Anda di halaman 1dari 16

Eveline Sora 102013025

Seorang perempuan berusia 30 tahun datang


ke poliklinik karena ingin hamil. Pasien sudah
menikah 5 tahun.
Perempuan 30 tahun datang ke poliklinik
karena ingin hamil.

Wanita tersebut didiagnosis infertil.


Anamnesis Pemeriksaan Pemeriksaan Diagnosis
Fisik Penunjang

Penatalaksanaan RM Prognosis

Patofisiologi Epidemiologi Komplikasi Etiologi


Autoanamnesis
Identitas pasien : perempuan, 30 tahun
Keluhan utama : ingin hamil
Riwayat hub seksual : teratur, 3x /minggu.
Tidak pernah pisah rumah dengan suami.
Riwayat haid : teratur, siklus 28 hari, nyeri haid
(-), menarche usia 12 tahun.
Riwayat nikah : Pernikahan I
Riwayat KB : --
Riwayat obstetri : belum pernah hamil
RPD : --
RPK : --
Keadaan umum, kesadaran
TTV
TB, BB, lingkar pinggang
Inspeksi

Hasil PF: Normal


Kadar Progesteron
N: >9,4 mg/mL
TSH
N: 0,4-4 IU/L
Prolaktin
N: 5-25 ng/mL
LH/FSH
LH : < 7 mIU/L
FSH : 3-20 mIU/L
Analisis sperma
Kriteria Nilai rujukan normal
Volume 2 ml atau lebih
Waktu likuefaksi Dalam 60 menit
pH 7,2 atau lebih
Konsentrasi sperma 20 juta per mililiter atau lebih
Jumlah sperma total 40 juta per mililiter atau lebih
Lurus cepat (gerakan yang progresif dalam 60 menit 25 % atau lebih
setelah ejakulasi (1)
Jumlah antara lurus lambat (2) dan lurus cepat (1) 50 % atau lebih

Morfologi normal 30% atau lebih


Vitalitas 75% atau lebih yang hidup
Lekosit Kurang dari 1 juta per mililiter
Primer
tidak konsepsi 12 bulan
hub seksual teratur (2-3x/minggu)
tanpa kontrasepsi
Sekunder
=primer , namun pernah mengalami konsepsi
sebelumnya
National survey of family growth, 1995 7%
pasangan menikah usia produktif mengalami
infertilitas primer.
Wanita
Gangguan sal reproduksi
Penyumbatan (polip, stenosis, mioma)
Peradangan (servisitis, vaginitis, endometriosis)
Serviks retrofleksi
Gangguan kontraksi uterus
Gangguan hormonal
Gangguan hipofisis (prolaktinemia)
Laki-laki
Gangguan sal reproduksi
Varikokel
Hipospadia
Testis tidak turun / atrofi
Gangguan sperma
Azoospermia
Oligozoospermia
Teratozoospermia
Astenispermia
Aspermia
Gangguan hormonal
Ejakulasi retrograde
Terapi penyebabnya
Ggg ovulasi : klomifen sitrat 50 mg, 2x1
Prolaktin : Parlodel 2,5 mg, 1x1
Ggg hormon : th/ hormon
Koreksi anatomi sal reproduksi
IVF (In Vitro Fertilization)
Hipotesis diterima

Infetilitas prier merupakan suatu keadaan


dimana sepasang suami istri tidak dapat
mengalami konsepsi dalam minimal 1 tahun
walaupun telah melakukan hubungan seksual
secara teratur tanpa kontrasepsi.