Anda di halaman 1dari 26

Laporan Kasus

PEMBIMBING :
dr. Kurniawan Eko Wibowo,M.Biomed, Sp.B.

Nama :Nuzulul Candra Handayani


Firqah Saimur Rachman
1
LATAR BELAKANG
Hernia inguinalis kasus terbanyak setelah appendisitis
Tindakan bedah hernia: 17.2% (Perancis) dan 24.1%
(Amerika Serikat).
75% hernia abdomen hernia ingunalis.
Hernia inguinalis hernia ingunalis lateralis (2/3) dan
hernia ingunalis medialis (1/3).
Pria > wanita 7 : 1.

2
Hernia

Terdiri dari:
Penonjolan (protrusi) isi
suatu rongga melalui defek
Cincin
atau bagian yang lemah
dari rongga tersebut
Kantung

Isi

3
Klasifikasi Hernia

Berdasarkan Terjadinya Hernia Kongenital Hernia Akuisita

Berdasarkan Klinis Hernia Reponibilis Hernia Irreponibilis

Hernia Inkaserata Hernia Strangulata

Berdasarkan Arah Hernia Interna Hernia Eksterna

4
Hernia Inguinalis

Hernia Inguinalis Hernia Inguinalis


Lateralis (Indirect) Medialis (Direct)

Timbul karena adanya


kelemahan anulus internus Timbul karena adanya
organ-organ dalam rongga perut kelemahan dinding perut karena
(omentum, usus) masuk ke suatu sebab tertentu
dalam kanalis inguinalis Biasanya terjadi pada segitiga
Menimbulkan benjolan di lipat hasselbach
paha sampai skrotum.

5
6
Etiologi

Bayi Kongenital

Mengangkat barang berat


Kegemukan
Dewasa Pola makan tinggi lemak dan rendah
serat
Mengedan saat BAB

Umur
Orang Tua Batuk lama
Hipertrofi prostat
7
Diagnosis
Anamnesis
- Adanya benjolan pada lipat paha yang keluar-masuk
- Adanya mual, muntah, nyeri abdomen yang hebat
hernia strangulasi

Pemeriksaan Fisik
- Teraba benjolan lunak di lipat paha dengan batas atas
tidak jelas, bising usus (+), transluminasi (-)

8
9
Teknik Pemeriksaan

Ziemen Thumb
Finger Test
Test Test

10
Diagnosis Banding

LIMFADENITIS LIPOMA ABSES

11
Penatalaksanaan
Konservatif
1. Reposisi

2. Bantalan Penyangga

12
Operasi
1. Herniotomi pembebasan kantong hernia sampai
ke lehernya.
2. Hernioplasty memperkecil anulus inguinalis internus
dan memperkuat dinding belakang kanalis inguinalis.

13
Komplikasi
HERNIA REPONIBILIS

HERNIA IRREPONIBILIS

HERNIA INKASERATA

HERNIA STRANGULATA

14
Prognosis

Umur penderita

Kondisi dari isi


Ukuran hernia
kantong hernia

Baik infeksi luka, obstruksi usus segera ditangani

15
KASUS
Identitas Pasien

Nomor RM : 059055
Tanggal Masuk : 27 Maret 2017
Tanggal Operasi : 29 Maret 2017
Nama Pasien : Tn A
Jenis Kelamin : Laki-laki
Umur : 44 tahun
Pekerjaan : Wiraswasta
Alamat : Pemenang, KLU
16
Anamnesa

Autoanamnesa tanggal 27 Maret 2017 pukul 13.00 WITA


di Ruang IRNA II.

Keluhan Utama : benjolan di lipatan paha kiri


Riwayat Penyakit Sekarang
Ada benjolan di lipat paha kiri
Keluar saat beraktivitas dan masuk saat istirahat tidur
pertama kali muncul saat bersin, dan tiba-tiba muncul
benjolan sebelah kiri.
Tidak pernah nyeri dan berwarna merah.
Nafsu makan, BAB dan BAK, baik.
17

Riwayat Penyakit Dahulu :
- Tidak Ada
Riwayat Penyakit Keluarga :
- Tidak Ada
Riwayat Sosial :
- Tidak Ada.

18
Pemeriksaan fisik
Keadaan Umum
Keadaan umum : baik
Kesadaran : E4V4M5
Tekanan Darah : 110/70 mmHg
Nadi : 88x/menit, reguler
Pernafasan : 20x/menit, abdominothoracal
Temperature : 36 C

19
Status General : DBN
Status Lokalis
- Regio inguinalis :
Inspeksi: dengan mengedan terdapat benjolan di daerah inguinal
sinistra, diameter 8x5x3 cm, permukaan rata, warna sesuai warna
kulit, dan tidak terdapat tanda-tanda radang.
Palpasi: tidak teraba hangat, padat kenyal, batas atas tidak jelas,
dapat dimasukkan, transluminasi (-), tidak nyeri.
Auskultasi : bising usus (+).

20
Pemeriksaan Penunjang:
Darah rutin (tanggal 27 Maret 2107)
GDS : 115 mg/dL (80-200 mg/dL)

Hematologi
Hb : 15,8 gr/dl (11,5-18,0 gr/dL)
WBC : 5,6 x 103 u/L (4,6-10,2 x 103 u/L)
Hematokrit : 49,1% (37,0-54,0%)
Trombosit : 182 x 103 u/L (150-400 x 103 u/L)

Faal Hati
SGOT : 22 u/L (<50 u/L)
SGPT : 22 u/L (<50 u/L)
Faal Ginjal
Serum Kreatinin : 0,95 mg/dL (0,62-1,1mg/dl)
Urea : 16 mg/dL (10-50 mg/dl)

BT 3:00 menit (1-6 menit); CT 6:30 (4-15 menit) 21


Assessment

HERNIA INGUINALIS LATERALIS SINISTRA


IREPONIBILIS

22
Planning
MRS
IVFD RL 20 tpm
Inj. Ceftriaxone 2 gr
Inj. Ketorolak 1 amp
Rencana OK herniotomy+hernioplasty (tgl. 29 Maret 2017 )

23
Follow Up (30/03/17)
S : keluhan (-)
O : KU: baik
Kesadaran: compos mentis
TD : 120/60 mmHg
RR : 20x/menit
N : 88x/menit
T : 35,8C
Status generalis: DBN
Status lokalis:

24
Follow Up (30/03/17)
A : Hernia inguinalis lateralis dextra reponibilis post
hernioraphy H1

P : - Mobilisasi

- Diet bebas

- IVFD RL 20 tpm

- Inj. Cefixime 3x1 gr

- Inj. Ketorolak 3x1

- Inj. Ranitidin 3x1

25
TERIMAKASIH

26