Anda di halaman 1dari 17

SOLUSIO PLASENTA

PADA WANITA HAMIL


KALI KE EMPAT
NUR AYUNI SYAHIRA BT ROSLI

102014238
SKENARIO 1

Seorang perempuan, usia 38 tahun, hamil keempat, datang


ke IGD dengan keluhan nyeri perut dan keluar darah dari
jalan lahir sejak 6 jam yang lalu.
ANAMNESIS

RPS : Keluar darah warna coklat, tidak banyak. Perut nyeri terus. Pasien
merasa lemas. Riwayat trauma(-)
RPD : Hipertensi sejak 5 tyll, minum obat tak teratur
Riwayat solusio plasenta sebelumnya

Riwayat haid : HPHT 7 September 2016


Tg pem 31 Mei 2017
Riwayat obstetri : G4P3A0
Anak 1 laki2, lahir normal di dukun, usia 10 tahun
Anak 2 Hamil luar kandungan, operasi 6 tyll
Anak 3 laki2, lahir normal di dukun, usia 3 tahun
Anak 4 hamil saat ini
Riwayat KB (-)
Riwayat ANC kontrol ke bidan 2x, terakhir 1 byll
Riwayat merokok
PEMERIKSAAN FISIK

Keadaan umum sakit sedang


Kesadaran compos mentis
TTV : TD 100/60 mmHg, nadi 110x/menit, nafas 24x/min,
suhu 37C
Kepala konjuctiva anemis
Paru-jantung batas normal
Abdomen membuncit, tegang,
Ekstrimitas akral dingin
Pem. Obstetri Leopold tak dpt dilakukan
DJJ tidak terdengar
Inspekulo darah mengalir dari orificium uteri eksterna
warna merah coklat. Orificium uteri eksterna tertutup.
PEMERIKSAAN PENUNJANG

Pemeriksaan darah lengkap


Hb 7g/dL, Ht 22%, leu 12.000/ul, trom 150.000/ul

USG
Hematom retroplasenter. Plasenta berimplantasi di fundus
uteri, meluas ke corpus anterior tidak sampai segmen bawah
rahim.
WORKING DIAGNOSIS

Solusio plasenta adalah terlepasnya plasenta dari tempat


implantasinya yang normal sebelum waktunya yakni antara
20 minggu sampai melahirkan.
ANATOMI FISIOLOGI PLASENTA

Bentuk : Agak bulat dan datar


Ukuran : Diameter kurang lebih 22
cm, tebal 2cm di bagian tengah
dan menipis di bagian pinggir,
berat 0,5 kg.
Struktur :
- Permukaan maternal, tersusun
atas kotiledon, permukaannya
agak kasar.
- Permukaan fetal, warnanya yang
abu-abu kebiruan dan
permukaannya halus dan mengilat.
DIAGNOSIS BANDING
KLASIFIKASI

Berdasarkan bagian yang terlepas:


Solusio plasenta parsialis: bila hanya sebagian saja yang
terlepas dari tempat perlekatannya
Solusio plasenta totalis: bila seluruh plasenta sudah terlepas
dari tempat perlekatannya
Ruptur sinus marginalis: hanya sebagian kecil pinggir
plasenta yang terlepas

Menurut bentuk perdarahan:


Perdarahan keluar/terbuka
Perdarahan kedalam/tersembunyi
ETIOLOGI

Penyebab utama dari solusio plasenta masih belum diketahui


dengan jelas. Meskipun demikian, beberapa hal ini diduga
merupakan faktor-faktor risiko yang berpengaruh:

Hipertensi dalam kehamilan


Peregangan uterus
Multiparitas
Usia ibu (> 40 tahun 3x dibanding <35 tahun)
Ketuban pecah dini pada prematur
Merokok
Pengguna kokain
Trauma eksternal
EPIDEMIOLOGI

Di USA :
Frekuensi: 1%
Kejadian fetal death : 0,12%
Perinatal mortality : 119/1000
Kematian ibu: 6%
Faktor resiko meningkat pada umur <20 tahun dan > 35
tahun
PATOFISIOLOGI

Perdarahan ke dalam desidua


basalis hematom desidua
perlepasan luas, kompresi,
penghancuran plasenta yg
terletak di dekatnya.
Arteri spiralis desidua pecah
hematom retroplasenta
bertambah besar >>
pembuluh darah yg rusak >>
plasenta yg terpisah
perdarahan tidak bisa berhenti
karena uterus yang lagi
mengandung tidak mampu
berkontraksi untuk menjepit
pembuluh arteri spiralis yang
terputus perdarahan ke dalam
/ ke luar
MANIFESTASI KLINIK

Perdarahan pervaginam (80%)


Perdarahan yang disertai nyeri
Ada faktor risiko
Status hemodinamik tidak sesuai dengan jumlah pendarahan
- Anemia dan syok tidak sesuai
Pasien kelihatan pucat, gelisah dan kesakitan
Uterus tegang dan keras
Palpasi sulit dilakukan karena rahim keras.
Fundus uteri makin lama makin naik.
Penurunan aktifitas janin, DJJ (-)
KOMPLIKASI

Fetal death
Fetal premature
Kematian ibu
Penyakit akibat transfusi
Clasic seksio seksio berulang
Histerektomi
PROGNOSIS

Prognosis:
Berulang 4-12%
Jika riwayat solusio 2x maka resiko menjadi 25%
Edukasi
Jauhi faktor resiko
Perhatikan riwayat trauma atau kekerasan
TERAPI

Bed rest
Fetal mon itorin g
Pasang IV line
Resus itasi kristalo id
Trans fus i jika perlu
Untuk jan in yan g sudah m en in ggal diusahakan lah ir pervagin am

Pemberian to kolitik dapat diberikan jika:


1. Hem odin amik stabil
2. Tidak ada tanda-tanda gawat janin
3. Umur kehamilan preterm

Bedah:
Tujuan un tuk stabilisas i ibu dan janin
His terektomi jika perlu
Siapkan ICU jika tidak stabil
KESIMPULAN

Seorang perempuan, usia 38 tahun, hamil keempat, datang


ke IGD dengan keluhan nyeri perut dan keluar darah dari
jalan lahir sejak 6 jam yang lalu diduga menderita solusio
plasenta.