Anda di halaman 1dari 38

SISRENSTRA ADALAH SETIAP PRODUK

PERENCANAAN DI LINGKUNGAN POLRI MENGENAI


PENGAMBILAN KEPUTUSAN SEKARANG TENTANG APA
YANG DIKEHENDAKI ORGANISASI POLRI
DI WAKTU YANG AKAN DATANG DAN BAGAIMANA
CARA MENCAPAI KINERJA TERTENTU

PERENCANAAN STRATEGIS ADALAH PERENCANAAN


UTK HADAPI MS DEPAN YG PENUH DGN KETDKPASTIAN, SHG
DIPERLUKAN SUATU TELAAHAN YG MUAT TTG SETIAAP
BANG & PERUBHN LINGSTRA UTK KETA& MMPERSIAPKN
BRBUI SEJAUHMNMEMPENGARUHI PELAKS TGS POLRI
DAN PERSIAPKAN BRBAGAI ALTERNATIF STRATEGIS
UTK MENGHADAPINYA

RENSTRA ADALAH PEDOMAN ATS SUATU PROSES YG


BERORIENTASI PD HSL YG INGIN DICAPAI SELAMA KURUN
WAKTU 1 5 THN DGN PRHITUNGKAN POT, PELUANG,
KENDALA DAN ANCAMAN YANG DIHADAPI
KETERPADUAN &
KESATUAN SAS

PEMBAGIAN
KEWENANGAN &
T. JAWAB
BAGAN ALUR KETERKAITAN RENSTRA DG DOKREN LAIN

Sumber:
UU No. 25/2004 ttg Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (RPJPN, RPJMN, RKP)
UU No. 17/2007 ttg RPJPN 2005-2025
PERMEN PPN/BAPPENAS No. 5/2014 ttg Dom Sun RENSTRA 2015-2019
BAGAN RENSTRA K/L BAGI LEMBAGA TINGGI

POLRI

ASISTEN

BIRO

Level K/L : RENSTRA uk/ dampak


Level Eselon I : RENPROG uk/ manfaat
Level Eselon II : RENGIAT uk/ keluaran
POHON: VISI-MISI

TUJUAN- Arah
Sasaran Strategi
1.1 kebijakan
MISI-1
TUJUAN- Arah
Sasaran Strategi
1.2 kebijakan
TUJUAN-
VISI
2.1
MISI-2
TUJUAN-
2.2
MISI-?

Rumusan Upaya yg Penjabaran visi yg lebih Langkah2 Arah yg


umum ttg dilaksana-kan spesifik dan terukur dlm berisi diambil utk
keadaan utk upaya mewujudkan visi dan program mencapai
yg akan mewujudkan misi indikatif dlm tujuan
dicapai visi mewujud-
kan visi &
misi
FORMAT VISI & MISI
KAITAN: VISI, MISI, TUJUAN, SASARAN, STRATEGI, ARAH BIJAK
PREFERENSI (1) RPJP Nasional
PREFERENSI (2) Grand Strategy
2005-2010 2011-2015 2016-2025

Trust Partnership Strive for


Building building excellence

Membangun kemampuan pelayanan public


yang unggul, mewujudkan good
government, best practice polri,
profesionalisme SDM. Implementasi
teknologi, infrastruktur matfasjas guna
membangun kapasitas polri (capacity
building) yang kredibel di mata masyarakat
nasional, regional dan international.
PREFERENSI (3) V/M Presiden
Sumber:
PERMEN PPN/BAPPENAS NO. 5 TH 2014 ttg Dom Sun Renstra 2015-2019
MATRIK RENSTRA POLRI 2015-2019
SASARAN STRATEGIS / ARAH KEBIJAKAN /
INDIKATOR KINERJA KEGIATAN
STRATEGI PROGRAM
S1 Terpenuhinya Alpalkam /Almatsus Polri guna Prosentas terpenuhinya Alpalkam/Almatsus Polri berbasis
mendukung penguatan tupoksi Polri. teknologi
S2 Terbangunnya Postur Polri yang profesional, (a). Jumlah personel Polri yang memiliki standar kompetensi
bermoral, modern dan unggul melalui perubahan pendidik sesuai dengan bidang tugasnya;
mind set dan culture set.
(b). Jumlah lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri yang
terakreditasi;
(c). Jumlah personel Polri yang mengikuti pelatihan mind set dan
culture set.
S3 Tergelarnya kekuatan Polri di wilayah perbatasan dan (a). Persentase personel yang ditugaskan di wilayah perbatasan
pulau - pulau terluar berpenghuni serta sebagai poros dan pulau-pulau terluar berpenghuni/ berpenduduk;
maritim secara berkelanjutan/ kesinambungan. (b). Persentase ketersediaan fasilitas Polsek/Subsektor yang
tergelar diwilayah perbatasan dan pulau-pulau terluar
berpenghuni.
S4 Terbangunnya teknologi kepolisian dan sistem (a). Prosentase pemenuhan Teknologi Kepolisian dan Sistem
informasi secara berkelanjutan yang terintegrasi Informasi;
melalui penelitian dan kajian ilmiah dalam mendukung
kinerja Polri yang optimal. (b). Prosentase temuan hasil penelitian dan pegembangan
sebagai bahan pertimbangan pimpinan dalam menentukan
kebijakan
MATRIK RENSTRA POLRI 2015-2019 (2)
S5 Meningkatnya pelayanan prima dalam memelihara (a). Persentase/Jumlahlayanan kegiatan fungsi Kepolisian dalam
keamanan dan ketertiban masyarakat dengan rangka menciptakan rasa aman;
mengedepankan upaya preemtif dan preventif yang
didukung oleh penegakan hukum yang tegas.
1) fungsi harkamtibmas (turjawali dan penyuluhan);
2) fungsi reserse (SP2HP);
3) fungsi intelkam (produk dan perijinan intel);

4) fungsi lantas
(b). Persentase menurunnya komplain masyarakat terhadap
pelayanan Polri
1) Dumas pada Itwasum Polri;
2) Dumas pada Divpropam Polri;
3) Dumas pada Bareskrim Polri;
S6 Meningkatnya peran intelijen dalam mendukung upaya (a). Persentase produk intelijen yang dapat digunakan oleh fungsi
mengelola keamanan dan ketertiban masyarakat. Kepolisian lainnya dalam rangka Harkamtibmas;
(b). Persentasekegiatan dalam rangka penyelidikan,
pengamanan dan penggalangan intelijen.
S7 Terbangunnya kerjasama dalam negeri dan luar negeri (a). Jumlah penyertaan personel Polri dalam kegiatan Misi
dalam rangka sinergi polisional. perdamaian dunia;

(b). Jumlah kerjasama bilateral / multilateral dalam menciptakan


keamanan;
(c). Jumlah MoU dengan kementerian/lembaga negara
MATRIK RENSTRA POLRI 2015-2019 (3)
S8 Tergelarnya Bhabinkamtibmas di seluruh (a). Persentase terpenuhinya Bhabinkamtibmas padasatu
desa/kelurahan dalam rangka implementasi polmas desa/kelurahan;
dan melakukan deteksi diniterhadap potensi (b). Persentase/ jumlah komunitas masyarakat dalam
gangguan keamanan dan gejala sosial masyarakat. menciptakan iklim keamanan.
S9 Meningkatnya keselamatan lalu lintas dalam rangka Persentase penurunan tingkat fatalitas korban laka lantas
mendukung program Decade of Action For Road meninggal dunia
Safety 2011-2020.
S10 Meningkatnya penyelesaian dan pengungkapan, serta (a). Persentase meningkatnya pengungkapan dan penyelesaian
terciptanya rasa aman terhadap 4 (empat) jenis kasus tindak pidana;
kejahatan (kejahatan konvensional, kejahatan
(b). Persentase penurunan jumlah tindak pidana;
terhadap kekayaan negara, kejahatan transnasional
dan kejahatan berimplikasi kontinjensi).
SISRENSTRA
POLRI

.
.

TERWUJUDNYA POLRI YANG MAKIN


PROFESIONAL, UNGGUL DAN DAPAT
DIPERCAYA MASYARAKAT GUNA
MENDUKUNG TERCIPTANYA INDONESIA
YANG BERDAULAT, MANDIRI &
BERKEPRIBADIAN YANG BERLANDASKAN
GOTONG ROYONG
1. MEWUJUDKAN PELAYANAN PRIMA SAMPAI LINI TERDEPAN PELAYANAN MASYARAKAT
YANG MENUMBUHKAN KEPERCAYAAN MASYARAKAT TERHADAP POLRI SEMAKIN
TINGGI;
2. MEMBERDAYAKAN KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA (SDM) POLRI;
3. MELAKSANAKAN DETEKSI AKSI MELALUI KEGIATAN DETEKSI DINI, PERINGATAN DINI
DAN CEGAH DINI SECARA CEPAT, AKURAT DAN EFEKTIF;
4. MEMBERIKAN PERLINDUNGAN, PENGAYOMAN, PELAYANAN DAN BIMBINGAN
MASYARAKAT;
5. MEMELIHARA KEAMANAN DAN KETERTIBAN MASYARAKAT DENGAN PEMAHAMAN,
KESADARAN DAN KEPATUHAN HUKUM MELALUI STRATEGI POLMAS SERTA
MEMBANGUN SINERGI POLISIONAL YANG PROAKTIF DENGAN
KEMENTERIAN/LEMBAGA;
6. MELAKUKAN PENEGAKAN HUKUM YANG BERKEADILAN, MENJUNJUNG TINGGI HAM
DAN ANTI KKN;
7. MEWUJUDKAN KEAMANAN, KESELAMATAN, KETERTIBAN DAN KELANCARAN LALU
LINTAS;
8. MENGEMBANGKAN TEKNOLOGI KEPOLISIAN DAN SISTEM INFORMASI SECARA
BERKELANJUTAN YANG TERINTEGRITAS MELALUI PENELITIAN DAN KAJIAN ILMIAH
DALAM MENDUKUNG KINERJA POLRI YANG OPTIMAL.
1. TERWUJUDNYA ORGANISASI POLRI YANG GOOD
GOVERNANCE DAN CLEAN GOVERNMENT;
2. TERWUJUDNYA PERUBAHAN MIND SET DAN
CULTURE SET ANGGOTA POLRI MELALUI REFORMASI
BIROKRASI POLRI;
3. TERWUJUDNYA RASA AMAN DAN NYAMAN DI
MASYARAKAT DALAM MELAKSANAKAN AKTIVITAS
KEGIATAN KEHIDUPAN SEHARI-HARI;
4. TERWUJUDNYA POLRI YANG PROFESIONAL,
BERMORAL, MODERN, UNGGUL & DIPERCAYA MASY;
5. TERWUJUDNYA PENEGAKAN HUKUM YANG
TRANSPARAN, AKUNTABEL DAN ANTI KKN YANG
MAMPU MEMBERIKAN PERLINDUNGAN DAN
PENGAYOMAN MASYARAKAT SERTA MEMENUHI
RASA KEADILAN MASYARAKAT.
1. TERPENUHINYA ALPALKAM/ALMATSUS GUNA DUK PENGUATN TUPOKSI POLRI;
2. TERBANGUNNYA POSTUR POLRI YG PROFESIONAL, BERMORAL, MODERN DAN
UNGGUL MELALUI PERUBAHAN MINDSET DAN CULTURE SET;
3. TERGELARNYA KUAT POLRI DI WILAYAH PERBATASAN DAN PULAU-PULAU
TERLUAR BERPENGHUNI SERTA SBG POROS MARITIM SECARA
BERKELANJUTAN/BERKESINAMBUNGAN;
4. TERBANGUNNYA TEKNOLOGI KEPOLISIAN DAN SISTEM INFORMASI SECARA
BERKELANJUTAN YG TERINTEGRASI MELALUI PENELITIAN DAN KAJIAN ILMIAH
DLM MENDUKUNG KINERJA POLRI YG OPTIMAL;
5. MENINGKATKNYA PELAYANAN PRIMA DLM MEMELIHARA KAMTIBMAS DGN
MENGEDEPANKAN UPAYA PREEMTIF DAN PREVENTIF YG DIDUKUNG OLEH
PENEGAKAN HUKUM YG TEGAS;
6. MENINGKATNYA PERAN INTELIJEN DLM DUK UPAYA MENGELOLA KAMTIBMAS;
7. TERBANGUNNYA KERMA DAGRI DAN LUGRI DLM RANGKA SINERGI POLISIONAL;
8. TERGELARNYA BHABINKAMTIBMAS DI SELURUH DESA/KELURAHAN DLM
RANGKA IMPLEMENTASI POLMAS DAN MELAKUKAN DETEKSI DINI TERHADAP
POTENSI GANGGUAN KEAMANAN DAN GEJALA SOSIAL MASYARAKAT;
9. MENINGKATNYA KESELAMATAN LALU LINTAS DLM RANGKA MENDUKUNG
PROGRAM DECEDE OF AVTION FOR ROAD SAFETY 2011-2020;
10. MENINGKATNYA PENYELESAIAN DAN PENGUNGKAPAN, SERTA TERCIPTANYA
RASA AMAN TERHADAP 4 (EMPAT) JENIS KEJAHATAN (KEJAHATAN
KONVENSIONAL, KEJAHATAN TERHADAP KEKAYAAN NEGARA, KEJAHATAN
TRANSNASIONAL DAN KEJAHATAN BERIMPLIKASI KONTIJENSI)
1. MELAKUKAN REFORMASI BIROKRASI YG TERDIRI DARI REFORMASI
STRUKTURAL, INSTRUMENTAL DAN KULTURAL SECARA SUNGGUH-SUNGGUH
DAN KONSISTEN;
2. MEWUJUDKAN AMANAT GRAND STRATEGI DENGAN:
a. MENDELEGASIKAN KEWENANGAN MABES POLRI KPD JENJANG YG LEBIH
RENDAH (DESENTRALISASI);
b. MENJADIKAN MABES POLRI SBG FASILISATOR DLM RANGKA
MEMBERDAYAKAN POLDA, POLRES DAN POLSEK;
c. MENJADIKAN POLDA SBG SATUAN INDUK PENUH;
d. MENJADIKAN POLRES SBG KOMANDO OPERASIONAL DASAR (KOD);
e. MEMBERI KEWENANGAN KPD POLSEK SBG UJUNG TOMBAK PENGEMBAN
PELAYANAN DGN WEWENANG DISKRESI KEPOLISIAN;
3. MENERAPKAN PRINSIP BETAH SECARA KONSISTEN DLM REKRUTMEN
ANGGOTA POLRI;
4. PEMBERLAKUAN REKRUTMEN TERBUKA UTK JABATAN DI LINGKUNGAN POLRI
(POLRES, POLDA DAN MABES POLRI);
5. MENEMPATKAN 1 (SATU) ORG ANGGOTA BHABINKAMTIBMAS PD 1 (SATU) DESA;
6. MENEMPATKAN 2 (DUA) ANGGOTA POLWAN DLM 1 (SATU) POLSEK;
7. MENERAPKAN PRINSIP LOCAL BOY FOR LOCAL JOB UTK REKRUTMEN BRIGADIR
DAN TAMTAMA POLRI;
8. MENGGELAR PERSONEL POLRI SAMPAI KE DAERAH PERBATASAN DAN PULAU-
PULAU TERLUAR YG BERPENGHUNI;
9. MEMPERTAHANKAN POSTUR PERSONEL POLRI DGN MELAKUKAN ZERO
GROWTH TERHADAP JML ANGGOTA POLRI;
10. PEMBENTUKAN DAN PENGEMBANGAN UNIT ASSESSMENT CENTER DI SELURUH
POLDA;
11. MENINDAKLANJUTI KERJASAMA DGN BANK PEMERINTAH (BANK MANDIRI, BRI,
BNI 1946 DAN BANK BTN) TERKAIT DGN e-KTA;
12. PENINGKATAN KESEJAHTERAAN PERSONEL POLRI MELALUI PENGADAAN
PERUMAHAN, DANA SANTUNAN DAN PERBAIKAN REMUNERASI;
1.MELAKUKAN REKRUTMEN TERPADU
UTK SELURUH SELEKSI DIKTUK ;
2.MELAKUKAN SELEKSI JABATAN DGN
MENGGUNAKAN CAT;
3.MEMBERIKAN PEMBEKALAN LATRAN
TERHADAP PARA CALON ANGGOTA/PNS
POLRI YG AKAN PENSIUN;
1. PENYELARASAN/HARMONISASI PERPRES TTG JABATAN FUNGSIONAL DI
LINGKUNGAN POLRI (ROJIANSTRA);
2. PENYUSUNAN RANCANGAN PERPRES TTG PENYESUAIAN GAJI ANGGOTA
POLRI/PNS DAN PENSIUNAN (ROJIANSTRA);
3. PENYELARASAN/HARMONISASI PERKAP TTG KENAIKAN PANGKAT ANGGOTA
POLRI (ROJIANSTRA);
4. MENYUSUN REVISI PERKAP NOMOR 6 TAHUN 2011 TTG TUNJANGAN KINERJA
BAGI PEGAWAI DI LINGKUNGAN POLRI (ROJIANSTRA);
5. MENYUSUN RANCANGAN PERKAP TTG SELEKSI TERKENDALI DIKBANG POLRI
(ROJIANSTRA);
6. PERKAP TTG PENILAIAN KERJA BAGI PNS DI LINGKUNGAN POLRI (ROJIANSTRA);
7. PENYELARASAN/HARMONISASI DRAF PERKAP TTG TATA CARA
PEMBERHENTIAN SEMENTARA DARI JABATAN DINAS POLRI BAGI ANGGOTA
POLRI (ROJIANSTRA);
8. PENYELARASAN/HARMONISASI PENYUSUNAN PERKAP TTG PEMBINAAN KARIR
BAGI ANGGOTA POLRI (ROJIANSTRA);
9. PENYELARASAN/HARMONISASI DRAF PERKAP TTG PELIMPAHAN WEWENANG
PEMBINAAN SDM POLRI (ROJIANSTRA);
10. HARMONISASI RPP ADMINISTRASI KEANGGOTAAN POLRI TINGKAT
KEMENTERIAN/LEMBAGA (ROJIANSTRA);
10
INDIKATOR TARGET PENANGGUN
SASARAN
NO KINERJA G
STRATEGIS 201 201 201 201 201
UTAMA 5 6 7 8 9 JAWAB
15.35 10.00 10.00 10.00 10.00
TERBANGUNNYA 0 0 0 0 0
JML MASY YG
POSTUR POLRI YG RENCANA AKSI SSDM POLRI
MENJADI ANGGOTA
PBM DAN UNGGUL
POLRI BAIK DI 15.35 11.20 11.20 11.50 8.850
2. MELALUI SSDM POLRI
PUSAT MAUPUN 0 0 0 0
PERUBAHAN MIND
DAERAH (LAMPIRAN
SET DAN CULTURE SELISIH
RPJMN).
SET. TETA - - - +1.15
P 1.200 1.200 1.500 0

TERGELARNYA KUAT
PERSENTASE
POLRI DI WIL.
PERSONEL YG
PERBATASAN DAN
DITUGASKAN DI WIL.
PULAU-PULAU 19,97 19,97 19,97 19,97 20,12
PERBATASAN DAN
3. TERLUAR % % % % % SSDM POLRI
PULAU-PULAU
BERPENGHUNI (260) (260) (260) (260) (262)
TERLUAR
SERTA SBG POROS
BERPENGHUNI/BER
MARITIM SECARA
PENDUDUK;
BERKELANJUTAN/
KESINAMBUNGAN.
DI MANA POSISI ANDA ( TKT POLRES)
& APA YG HARUS KITA PERBUAT ?

KA / WAKA

KONSEP
PA STAF
( IPDA S/D KOMPOL) HUB ANTAR MANUSIA
TEHNIS

STAF / PELAKSANA
(BRIGADIR)

IMPLEMENTASIKAN DALAM PELAKSANAAN


TUGAS SEHARI-HARI SBG PENGEMBAN
FUNGSI SDM
R
sbg