Anda di halaman 1dari 65

VERRUCAL-PAPILLARY

LESIONS
PRESENTED FOR ORAL BIOMEDICS BLOCK
OF DENTISTRY STUDY PROGRAMME OF JENDERAL SOEDIRMAN UNIVERSITY
2013 2014
CAPAIAN PEMBELAJARAN
1. Mahasiswa dapat menjelaskan berbagai macam penyakit Verucal
Papillary
2. Mahasiswa dapat menjelaskan etiologi penyakit Verucal Papillary
3. Mahasiswa dapat menjelaskan patogenesis penyakit Verucal Papillary
4. Mahasiswa dapat menjelaskan gambaran klinis penyakit Verucal
Papillary
5. Mahasiswa dapat menjelaskan gambaran histopatologis penyakit Verucal
Papillary
6. Mahasiswa dapat menjelaskan differential diagnosis penyakit Verucal
Papillary
7. Mahasiswa dapat menjelaskan terapi penyakit Verucal Papillary
verucal papillary lesions??
VERRUCAL-PAPILLARY LESIONS
Squamous Papilloma /Oral Wart
Papillary Hyperplasia
LESI REAKTIF Condyluma Latum
/ INFEKSIUS Condyluma Acuminatum
Focal Epithelial Hyperplasia

Keratoacanthoma
NEOPLASMA Verrucous Carcinoma
LESI REAKTIF / INFEKSIUS
SQUAMOUS PAPILOMA (ORAL WART)
Istilah umum untuk menunjukkan pertumbuhan sel
epitel yang abnormal berupa papilla atau
verruca.

ETIOLOGI
Infeksi virus HPV
a. Merupakan pertumbuhan epitel berupa nodul eksofitik,
pedunculated, papiler, diikuti dengan stroma jaringan ikat
dibawahnya.
b. Biasanya berupa lesi soliter, diameter < 1 cm.
c. Penampilan permukaan menyerupai bunga kol,
d. Warna bisa pink putih.
e. Lokasi: lidah, dasar mulut, vermilion, palatum durum,molle,
uvula
f. Asimptomatik
g. Insidensi meningkat pada penderita HIV.
Bentuk lesi: dari plak datar masa seperti bunga kol.
Lesi multipel dan kambuhan.
LOKASI : DASAR MULUT

Regezi & Sciuba, 2008


Lokasi : Palatum
- Terlihat pertumbuhan epithelium squamousa yang
berlebih.
- Didukung oleh stroma jaringan ikat dengan

vaskularisasi yang baik.


- Nukleus sel epitel terlihat piknotik dan berkrenasi,

dikelilingi oleh daerah oedema atau jernih sel


koilositik
Verruciform xanthoma
Papillary hiperplasia,

Condyluma acuminata
Surgical removal eksisi atau ablasi dengan laser.
Rekurensi jarang terjadi kecuali pada pasien dgn
HIV positif.
Penyebab : HPV

MENULAR ???

BAGAIMANA TRANSMISINYA ???


PAPILLARY HIPERPLASI atau
PALATO PAPILOMATOSIS
Terjadi pada palatal durum.
Berkaitan dengan pemakaian gigi tiruan lepasan.

ETIOLOGI
Penyebab pasti unknown
Berkaitan dgn GTSL yang tidak pas ada ruang a/
GTSL dan mukosa pertumbuhan C.albicans
hiperplasia jaringan
Lesi multipel, berbentuk papiler, edematous,
-

erythematous
membentuk sekumpulan penonjolan yang terikat kuat
dengan bangunan normalnya.
terlihat gambaran verrucous, granular dan cobble stone
Penonjolan bisa tipis seperti vili, mayoritas bentuk bulat
dan tumpul.
- terlihat penonjolan papiler yang dilapisi oleh
epitel squamosa stratifikatum parakeratotik.
- Terlihat hiperplasi epitel (kadang terlihat
pseudoepiteliomatous) yang didukung oleh
jaringan stroma yang kaya akan vaskularisasi.
Nicotine stomatitis,
Squamous Papillomas,

Acanthosis nigricans,

Multiple hamartoma syndrom.


1. Oral hygiene training GTSL,
2. Antifungal therapy.
3. Surgical removement.
CONDYLUMA LATUM
Terlihat pada Sifilis sekunder.
GAMBARAN KLINIS:
- Terlihat gambaran lesi eksofitik dan rapuh.
- Bentuk lesi : papiler s.d polipoid.
- Mengandung sejumlah besar mikroorganisme
(Treponema palidum). infeksius
- Letak : kulit, terutama pada bagian perianal dan
bag.genital.
- Di oral : massa seperti jamur,warna merah, lobuler.
GAMBARAN HISTOPATOLOGIS :
- Terlihat adanya akantosis pada lapisan epitel, oedema
intrasel dan intersel, perpindahan neutrofil.
- Pada lamina propria tidak ditemukan vasculitis, tetapi
terlihat infiltrasi sel2 plasma perivaskular.

TREATMENT :
1. Terapi antibiotik untuk memperbaiki kondisi bakteremia
2. Lesi menghilang ketika penyakit sistemik membaik.
CONDYLUMA ACUMINATUM
Lesi infeksius di regio anogenital, kadang mengenai
regio mukosa oral.
Frekuensi meningkat pada penderita HIV infeksi
oportunistik

ETIOLOGI :
- Etiologi berkaitan dgn HPV subtipe 6 dan 11.
TAHAP AWAL :
pertumbuhan beberapa nodule yang berwarna pink dan
menyatu.
Terlihat pertumbuhan papiler yang lembut, dengan dasar
yang luas, eksofitik (epitel berkeratin dan non keratin.
BULAN 1-3 setelah implantasi virus :
Hasil kontak seksual dengan pasien yang terinfeksi.
Pembesaran : bisa ekstensif, tapi secara umum termasuk
self limiting diseases
- terlihat nodul papiler dilapisi oleh epitelium
squamosa stratifikatum parakeratinisasi / non
keratinisasi.
- Lapisan epitel mengalami hiperplasia, terdapat
koilisitosis pada lapisan epitel terluar.
- Bagian stroma didukung oleh vaskularisasi yang
baik dan ditemui beberapa sel radang.
Focal epithelial hyperplasia
verruca vulgaris
TREATMENT :
Surgical excision (cryosurgery, scalpel excision,
electrodesiccation, laser ablation)
FOCAL EPITHELIAL HYPERPLASIA
(HECKS DISEASE)
ETIOLOGI
- Iritasi lokal.
- Defisiensi vitamin.
- HPV subtype 13 dan 32
GAMBARAN KLINIS
- Terdapat sejumlah masa nodul jaringan lunak
tersebar atau berkelompok di permukaan bukal,
labial, lidah dan gingiva.
- Warna sesuai dengan mukosa, kec. pada kondisi
trauma oklusal warna menjadi putih krn
keratinisasi.
GAMBARAN HISTOPATOLOGIS
- Akantosis, parakeratosis.
- Sel membesar, pola kromatin nukleus
abnormal terlihat pada lapisan spinosus.
DIFFERENTIAL DIAGNOSIS
Verruca vulgaris
Multiple squamosa papiloma
Cowdens syndrom
Chrons disease.
TREATMENT
Tanpa perawatan (terutama untuk lesi yang
menyebar).
Surgical untuk lesi yang jumlahnya sedikit.
Regresi spontan menunjukkan adanya
ekspresi virus dan aktivitas sel-sel imun.
Keratoachantoma
Verrucous Carcinoma
KERATOACHANTOMA
ETIOLOGI:
Lesi squamous proliferatif dgn etiologi idiopatik, diduga akibat :
Sinar matahari,infeksi virus, bahan kimia karsinogenik, trauma dan
gangguan imunitas seluler.

GAMBARAN KLINIS
Lesi bisa single / multipel.
Awal : maccula merah papula padat dalam 4 8 minggu
nodul yang hemisfer, padat,menonjol dan asimptomatik.
Lokasi :kulit, mucocutaneus junction (bibir bawah)
KERATOACHANTOMA
GAMBARAN HISTOPATOLOGIS:
- Daerah berkeratin pada lapisan epitel.

- Terdapat hiperplasia pseudoepitelimatosus dan


inflitrasi sel radang.
- cup shaped

DD :
-Squamous cell carcinoma,

- Mollusculum Contagiosum,

-Solar keratosis,

-Verruca vulgaris
KERATOACHANTOMA
TREATMENT :
1. Bisa regresi spontan meskipun lesi tidak
dihilangkan masa keratin sentral mengalami
exfoliasi cup shaped regresi akan
meninggalkan jar.parut
2. Surgical excision kuretase hingga ke
bagian dasarnya dan jaringan sehat disekitarnya.
VERRUCOUS CARCINOMA
ETIOLOGI :
VC berkaitan dengan penggunaan tembakau
dalam berbagai bentuk smokeless tobacco
Diduga juga disebabkan oleh infeksi HPV.
Lokasi : mukosa bukal, gingiva (RB&RA)
Predileksi : laki-laki, > 50 tahun.
VERRUCOUS CARCINOMA
GAMBARAN KLINIS :
Diinterpretasi
sebagai Verruca PERKEMBANGAN
hyperplasia. Lesi terlihat
AWAL VC eksofitik.
Superfisial, Permukaan
terlihat putih Berkembang
menjadi berwarna putih
LEUKOPLAKIA keabu-abuan.
Batas lesi menjadi Lesi menekan
irregular dan jaringan
indurasi + sekitarnya

LESI AWAL
PERKEMBANGAN
LANJUT VC
VERRUCOUS CARCINOMA
GAMBARAN KLINIS
- Di Gingiva lesi menjadi cekat pada
periosteum.
- Jika tidak dirawat destruksi tulang.
VERRUCOUS CARCINOMA
GAMBARAN HISTOLOGIS
- Terdapat gambaran nodul papiler, dilapisi oleh
epitel berkeratin dan sel-sel mengalami
akantotik.
- Epitel yang berdiferensiasi dengan baik akan
meluas ke submukosa, batas lesi akan terlihat
membulat dan menekan jaringan sekitar.
VERRUCOUS CARCINOMA
DD :
Papillary Squamous Carcinoma
berdasarkan infiltrat, tingkat atipia sel yang
lebih tinggi dan tingkat pertumbuhan yang lebih
cepat.

TREATMENT
1. Surgical
2. Radioterapi
3. Kombinasi
VERRUCOUS CARCINOMA
PROGNOSIS:
- Meski sifat destruktif,tapi jarang metastase.

- Prognosis baik sel neoplasma berdiferensiasi


dgn baik dan jarang metastase
LATIHAN KASUS
Seorang laki-laki, berusia 51 tahun, datang ke
klinik Anda dengan keluhan ada benjolan yang
tumbuh pada bibir bawahnya sejak 2 tahun yang
lalu. Pasien adalah seorang petani yang sehat.
Riwayat kesehatan umum dan gigi pasien dalam
batas normal. Hasil pemeriksaan limfonodi
menunjukkan limfonodi submandibular yang teraba
lunak.
LATIHAN KASUS
-----------the end----------