Anda di halaman 1dari 29

PLASENTA PREVIA

Presentator:
Kharisma P. Adhyatma 070100083
Benny Harmoko 070100097
Marintan A. Sitio 070100165
Vitri Alya 070100143
Ivan C. Pasaribu 070100367
Ade Irma S. Hasibuan070100228

Pembimbing Dr. Dudi Aldiansyah, SpOG


Anatomi Plasenta
Definisi Plasenta Previa
Plasenta yang berimplantasi pada
segmen bawah rahim (SBR)
sedemikian rupa sehingga menutupi
seluruh atau sebagian dari ostium
uteri internum (OUI)
Epidemiologi
Angka kejadian 1:200 kehamilan

Di RSCM antara tahun 1971 1975, 1


diantara 125 orang persalinan terdaftar
(0,8 %),

RS.Dr. Pirngadi Medan sebanyak 2,64 %


atau 1 diantara 38 persalinan.
Faktor Risiko
Usia <20 thn atau >30 thn
Banyaknya jumlah paritas
Hipoplasia endometrium
Korpus luteum bereaksi lambat
Tumor
Endometrium cacat, sectio caesarea,
kuretase dan manual plasenta.
Kehamilan kembar
Riwayat plasenta previa sebelumnya
Klasifikasi
Patofisiologi
Avulsi villi
Diagnosis & Manifestasi
Klinis
1. Anamnesis
Perdarahan p/v, umumnya pada trimester ke 3
Sifat perdarahan causeless, painless dan recurrent.
2. Inspeksi
Ibu kelihatan anemis/pucat
3. Palpasi abdomen
Sering dijumpai kelainan letak janin
Bagian terbawah janin belum turun, apabila letak
kepala, kepala masih floating atau mengolak diatas
PAP
Dapat dirasakan suatu bantalan pada SBR terutama
pada ibu yg kurus
4. Inspekulo
Dengan memakai spekulum, secara hati-hati dapat dilihat
dari mana asal perdarahan: uterus, kelainan servik, vagina,
erosi, polip atau varises.
5. USG
Dapat ditentukan implantasi plasenta atau jarak tepi
plasenta thd ostium
USG transabdominal: 96 - 98%
USG transvaginal : 98 - 100%.
Namun bahaya perdarahan.
6. Pemeriksaan dalam
Sudah jarang dilakukan berhubung telah tersedia USG
To awake a sleeping tiger.
Pemeriksaan Penunjang
Plasentografi jaringan lunak
Sitografi
Plasentografi indirek
Arteriografi
Amniografi
Radio isotop plasentografi
Ultrasonografi
Penatalaksaan
Kondisi Pilihan

Maternal or Fetal SC Emergensi


Jeopardy

Preterm Konservatif
Ibu dan janin stabil

Plasenta Marginal >2cm PSP


dari os

Term SC elektif
Ibu dan janin stabil
STATUS PASIEN
IDENTITAS
Nama : Lestari Br Tarigan
MR : 49.55.09
Umur : 30 tahun 2 bulan
Agama : Islam
Pendidikan : SLTA
Suku : Karo
Alamat : Jl. Bunga Sakura No.34
Masuk tanggal :26 April 2012
Pukul : 00.30 WIB
ANAMNESIS
Ny L, usia 30 tahun, G5P3A1, suku Karo, agama
Islam, pekerjaan ibu rumah tangga istri dari Tn. B,
31 tahun, suku Jawa, agama Islam, tamat SLTP,
pekerjaan wiraswasta.

Keluhan : mulas-mulas yang hilang timbul.

Telaah : Hal ini dialami os sejak 1 hari sebelum


masuk rumah sakit (25-04-2012) pukul 16.00 WIB
disertai dengan keluar lendir darah dari kemaluan.
Riwayat keluar air banyak dari kemaluan (-).
Riwayat keluar darah dari kemaluan sebelumnya (-).
RPT : (-)
RPO : (-)
HPHT: ?-08-2011
TTP : ?-05-2012
ANC : PIH HAM 3x, Bidan 4x.

Riwayat persalinan :
Perempuan, aterm, 3000gr, PSP, bidan, klinik, 8tahun,
sehat.
Laki-laki, aterm, 3100gr, PSP, bidan, klinik, 6tahun, sehat.
Perempuan, aterm, 2700gr, PSP, bidan, klinik, 3taun,
sehat.
Abortus.
Hamil ini.
Status Presens

Sens : cm Anemia( - )
TD : 120/80 mmHg Ikterus( - )
HR : 80 x/menit Sianosis ( - )
RR : 20 x/menit Dyspnoe ( - )
Temp : 36,8C Edema ( - )
Status Obstetrikus
Abdomen : membesar asimetris
TFU : 3 jari bawah prosesus xyphoideus
Tegang : kiri
Terbawah : kepala (floating)
Gerak : (+)
His : (+) 2x15/10
DJJ: 144x/menit

VT: Cervix axial, diameter 2cm, effacement


60%, selaput ketuban (+), kepala floating, UUK ?
ST : lendir darah (+), air ketuban (-).
Hasil USG TAS (tgl 26 April 2012)
Janin tunggal, letak kepala, anak hidup
FM (+), FHR (+) 144x/i
BPD 93 mm
FL 74 mm
AC 370 mm
Plasenta lateral kiri 1 cm dari ostium uteri
internus.
Air ketuban cukup.
Kesan KDR 37-38 mgg + letak kepala + AH+
plasenta letak rendah.
Hasil Laboratorium
Hemoglobin 11,90 g/%
Leukosit 14,39 x 103/mm3
Hematokrit 35,50 %
Trombosit 154 x 103/mm3
KGD ad random 105,10 mg/dL
DIAGNOSIS
Plasenta letak rendah + MG + KDR (37-38
mgg) + presentasi kepala + Anak hidup +
Inpartu

Terapi
Awasi vital sign, His, denyut jantung janin.
Awasi kemajuan persalinan.
Persalinan pervaginam.
FOLLOW UP (26 April 2012)
KET 12.00 14.30 15.15 19.15 20.30
KU Mulas-mulas Mulas-mulas Mulas-mulas Mulas-mulas Ibu ingin
mau mau mau mau mengedan
melahirkan melahirkan melahirkan melahirkan
Sens Compos Compos Compos Compos Compos
Mentis Mentis Mentis Mentis Mentis
TD 120/80 120/80mmH 120/80mmH 120/80mmHg 120/80mmH
Nadi mmHg g g 82x/i g
Nafas 80x/i 82x/i 82x/i 20x/I 82x/i
Temp 20x/I 20x/I 20x/I 36,8C 20x/I
36,8C 36,8C 36,8C 36,9C
Gera + + + + +
k 2x25/10 4x40/10 4x40/10 4x40/10 4x40/10
HIS 136x/i 136x/i 136x/i 136x/i 136x/i
DJJ
VT Cervix axial, Cervix axial, Cervix axial, Cervix axial, Cervix axial,
diameter 4cm, diameter diameter diameter 8cm, buka lengkap,
effacement 5cm, 5cm, effacement 100%, SRM 5 jam,
100%, selaput effacement effacement SRM 4 jam, kepala kepala H III, UUK
ketuban (+), 100%, selaput 100%, SRM 0 H II-III, UUK arah arah jam 12
kepala floating, ketuban (+), jam, kepala H II, jam 1
UUK? kepala floating, UUK arah jam 2
UUK ?
ST lendir darah lendir darah lendir darah lendir darah lendir darah
(+) (+) (+) (+) (+)
air ketuban air ketuban air ketuban air ketuban air ketuban (+).
(-). (-). (+). (+).

Dx Plasenta letak rendah+ Multigravida+ KDR(37- Plasenta letak


rendah+
38)mgg+ presentasi kepala+ anak hidup+ inpartu Multigravida+
KDR(37-38)mgg+
presentasi
kepala+ anak
hidup+ Kala II
Th/ Augmentasi dengan IVFD RL+oksitoksin 5IU Pimpin
prosedur biasa (ganti dengan IVFD RL+oksitoksin Persalinan
10IU jika flash 1 habis).
Awasi vital sign, His, denyut jantung janin.
Awasi kemajuan persalinan sesuai partograf.
Persalinan pervaginam.
LAPORAN PARTUS SPONTAN PERVAGINAM
a/i PERSENTASI BELAKANG KEPALA
Ibu dibaringkan di meja ginekologi dengan infus terpasang dengan
baik.
Kandung kemih dikosongkan dengan foley catheter.
Pada his yang adekuat tampak kepala maju mundur dan menetap
di introitus vagina.
Pada his yang adekuat berikutnya ibu dipimpin untuk mengedan.
Dengan subocciput sebagai hipomoklion, berturut-turut lahir UUK,
UUB, dahi , muka, dagu dan seluruh kepala kemudian terjadi putar
paksi luar.
Dengan pegangan biparietal kepala ditarik ke bawah untuk
melahirkan bahu depan dan ditarik ke atas untuk melahirkan bahu
belakang. Dengan sanggah susur bayi seluruhnya.
Lahir bayi laki-laki, BB 3100 gr, PB 48 cm, Apgar Score 8/9. Anus
(+).
Tali pusat diklem di dua tempat dan dipotong diantaranya.
Plasenta dilahirkan dengan PTT, kesan lengkap.
Evaluasi jalan lahir dilakukan repair episiotomi dengan chromic
catgut 2.0.
HASIL LABORATORIUM POST PARTUM
(26 April 2012 pukul 22.30 WIB)
Hemoglobin :13,40 g/%
Leukosit :17,83 x 103/mm3
Hematokrit :39,00%
Trombosit :165 x 103/mm3
FOLLOW UP (27/4/2012 pkl 07.00)
KU : Stabil

Status Presens
Sens: CM Anemia( - )
TD: 120/70 mmHg Ikterik ( - )
Nadi:78x/I Dyspnoe ( - )
Nafas:20x/I Edema ( - )
Temp: 36,9C Sianosis ( - )
Status Lokalisata
Abdomen : soepel, peristaltik (+) N.
TFU : 3 jari di bawah umbilikus.
Kontraksi : kuat.
P/v : (-)
LChia : rubra
BAK : (+)
BAB : (-), flatus (+).
ASI : (-)
Diagnosis
Post PSP a/i PBK + NH2

Terapi
Cefadroxil tab 2x500mg
Metronidazole tab 3x500mg
Metergin tab 3x1
Parasetamol tab 3x500mg
B Comp tab 2x1

Rencana : PBJ (Konsul poli PIH tanggal 30 April


2012)
Pembahasan
Teori Kasus
Plasenta previa lebih banyak Faktor resiko pada kasus ini
terjadi pada kehamilan dengan adalah multiparitas dengan
paritas tinggi (G5P3A1)
Sifat perdarahan causeless, Pada kasus ini tidak ditemui
painless dan recurrent. perdarahan antepartum.
Transabdominal ultrasonografi Diagnosis Plasenta previa
dalam keadaan kandung baru didapati setelah
kemih yang dikosongkan akan dilakukan pemeriksaan USG
memberikan kepastian yaitu plasenta lateral kiri dari
diagnosa plasenta previa. ostium uteri eksternus.
Penanganan plasenta previa Penanganan yang dilakukan
dilakukan dengan penanganan pada pasien ini adalah
ekspektatif dan penanganan penanganan Ekspektatif
aktif
TERIMA KASIH