sklera.
2. Trabekula uveal, lapisan dalam stroma kornea,
menuju ke skle-ralspur (insersi dari m. siliaris) dan
sebagian ke m. siliaris meridional.
3. Serabut berasal dari akhir membran descement (garis
schwalbe), menuju jaringan pengikat m. siliaris radialis
dan sirkularis.
4. Ligamentum pektinatum rudimenter, berasal dari dataran
depan iris menuju depan trabekula.
AQUOEUS HUMOR adalah suatu cairan jernih yang mengisi
kamera okuli anterior dan posterior mata, yang
berfungsi memberikan nutrisi dan oksigen pada
kornea dan lensa.
1,5 2 L/menit KECEPATAN PEMBENTUKAN
TEKANAN INTRA OKULER DIPENGARUHI 3 :
1. produksi humor akueus
2. hambatan terhadap aliran akueous
3. tekanan vena episklera Paling sering
Mendesak retina dan pasokan darah ke
TIO
saraf optikus yang saraf optikus
meningkat
dibelkng mata berkurang sehingga
sel-sel sarafnya mati

. Karena saraf
Lapang terbentuk bintik optikus
pandang tepi buta pada lapang mengalami
sentral pandang mata kemunduran
Beberapa faktor resiko yang dapat mengarah pada
glaukoma adalah :

Tekanan darah rendah atau tinggi

Fenomena autoimun

Degenerasi primer sel ganglion

Usia di atas 45 tahun

Keluarga mempunyai riwayat glaukoma

infeksi
Tekanan bola mata, makin tinggi makin berat
Makin tua usia, makin berat
Hipertensi, resiko 6 kali lebih sering
Keluarga penderita glaukoma, resiko 4 kali lebih
sering
Tembakau, resiko 4 kali lebih sering
Miopia, resiko 2 kali lebih sering
Diabetes melitus, resiko 2 kali lebih sering
- Glaukoma primer sudut terbuka
- Glaukoma primer sudut tertutup
- Glaukoma kongenital (juvenil)
glaukoma yang penyebabnya tidak ditemukan dan
ditandai dengan sudut bilik mata depan yang terbuka.
Gejala :
- Progresifitas berjalan lambat dan perlahan(tdk
disadari)
- Sakit kepala ringan tajam penglihatan normal
- tekanan intra okuler terus -menerus meningkat hingga
merusak saraf penglihatan.
pusing, bahkan
ditandai mual-muntah
dengan tajam
sudut bilik penglihatan bengkak
mata depan kurang
yang (kabur kornea suram
tertutup mendadak) karena edema
, melihat halo
(pelangi di
mata berair bilik mata depan pupil lebar dan sekitar objek)
dangkal tidak bereaksi
terhadap sinar
tekanan intra okuler
diskus optikus terlihat meningkat hingga nyeri hebat
merah dan bengkak terjadi kerusakan periorbita
iskemik pada iris
1. timbul saat lahir atau dalam tahun pertama
2. mata berair berlebihan
3. peningkatan diameter kornea (buftalmos)
4. kornea berawan karena edema epitel
5. , terpisah atau robeknya membran descemet
6. Fotofobia
7. , peningkatan tekanan intraokular
8. peningkatan kedalaman kamera anterior
9. , pencekungan diskus optikus.
Iluminasi oblik dari COA :
COA diiluminasi dengan sinar dari lampu tangensial
menuju bidang iris. Pada mata dengan kedalaman
COA yang normal, iris tampak seragam saat
diiluminasi. Pada mata dengan COA yang dangkal dan
sudut yang tertutup baik sebagian ataupun
seluruhnya, iris menonjol ke anterior dan tidak
seragam saat diiluminasi.
Kedalaman sentral dan perifer dari COA harus dievaluasi
dengan ketebalan dari kornea.
Gonioskopi merupakan pemeriksaan pilihan untuk
mengidentifikasi bentuk respektif dari glaukoma.
Prinsip dari pengobatan glaukoma yaitu untuk
mengurangi produksi humor akueus dan
meningkatkan sekresi dari humor akueus sehingga
dapat menurunkan tekanan intra okuler.
- Penghambat adrenergik beta adalah obat yang sekarang
paling luas digunakan untuk terapi glaukoma
- Obat-obat ini dapat digunakan tersendiri atau
dikombinasi dengan obat lain. Timolol maleat 0,25%
dan 0,5%, betaksolol 0,25% dan 0,5%, levobunolol
0,25% dan 0,5% dan metipranolol 0,3% merupakan
preparat-preparat yang sekarang tersedia
obstruksi jalan napas menahun-terutama asma-dan
defek hantaran jantung
Depresi, kacau pikir dan rasa lelah dapat timbul pada
pemakaian obat penghambat beta topikal.
Obat parasimpatomimetik meningkatkan aliran keluar
humor akueus dengan bekerja pada jalinan trabekular
melalui kontraksi otot siliaris.
Obat pilihan adalah pilokarpin, larutan 0,5-6% yang
diteteskan beberapa kali sehari atau gel 4% yang
diteteskan sebelum tidur. Karbakol 0,75-3% adalah
obat kolinergik alternatif. Obat-obat antikolinesterase
ireversibel merupakan obat parasimpatomimetik yang
bekerja paling lama
. obat-obat antikolinesterase ireversibel akan
memperkuat efek suksinilkolin yang diberikan selama
anastesia dan ahli anestesi harus diberitahu sebelum
tindakan bedah. Obat-obat ini juga menimbulkan
miosis kuat yang dapat menyebabkan penutupan
sudut pada pasien dengan sudut sempit. Pasien juga
harus diberitahu kemungkinan ablasio retina.
Semua obat parasimpatomimetik menimbulkan
miosis disertai meredupnya penglihatan terutama
pada pasien katarak dan spasme akomodatif yang
mungkin mengganggu pada pasien muda.
Epinefrin 0,25-2% diteteskan sekali atau dua kali
sehari, meningkatkan aliran keluar humor akueus dan
disertai sedikit penurunan pembentukan humor
akueus
Obat-obat hiperosmotik menyebabkan darah menjadi
hipertonik sehingga air tertarik keluar dari korpus
vitreum dan terjadi penciutan korpus vitreum. Selain
itu, terjadi penurunan produksi humor akueus.
Kontriksi pupil sangat penting dalam penatalaksanaan
glaukoma sudut tertutup akut primer dan pendesakan
sudut pada iris plateau. Dilatasi pupil penting dalam
pengobatan penutupan sudut akibat iris bombe
karena sinekia posterior.
Apabila penutupan sudut disebabkan oleh
pergeseran lensa ke anterior, siklopegik (siklopentolat
dan atropine) dapat digunakan untuk melemaskan
otot siliaris sehingga mengencangkan apparatus
zonularis dalam usaha untuk menarik lensa ke
belakang.
Iridektomi dan iridotomi perifer
Sumbatan pupil paling baik diatasi dengan membentuk
komunikasi langsung antara kamera anterior dan
posterior sehingga beda tekanan di antara keduanya
menghilang. Hal ini dapat dicapai dengan laser
neodinium:YAG atau argon (iridotomi perifer) atau
dengan tindakan iridektomi perifer.
Penggunaan laser (biasanya argon) untuk menimbulkan
luka bakar melalui suatu goniolensa ke jaringan
trabekular dapat mempermudah aliran ke luar humor
akueus karena efek luka bakar tersebut pada jaringan
trabekular dan kanalis Schlemm serta terjadinya
proses-proses selular yang meningkatkan fungsi
jaringan trabekular
Bedah drainase galukoma
Tindakan bedah untuk membuat jalan pintas dari
mekanisme drainase normal, sehingga terbentuk akses
langsung humor akueus dari kamera anterior ke
jaringan subkonjungtiva atau orbita dapat dibuat
dengan trabekulotomi atau insersi selang drainase.
Tindakan Siklodestruktif
Kegagalan terapi medis dan bedah dapat menjadi alasan
mempertimbangkan tindakan destruksi korpous
siliaris dengan laser atau bedah untuk mengontrol
tekanan intraokular.
Jika penanganan glaukoma pada penderita terlambat
dapat mengakibatkan sinekia anterior perifer dimana
iris perifer melekat pada jalinan trabekula dan
menghambat aliran aquoeus humor keluar10.
Lensa yang membengkak mendorong iris lebih jauh
kedepan yang akan menambah hambatan pupil dan
pada gilirannya akan menambah derajat hambatan
sudut10.
Serangan glaukoma yang hebat dan mendadak
seringkali menyebabkan atrofi papil saraf optik10.
Tanpa pengobatan, glaukoma dapat mengakibatkan
kebutaan total. Apabila obat tetes anti glaukoma dapat
mengontrol tekanan intraokular pada mata yang
belum mengalami kerusakan glaukomatosa luas,
prognosis akan baik. Apabila proses penyakit
terdeteksi dini sebagian besar pasien glaukoma dapat
ditangani dengan baik.2
Pada glaukoma kongenital untuk kasus yang tidak
diobati, kebutaan timbul dini. Mata mengalami
peregangan hebat dan bahkan dapat ruptur hanya
akibat trauma ringan
TERIMA KASIH